cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TERHADAP VAKSINASI COVID-19 DI MASYARAKAT KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR Ramadhania, Puteri Sarah; Diba, Farah; Yanti, Sarini Vivi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 masih belum benar-benar berakhir dan pemerintah masih gencar dalam upaya menurunkan angka kejadian. Vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu solusi untuk mengendalikannya demi membentuk kekebalan pada suatu kelompok. Kecamatan Darussalam menjadi salah satu daerah yang cakupan vaksinasi COVID-19 belum maksimal di Aceh Besar, hal tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan herd immunity sehingga dibutuhkan berbagai upaya demi meningkatkan pentingnya vaksinasi COVID-19 pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap vaksinasi COVID-19 di masyarakat Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 393 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan sendiri dengan variabel pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap vaksinasi COVID-19 yang dibagikan melalui tautan link google form, kemudian dianalisis menggunakan SPSS untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini yaitu 86,3% responden memiliki pengetahuan yang baik, 91,3% responden memiliki sikap yang baik dan 80,2% responden memiliki tindakan yang baik. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan yang baik terhadap vaksinasi COVID-19. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan terhadap vaksinasi COVID-19, serta masyarakat disarankan untuk tetap selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
PENERAPAN TERAPI BERCAKAP-CAKAP PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN: SEBUAH STUDI KASUS kanza, Muthia; Novitayani, Sri; Martina, Martina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah suatu kondisi dimana individu merasakan stimulus sensasi palsu berupa suara yang sebenarnya tidak ada. Penerapan strategi pelaksanaan merupakan suatu cara atau upaya yang dapat digunakan pasien halusinasi pendengaran untuk mengatasi munculnya halusinasi, salah satu strategi yang dapat digunakan adalah terapi bercakap-cakap. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan secara menyeluruh dengan penerapan terapi bercakap-cakap di ruang Seulanga Rumah Sakit Jiwa Aceh. Metode yang digunakan adalah dengan melaksanakan asuhan keperawatan selama 6 hari pada pasien dengan halusinasi. Hasil pada studi kasus ini adanya penurunan intensitas halusinasi setelah diterapkan terapi bercakap-cakap, pasien mampu mempraktikan kembali tindakan keperawatan yang sudah diajarkan dan pasien merasa terapi bercakap-cakap pelaksanaan membuat pasien merasa lebih tenang, tidak gelisah dan pikirannya menjadi teralihkan. Kesimpulannya setelah diberikan intervensi pasien mampu mengisi aktivitas pasien dengan bercakap-cakap sehingga tidak fokus pada halusinasi dan membuat pasien senang dalam bersosialisasi dengan orang lain di lingkungannya, sehingga menurunkan gejala pasien dapat mengontrol halusinasi dengan berkurangnya tanda gejala serta berperilaku adaptif.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL Riskya, Fara; Hermawati, Dewi; Harahap, Inda Mariana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media video animasi menjadi salah satu sarana edukasi kesehatan efektif yang dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan dalam mencegah preeklampsia bagi ibu hamil. Pencegahan preeklampsia penting untuk dipahami oleh ibu hamil agar dapat menghindari risiko terjadinya preeklampsia dan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media video animasi terhadap pengetahuan pencegahan preeklampsia pada ibu hamil di puskesmas Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 135 ibu hamil di Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Jumlah sampel sebanyak 31 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan program komputerisasi. Analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapat video animasi, mayoritas responden berpengetahuan baik, yaitu 20 responden (64,5%) dan sesudah mendapat video animasi seluruh responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, yaitu 31 responden (100%). Dari penelitian ini didapatkan bahwa seluruh ibu hamil yang mendapatkan video animasi memiliki tingkat pengetahuan yang baik, sehingga media ini dapat dijadikan sebagai sumber referensi bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan preeklampsia pada ibu hamil.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN LIMFOMA NON HODGKIN (LNH): STUDI KASUS Hasmi, Nanda Meutia; Darliana, Devi; Bahri, Teuku Samsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limfoma Non Hodgkin (LNH) merupakan sekelompok keganasan primer limfosit yang berasal dari limfosit B, limfosit T, dan sangat jarang berasal dari NK (Natural Killer) yang berada dalam sistem limfe yang sangat heterogen yang menyerang kelenjar getah bening. Studi kasus ini bertujuan untuk menyampaikan asuhan keperawatan pada pasien dengan Limfoma Non Hodgkin (LNH) diruang penyakit dalam pria. Masalah kepeawatan yang muncul pada Tn.JB meliputi Nyeri kronis, bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, defisit nutisi, dan ansietas. Metode yang dilakukan yaitu melakukan asuhan keperawatan selama 5 hari. Hasil dari asuhan keperawatan yang telah diberikan, yaitu diagnosa ansietas teratasi dan diagnosa nyeri kronis, bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan mobilitas fisik dan defisit nutrisi teratasi sebagian. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat nyeri menurun dengan skala nyeri 4 NRS, jalan napas membaik ditandai dengan produksi sputum yang menurun, mobilitas fisik membaik ditandai dengan pasien sudah mampu melakukan ROM Pasif dibantu keluarga,adanya peningkatan nafsu makan dan mual muntah tidak ada lagi dan asietas menurun ditandai dengan pasien tidak terbagun lagi saat tidur malam.
GAMBARAN KESIAPAN MELAKUKAN PERTOLONGAN PERTAMA KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS PADA MAHASISWA Amini, Raisa; Nurhidayah, Irfanita; amni, Rahmalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian kecelakaan lalu lintas masih sangat tinggi di Indonesia walaupun mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Luka ringan, berat, bahkan kematian dapat terjadi akibat kecelakaan tersebut, dimana saja dan kapan saja. Masyarakat dalam hal ini mahasiswa keperawatan berperan penting untuk memberikan pertolongan pertama, dan mereka diharapkan mampu untuk memberikan pertolongan tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kesiapan mahasiswa Keperawatan di Banda Aceh dalam melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Jenis penelitian bersifat kuantitatif dengan metode descriptive research. Responden berjumlah 124 orang dan pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner kesiapan dalam bentuk pernyataan skala likert. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 98,4% responden siap dan 1,6% responden lainnya cukup siap. Sebagian besar mahasiswa berusia 21 tahun (67,7%), dan umumnya berjenis kelamin perempuan (92,7%). Sebanyak 86,3% belum pernah melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan, 55,6% belum pernah mengikuti pelatihan pertolongan pertama dan seluruh responden pernah mendapatkan informasi terkait pertolongan pertama terutama dari pendidikan dan pelatihan (88,7%). Dapat disimpulkan bahwa, sebagian besar responden dinyatakan siap untuk melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (98,4%). Direkomendasikan pada penelitian selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian pada aspek lain seperti keterampilan dalam melakukan pertolongan pertama, dan bagi mahasiswa keperawatan diharapkan untuk dapat mengimplementasikan apa yang telah dipelajari ke dalam kehidupan sehari-hari.
ASUHAN KEPERAWATAN HIDROSEFALUS KONGENITAL PADA BAYI DI RUANG NICU : SUATU STUDI KASUS Rizki, Sri Ayu; Sufriani, Sufriani; Agustina, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrosefalus terjadi karna adanya penumpukan carian serebrospinal (CSS) pada sistem saraf pusat, yang merupakan akibat gangguan pembentukan, aliran dan penyerapannya. Hidrosefalus dapat menyebabkan masalah yang serius bila tidak ditangani, seperti penurunan kemampuan intelektual, dan defisit motorik yang dapat memengaruhi kualitas hidup anak kedepannya. Pada umumnya gejala yang didapati pada kasus ini juga bervariasi tergantung pada umur penderita, pada masa bayi gejala yang timbul berupa vomitus, kesulitan untuk tidur, rewel, dan peningkatan ukuran lingkar kepala yang terjadi sebagai kompensasi cairan berlebih. Keperawatan sebagai salah satu profesi dalam bidang kesehatan yang berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan melalui pengembangan pelayanan kesehatan anak. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada bayi Ny. W dengan hidrosefalus kongenital. Hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik ditegakkan diagnosa keperawatan pada studi kasus ini adalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial, risiko defisit nutrisi, risiko termoregulasi tidak efektif, risiko gangguan perkembangan, dan risiko gangguan perlekatan. Perencanaan keperawatan disusun berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Implementasi yang dilakukan diantaranya pemantauan tekanan intrakranial, memberikan ASI melalui OGT dengan memperhatikan residu, Developmental Care dengan nesting, positioning, meminimalkan cahaya, handling, memfasilitasi ibu dalam kunjungan, dan mengatur suhu inkubator sesuai kebutuhan. Hasil evaluasi dari implementasi keperawatan yang sudah dilakukan adalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial teratasi sebagian, risiko defisit nutrisi teratasi, risiko termoregulasi tidak efektif teratasi sebagian, risiko gangguan perkembangan teratasi sebagian, dan gangguan risiko gangguan perlekatan teratasi sebagian.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI TUMOR LARING DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU): STUDI KASUS Fitri, Siska Yulia; Jufrizal, Jufrizal; Fikriyanti, Fikriyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien post operasi tumor laring di intensive care unit atas indikasi resiko mengalami gagal napas dan membutuhkan pemantauan intensive yang merupakan prosedur perawatan post operasi. Pada saat dilakukannya pembedahan, selain dilakukan pengangkatan tumor pada area laring juga dilakukan pemasangan trakeostomy untuk membuka jalan napas. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien dengan post operasi tumor laring di ICU.Diagnosa keperawatan pada kasus ini adalah gangguan penyapihan ventilator, resiko aspirasi, bersihan jalan nafas tidak efektif dan gangguan komunikasi verbal. Intervensi yang telah dilakukan berupa pemantauan respirasi, penyapihan ventilasi mekanik, monitor pola nafas, monitor produksi sputum, melakukan suction, pengaturan posisi, metode komunikasi alternatif dan kolaborasi pemberian farmakologi. Hasil evaluasi didapatkan pasien dengan trakeostomy, telah dilakukan extubasi setelah 24 jam pasien, produksi sputum masih banyak sehingga dilakukan suction setiap 20 menit, RR: 21x/menit, SpO2 98%, dan terapi oksigen nasal kanul 3 L/menit. Rekomendasi bagi perawat untuk melakukan intervensi bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien dengan trakeostomy yaitu untuk mencegah infeksi, resiko aspirasi dan penurunan saturasi oksigen. Tindakan yang dapat dilakukan berupa suction, kolaborasi ventolin dan resfar untuk mengurangi produksi sputum dan perawatan trakeostomy.
ANALISIS BEBAN KERJA PERAWAT MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED (WISN) POLI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Ismi, Sania Vauka; Rachmah, Rachmah; Yullyzar, Yullyzar; Kamil, Hajjul; Maurissa, Andara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja perawat yang berlebihan akan menimbulkan gejala seperti kelelahan, tidak nyaman, cedera, kesalahan dalam melakukan tindakan dan produktivas akan menurun. Tujuan penelitian untuk mengetahui beban kerja perawat dengan menggunakan indikator workload indicators of staffing need (WISN). Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik analisa beban kerja yaitu time of motion. Time of motion bertujuan untuk menghitung standar waktu kegiatan secara lebih khusus terhadap populasi penelitian. Sampel adalah perawat yang bekerja di poliklinik rawat jalan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 3 staf perawat dengan menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan berupa lembar observasi analisis beban kerja dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang diperlukan dalam melakukan kegiatan keperawatan langsung 4090 menit (54,9%), kegiatan tidak langsung 3090 menit (41,5%), kegiatan pribadi 321 menit (4,3%) dan kegiatan non produktif 150 menit (2,0%). Berdasarkan hasil analisa dengan mengunakan metode WISN diperoleh jumlah kebutuhan staf perawat yang bekerja di poliklinik rawat jalan sebanyak 5 staf perawat, tetapi untuk saat ini hanya 3 staf perawat yang bertugas dan dibutuhkan penambahan 2 staf perawat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi dalam penambahan jumlah staf perawat untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit khususnya di poliklinik rawat jalan.
EFEKTIFITAS PENERAPAN TERAPI DZIKIR PADA RESIDEN REHABILITASI NAPZA DI RUMAH SAKIT JIWA ACEH: SUATU STUDI KASUS Putra, Satria; Aiyub, Aiyub; R, Farah Dineva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah pengguna NAPZA di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat dan peredarannya telah meluas hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Namun pengguna NAPZA yang menjalani rehabilitasi jumlahnya masih rendah. Seseorang yang memiliki mekanisme koping yang tidak efektif akan sulit untuk menyelesaikan masalahan kehidupan sehingga menimbulkan perilaku negatif, seperti penyalahgunaan NAPZA. Pengguna NAPZA yang telah mengikuti program rehabilitasi sangat rentan terhadap penyalahgunaan NAPZA ketika kemabli kemasyarakat, bila mereka memiliki koping yang tidak efektif. Studi kasus ini bertujuan mengetahui seberapa efektif asuhan keperawatan dan terapi psikospiritual (dzikir) kepada residen di Instalasi Rehabilitasi NAPZA. Hasil evaluasi menunjukkan terjadinya peningkatan efektifitas koping pengguna NAPZA paska rehabilitasi dalam penanganan masalah kehidupan. Studi ini menyimpulakan bahwa penerapan strategi koping melalui terapi psikospiritual (dzikir) di ruang rehabilitasi NAPZA terbukti efektif membantu residen rasa nyaman dan tenang sehingga mampu menyelesaikan masalah hidup. Diharapkan perawat yang berdinas di Rehabilitasi NAPZA dapat memperaktikan teknik terapi-terapi yang bisa diterapkan untuk mengatasi permasalahan koping residen, seperti terapi psikospiritual.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN KURANG ENERGI KRONIK DENGAN AUDIO VISUAL AIDS (AVA) Agustina, Riska; Hermawati, Dewi; Fitri, Aida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian informasi melalui media yang efektif merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah Kurang Energi Kronik (KEK) pada kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah mendapatkan media AVA di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah 84 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah periode Januari 2023. Jumlah sampel sebanyak 31 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 12 responden (38,7%) memiliki pengetahuan baik, 9 responden (29%) memiliki pengetahuan cukup, dan 10 responden (32,3%) memiliki pengetahuan kurang sebelum mendapatkan AVA. Sedangkan setelah mendapatkan AVA, seluruh responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 31 responden (100%). Media AVA dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber referensi bagi puskesmas dalam memberikan edukasi kesehatan terkait pencegahan KEK kepada ibu hamil.