cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 286 Documents
Kajian Psikologi Sastra dalam Novel Namaku Alam Karya Leila S. Chudori Agustina, Aulia; Hamdani, Agus; Damayani, Deasy Aditya
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/8qcq3t71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan aspek id, ego, dan superego pada tokoh utama, Segara Alam, dalam novel Namaku Alam karya Leila S. Chudori berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Novel Namaku Alam mengisahkan perjalanan hidup Segara Alam, seorang remaja yang harus menghadapi stigma sosial dan tekanan batin akibat masa lalu keluarganya yang kelam—ayahnya dieksekusi sebagai tahanan politik karena dituduh terlibat gerakan komunis pada masa Orde Baru. Latar sejarah dan politik yang traumatis ini membentuk konflik psikologis tokoh utama, menjadikannya representasi yang kaya untuk dikaji dari perspektif psikologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka terhadap teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek id tokoh Segara Alam tampak melalui dorongan emosional dan impulsif yang tercermin dalam perilaku serta tindakannya, seperti kemarahan yang meledak-ledak dan kecenderungan menggunakan kekerasan. Aspek ego muncul sebagai upaya tokoh dalam menyesuaikan dorongan tersebut dengan realitas yang dihadapinya, termasuk melalui kesadaran akan batasan sosial dan introspeksi diri. Sementara itu, aspek superego tercermin dalam pertimbangan moral yang memengaruhi sikap dan keputusan tokoh meskipun tidak selalu bekerja secara konsisten, terutama ketika berhadapan dengan nilai-nilai keluarga dan lingkungan. Ketiga aspek kepribadian tersebut membentuk karakter tokoh Segara Alam yang kompleks dan dinamis sebagaimana digambarkan dalam novel.
Analisis Visual dalam Anime Eighty Six (Season 01): Telaah Semiotika Charles Sanders Pierce Rizkhullah, Nazib; Damayanti, Deasy Aditya; Asmaniah, Zainah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s3pfd517

Abstract

Anime Eighty-Six (2021) merupakan karya audiovisual yang menggambarkan konflik sosial dalam sebuah negara fiktif bernama Republik San Magnolia, yang memanfaatkan kelompok minoritas dari distrik luar yang dikenal sebagai “Eighty-Six” sebagai pasukan tempur tanpa pengakuan kemanusiaan. Representasi konflik tersebut disampaikan tidak hanya melalui dialog dan alur cerita, tetapi juga melalui berbagai simbol visual yang membangun makna tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tanda-tanda visual dalam anime Eighty-Six (Season 1) yang memiliki potensi makna semiotik serta hubungannya dengan representasi fenomena sosial di dunia nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis serta menerapkan teori semiotika Peirce yang memandang tanda melalui relasi representamen, objek, dan interpretan, serta klasifikasi jenis tanda berupa ikon, indeks, dan simbol. Data penelitian berupa adegan atau visual tertentu dalam anime yang mengandung unsur simbolik, seperti penggunaan angka, objek visual, komposisi adegan, dan simbol alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah tanda visual dalam anime Eighty-Six merepresentasikan berbagai isu sosial, antara lain diskriminasi berbasis identitas, dehumanisasi dalam konflik bersenjata, marginalisasi kelompok tertentu, serta kritik terhadap sistem politik otoriter. Tanda-tanda visual tersebut berfungsi tidak hanya sebagai elemen estetika naratif, tetapi juga sebagai medium simbolik yang memperkuat pesan ideologis dalam cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa anime Eighty-Six memiliki struktur visual yang kaya makna dan relevan untuk dianalisis melalui pendekatan semiotika dalam memahami hubungan antara representasi visual dalam media populer dan realitas sosial.
Analisis Tindak Tutur Ilokusi Pada Tuturan Primawan/Habib Ja’far Dalam Siniar “Habib Pernah Disalib Gak?” Di kanal Youtube Deddy Corbuzier Ghaida, Jihan Rahma; Suherman , Encep; Loekman , Arief
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sg1ez978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang digunakan oleh Frimawan dan Habib Ja'far dalam siniar berjudul "Habib Pernah Disalib Gak?" di kanal YouTube Deddy Corbuzier, serta mengidentifikasi jenis tindak tutur ilokusi yang paling dominan dalam percakapan tersebut. Siniar ini dipilih sebagai objek penelitian karena tingginya tingkat popularitas yang ditandai dengan jumlah penonton mencapai 4,5 juta kali, serta relevansinya dalam merepresentasikan fenomena dakwah modern melalui pendekatan komunikasi digital yang santai, humoris, namun tetap substantif. Gaya komunikasi unik Habib Ja'far yang memadukan humor dan refleksi keagamaan menjadi daya tarik tersendiri dalam kajian pragmatik, khususnya dalam memahami bagaimana bahasa digunakan secara strategis untuk menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada khalayak luas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik simak, catat, seleksi data, dan klasifikasi. Data dianalisis menggunakan teori tindak tutur ilokusi menurut Searle (1979), yang membagi tindak tutur ilokusi menjadi lima jenis: representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 235 tuturan yang dianalisis, terdapat 125 tuturan representatif (53,19%), 74 tuturan direktif (31,49%), 27 tuturan deklaratif (11,49%), 9 tuturan ekspresif (3,83%), dan 0 tuturan komisif (0%). Dengan demikian, tindak tutur ilokusi yang paling dominan adalah tindak tutur representatif. Dominasi tindak tutur representatif ini mengindikasikan bahwa siniar tersebut berfungsi sebagai ruang edukatif yang mengedepankan penyampaian pengetahuan, klarifikasi pemahaman keagamaan, dan pertukaran gagasan secara dialogis. Dalam konteks komunikasi digital dan dakwah kontemporer, temuan ini menunjukkan pergeseran paradigma dari dakwah yang bersifat instruksional dan satu arah menuju dakwah partisipatif yang menekankan pada penjelasan, diskusi, dan pemahaman bersama. Pendekatan ini lebih relevan dengan karakteristik audiens digital yang kritis dan menginginkan dialog setara, sehingga dakwah dapat diterima secara lebih efektif tanpa meninggalkan esensi nilai-nilai keagamaan yang disampaikan.
Penerapan Model Pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) Berbantuan PhET Simulation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pramadita, Wica Fitria Airin; Andriani, Dini; Amalia, Irma Fitria
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/c69vsw92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran POE yang dibantu Simulasi PhET pada hasil belajar siswa dalam materi Hukum Archimedes. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan Desain Kelompok Perbandingan Tidak Setara. Penelitian ini melibatkan 62 siswa kelas 11 di SMAN 8 Garut, terdiri dari 31 siswa di kelas eksperimen yang menerapkan model POE yang dibantu Simulasi PhET dan 31 siswa di kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional yang dibantu Simulasi PhET tanpa model POE. Hasil belajar yang diukur terbatas pada ranah kognitif C1 (mengingat) hingga C4 (menganalisis) berdasarkan Taksonomi Bloom. Hasil pretest menunjukkan bahwa kelas kontrol lebih unggul dengan nilai rata-rata 72,62, sedangkan kelas eksperimen hanya memperoleh nilai 68,9. Namun, setelah penerapan model POE, kelas eksperimen memperoleh nilai sedikit lebih tinggi dengan nilai rata-rata posttest 84,4, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai 83,62. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok (p > 0,05). Meskipun demikian, analisis N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar di kelas eksperimen dikategorikan sedang (0,42), lebih tinggi daripada kelas kontrol yang berada dalam kategori rendah (0,22). Temuan ini menunjukkan bahwa model POE yang dibantu oleh Simulasi PhET cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di ranah kognitif C1–C4, khususnya dalam hal perolehan pembelajaran.
Analisis Perubahan Makna Kata Pada Kolom Komentar Warganet Di Akun Instagram El Rumi Nurfadilla, Zira; Haryadi, Ardi Mulyana; Loekman, Arief
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/h29aw028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta kecenderungan perubahan makna kata yang digunakan warganet dalam kolom komentar akun Instagram @elrumiofficial sebagai representasi dinamika bahasa Indonesia di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori perubahan makna menurut Abdul Chaer. Data penelitian berupa komentar warganet yang diambil dari delapan unggahan Instagram El Rumi pada periode Juli hingga Desember 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan membandingkan makna leksikal berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dengan makna kontekstual yang muncul dalam praktik komunikasi warganet. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 51 data komentar yang mengandung perubahan makna, dengan 21 kata yang mengalami perubahan makna. Jenis perubahan makna yang ditemukan meliputi perubahan makna meluas dan ameliorasi, dengan perubahan makna meluas sebagai bentuk yang paling dominan. Perubahan makna meluas tampak pada penggunaan kosakata secara metaforis dan simbolik untuk mengekspresikan dukungan dan afeksi, sedangkan perubahan makna ameliorasi ditandai oleh pergeseran konotasi dari makna negatif menuju makna yang bernilai positif dalam konteks interaksi digital. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh faktor emosional, psikologis, serta budaya komunikasi digital yang ekspresif dan kreatif. Temuan ini menunjukkan bahwa kolom komentar media sosial berperan sebagai ruang produktif terjadinya inovasi semantik, sehingga memperkaya kajian perubahan makna dalam konteks komunikasi digital kontemporer serta menegaskan relevansi teori perubahan makna menurut Chaer dalam konteks komunikasi digital.
Analisis Tindak Tutur Pada Cerpen Rahasia Lani Dan Manela Karya Boy Candra Naftali, Ifaz Ilmi; Damayanti, Deasy Aditya; Asmaniah, Zainah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/3cz31313

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan klasifikasi tindak tutur ilokusi dalam cerpen Rahasia Lani dan Manela karya Boy Candra. Cerpen ini dipilih karena dialog antar tokohnya merepresentasikan dinamika relasi interpersonal yang kuat dan sarat konflik emosional, sehingga relevan dikaji melalui perspektif pragmatik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan catat terhadap dialog dalam antologi cerpen Satu Hari di 2018. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu identifikasi tuturan yang mengandung tindak ilokusi, klasifikasi berdasarkan kategori asertif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklaratif, serta interpretasi fungsi tuturan berdasarkan konteks situasi tutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 data tuturan, tindak tutur direktif mendominasi dengan persentase 63,64%, sedangkan asertif, komisif, ekspresif, dan deklaratif masing-masing sebesar 9,09%. Dominasi direktif menunjukkan bahwa interaksi tokoh lebih berorientasi pada upaya memengaruhi mitra tutur melalui pertanyaan, nasihat, dan perintah. Selain itu, analisis ini juga menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur tersebut mencerminkan strategi komunikasi tokoh dalam menyampaikan emosi, memengaruhi keputusan, dan membangun dinamika hubungan interpersonal dalam cerita Temuan ini memperkuat penerapan teori tindak tutur dalam analisis sastra serta memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian pragmatik dan pembelajaran analisis wacana dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
Expectations and Strategies for Managing the Psychosocial Needs of Elderly People at the Tresna Werdha Husnul Khotimah Social Welfare Institution in Pekanbaru Olintika, Tiwi; Sidiq, Rd. Siti Sofro; Hambali
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fxvezp82

Abstract

The increase in population and neglect of the elderly in recent years has become a widespread phenomenon in Indonesia, especially in urban areas. This is due to crucial factors, particularly economic factors, which affect the fulfillment of the needs of elderly care and nursing within families that are often below the ideal capacity. This study aims to analyze future constructions, expectation dynamics, and strategies for managing psychosocial pressures faced by the elderly at the Tresna Werdha Khusnul Khotimah Social Service Unit in Pekanbaru. The psychosocial pressures referred to are conditions resulting from complex interactions between psychological factors and a social environment that is new or unfamiliar to them due to their separation from their families and the habits they have been accustomed to outside the nursing home. This study uses a phenomenological qualitative design by conducting interviews with 8 informants and direct observation at the social nursing home. The results of the study reveal that the life experiences of the elderly in the institutional system form two fundamentally different patterns of future construction, which are influenced by the presence or absence of a family support network. Elderly people who do not have family ties tend to form a future construction oriented towards life after death, where death is understood as the final horizon that must be prepared for through the strengthening of spiritual practices and self-development. Conversely, elderly people who still have families maintain a future construction oriented towards social reintegration, characterized by preparation for life after death while hoping to return to the bosom of the family. The implications of this study show that hope helps people adapt and remain strong. Therefore, to improve the functioning of social institutions, the paradigm must shift from uniform care to a meaning-based approach.
The Effect of the Word Detective Technique to Improve Vocabulary Skills of the Second-Year Students of Madrasah Tsanawiyah Putri At-Tahzib (Islamic Junior High School) Islami, Nur Laily; Zamzam, Ahmad; Putera, Lalu Jaswadi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/r3ehf436

Abstract

This study aims to investigate the effect of the Word Detective technique on improving the vocabulary skills of eighth-grade students at MTs. Putri At-Tahzib. The background of the study is based on initial observations showing that most students have low vocabulary skills and are less actively involved in English learning. This study used a quasi-experimental design with two groups: a control group taught conventionally and an experimental group taught using the Word Detective technique. The research sample consisted of 55 students selected through a total sampling technique. Data collection was carried out through a pre-test and post-test with an instrument in the form of 20 multiple-choice questions that have been validated and have a high level of reliability (Cronbach's Alpha = 0.798). The results of the analysis showed that the experimental group experienced an increase in average scores from 52.86 in the pre-test to 74.46 in the post-test, while the control group increased from 51.30 to 63.33. The independent samples t-test yielded a calculated t-value (5.297) greater than the t-table (2.006) at a significance level of 0.05, meaning the alternative hypothesis (Hₐ) was accepted and the null hypothesis (H₀) was rejected. This finding proves that the Word Detective technique has a significant influence in improving students' vocabulary skills. The implications of this study indicate that the Word Detective technique can be an effective learning strategy to improve students' vocabulary skills through an active approach that utilizes contextual clues and word structures. This technique is recommended for application in English learning because it encourages active and meaningful student involvement in the vocabulary acquisition process.
Aplikasi Belajar STEM SIMADE Pada Materi Sistem Pencernaan Manusia Kelas V Sekolah Dasar Mahardika, Ni Kadek Prima Jyoti; Riastini, Putu Nanci; Sari, Ni Made Dainivitri Sinta
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ydek7736

Abstract

Pembelajaran IPAS mengenai sistem pencernaan manusia sering kali dianggap sulit oleh peserta didik karena materinya yang bersifat abstrak, sehingga sering kali hanya mengandalkan hafalan tanpa pemahaman mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi belajar berbasis STEM bernama SIMADE (STEM in Material Digestive Education) yang valid dan praktis untuk membantu peserta didik kelas V SD memahami konsep sistem pencernaan secara konkret dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Namun, penelitian ini dibatasi hingga tahap pengembangan (development) karena keterbatasan waktu dan sumber daya. Subjek dalam penelitian ini adalah aplikasi belajar STEM SIMADE, sedangkan objek penelitian meliputi validitas isi dari ahli materi dan media, serta respon kepraktisan dari guru dan sembilan siswa kelas V sebagai penilai kepraktisan media. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan rumus Gregory untuk validitas isi dan persentase untuk respon pengguna. Hasil analisis menunjukkan bahwa aplikasi belajar STEM SIMADE memperoleh koefisien validitas dari ahli materi dan ahli media sebesar 1,00 dengan kategori sangat tinggi. Uji kepraktisan menunjukkan persentase rata-rata respon guru sebesar 100% dan respon siswa sebesar 99,44% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, aplikasi belajar STEM SIMADE telah memenuhi kriteria valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai sumber pembelajaran inovatif yang membantu peserta didik memahami materi sistem pencernaan manusia kelas V SD secara konkret dan interaktif.
Pengelolaan Arsip Dinamis Inaktif Pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Crishtania, Niken Yuna
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/afvf3q14

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam serta mengidentifikasi kendala dan pendukung yang terdapat pada kegiatan pengelolaan arsip dinamis inaktif di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Subjek dalam penelitian ini adalah arsiparis yang memahami terkait pengelolaan arsip dinamis inaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik observasi, wawancara mendalam terhadap informan, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Data yang diperoleh dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, serta melakukan keabsahan data dengan triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip dinamis inaktif di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah pada dasarnya telah berjalan dengan cukup baik, mencakup kegiatan pemindahan, penataan dan penyimpanan, pelayanan, dan pemusnahan arsip yang telah diimplementasikan secara terstruktur dan sistematis serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan mengikuti Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pedoman Pengelolaan Arsip Dinamis Provinsi Jawa Tengah. Namun demikian, masih terdapat kendala yang terjadi, yaitu minimnya tenaga arsiparis, fasilitas kearsipan kurang memadai, dan keterbatasan anggaran. Temuan ini menegaskan pentingnya ketersediaan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta dukungan anggaran dalam mewujudkan manajemen arsip yang efektif. Sehubungan dengan hal tersebut dukungan kebijakan dan komitmen lembaga kearsipan daerah provinsi sangat diperlukan guna mengoptimalkan pengelolaan arsip dinamis inaktif.   This study aims to analyze in depth and identify the obstacles and supporting factors in the management of inactive dynamic archives at the Archives and Library Service of Central Java Province. The subjects in this study were archivists who understand the management of inactive dynamic archives. The research method used was descriptive qualitative, with observation techniques, in-depth interviews with informants, and documentation as data collection instruments. The data obtained were analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification, as well as conducting data validity with technical triangulation and member checking. The results of the study indicate that the management of inactive dynamic archives at the Archives and Library Service of Central Java Province has basically been running quite well, including the activities of transferring, organizing and storing, servicing, and destroying archives that have been implemented in a structured and systematic manner and in accordance with established procedures following Central Java Governor Regulation Number 16 of 2022 concerning Guidelines for the Management of Dynamic Archives of Central Java Province. However, there are still obstacles that occur, namely the lack of archivists, inadequate archival facilities, and budget limitations. These findings underscore the importance of human resources, facilities and infrastructure, and budgetary support in achieving effective archives management. Therefore, policy support and commitment from provincial archives institutions are essential to optimize the management of inactive archives.