cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 339 Documents
Pengembangan Media Pocket Book “Solara” Berbasis Augmented Reality Pada Materi Tata Surya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pramudhita, Nirmala; Desi Wulandari
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/m8txct12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengetahui kelayakan dan keefektifan media pembelajaran Pocket Book berbasis Augmented Reality (AR) pada materi Tata Surya untuk siswa kelas VI SD Negeri Pegandon. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VI(A) sebagai uji coba skala besar dan 6 siswa kelas VI(B) sebagai uji coba skala kecil yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan non-tes, meliputi pre-test, post-test, angket respons siswa, serta lembar validasi ahli materi dan ahli media. Teknik analisis data yang digunakan mencakup analisis deskriptif kuantitatif untuk menghitung persentase kelayakan media dari hasil validasi ahli dan respons pengguna, uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk untuk mengetahui distribusi data, uji paired sample t-test untuk menganalisis perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test, serta uji N-gain untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan dari ahli materi sebesar 88,3% dan ahli media sebesar 96,25% dengan kategori sangat layak. Pada uji skala kecil, respons siswa memperoleh persentase sebesar 95,96% dengan kategori sangat layak, serta nilai N-gain sebesar 0,7602 (76,02%) yang termasuk dalam kategori tinggi. Selanjutnya, pada uji skala besar diperoleh respons siswa sebesar 88,3% dengan kategori sangat layak, penilaian guru sebesar 95% dengan kriteria sangat layak, serta nilai N-gain sebesar 0,7121 (71,21%) yang juga termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan media. Dengan demikian, Pocket Book berbasis AR yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Tata Surya.
Kelayakan Modul IPA Terintegrasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik SMP Sulhiyah; Hadiprayitno, Gito; Setiadi, Dadi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/z4m3kc13

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut penguasaan literasi sains dan kemampuan berpikir kreatif sebagai kompetensi esensial bagi peserta didik. Pengembangan bahan ajar yang mampu meningkatkan kedua kompetensi tersebut merupakan kebutuhan penting dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul IPA terintegrasi Problem Based Learning (PBL) yang valid, untuk meningkatkan literasi sains dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik SMP. Penelitian ini menggunakan metode research and development dengan model ADDIE. Validitas modul dinilai oleh enam validator menggunakan Aiken’s V dengan rata-rata 0,89. Temuan ini menunjukkan bahwa modul IPA terintegrasi PBL valid sebagai bahan ajar kontekstual untuk mendukung keterampilan abad ke-21. Implikasinya, modul ini berpotensi menjadi alternatif bahan ajar yang meningkatkan mutu pembelajaran IPA di SMP serta memperkuat literasi sains dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Implikasi dari penelitian ini adalah modul yang dikembangkan dapat menjadi alternatif bahan ajar yang inovatif dan kontekstual bagi guru untuk memperkuat literasi sains dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, serta berpotensi meningkatkan mutu pembelajaran IPA di tingkat SMP.
The Use of the Memrise Flashcard Application to Learn Adjectives by Class XI SAINS Students at SMA Negeri 2 Mataram Izzatillah, M. Rizqy; Melani, Boniesta Zulandha; Udin; Tohir, Lalu
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/83nhew51

Abstract

Vocabulary mastery is an important component in English learning because it supports students' ability to understand and use language effectively. However, many students still struggle to master vocabulary, especially adjectives. Using technology-based learning media, such as the Memrise application, can be an alternative for improving students' vocabulary mastery. Therefore, this study aims to determine the effect of using the Memrise flashcard application on students' mastery of adjective vocabulary. This study used a quantitative approach with a pre-experimental design in the form of a one-group pre-test and post-test. The subjects were 35 students of grade XI SAINS 1 at SMA Negeri 2 Mataram in the 2025/2026 academic year. Data were collected through vocabulary tests administered before and after the treatment and analyzed using descriptive statistics and paired-samples t-tests in SPSS. The results showed that the students' average score increased from 80.03 in the pre-test to 92.66 in the post-test. The t-test results showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant increase in students' mastery of adjective vocabulary after using the Memrise application. Based on these results, it can be concluded that the Memrise flashcard application is effective at improving students' mastery of English adjective vocabulary.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja pada Satuan Kerja Berpredikat WBBM Dwipayanti, Ayu Made Dian Pertiwi; Indiani, Ni Luh Putu; Patiro, Shine Pintor Siolemba
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bws3q547

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan menjaga dan meningkatkan kinerja pegawai pada satuan kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Survei pendahuluan menunjukkan bahwa 83,3% pegawai menilai kepemimpinan transformasional penting bagi pencapaian kinerja, 86,7% menyatakan peningkatan tunjangan kinerja sebesar 35% menjadi motivasi tambahan, dan 80,0% mengaku memiliki kepuasan kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompensasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 152 responden dari total 245 pegawai yang dipilih menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, analisis jalur, dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid (r = 0,547–0,934) dan reliabel (α = 0,820–0,905). Kepemimpinan transformasional dan kompensasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dengan persamaan Z = 1,066 + 0,107X1 + 0,545X2 dan adjusted R² = 0,566. Selanjutnya, kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan persamaan Y = -0,166 + 0,363X1 + 0,297X2 + 0,260Z dan adjusted R² = 0,747. Uji Sobel menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional (t = 2,58) dan kompensasi (t = 4,58) terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan transformasional dan sistem kompensasi yang adil perlu diprioritaskan untuk meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja pegawai pada organisasi sektor publik.Kata Kunci: kepemimpinan transformasional, kompensasi, kepuasan kerja, kinerja karyawan This study was motivated by the demand to maintain and improve employee performance in work units awarded the Corruption-Free and Service-Oriented Bureaucratic Zone (WBBM) predicate. A preliminary survey showed that 83.3% of employees considered transformational leadership important for achieving performance targets, 86.7% stated that a 35% increase in performance allowance served as an additional source of motivation, and 80.0% reported having high job satisfaction. This study aimed to analyze the effects of transformational leadership and compensation on employee performance through job satisfaction as an intervening variable at the Regional Office of the Ministry of Religious Affairs of Bali Province. The study employed a quantitative approach using a survey method involving 152 respondents selected from a total population of 245 employees using the Slovin formula with a 5% margin of error. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression, path analysis, and the Sobel test. The results showed that all instruments were valid (r = 0.547–0.934) and reliable (α = 0.820–0.905). Transformational leadership and compensation had a positive effect on job satisfaction, as indicated by the equation Z = 1.066 + 0.107X1 + 0.545X2 and an adjusted R² of 0.566. Furthermore, transformational leadership, compensation, and job satisfaction had a positive effect on employee performance, as shown by the equation Y = -0.166 + 0.363X1 + 0.297X2 + 0.260Z and an adjusted R² of 0.747. The Sobel test confirmed that job satisfaction mediated the effect of transformational leadership (t = 2.58) and compensation (t = 4.58) on employee performance. These findings underscore the importance of strengthening transformational leadership and establishing a fair compensation system to enhance job satisfaction and employee performance in public sector organizations.
Analysis of English-Indonesian Translation: Examining Translation Methods in 'The Yellow Wallpaper’ Etan, Diva Aura Lintang; Sulistyani, Ummi Nur Laila
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/yxsjd531

Abstract

This study investigates the translation methods employed in the Indonesian version of Charlotte Perkins Gilman’s The Yellow Wallpaper based on Newmark’s framework and examines how the dominant method affects the preservation of the narrator’s unreliable first-person voice and deteriorating mental condition. Using a descriptive qualitative design, this study analyzed 389 paired sentences from the source text and the target text. The findings show that target-language-oriented methods dominate the translation, with communicative translation occurring most frequently (195 instances; 50.1%), followed by free translation (78 instances; 20.1%), while source-language-oriented methods are used only marginally. These results suggest that the translator prioritizes readability, naturalness, and acceptability for Indonesian readers over close adherence to the original structure and stylistic form. In particular, communicative translation, often realized through explicitation, helps convey the story’s psychological tension, thematic meaning, and emotional force to the target audience, although some stylistic nuances of the original are reduced. Overall, the study indicates that communicative translation is effective in maintaining the narrative accessibility and literary impact of the work in Indonesian.
Pengembangan Media Pop-Up Book Audio Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Kelas 3 IPASSDN Wonosari 2 Kota Semarang Margawati, Puput Tri; Asih, Sri Sami
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bh4f7g28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pop-Up Book Audio pada materi nilai-nilai tradisi daerah dalam pembelajaran IPAS untuk mengatasi kesulitan belajar siswa kelas III di SDN Wonosari 2 Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang disederhanakan menjadi enam tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk, dan uji coba produk. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket, validasi ahli, serta tes berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop-Up Book Audio yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan yang sangat baik berdasarkan hasil validasi ahli. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 97,5% dan hasil validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 97,5%, keduanya termasuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media yang dikembangkan. Pada uji coba skala kecil, nilai rata-rata siswa meningkat dari 29,1 pada pretest menjadi 74,1 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,644 yang termasuk dalam kategori tinggi. Sementara itu, pada uji coba skala besar, nilai rata-rata siswa meningkat dari 47,5 pada pretest menjadi 81,3 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,671 yang juga termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Pop-Up Book Audio yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS untuk membantu mengatasi kesulitan belajar siswa pada materi nilai-nilai tradisi daerah.
Efektivitas Model Pembelajaran PBL berbantuan PhET Simulation dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/chdkcx32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan PhET Simulation dalam meningkatkan pemahaman konsep gas ideal pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen dan desain pretest-posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di SMAS Ma’arif Peundeuy Kabupaten Garut pada tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian dua kelas XI IPA yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep yang dirancang berdasarkan indikator Taksonomi Bloom Revisi pada ranah kognitif C1 (mengingat), C2 (memahami), C3 (menerapkan), dan C4 (menganalisis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata–rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas (Sig. < 0,05). Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman konsep pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 0,70, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 0,16. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan PhET Simulation efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika yang bersifat abstrak, khususnya pada materi gas ideal.
Analisis Pengaruh Literasi Keuangan, Teknologi Keuangan, Persepsi Risiko, dan Toleransi Risiko terhadap Keputusan Investasi Cryptocurrency Bangsawan, Ragah Abung; Astuti, Christina Dwi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5ey5v519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, teknologi keuangan, persepsi risiko, dan toleransi risiko terhadap keputusan investasi cryptocurrency pada generasi Z di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 182 investor generasi Z yang telah memiliki pengalaman berinvestasi di pasar modal. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi cryptocurrency. Teknologi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Toleransi risiko memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kesiapan individu dalam menerima risiko maka semakin besar kecenderungan untuk mengambil keputusan investasi. Sebaliknya, persepsi risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi cryptocurrency. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,453 menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan, teknologi keuangan, persepsi risiko, dan toleransi risiko secara simultan mampu menjelaskan 45,3% variasi keputusan investasi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa faktor pengetahuan keuangan, pemanfaatan teknologi, serta kesiapan dalam menghadapi risiko menjadi aspek yang relevan dalam membentuk keputusan investasi cryptocurrency pada generasi Z. This study aims to analyze the influence of financial literacy, financial technology, risk perception, and risk tolerance on cryptocurrency investment decisions among Generation Z in the Greater Jakarta area. This research applies a quantitative approach using purposive sampling. The respondents consist of 182 Generation Z investors who have experience investing in the capital market. Data were collected through a five-point Likert scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS 26. The findings indicate that financial literacy has a positive and significant effect on cryptocurrency investment decisions. Financial technology also shows a positive and significant influence on investment decisions. Risk tolerance has a positive and significant impact on investment decisions, indicating that individuals who are more willing to accept investment risks are more likely to make investment decisions. In contrast, risk perception does not have a significant effect on cryptocurrency investment decisions. The Adjusted R Square value of 0.453 shows that financial literacy, financial technology, risk perception, and risk tolerance simultaneously explain 45.3% of the variance in investment decisions, while the remaining percentage is influenced by other variables outside the research model. These results suggest that financial knowledge, technological utilization, and risk acceptance play important roles in shaping cryptocurrency investment decisions among Generation Z.  
The Dynamics of Public Trust and Social Construction of the Pekanbaru City Fire and Rescue Service Anas, Shohibul; Hidir, Achmad; Asriwandari, Hesti
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mc0r4095

Abstract

This study examines the dynamics of public trust and the social construction of the Pekanbaru City Fire and Rescue Service in responding to both fire and non-fire emergencies in urban society. Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews with the head of the agency and key informants within the organizational structure, supported by field observations and document analysis. The findings reveal that public trust in the Fire and Rescue Service is shaped through a long dialectical process between citizens’ expectations for rapid emergency response and their perception of the slower responsiveness of other public institutions. Through the processes of externalization, objectification, and internalization, reinforced by daily interactions and social media narratives, the community has constructed the Fire and Rescue Service as a responsive, reliable, and multi-functional institution that is always ready to help. This social construction has expanded the institution’s public role beyond its formal mandate and positioned it as a frontline service in addressing various urban problems. The study concludes that this positive public trust should be understood not merely as an institutional image, but as a sociological reflection of changing urban service expectations. These findings contribute to the study of public trust and social construction in urban public services and provide a reflective basis for strengthening inter-agency responsiveness and service governance.
The Form, Meaning, and Function of Sasak Curing Mantras in Traditional Medicine in Benteng Selatan, Lendang Nangka Utara Village: Semantic Theoretical Approach
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5dcb0a88

Abstract

Traditional healing practices using mantras are still preserved by the Sasak people in Benteng Selatan Village, North Lendang Nangka, East Lombok. This study aims to describe the form, meaning, and function of Sasak healing mantras in traditional healing practices using a semantic theory approach. The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques include in-depth interviews with three female traditional healers (belian), audio recordings of mantra chanting, field notes, and transcription. Data analysis techniques are carried out through four stages: identification of linguistic units in mantras, classification based on form, meaning, and function, description of semantic and stylistic features, and explanation using Émile Durkheim's functionalism theory. The results show that there are eight healing mantras that are still used to treat various diseases such as melihatk (disturbed spirits), kotong (burns/inflammation), stomach aches, broken bones, wounds, scorpion stings, crying babies, and childbirth. Structurally, these mantras are in the form of short lines (3–5 lines), have rhythmic patterns, repetition, and metaphors, and generally begin with Bismillahirrahmanirrahim. In terms of meaning, these mantras contain lexical and contextual meanings that symbolize purification, protection, exorcism of evil spirits, and restoration of physical and spiritual balance. Functionally, these mantras play a role in three aspects: spiritual (communication with divine powers), social (strengthening relationships between community members), and psychological (providing positive suggestions, calmness, and hope for healing). The implications of this research indicate that Sasak healing mantras are not merely traditional therapeutic tools, but also function as a medium for preserving local language, culture, and identity. This research contributes to the academic documentation of local knowledge and enriches linguistic studies, particularly in the fields of semantics and ethnolinguistics in the context of Indonesian culture.