cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 286 Documents
Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk pada Teks Pidato Presiden Prabowo Subianto Ramadani, Putri; Julianto, Cecep Dudung; Indrayani, Iin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/242bn519

Abstract

Pidato presiden merupakan wacana strategis yang tidak hanya menyampaikan kebijakan pemerintahan, tetapi juga merepresentasikan visi, ideologi, dan nilai-nilai kepemimpinan nasional yang dapat memengaruhi persepsi publik. Dalam konteks politik Indonesia pasca Pemilu 2024, pidato kenegaraan pertama Presiden Prabowo Subianto pada momen simbolis HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi objek kajian yang penting untuk diungkap strategi wacana di baliknya, mengingat posisinya yang strategis dalam membentuk opini publik dan membangun legitimasi pemerintahan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur makro dan struktur mikro teks pidato Presiden Prabowo Subianto pada sidang tahunan MPR RI dalam rangka HUT ke-80 kemerdekaan RI tahun 2025 menggunakan analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Fokus analisis dibatasi pada dua dimensi utama dari kerangka Van Dijk, yaitu struktur makro (tematik) yang menelaah tema utama wacana, dan struktur mikro yang mencakup aspek semantik, sintaksis, stilistik, serta retoris dalam teks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur makro dalam teks pidato Presiden Prabowo Subianto merepresentasikan makna kemerdekaan, kedaulatan, dan kesejahteraan rakyat sebagai tema sentral. Pada struktur mikro ditemukan strategi semantik, sintaksis, stilistik, dan retoris yang digunakan sebagai upaya membangun legitimasi, membentuk citra kepemimpinan, dan memengaruhi cara pandang audiens terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. Secara sosial-politik, strategi wacana yang ditemukan ini berimplikasi pada pembentukan opini publik yang kohesif di tengah dinamika nasional, memperkuat diskursus tentang kemandirian bangsa, serta membangun narasi kepemimpinan yang tegas dan berpihak pada rakyat. Hal ini pada akhirnya berpotensi memantapkan dukungan publik terhadap arah kebijakan pemerintah dan memperteguh identitas nasional dalam wacana politik kontemporer Indonesia.
Representasi Perjuangan Diri Perempuan dalam Lirik Lagu Jangan Ditelan Karya Nadin Amizah Yulpiati, Septi Dwi; Hamdani, Agus; Asmaniah , Zainah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5wz0p253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi perjuangan diri perempuan dalam lirik lagu “Jangan Ditelan” karya Nadin Amizahdengan menggunakan perspektif feminisme bell hooks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat terhadap lirik lagu. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan menitikberatkan pada konsep interseksionalitas yang dikemukakan oleh bell hooks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu “Jangan Ditelan” merepresentasikan perjuangan perempuan melalui tiga elemen utama, yaitu gender, kelas sosial, dan budaya. Aspek gender tampak dalam representasi objektifikasi dan pembungkaman suara perempuan, aspek kelas sosial tercermin melalui pelabelan negatif yang mendisiplinkan perempuan yang dianggap menyimpang, sementara aspek budaya terlihat dalam norma patriarki yang menormalisasi kontrol terhadap tubuh dan identitas perempuan. Lagu ini tidak hanya menggambarkan pengalaman penindasan, tetapi juga memperlihatkan kesadaran kritis dan perlawanan simbolik perempuan terhadap struktur sosial yang menindas. Dengan demikian, karya ini menjadi medium penting dalam menghadirkan wacana feminisme dan perjuangan perempuan dalam konteks budaya populer Indonesia.  
Representasi Heterogenitas Agama dan Budaya dalam Narasi Cinta Lintas Iman: Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film Komang Nurfadhila, Salsabila; Hasanah, Ninah; Loekman, Arief
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ks48dm90

Abstract

Indonesia sebagai masyarakat majemuk memiliki keberagaman agama dan budaya yang kerap memunculkan dinamika sosial, termasuk dalam relasi cinta lintas iman. Film sebagai teks budaya tidak hanya merefleksikan realitas, tetapi juga membangun makna dan ideologi mengenai perbedaan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi heterogenitas agama dan budaya dalam narasi cinta lintas iman pada film Komang melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika pada tiga tingkat signifikasi, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Unit analisis meliputi adegan, dialog, ekspresi tokoh, kostum, serta simbol visual yang merepresentasikan perbedaan agama dan budaya. Data diperoleh melalui observasi berulang dan dokumentasi terhadap adegan-adegan yang menampilkan konflik serta negosiasi lintas iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, perbedaan agama direpresentasikan melalui adegan ritual ibadah yang dilakukan secara terpisah, seperti sembahyang di pura dan doa di tempat ibadah berbeda, serta dialog keluarga yang menegaskan adanya “perbedaan keyakinan.” Melalui adegan ritual dan dialog yang tegang, film ini menunjukkan konflik nilai antara agama Hindu dan Islam. Pada tingkat konotasi, visualisasi ruang ibadah yang terpisah dan ekspresi ragu tokoh mengonotasikan jarak emosional serta tekanan sosial. Pada tingkat mitos, film membangun ideologi bahwa hubungan lintas iman merupakan relasi yang sarat ujian dan pengorbanan, sehingga perbedaan agama dan budaya dipresentasikan sebagai batas yang seolah-olah alamiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film berperan sebagai arena produksi makna yang menaturalisasi ideologi tertentu tentang toleransi dan batas-batasnya. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya pembacaan kritis terhadap representasi keberagaman dalam media guna memahami konstruksi wacana multikulturalisme dalam masyarakat Indonesia.
Pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap Penguasaan Konsep dan Literasi Sains Siswa Kelas X MA NW Putri Narmada Nabilatussujaah, Aliefina; Yamin, M.; Merta, I Wayan
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/9p1a6330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap penguasaan konsep dan literasi sains siswa kelas X MA NW Putri Narmada pada materi virus. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari kelas XC dan XD sebagai eksperimen (n=41) dan kelas XA dan XB sebagai kontrol (n=40). Instrumen penelitian berupa tes penguasaan konsep (21 soal pilihan ganda) dan tes literasi sains (3 soal esai). Data dianalisis menggunakan uji ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan PBL terhadap penguasaan konsep siswa dengan nilai sig. 0,017 dan rata-rata terkoreksi kelas eksperimen (76,807) lebih tinggi daripada kelas kontrol (69,844); (2) terdapat pengaruh signifikan PBL terhadap literasi sains siswa dengan nilai sig. 0,010 dan rata-rata terkoreksi kelas eksperimen (77,460) lebih tinggi daripada kelas kontrol (68,937). Disimpulkan bahwa model PBL efektif meningkatkan penguasaan konsep dan literasi sains siswa.
Loyalitas Pelanggan Ditinjau dari Kualitas Produk, Citra Merek dan Membership pada Pelanggan Elzatta di Surakarta Wuryani, Ella; Hartono, Sri; Maryam, Siti
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s298bq23

Abstract

Persaingan di industri fashion semakin ketat seiring banyaknya produsen yang menawarkan desain dan kualitas produk terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga setiap merek berlomba membangun keunggulan kompetitif dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara kuatnya posisi merek sebagai top brand dengan tingkat pembelian ulang yang belum optimal, yang menunjukkan bahwa citra merek yang baik belum tentu diikuti oleh loyalitas pelanggan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, citra merek dan membership terhadap loyalitas pelanggan pada pelanggan Elzatta di Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah pelanggan Elzatta yang pernah membeli produk yang jumlahnya tidak terhingga, dengan jumlah sampel 100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji kelayakan model (F) dan uji hipotesis (t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas produk, citra merek dan membership berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap loyalitas pelanggan pada pelanggan Elzatta di Surakarta. Competition in the fashion industry is becoming increasingly intense as more producers offer the best designs and product quality to meet consumer needs. As a result, each brand competes to build a competitive advantage and maintain customer loyalty. The phenomenon underlying this research is the gap between a brand’s strong position as a top brand and the less-than-optimal level of repeat purchases, indicating that a positive brand image does not necessarily lead to high customer loyalty. The purpose of this study is to determine the effect of product quality, brand image, and membership on customer loyalty among Elzatta customers in Surakarta. This research uses a descriptive quantitative research design. The population in this study consists of Elzatta customers who have purchased products, with an infinite population size, and a sample of 100 respondents. Data were collected using questionnaires with a purposive sampling technique. The analysis was conducted using classical assumption tests, multiple linear regression analysis, coefficient of determination, model feasibility test (F-test), and hypothesis testing (t-test). The results of this study indicate that product quality, brand image, and membership variables have both simultaneous and partial effects on customer loyalty among Elzatta customers in Surakarta.  
Pengaruh Beban Kerja, Motivasi, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari Wijayanto, Agus Dwi; Lestari, Etty Puji; Nas, Wadzibah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/05qkda95

Abstract

Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor kunci dalam menentukan keberhasilan organisasi, khususnya pada instansi pemerintah yang memiliki tuntutan pelayanan publik dan standar operasional yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, motivasi, dan kompensasi terhadap kinerja pegawai Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari yang berjumlah 94 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, demikian pula kompensasi yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi kinerja pegawai. Sementara itu, motivasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,665 menunjukkan bahwa variabel beban kerja, motivasi, dan kompensasi secara simultan mampu menjelaskan 66,5% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari lebih efektif dilakukan melalui pengelolaan beban kerja yang proporsional serta penerapan sistem kompensasi yang adil dan berbasis kinerja. Employee performance is a crucial factor in determining organizational success, particularly in public sector institutions that face high service demands and strict operational standards. This study aims to analyze the effect of workload, motivation, and compensation on employee performance at the Airport Authority Office Region IX Manokwari. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population of this study consisted of all 94 employees of the Airport Authority Office Region IX Manokwari; therefore, a saturated sampling technique was applied. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS software. The results indicate that workload has a positive and significant effect on employee performance, as does compensation, which also emerges as the most dominant variable influencing performance. Meanwhile, motivation shows a positive but insignificant effect on employee performance. The coefficient of determination (R²) value of 0.665 indicates that workload, motivation, and compensation simultaneously explain 66.5% of the variance in employee performance, while the remaining percentage is influenced by other factors outside the research model. These findings suggest that improving employee performance at the Airport Authority Office Region IX Manokwari is more effectively achieved through proportional workload management and the implementation of a fair, performance-based compensation system.
Analisis Hubungan Pemanfaatan Layanan Telemedis di Fasilitas Kesehatan Terhadap Indikator Kinerja Layanan Kesehatan di Indonesia Atmi, Roffi Hafizh; Triaswati, Ninasapti
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/swmpgn26

Abstract

Hak atas kesehatan merupakan hak fundamental yang menuntut akses layanan bermutu secara setara. Indonesia masih menghadapi ketimpangan akses antarwilayah akibat disparitas fasilitas, keterbatasan konektivitas, dan distribusi tenaga kesehatan yang belum merata, terutama di daerah terpencil dan kepulauan. Pemanfaatan teknologi digital melalui telemedis diharapkan dapat memperkuat layanan primer, mempercepat rujukan, dan memperluas jangkauan pelayanan. Penelitian ini menganalisis hubungan pemanfaatan layanan telemedis Konsultasi Medis Online (KOMEN) terhadap indikator kinerja kesehatan di Indonesia, yaitu persalinan di fasilitas kesehatan, kunjungan rawat jalan, dan Usia Harapan Hidup (UHH) pada tingkat kabupaten/kota. Analisis menggunakan regresi data panel model Fixed Effect (FE) pada 514 kabupaten/kota periode 2022–2023. Hasil estimasi menunjukkan bahwa rasio pemanfaatan KOMEN berkorelasi positif dan signifikan terhadap persalinan di fasilitas kesehatan (β = 0,00922; β = 0,00832) serta terhadap UHH (β = 0,000871; β = 0,000751). Sebaliknya, rasio KOMEN berkorelasi negatif dan signifikan terhadap kunjungan rawat jalan (β = −0,1003; β = −0,106), mengindikasikan adanya mekanisme substitusi layanan dan penguatan fungsi gatekeeping melalui telekonsultasi antar-fasilitas. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi digital kesehatan perlu disertai penguatan kapasitas layanan dasar, tata kelola rujukan, serta pembangunan infrastruktur dan konektivitas digital khususnya di Kawasan Indonesia Timur agar manfaat telemedis lebih inklusif dan mampu mengurangi kesenjangan layanan kesehatan antarwilayah. The right to health is a fundamental right that requires equitable access to quality health services. Indonesia continues to face regional disparities in access due to unequal distribution of health facilities, limited connectivity, and an uneven distribution of health workers, particularly in remote and archipelagic areas. The use of digital health technology through telemedicine is expected to strengthen primary care, accelerate referrals, and expand service coverage. This study analyzes the relationship between the utilization of the Online Medical Consultation (KOMEN) telemedicine service and health performance indicators in Indonesia, namely facility-based deliveries, outpatient visits, and life expectancy at the district/city level. The analysis employs a panel data regression using a Fixed Effects (FE) model across 514 districts/cities during the 2022–2023 period. The estimation results show that the utilization ratio of KOMEN is positively and significantly associated with facility-based deliveries (β = 0.00922; β = 0.00832) and life expectancy (β = 0.000871; β = 0.000751). Conversely, the KOMEN ratio is negatively and significantly associated with outpatient visits (β = −0.1003; β = −0.106), indicating a service substitution mechanism and strengthened gatekeeping functions through inter-facility teleconsultation.s These findings underscore that digital health transformation must be accompanied by strengthened primary care capacity, improved referral governance, and expanded digital infrastructure and connectivity particularly in Eastern Indonesia to ensure that telemedicine benefits are inclusive and reduce regional health service disparities.
Penerapan Kooperatif Tipe Index Card Match dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI IPS 1 SMA Nahdlatul Wathan Narmada Laeli, Inayatul; Masyhuri; Utomo, Jepri
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/njhaza72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Index Card Match. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Kooperatif Tipe Index Card Match mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Persentase keterlaksanaan pembelajaran meningkat dari 58,43% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II dan telah memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan sebesar 85%. Tingkat keaktifan siswa meningkat dari 66,6% pada siklus I menjadi 77,7% pada siklus II, melampaui indikator kinerja 75%. Selain itu, ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 61,1% pada siklus I menjadi 77,7% pada siklus II, serta telah mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Index Card Match efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA Nahdlatul Wathan Narmada pada mata pelajaran Sosiologi.
The Motivational Framing of Self-Love in Kim Namjoon’s UNICEF Speech Sulfani, Fifi; Nuriadi; Baharuddin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fsyjvs43

Abstract

This study aims to analyze the representation of self-love as a motivational message in Kim Namjoon’s (RM) speech at the United Nations General Assembly in 2018. Using qualitative Discourse Analysis method, this research examines how self-love is constructed linguistically and rhetorically through Discourse Representation Theory (Kamp & Reyle, 1993) and Self-Compassion Theory (Neff, 2003). The primary data consist of the official transcript of RM’s UNICEF speech, which was analyzed by identifying and categorizing utterances related to self-love. The findings reveal that self-love is represented through three main dimensions: personal identity, collective identity, and motivational elements. Linguistic strategies such as pronoun use, lexical choice, and repetition, as well as rhetorical devices including metaphor, direct address, and narrative technique, play a significant role in strengthening the message. The analysis shows that RM constructs self-love as a reflective, shared, and action-oriented process, encouraging audiences particularly adolescents and young people to accept themselves, recognize common human struggles, and confidently express their identities. This study contributes to discourse analysis by highlighting how motivational messages are shaped through language and offers insight into the role of public speeches in promoting psychological well-being among youth. 
Pengaruh Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Terhadap Kemandirian Dan Keterampilan Gotong Royong di SDN 006 Barong Tongkok Ragasanti, Imania; Purwantiningsih, Ary; Marhadi, Hendri
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/2bhtg805

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan serta menganalisis pengaruh Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap peningkatan kemandirian dan keterampilan gotong royong siswa di SDN 006 Barong Tongkok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Populasi berjumlah 49 siswa kelas IV (28 siswa) dan kelas V (21 siswa), dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 berjalan dengan baik. Kemandirian siswa terlihat dari kemampuan menyelesaikan tugas secara mandiri, sedangkan gotong royong tampak dalam kerja sama tim. Secara statistik, P5 berpengaruh signifikan terhadap peningkatan karakter kemandirian dan gotong royong siswa. P5 berpengaruh positif terhadap kemandirian dengan nilai signifikansi 0,039 (<0,05) dan R square 0,180 (18%). Selain itu, P5 juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan gotong royong dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan R square 0,312 (31,2%). Dengan demikian, P5 terbukti efektif dalam memperkuat karakter kemandirian dan gotong royong siswa. This study aims to describe the implementation and analyze the impact of the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) on improving students’ independence and collaborative skills at SDN 006 Barong Tongkok. The research employed a quantitative approach, with data collected through observation, questionnaires, and interviews. The population consisted of 49 students from Grade IV (28 students) and Grade V (21 students), using a total sampling technique. Data analysis was conducted using both quantitative and qualitative methods. The results indicate that the implementation of P5 was carried out effectively. Students’ independence was reflected in their ability to complete tasks independently, while collaborative skills were demonstrated through teamwork. Statistically, P5 had a significant effect on improving students’ independence and cooperation skills. P5 had a positive effect on independence with a significance value of 0.039 (<0.05) and an R square of 0.180 (18%). Furthermore, P5 also had a positive and significant effect on collaborative skills with a significance value of 0.000 (<0.05) and an R square of 0.312 (31.2%). Thus, P5 has been proven effective in strengthening students’ independence and cooperative character.