cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 286 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Berbantuan Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar PPKn Kelas IV SDN 20 Ampenan Kurniati, Rury; Husniati; Nisa, Khairun
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ymfj4r72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media Puzzle terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 20 Ampenan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experimental dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 50 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga kelas IVA (25 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB (25 siswa) sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pretest-posttest) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene's test), dan uji hipotesis (independent sample t-test) dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen (78,24) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (53,28). Hasil uji hipotesis diperoleh nilai t-hitung = 5,481 > t-tabel = 2,011 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak. Dengan demikian, model pembelajaran VCT berbantuan media Puzzle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 20 Ampenan.
Exploring Motivation of English Students to Choose a Non-teaching Career: A Case Study of 2021 Undergraduate Students at English Education, FKIP UNRAM Rahmadi, Andrian; Waluyo, Untung; Susanti, Ni Wayan Mira
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/1nb7dz76

Abstract

The Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) is established to prepare professional teachers and trainers who meet national education standards. At University of Mataram, the English Education program under FKIP offers several research interests as part of their academic development. These research interests are introduced when students reach the fifth semester. At this stage, students are expected to think carefully about their future careers. There are five research interests available in total. These interests are grouped into two main categories, namely teaching and non-teaching concentration. The teaching concentration includes teacher candidates and course instructors. This track is mainly designed for students who want to become English teachers. Meanwhile, the non-teaching concentration includes tourism, translation and interpretation, and research. These options allow students to apply English skills outside formal education. This study examines the intrinsic and extrinsic motivation that influence students to choose non-teaching concentrations despite being enrolled in a teacher training faculty. Guided by Self Determination Theory (SDT), this study employed a qualitative case study design. Data were collected through open-ended questionnaire and semi structured interview at FKIP UNRAM, targeting undergraduate students of the year 2021. A total of 86 responses were collected, representing 55,4% of the total amount of population (155 students). Thematic analysis by Braun & Clarke was used to analyze 86 responses. The findings show that 26 (16,77%) students were primarily intrinsically motivated, 43 (27,74%) students were extrinsically motivated, and 17 (10,96%) students were influenced by both. These findings highlight a range of motivational influences and suggest that many students prefer non-teaching concentration due to various intrinsic and extrinsic factors, even within a teacher-focused academic environment.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Canva Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Amalda, Saskia; Suryanti, Ni Made Novi; Nursaptini, Nursaptini
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/t3qhwe32

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi dengan menggunakan penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva pada kelas XI Sos 6 SMAN 3 Mataram. Penelitian ini menggunakan penelitian tindak kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang melibatkan 33 siswa. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan memiliki empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, obeservasi, dan refleksi. Instrument penelitian yang digunakan meliputi observasi kegiatan guru, wawancara, dan dokumentasi proses pembelajaran dalam kelas. Pada siklus I, berpikir kritis siswa menunjukkan bahwa hanya 17 siswa (58%) yang mencapai KKTP 75, sedangkan 16 siswa (42%) yang belum mencapai KKTP 75. Hasil ini belum mencapai indikator kerja, maka dilakukan perbaikan siklus II. Pada siklus II, berpikir kritis siswa meningkat menjadi 27 siswa (82%) yang mencapai KKTP 75, sedangkan 6 siswa (18%) yang belum mencapai KKTP 75. Selain itu, tindakan pelaksanaan penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva mencapai 80% pada siklus I dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media canva efektif dalam meningkatkan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi. Penelitian ini menegaskan pentingnya  menggunakan model pembelajaran dan media pembelajaran dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi siswa dan guru. Abstract This study aims to improve students' critical thinking in sociology subjects by using the application of problem-based learning models assisted by Canva media in class XI Sos 6 SMAN 3 Mataram. This study uses classroom action research carried out in two cycles, involving 33 students. Each cycle consists of two meetings and has four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The research instruments used include observation of teacher activities, interviews, and documentation of the learning process in the classroom. In cycle I, students' critical thinking showed that only 17 students (58%) achieved KKTP 75, while 16 students (42%) had not achieved KKTP 75. This result had not reached the work indicators, so improvements were made in cycle II. In cycle II, students' critical thinking increased to 27 students (82%) who achieved KKTP 75, while 6 students (18%) had not achieved KKTP 75. In addition, the implementation of the problem-based learning model assisted by Canva media reached 80% in cycle I and increased to 100% in cycle II. These results suggest that the application of the problem-based learning model, aided by Canva, is effective in enhancing students' critical thinking in sociology. This research underscores the importance of using learning models and media to create a supportive learning environment for both students and teachers.
Pengaruh Digital Marketing, Inovasi Produk, Kualitas Produk, dan Kualitas Layanan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan Kepuasan Pelanggan sebagai Variabel Mediasi pada Katering Dapua Tsabay Sutrisno, Sutrisno; Sulistyandari, Sulistyandari; Kusumah, Alum
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/q2e0zv33

Abstract

Persaingan di industri kuliner di Pekanbaru semakin ketat seiring dengan pertumbuhan UMKM setiap tahunnya, sehingga pemilik usaha diharuskan untuk membangun loyalitas pelanggan agar dapat bertahan. Dapua Tsabay Catering telah menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang konsisten melalui penggunaan pemasaran digital, inovasi produk, kualitas produk, dan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran digital, inovasi produk, kualitas produk, dan kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan, dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap pelanggan Dapua Tsabay Catering di Kota Pekanbaru dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa nilai R-square untuk kepuasan pelanggan adalah 0.67 dan untuk loyalitas pelanggan adalah 0.71. Semua variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan dengan nilai p < 0.05, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan. Temuan ini mengonfirmasi peran penting kepuasan sebagai variabel mediasi dalam membangun loyalitas. Disarankan agar bisnis terus memperkuat strategi digital, inovasi menu, menjaga kualitas, dan meningkatkan layanan secara konsisten. Competition in the culinary business in Pekanbaru is becoming increasingly fierce as MSMEs grow every year, requiring business owners to build customer loyalty in order to survive. Dapua Tsabay Catering has shown consistent revenue growth through the use of digital marketing, product innovation, product quality, and service quality. This study aims to analyze the influence of digital marketing, product innovation, product quality, and service quality on customer loyalty, with customer satisfaction as the mediating variable. This study uses a quantitative approach through a survey of Dapua Tsabay Catering customers in Pekanbaru City and is analyzed using SEM-PLS. The results show that the R-square value for customer satisfaction is 0.67 and for customer loyalty is 0.71. All independent variables had a positive and significant effect on customer satisfaction and loyalty with a p-value < 0.05, both directly and indirectly through satisfaction. These findings confirm the important role of satisfaction as a mediator in building loyalty. It is recommended that businesses continue to strengthen their digital strategies, menu innovation, maintain quality, and improve service consistently.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Communicative Competence Model (CCM) Terhadap Keterampilan Komunikasi Dalam Menyampaikan Ide Secara Lisan Dan Kemampuan Berintraksi Dalam Proses Pembelajaran di SD IT Darul Mujahidin NW Majidi Inayati, Nurul; Maritasari, Donna Boedi; Rodiyah, Hadiatul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/reagrw12

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan komunikasi siswa kelas IV SD IT Darul Mujahidin NW Majidi dalam menyampaikan ide secara lisan dan berinteraksi selama proses pembelajaran, yang disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri siswa, terbatasnya media pembelajaran, serta penerapan media Communicative Competence Model (CCM) yang belum maksimal oleh guru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa dalam menyampaikan ide secara lisan dan kemampuan berinteraksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV berjumlah 24 orang yang diambil sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar tes berupa soal essay pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi membaca, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis dengan paired sample t-test berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest (72,4) lebih tinggi dibanding pretest (34,11) dengan peningkatan sebesar 38,29 poin. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. pretest 0,050; posttest 0,053). Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi <0,001 < 0,05 dan thitung (2,106) > ttabel (1,88), sehingga Ha diterima. Hal ini membuktikan terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan media CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa. Implikasi penelitian ini adalah penggunaan media CCM efektif meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi peserta didik secara optimal.
Evaluasi Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Microteaching Prodi Pendidikan Tari Wendhaningsih, Susi; Juwita, Dwi Tiya; Bulan, Indra; Ningsih, Lora Gustia
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/cxn3zm73

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keterampilan dasar mengajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Tari Universitas Lampung pada mata kuliah Microteaching. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi nonpartisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dan fishbone diagram untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keterampilan mengajar. Subjek penelitian terdiri dari 63 mahasiswa dari dua kelas yang mengikuti microteaching pada Juli–Agustus 2025. Hasil menunjukkan mahasiswa mampu merencanakan pembelajaran, memberikan penguatan, mengelola kelas, dan membimbing kelompok kecil. Namun, kemampuan mengaitkan materi lama dengan materi baru, menjelaskan secara interaktif, menggunakan media pembelajaran secara optimal, dan merancang pertanyaan lanjutan yang menstimulasi berpikir kritis masih perlu ditingkatkan. Faktor yang memengaruhi keterampilan mengajar meliputi kesiapan mahasiswa, metode pembelajaran, kondisi lingkungan kelas, bimbingan dosen, dan karakteristik materi tari. Temuan menekankan pentingnya microteaching yang terstruktur, strategi pembelajaran kontekstual, dan penerapan scaffolding untuk meningkatkan kompetensi pedagogis serta kualitas pengajaran mahasiswa. Studi ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan program pembelajaran yang lebih efektif dalam pendidikan seni tari di tingkat perguruan tinggi.
Upaya Sekolah Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Untuk Mengatasi Terjadinya Perilaku Bullying di SMP Negeri 13 Mataram Putra, Sonny Manggala; Haslan, Muhammad Mabrur; Hadi, M. Samsul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/amzm6g33

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya sekolah dalam penguatan pendidikan karakter untuk mengatasi terjadinya perilaku bullying serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat di SMP Negeri 13 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam fenomena upaya penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber, waktu, dan teknik, dengan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan berbagai upaya strategis dalam penguatan pendidikan karakter yang terbukti efektif menekan angka bullying, meliputi program dan kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sebagai landasan kebijakan yang memperkuat tata tertib berbasis nilai; penerapan Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) yang berhasil menciptakan iklim sekolah lebih ramah dan positif; integrasi nilai karakter dalam pembelajaran khususnya mata pelajaran PPKn yang efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya bullying dan pentingnya toleransi; workshop dan seminar anti-bullying dengan narasumber eksternal seperti kepolisian dan psikolog yang terbukti meningkatkan kesadaran kolektif warga sekolah; program sahabat karakter yang melibatkan siswa sebagai agen perubahan untuk mendeteksi dini potensi konflik; kampanye melalui media kreatif seperti poster dan video di media sosial yang berhasil mengkomunikasikan nilai-nilai anti-bullying secara visual; pelatihan bagi guru dan staf untuk menyamakan persepsi dalam penanganan kasus; serta kegiatan keagamaan (Imtaq) rutin yang memperkuat nilai religius dan empati siswa. Faktor pendukung keberhasilan ini terdiri atas komitmen pimpinan sekolah dan guru, kerja sama warga sekolah, serta dukungan orang tua, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu guru, kurangnya pemahaman sebagian pendidik tentang pendidikan karakter, serta kurangnya perhatian orang tua siswa secara langsung. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan pendidikan karakter berperan penting dalam membentuk perilaku positif siswa dan menekan bullying, dengan implikasi praktis bahwa sekolah perlu secara berkala mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas guru dalam pengintegrasian nilai karakter serta mengoptimalkan program parenting yang melibatkan orang tua secara lebih intensif guna menciptakan sinergi antara pendidikan di sekolah dan di rumah, sehingga keberhasilan upaya ini menuntut kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Video  Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Peserta Didik Kelas VIII SMP IT Nurul Quran Al Aziziyah Ramadhan, Rifki Awallul; Ismail, M.; Basariah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/50vn9327

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, dimana hanya 14 siswa (41,18%) dari 34 siswa yang mencapai nilai KKM ≥75, serta proses pembelajaran yang masih konvensional dan kurang menarik minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video di kelas VIII SMP IT Nurul Quran Al-Aziziyah Mataram. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada kondisi awal, nilai rata-rata siswa sebesar 65,84 dengan 14 siswa (41,18%) mencapai KKM. Setelah siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 67,21 dengan 21 siswa (61,76%) mencapai KKM, atau terjadi peningkatan sebesar 20,58%. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 79,12 dengan 31 siswa (91,18%) mencapai KKM, atau meningkat 29,42% dari siklus I. Ketercapaian descriptor pembelajaran juga meningkat dari 86,4% (19 dari 22 descriptor) pada siklus I menjadi 95,45% (21 dari 22 descriptor) pada siklus II.  Implikasi praktis dari temuan ini adalah bahwa guru dapat mengadopsi model PBL berbantuan video sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Bagi sekolah, hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan fasilitas media pembelajaran serta pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi dan model pembelajaran aktif guna meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media video terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Implementasi Program Imtaq Dalam Membentuk CivicDisposition Siswa Di SMPN 14 Mataram Eliyana, Sintha; Rispawati; Basariah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/gehy6b47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi program imtaq dalam membentuk civic disposition serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif dan data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Pada penelitian ini reduksi data dan penyajian data digunakan untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program imtaq dilaksanakan melalui kegiatan keagamaan rutin setiap minggu, pembiasaan sikap religius dan sosial, serta keteladanan guru dalam menanamkan nilai moral dan spiritual. Program ini tidak hanya memperkuat keimanan sesuai keyakinan masing-masing siswa, tetapi juga menumbuhkan civic disposition berupa sikap toleran, disiplin, tanggung jawab. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi dukungan sekolah, sarana dan prasarana yang memadai, serta keterlibatan aktif siswa. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pelaksanaan dan penyesuaian jadwal guru piket yang terkadang berbenturan. Dengan demikian, implementasi program imtaq terbukti berperan penting dalam membentuk civic disposition siswa di lingkungan sekolah yang beragam agama, melalui pendekatan pembiasaan nilai, keteladanan, serta penguatan karakter berbasis spiritualitas dan toleransi.
Analisis Psikologi Sastra Tokoh Utama dalam Film Air Mata Di Ujung Sajadah Azka, Salwa Sabila; Sulaiman , Zoni; Asmaniah, Zainah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4qyr1m97

Abstract

Penelitian ini menganalisis aspek psikologis sastra dalam film Air Mata Di Ujung Sajadah menggunakan pendekatan kualitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah interpretasi hermeneutik untuk mengungkap konflik batin dan dinamika psikologis karakter. Data berupa dialog yang relevan dengan dinamika psikologis karakter dianalisis untuk mengungkap konflik batin, motif, emosi, dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menggunakan teori Sigmund Freud, termasuk eksposisi aspek id, ego, dan superego karakter dan bagaimana hal tersebut tercermin dalam alur cerita. Temuan menunjukkan adanya interaksi dinamis struktur Freudian pada karakter utama, Aqila. Meskipun id-nya awalnya terlihat dalam keputusan impulsifnya untuk menikah melawan keinginan ibunya, didorong oleh keinginan dan dorongan emosional, ego-nya sangat mendominasi kepribadiannya, yang termanifestasi dalam upayanya yang gigih dan rasional untuk mengejar karier, mengungkap kebenaran tentang anaknya, dan menavigasi konflik sosial yang kompleks. Pada akhirnya, superego-nya mengatur resolusi terakhirnya, membimbingnya menuju penerimaan, tanpa pamrih, dan memprioritaskan kesejahteraan anaknya di atas keinginan pribadinya, sehingga mencapai keseimbangan psikologis dan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film tersebut mencerminkan aspek-aspek psikiatrik ini melalui konflik internal yang secara signifikan memengaruhi gejolak batin dan perkembangan emosional para tokoh. Implikasi penelitian ini untuk pembelajaran sastra dan psikologi sastra sangat signifikan. Dengan menganalisis film sebagai karya sastra melalui lensa psikoanalisis, studi ini menunjukkan bagaimana teks sinematik dapat berfungsi sebagai alat pedagogis yang efektif untuk mengajarkan struktur kepribadian dan konflik batin. Para pendidik dapat menggunakan film seperti ini untuk membantu siswa memahami konsep psikologis abstrak secara konkret melalui analisis karakter, menumbuhkan pemikiran kritis tentang perilaku dan motivasi manusia, dan mengembangkan empati dengan mengeksplorasi dilema moral yang kompleks. Lebih lanjut, pendekatan ini memperkuat integrasi perspektif psikologis dalam pendidikan sastra, memperkaya keterampilan analitis siswa dan memperdalam apresiasi mereka tentang bagaimana sastra dan film mencerminkan kompleksitas pengalaman manusia.