cover
Contact Name
Fauzul Husna
Contact Email
fauzul.husna@gmail.com
Phone
+6285725265333
Journal Mail Official
lppm.muliamadani@gmail.com
Editorial Address
UNIVERSITAS ISLAM MULIA YOGYAKARTA jl wates km 9,5 Sedayu, Bantul, Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIMASLIA
ISSN : 29853869     EISSN : 30327911     DOI : -
Core Subject : Health,
DIMASLIA adalah kepanjangan dari Pengabdian Maysarakat Mulia Madani Yogyakarta. Dalam jurnal tersebut berisi tentang Jurnal – jurnal kegiatan Pengabdian Masyarakat. DIMASLIA mulai aktif sejak tahun 2023. Terbit secara cetak dan sudah memiliki ISSN cetak dan ISSN print.
Articles 62 Documents
PENYULUHAN TENTANG BAHAYA MEROKOK DAN DEKLARASI PEROKOK SANTUN UNTUK MENDUKUNG PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI DUSUN DEMANGAN KALURAHAN DEMANGREJO KAPANEWON SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO Ariningtyas, Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 3 No. 2 (2025): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Paparan asap tembakau tidak hanya berdampak buruk bagi individu yang merokok secara langsung (perokok aktif), tetapi juga berisiko tinggi bagi orang-orang di sekitarnya, terutama ibu dan anak-anak (perokok pasif). Data hasil penelitian Universitas Indonesia dan Imperial College London Inggris tahun 2021 menunjukkan prevalensi Second Hand Smoke (SHS) atau disebut juga perokok pasif di dalam rumah di Indonesia sangat tinggi, yakni 78,4%. Data Perokok Aktif di Daerah Istimewa Yogakarta (DIY) Tahun 2024 dengan populasi umum (Usia ≥15 Tahun) sebesar 24,82%. Hasil survey pendahuluan sebanyak 55% warga Dusun Demangan adalah perokok aktif. Tujuan: Setelah mengikuti penyuluhan tentang bahaya merokok dan deklarasi perokok santun untuk mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak diharapkan warga Dusun Demangan mempunyai komitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak dengan mejadi perokok santun. Metode: Metode penyuluhan secara luring. Sasaran Bapak-bapak usia mulai dari 19 tahun sampai dengan >50 tahun sebanyak 31 peserta. Metode penyuluhan ceramah tanya jawab dan diskusi interaktif. Penyampaian materi ditutup dengan deklarasi perokok santun dan do’a bersama. Kesimpulan: Penyuluhan berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusias dan dukungan dari peserta kegiatan dan seluruh peserta kompak untuk melakukan deklarasi perokok santun. Kata Kunci: Penyuluhan, Perokok, Santun, Ibu, Anak. ABSTRACT Background: Tobacco smoke not only harms individuals who smoke directly (active smokers), but also poses serious risks to those around them, especially mothers and children (passive smokers). Year 2021 study conducted by Universitas Indonesia and Imperial College London found that the prevalence of second-hand smoke (SHS) exposure inside Indonesian households is alarmingly high, reaching 78.4%. In 2024, data from the Special Region of Yogyakarta (DIY) revealed that 24.82% of the population aged 15 years and above are active smokers. Preliminary survey results showed that 55% of residents in Demangan Hamlet are active smokers. Objective: After participating in an outreach session on the dangers of smoking and the "Courteous Smoker Declaration" to support maternal and child health, residents of Demangan Hamlet are expected to commit to improving maternal and child health quality by becoming courteous smokers. Method: The counseling session was conducted offline. The target participants were adult males aged between 19 years to over 50 years, totaling 31 individuals. The session was delivered through lectures, Q&A, and interactive discussions. The presentation concluded with the "Courteous Smoker Declaration" and a collective prayer. Conclusion: The outreach activity proceeded smoothly and was met with enthusiasm and support from the participants. All attendees unanimously pledged their commitment through the Courteous Smoker Declaration. Keywords: Counseling, Smokers, Courteous, Mothers, Child.
GERAKAN REMAJA SADAR REPRODUKSI (GRSR): EDUKASI SEKSUALITAS SEHAT DI SMP NEGERI 1 JOMBANG Faizah, Nur Laila
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 3 No. 2 (2025): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam upaya mempromosikan seksualitas dan kesehatan reproduksi yang sehat di kalangan siswa SMP, sebuah inisiatif pengabdian masyarakat bernama Gerakan Kesadaran Reproduksi Remaja (GRSR) dibentuk. Delapan puluh siswa kelas delapan berpartisipasi dalam dua diskusi meja bundar sebagai bagian dari intervensi ini di SMP Negeri 1 Jombang. Presentasi, kerja kelompok kecil, film pembelajaran, kuis konvensional, dan simulasi kasus merupakan komponen dari strategi pembelajaran interaktif. Tim layanan menyiapkan perangkat menulis dan materi pembelajaran, sementara komputer, proyektor LCD, speaker, dan mikrofon merupakan sumber daya tambahan. Temuan menunjukkan bahwa siswa cukup tertarik; bahkan, 92% dari mereka mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka mendapatkan informasi yang begitu menarik dan terperinci mengenai kesehatan reproduksi. Diskusi tentang hubungan yang sehat, batasan pribadi, dan pubertas disambut dengan lebih banyak pemahaman dan keterbukaan, menurut pengamatan dan komentar tertulis. Layanan dukungan remaja yang disediakan oleh konselor sekolah (guru BK) juga ditingkatkan melalui inisiatif ini. Sebagai kesimpulan, GRSR menunjukkan bahwa siswa sekolah menengah mendapatkan manfaat besar dari program pendidikan kesehatan reproduksi yang menyeluruh dan sesuai konteks. Agar lebih banyak remaja memiliki akses ke pendidikan kesehatan seksual yang aman dan bertanggung jawab, disarankan agar kebijakan kesehatan dan pendidikan nasional mempromosikan dan menduplikasi program tersebut. Kata Kunci: GRSR,edukasi seksual, kesehatan reproduksi, remaja ABSTRACT In an effort to promote healthy sexuality and reproductive health among junior high school students, a community service initiative called the Youth Reproductive Awareness Movement (GRSR) was established. Eighty eighth graders participated in two roundtable discussions as part of this intervention at SMP Negeri 1 Jombang. Presentations, small-group work, instructional films, conventional quizzes, and case simulations were all components of the interactive learning strategies. The service crew put together writing kits and instructional materials, while computers, LCD projectors, speakers, and microphones were the supplementary resources. The findings showed that students were quite interested; in fact, 92% of them said that this was the first time they had ever gotten such interesting and detailed information regarding reproductive health. Discussions on healthy relationships, personal boundaries, and puberty were met with more understanding and candor, according to observations and written comments. Adolescent support services provided by school counselors (BK teachers) were also enhanced under the initiative. In conclusion, GRSR shown that secondary school students benefit greatly from a thorough and contextually appropriate program of reproductive health education. For more adolescents to have access to safe and responsible sexual health education, it is suggested that national health and education policies promote and duplicate such programs. Keywords: GRSR, sexuality education, reproductive health, adolescents, secondary school, community engagement
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL ANAK MELALUI PELATIHAN DAN LOMBA INTERAKTIF DALAM PROGRAM “DESA KITA, DESA CERDAS” DI DUSUN TRAYU, TIRTORAHAYU, GALUR, KULON PROGO Rose, Tiara Nurmalla; Salima Salsabila; Rokhayati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya keterampilan literasi digital pada anak-anak di wilayah pedesaan menjadi tantangan dalam menghadapi perkembangan teknologi. Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Desa Kita, Desa Cerdas” dilaksanakan di Dusun Trayu, Tirtorahayu, Galur, Kulon Progo, dengan tujuan meningkatkan keterampilan penggunaan perangkat komputer, penguasaan aplikasi Canva, dan kesadaran literasi digital sejak dini. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik (hands-on learning) yang dipadukan dengan lomba interaktif, diikuti oleh dua kelompok sasaran: anak-anak kelas 4 SD hingga kelas 3 SMP untuk pelatihan, dan anak-anak SD kelas 3 ke bawah untuk lomba. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam membuat karya digital, meningkatkan kepercayaan diri melalui hasil presentasi, dan terciptanya suasana kompetisi yang sehat. Selain itu, kegiatan ini mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital dan membuka peluang kerja sama untuk program serupa di masa mendatang.
KELAS KOMUNITAS IBU HAMIL : PENDEKATAN HOLISTIK PRENATAL DAN NEONATAL Wida Rahma Arwiyantasari; Mufida Dian Hardika; Fitra Riski Ayu Duana Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Kesehatan ibu dan bayi sejak masa prenatal hingga neonatal menjadi fondasi penting untuk mencapai hasil kesehatan yang optimal. Kelas komunitas bagi ibu hamil merupakan salah satu metode intervensi yang menjembatani gap dalam pelayanan konvensional. Dengan model ini, ibu hamil tidak hanya menerima informasi medis saja, tetapi juga memperoleh dukungan emosional, praktik - praktik seperti prenatal gentle yoga, hypnobirthing, dan pembelajaran menyusui (ASI), serta pengasuhan neonatal secara langsung dalam lingkungan kelompok. Tujuan : Mengeksplorasi bagaimana kelas komunitas ibu hamil, dengan pendekatan holistik prenatal dan neonatal, dapat memperkuat pemahaman, kesiapan, dan hasil kesehatan ibu serta bayi. Metode : Pelaksanaan kegiatan melibatkan ibu hamil dan pasangannya sebagai peserta aktif. Metode yang digunakan berupa edukasi, demonstrasi, simulasi, dan praktik langsung yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan kolaborasi oleh Griya Sehat Bunda Madiun. Kesimpulan : Kelas Komunitas Ibu Hamil berbasis pendekatan holistik dapat direkomendasikan sebagai strategi promotif dan preventif dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Kata Kunci : Kelas Ibu Hamil, Pendekatan Holistik ABSTRACT Background : Maternal and infant health from the prenatal to the neonatal period constitutes a fundamental cornerstone for achieving optimal health outcomes. The Community Class for Pregnant Women serves as an evidence-based intervention designed to bridge existing gaps in conventional maternal healthcare services. Through this holistic model, expectant mothers not only receive comprehensive medical information but also benefit from emotional support and experiential learning. The program incorporates practices such as prenatal gentle yoga, hypnobirthing, breastfeeding education, and hands-on neonatal care within a supportive group setting. This integrative approach promotes maternal well-being, enhances self-efficacy, and fosters a continuum of care from pregnancy through the early stages of motherhood. Objective : This study aims to explore how community-based classes for pregnant women, employing a holistic prenatal and neonatal approach, can enhance maternal understanding, readiness, and health outcomes for both mothers and their newborns. Method : The program was implemented with the active participation of pregnant women and their partners. The activities utilized educational sessions, demonstrations, simulations, and direct practice. The intervention was carried out in August 2025 in collaboration with Griya Sehat Bunda Madiun. Conclusion : The Holistic Based Community Class for Pregnant Women can be recommended as an effective promotive and preventive strategy in enhancing maternal and neonatal health outcomes. Keyword : Pregnant Women’s Class, Holistic Approach
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DUSUN KLENGGOTAN MELALUI DAUR ULANG BARANG BEKAS Andrian Permana; Permana, Andrian; Seto Sulirasa; Alivia Sahlina Putri; Aulia Putri Wulandari; Dody Anggara Satya Ananta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan menghias di Kampung Sayur Dusun Klenggotan yang dikerjakan oleh kelompok wanita tani Dusun Klenggotan, Desa Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan barang bekas atau daur ulang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan sadar diri untuk memilah barang bekas yang dapat dimanfaatkan kembali. Pemberdayaan kelompok wanita tani di Dusun Klenggotan telah menjadi fokus utama untuk meningkatkan keberlanjutan pertanian sekitar. Kelompok wanita tani berinisiatif meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat terkait pengelolaan barang bekas. Untuk mencapai keberhasilan program ini diawali dengan beberapa rencana. Tahap pertama adalah merencanakan, menyusun penataan yang akan digunakan di kampung sayur, serta mencari alat dan bahan yang diperlukan.
Pemberdayaan Mahasiswa melalui Pengelolaan Limbah Domestik Menjadi Produk Ekonomi Kreatif Berbasis Ekonomi Sirkular Rahmi, Safirina Aulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan domesttik masih menjadi isu lingkungan yang signifikan akibat rendahnya kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui transformasi limbah menjadi produk fungsional yang memiliki nilai ekonomis. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Project Based Learning (PjBL) yang mencakup tahapan identifikasi limbah, perencanaan desain, proses produksi, hingga evaluasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengolah berbagai jenis limbah menjadi produk bernilai jual, antara lain: minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, batok kelapa menjadi teko artistik, botol plastik menjadi tanaman hias, kulit jeruk menjadi pengharum ruangan alami, dan ampas kopi menjadi body scrub. Analisis menunjukkan bahwa integrasi antara kreativitas mahasiswa dan prinsip ekonomi sirkular tidak hanya efektif dalam mereduksi beban limbah domestik yang berakhir di TPA, tetapi juga berhasil membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran kontekstual dalam mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) di sektor lingkungan dan ekonomi.
MEMBACA DAN BERHITUNG ITU GAYA HIDUP: PENGABDIAN LITERASI UNTUK PKK RW 16 DESA SUKOHARJO NGAGLIK SLEMAN DIY Ariningtyas, Nurul; Adrianza, Yogi; Agung Ramadhan, Katon
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Literasi fungsional merupakan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memegang peran penting dalam peningkatan kualitas hidup keluarga serta pemberdayaan perempuan di tingkat komunitas. Meskipun capaian literasi di tingkat provinsi relatif baik, ketimpangan akses dan praktik literasi masih ditemukan pada skala RW/kelompok masyarakat. PKK RW 16 Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman menunjukkan kebutuhan akan intervensi yang mengintegrasikan literasi dengan konteks kesehatan dan pengelolaan rumah tangga, sehingga diperlukan program pengabdian masyarakat yang kontekstual dan partisipatif. Tujuan: Meningkatkan kemampuan membaca dan berhitung ibu-ibu anggota PKK RW 16 melalui pelatihan praktis, penyediaan bahan ajar sederhana yang kontekstual, dan pembentukan mekanisme pendampingan berkelanjutan. Metode: Pengabdian dilaksanakan secara luring pada 12 Oktober 2025 dengan pendekatan kolaboratif (Tri Dharma Perguruan Tinggi) oleh dosen dari Prodi Kebidanan, Perpustakaan dan Sains Informasi, serta Pendidikan Matematika. Metode kegiatan meliputi ceramah singkat, presentasi PowerPoint, diskusi interaktif, pemeriksaan kesehatan prakegiatan (berat badan, tekanan darah, glukosa, asam urat, kolesterol). Penguatan motivasi dilakukan melalui pemberian doorprize dan sesi tanya jawab. Kesimpulan: Penyuluhan berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusias dan dukungan dari peserta kegiatan. Kolaborasi lintas prodi memperkaya materi dan strategi pelaksanaan. Untuk keberlanjutan, direkomendasikan pengembangan bahan ajar lokal, pembentukan kelompok pendamping, dan evaluasi tindak lanjut. Kata Kunci: Literasi Fungsional, PKK, Numerasi, Pengabdian Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan. ABSTRACT Background: Functional literacy refers to the ability to read, write, and calculate that can be applied in everyday life and plays an important role in improving family life quality and empowering women at the community level. Although literacy levels at the provincial level are relatively good, disparities in access and literacy practices are still found at the neighborhood/community group level. The PKK of RW 16 in Sukoharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency, shows a need for interventions that integrate literacy with health and household management contexts, requiring community service programs that are contextual and participatory. Objective: To improve the reading and arithmetic skills of mothers who are members of PKK RW 16 through practical training, provision of simple, contextual teaching materials, and the establishment of a continuous mentoring mechanism. Method: The community service was conducted on October 12, 2025, using a collaborative approach by lecturers from the Midwifery Study Program, Library and Information Science, and Mathematics Education. The activities included short lectures, PowerPoint presentations, interactive discussions and preactivity health checks (weight, blood pressure, glucose, uric acid, cholesterol). Motivation was reinforced through the giving of door prizes and a question and answer session. Conclusion: The outreach ran smoothly and received enthusiasm and support from the participants. Cross-program collaboration enriched the materials and implementation strategies. For sustainability, it is recommended to develop local teaching materials, form mentoring groups, and conduct follow-up evaluations. Keywords: Functional Literacy, PKK, Numeracy, Community Service, Women's Empowerment.
DUKUNGAN SUAMI DAN KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN FISIK DAN PSIKOLOGI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SEDAYU I BANTUL Ariningtyas, Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kehamilan merupakan fase penting yang disertai perubahan fisik dan psikologis signifikan pada perempuan. Dukungan dari suami dan keluarga terbukti berperan penting dalam menjaga kesejahteraan ibu hamil, menurunkan risiko stres, serta meningkatkan kesiapan menghadapi persalinan. Namun, keterlibatan suami dalam pendampingan kehamilan masih tergolong rendah di berbagai komunitas. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang melibatkan pasangan secara langsung dalam memahami dinamika kehamilan. Tujuan: Meningkatkan pemahaman dan keterlibatan suami serta keluarga dalam mendampingi ibu hamil melalui penyuluhan partisipatif berbasis keluarga. Metode: Penyuluhan dilaksanakan secara luring pada 9 November 2025 di Aula Kalurahan Argomulyo, Sedayu, Bantul, dengan melibatkan 20 pasangan ibu hamil dan suami. Metode yang digunakan meliputi ceramah, pemutaran video, roleplay, refleksi spiritual, diskusi interaktif, serta senam yoga kehamilan. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan berat badan, lingkar lengan atas, dan tekanan darah sebagai data awal peserta. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi suami dalam mendampingi kehamilan. Metode penyuluhan yang interaktif dan kontekstual terbukti efektif dalam membangun empati, memperkuat komunikasi pasangan, dan menanamkan nilai spiritual dalam perawatan kehamilan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah kerja Puskesmas lain sebagai bagian dari promosi kesehatan maternal berbasis keluarga. Kata Kunci: Dukungan, Kehamilan, Fisik, Psikologi, Edukasi. ABSTRACT Background: Pregnancy is an important phase accompanied by significant physical and psychological changes in women. Support from husbands and family has been proven to play an important role in maintaining the well-being of pregnant women, reducing the risk of stress, and increasing readiness for childbirth. However, the involvement of husbands in pregnancy support is still relatively low in various communities. Therefore, educational interventions that directly involve couples in understanding the dynamics of pregnancy are needed. Objective: To improve the understanding and involvement of husbands and families in supporting pregnant women through family-based participatory counseling. Method: The counseling session was conducted offline on November 9, 2025, in the Argomulyo Village Hall, Sedayu, Bantul, involving 20 pregnant women and their husbands. The methods used included lectures, video presentations, roleplay, spiritual reflection, interactive discussions, and prenatal yoga exercises. The activity began with measurements of body weight, upper arm circumference, and blood pressure as baseline data for the participants. Conclusion: This activity successfully increased awareness and participation of husbands in accompanying pregnancy. Interactive and contextual counseling methods proved effective in building empathy, strengthening couple communication, and instilling spiritual values in pregnancy care. This activity is recommended to be replicated in other Puskesmas work areas as part of family-based maternal health promotion. Keywords: Support, Pregnancy, Physical, Psychological, Education.
PERSIAPAN PERSALINAN DENGAN PRENATAL YOGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN 2 DESA SINGOSAREN III Pratiwi, Fika; Husna, Fauzul; adhisty, Yulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan adalah proses alami yang dapat menimbulkan stres dan kecemasan bagi ibu hamil. Kecemasan dan stres dapat mempengaruhi proses persalinan dan kesehatan ibu serta bayi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka kematian ibu hamil di Indonesia masih tinggi, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2019). Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan adalah kecemasan dan stres. Prenatal yoga telah terbukti dapat mengurangi kecemasan dan stres pada ibu hamil. Namun, masih sedikit penelitian yang mengkaji efektivitas prenatal yoga dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Rumusan Masalah Apakah prenatal yoga efektif dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Tujuan nya adalah untuk mengetahui efektivitas prenatal yoga dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Manfaatnya diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil dan bayi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persiapan persalinan
Sosialisasi Pengelolaan Perpustakaan Desa di Kalurahan Sambirejo Kabupaten Sleman Ernawati; Nurrida Aishya Shafa Mulya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai pusat sumber belajar masyarakat desa dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan berbasis pengetahuan. Keberadaan perpustakaan desa tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi juga sebagai ruang belajar bersama yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Perpustakaan desa sebagai suatu lembaga yang berada di desa dan memberikan layanan informasi bagi masyarakat desa dalam berbagai bidang, seperti pertanian, perikanan, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu pengelolaan perpustakaan desa yang baik dapat meningkatkan layanan dan literasi masyarakat desa. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pengelola perpustakaan Omah Literasi yang terdiri dari karang taruna dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sambirejo. Perpustakaan Omah Literasi Sambirejo sudah ada namun pengelolaan perpustakaan masih mengalami kendala, salah satu diantaranya adalah kapasitas pengelola perpustakaan yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang perpustakaan. Melalui kegiatan ini, pengelola perpustakaan diharapkan dapat mengelola perpustakaan dengan baik dan sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan Desa/kelurahan sehingga layanan prima dan perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat desa dapat terwujud. Dengan demikian perpustakaan desa dapat mendukung dan mewujudkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat desa sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 4.