cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 5 (2025): Juni" : 91 Documents clear
Implementasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas I UPT SDN Sukolilo 2 Tuban Vicky Akhlan Romdhoni; Ina Agustin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4398

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kelas I UPT SDN Sukolilo 2 Tuban dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbasis kearifan lokal Tuban. Subjek penelitian ini adalah 27 peserta didik kelas I UPT SDN Sukolilo 2 Tuban. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari Prasiklus, siklus I, dan siklus II. Pada prasiklus sebanyak 81% peserta didik belum mencapai KKM, yang mencerminkan rendahnya pemahaman awal terhadap materi. Pada siklus I, di mana sebanyak  19 peserta didik atau 70% peserta didik berhasil mencapai ketuntasan. Peningkatan ini berlanjut pada siklus II, dengan sebanyak 25 peserta didik atau 93% peserta didik mencapai KKM.  Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendekatan CRT berbasis kearifan lokal Tuban efektif dalam meningkatkan hasil belajar Matematika peserta didik kelas I. Dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan budaya lokal seperti Masjid Agung, Klenteng Kwan Sing Bio, buah siwalan, dan hasil laut, peserta didik menjadi lebih antusias dan mudah memahami konsep yang diajarkan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) BERBANTUAN MEDIA ZEP QUIZ PADA SISWA KELAS IV SDN SUKOLILO 2 TUBAN Ula Maufiratur Rahmah; Ina Agustin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4399

Abstract

Penggunaan model pembelajaran dalam mata pelajaran IPAS saat ini masih terbatas dan cenderung berfokus pada peran guru sebagai pusat kegiatan belajar. Hal ini menyebabkan pembelajaran kurang bermakna dan siswa menjadi pasif, yang pada akhirnya berdampak pada rendahnya hasil belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Teams games tournament (TGT) yang berbantuan dengan media Zep Quiz terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), sedangkan metode pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu menggunakan lembar evaluasi untuk menilai pencapaian belajar kognitif siswa. Subjek Penelitian ini adalah siswa-siswa kelas IV (Empat) SDN Sukolilo 2 Tuban, yang terdiri dari 26 siswa (10 laki-laki dan 16 Perempuan). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa hasil pra siklus rata-rata pencapaian hasil belajar siswa yaitu 62,45%, yang kemudian meningkat pada siklus pertama dengan rata-rata hasil pencapaian siswa yaitu 78,86%, kemudian siklus ke 2 terus meningkat dengan rata-rata pencapaian hasil belajar siswa yaitu 82,86%. Maka berdasarkan hasil temuan pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model TGT dengan bantuan media Zep Quiz mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Implemetasi Pendidikan Membangun Dan Menumbuhkan Karakter Dan Anti Korupsi Menurut Kitab Nahum Di SMK N 1 DOLOK SANGGUL Enjelina Togatorop; Sadima Pasaribu; Andar Gunawan Pasaribu
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4400

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam menanamkan karakter, khususnya nilai-nilai anti-korupsi, dengan merujuk pada Kitab Amos sebagai studi kasus. Penelitian ini dilakukan dengan studi kajian pustaka. Korupsi dipandang sebagai masalah yang merusak struktur sosial dan menghambat kemajuan bangsa. Pendidikan karakter, yang meliputi nilai-nilai moral dan etika, sangat penting dalam membentuk pribadi yang berintegritas. Penelitian ini juga mengkaji implementasi pendidikan karakter anti-korupsi yang terinspirasi dari nilai-nilai dalam Kitab Nahum. Adapun strategi kitab Nahum dalam mengatasi korupsi yaitu Kitab Nahum menunjukkan bahwa Tuhan akan menegakkan keadilan terhadap penindasan. Ini bisa menjadi panggilan untuk individu dan masyarakat untuk berjuang melawan ketidakadilan dan korupsi. Nats: "Sebab, Tuhan akan menghabiskan semua yang ada di Niniwe." (Nahum 1:8). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anti-korupsi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan membentuk karakter mahasiswa. Pendidikan karakter harus dilakukan sejak dini di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, untuk memastikan generasi muda memiliki kepribadian yang baik. Pendidikan anti korupsi dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum dan didukung dengan pendampingan moral. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya menciptakan individu yang cerdas secara akademis, tetapi juga pribadi yang berintegritas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
ANALISIS KEBERHASILAN MENYIMAK DONGENG SANGKURIANG DAN TANGKUBAN PERAHU PADA MAHASISWA KELAS D ANGKATAN 2024 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS SILIWANGI Ghinaa Azkiyaa Setiyany; Eva Khalifah; Hania Halwa Humayra; Keysa Nabila Putri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4415

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan salah satu keterampilan dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang memiliki peran penting dalam membangun pemahaman dan komunikasi siswa. Namun, kegiatan menyimak sering kali dianggap kurang menarik mahasiswa sehingga diperlukan pendekatan kreatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman keberhasilan menyimak pada mahasiswa kelas D angkatan 2024 dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Siliwangi. Adapun materi yang disajikan sebagai bahan simakan yakni video dongeng Sangkuriang dan Tangkuban Perahu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah 41 mahasiswa kelas D angkatan 2024 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui kegiatan pembelajaran menyimak yang dilakukan secara daring (dalam jaringan) melalui platform Zoom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mampu memahami isi dongeng yang disimak melalui video dengan sangat baik. Namun, masih ditemukan beberapa mahasiswa yang kesulitan dalam menangkap informasi secara menyeluruh, terutama pada bagian-bagian cerita yang disampaikan dengan cepat atau menggunakan bahasa yang kurang familiar.
Peningkatan Hasil belajar dalam Pembelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Teams Game Tournament (TGT) pada Siswa Kelas IV SDN Sukolilo II Tuban Widya Adiningtyas; Ina Agustin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada proses pembelajaran di SDN Sukolilo II pada mata pelajaran Matematika. Kurangnya motivasi dalam kegiatan pembelajaran dapat menyebabkan terhambatnya proses pembelajaran yang terjadi sehingga menyebabkan prestasi atau hasil belajar siswa menurun. Dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT), siswa dapat meningkatkan pemahaman dalam pembelajaran yang diberikan oleh guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan melalui empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui instrumen tes, lembar observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IV SDN Sukolilo II Tuban. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar dengan nilai rata – rata di siklus I yakni 72 dan di siklus II yakni 84 dengan presentase 70% di siklus I naik menjadi 80% di siklus II. Dari hasil observasi perilaku juga menunjukkan kenaikan di siklus I dengan presentase 80% ke 88% di siklus II, serta pengolahan pembelajaran dari presentase 78% di siklus I meningkat menjadi 85% di siklus II. Sehingga dapat dikatakan adanya perubahan signifikan yang terjadi di setiap siklusnya.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VI Pada Materi “Provinsiku Bagian dari Wilayah NKRI” Melalui Model Kooperatif Berbasis Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Nadia Ayu Martasari; Wahyu Mulyani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada materi “Provinsiku Bagian dari Wilayah NKRI” melalui penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pendekatan ini mengaitkan materi ajar dengan latar belakang budaya dan pengalaman lokal siswa, sehingga menciptakan pembelajaran yang kontekstual, inklusif, dan bermakna. Jenis  Penelitian  yang digunakan  adalah  penelitian  Tindakan  kelas  dengan  menggunakan  model  Kemmis  dan MC Taggart, yang dalam pelaksanaannya menggunakan dua siklus. Setiap siklus meliputi 4 tahap, yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VI di UPT SDN Kingking 1 Tuban. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, tes formatif, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis  kuantitatif  dan  kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan, dari 25% pada pra-siklus, menjadi 62,50% pada siklus I, dan mencapai 83,33% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa pengintegrasian pendekatan CRT dalam model pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan partisipasi, hasil belajar, dan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Pancasila.
Mengintegrasikan Pembelajaran IPS Dengan Isu-Isu Lingkungan Hidup Dan Keberlanjutan Chardinal. DV; Anggita Novi Arianti; Eggi Martiansyah; Sani Safitri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4433

Abstract

Artikel ini mengkaji secara kritis peran pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat sekolah dasar sebagai instrumen strategis dalam membentuk kesadaran kewarganegaraan, nilai-nilai sosial, dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Fokus kajian terletak pada penerapan model Problem Based Learning (PBL) sebagai pendekatan pedagogis yang menantang siswa untuk memecahkan permasalahan nyata dan kontekstual. Pendekatan ini tidak hanya mengembangkan pemahaman konseptual terhadap materi IPS, tetapi juga merangsang keterlibatan aktif dan reflektif siswa terhadap isu-isu sosial di lingkungan mereka. Melalui analisis terhadap dinamika proses pembelajaran dan tantangan yang dihadapi guru, makalah ini menyoroti perlunya desain pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga transformatif. Penerapan PBL dalam pembelajaran IPS terbukti mampu merekonstruksi cara siswa memandang realitas sosial, memperkuat empati sosial, serta membangun kompetensi kewarganegaraan yang kritis sejak dini. Kesimpulannya, efektivitas pembelajaran IPS sangat ditentukan oleh kapasitas guru dalam merancang pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan problematis secara pedagogis.
Pemikiran Ekonomi Islam Abu Hanifah: Analisis Historis dan Kontribusinya dalam Perkembangan Ekonomi Syariah Pricilia Siska Sintia Muhtari; Tsuwaebatul Aslamiyah; Lia Wardatul Umah; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4434

Abstract

Abu Hanifah, sebagai pendiri Mazhab Hanafi, tidak hanya dikenal sebagai ahli fikih tetapi juga sebagai pemikir ekonomi Islam yang visioner. Artikel ini mengeksplorasi pemikirannya tentang keadilan distributif, larangan riba, dan mekanisme pasar yang adil, serta pengaruhnya terhadap ekonomi syariah kontemporer. Melalui analisis historis dan tekstual, penelitian ini mengungkap bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Abu Hanifah berakar pada nilai-nilai etika dan keadilan Islam. Pemikirannya menekankan pentingnya transaksi yang adil, penghapusan eksploitasi, dan keseimbangan sosial dalam aktivitas ekonomi. Artikel ini juga membahas relevansi gagasannya dalam konteks ekonomi modern, termasuk kontribusinya dalam membentuk kerangka hukum dan etika ekonomi Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Abu Hanifah tetap aktual dan memberikan landasan moral bagi pengembangan sistem ekonomi yang berkeadilan.
STRATEGI GURU DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN YANG BERKARAKTER Ihsan Aulia Arrasyid; Anya Dani Kinasih; Dian Nur Hikmah; Muhammad Redha Anshari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4437

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi di era digital telah membawa tantangan besar bagi pendidikan, terutama dalam membentuk karakter peserta didik. Anak-anak dan remaja kini tumbuh dalam lingkungan yang instan dan terbuka terhadap berbagai pengaruh, sehingga nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi mulai mengalami pergeseran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang berkarakter, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi guru meliputi integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, keteladanan guru sebagai model perilaku, penciptaan suasana kelas yang kondusif dan bernuansa spiritual, serta kolaborasi aktif dengan orang tua dan masyarakat. Pendekatan ini mencerminkan pentingnya peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan sosial siswa. Penelitian ini menekankan bahwa pendidikan karakter memerlukan sinergi antara pendekatan instruksional, kontekstual, dan afektif yang didukung oleh kerja sama antara sekolah, keluarga, dan komunitas. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi para pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang program pendidikan karakter yang kontekstual, aplikatif, dan berkelanjutan.
Konsep Pajak dan Relevansinya Terhadap Perekonomian Islam Menurut Abu Yusuf Muhammad Hilal Nurazizi Saleh; Wulan Safitri; Andini Oktavia Widayanti; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4442

Abstract

 Tulisan ini mengulas konsep perpajakan dari sudut pandang ekonomi Islam dengan menitikberatkan padapemikiran Abu Yusuf, seorang tokoh penting dalam sejarah pemikiran ekonomi Islam klasik. Sebagai muridutama dari Imam Abu Hanifah, Abu Yusuf memainkan peran signifikan dalam merumuskan danmengembangkan prinsip-prinsip kebijakan fiskal Islam, terutama terkait pajak dan peran negara dalampengelolaan keuangan publik. Fokus utama kajian ini adalah menganalisis bagaimana gagasan Abu Yusuftentang pajak, khususnya yang tertuang dalam karyanya Kitab al-Kharaj, dapat diaplikasikan dalam konteksekonomi Islam kontemporer. Penelitian ini juga mengevaluasi sejauh mana relevansi pemikirannya dalammenghadapi tantangan fiskal modern, seperti kebutuhan akan sistem perpajakan yang adil, transparan, danberorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas. Dalam pandangan Abu Yusuf, pajak bukan hanyakewajiban finansial semata, melainkan merupakan instrumen strategis untuk mencapai keadilan sosial dandistribusi kekayaan yang merata. Instrumen pajak seperti al-kharaj (pajak atas tanah) dan usyur (pajakperdagangan) dipandang sebagai sarana penting bagi negara untuk memperoleh pendapatan yang kemudiandigunakan demi kemaslahatan publik. Namun, Abu Yusuf juga menekankan pentingnya keadilan danmoderasi dalam pelaksanaan pajak agar tidak membebani rakyat secara berlebihan. Abu Yusufberpandangan bahwa negara memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan antarakepentingan fiskal negara dan hak-hak ekonomi masyarakat. Negara dituntut untuk bersikap adil dalammenetapkan besaran pajak dan menjamin bahwa hasil pajak digunakan untuk kepentingan umum, sepertipembangunan infrastruktur, bantuan sosial, dan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat. Kajian ini dilakukandengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka terhadap karya-karya Abu Yusufdan berbagai literatur sekunder yang relevan. Analisis terhadap Kitab al-Kharaj menunjukkan bahwa AbuYusuf telah meletakkan dasar-dasar teoritis yang kuat dalam hal etika fiskal dan peran negara dalamekonomi. Ia menekankan perlunya kebijakan fiskal yang tidak hanya sesuai dengan syariah, tetapi jugamengedepankan prinsip keadilan, tanggung jawab, dan transparansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemikiran Abu Yusuf tetap memiliki relevansi yang tinggi dalam merancang sistem perpajakan Islam di eramodern. Prinsip-prinsip yang ia ajukan dapat dijadikan pijakan normatif dalam pengembangan kebijakanfiskal yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Negara-negara Muslim masa kini dapat mengadaptasi kerangkapemikiran Abu Yusuf untuk menciptakan sistem perpajakan yang mendukung keadilan ekonomi,memberdayakan masyarakat, dan memperkuat peran negara sebagai pelayan publik yangbertanggung jawab. 

Page 1 of 10 | Total Record : 91