cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,069 Documents
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TRADISI APITAN DI DESA SINGOCANDI SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS Miftakhul Firdaus; Muhammad Badruddin; Dany Miftah M. Nur
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1285

Abstract

Kearifan Lokal merupakan pengetahuan, tradisi, nilai, dan adat istiadat yang diwariskan dan dipertahankan dari generasi ke generasi menjadikan komponen yang membedakan kearifan lokal lainnya. Tradisi apitan termasuk dalam kearifan lokal yang berada di Kabupaten Kudus didesa Singocandi memiliki makna yang ada di dalam pelaksanaan tradisi Apitan, selain itu, tradisi Apitan sedekah bumi melakukan berbagai  kegiatan meliputi  beshik punden tahlilan, menakiban, pengajian, maulid al-barzanji, kirab budaya, serta pagelaran wayang kulit. Penelitian ini menggunakan metode deskripsif dan kualitatif dengan tektik mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara. Nilai-nilai pendidikan karakter yang ada di pendidikan karakter meliputi religious, toleransi, disiplin, kejujuran, dan gotong royong.  Sehingga nilai-nilai pendidikan karakter mudah mempengaruhi sosial masyarakat yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS.
Peran Politik Dalam Dinamika Ekonomi: Pengaruh Kebijakan Politik Terhadap Pertumbuhan dan Stabilitas Ekonomi Amanda Dwi Kurnia; Maharani Zuroida; Ikhsaniyah, Salsabella Nur; Yobel Kriszaida Ebensher; Ari Metalin Ika Puspita
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1287

Abstract

Politik memegang peranan penting dalam dinamika ekonomi sebuah negara yang mempengaruhi pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kebijakan politik terhadap perekonomian, dengan fokus pada pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Melalui analisis literatur dan studi pustaka, penelitian ini membahas lebih dalam tentang bagaimana faktor-faktor politik, termasuk stabilitas politik, kebijakan publik, dan intervensi politik dalam institusi ekonomi, mempengaruhi kinerja ekonomi suatu negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas politik yang kuat dan kebijakan publik yang konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sementara ketidakpastian politik dan intervensi politik yang tidak stabil dapat mengganggu stabilitas ekonomi suatu negara. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya reformasi kebijakan politik untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan stabilitas finansial. Implikasi kebijakan yang diusulkan termasuk penguatan institusi politik, perbaikan tata kelola ekonomi, dan peningkatan transparansi dalam proses pengambilan keputusan politik. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya sinergi antara kebijakan politik yang stabil dan berkelanjutan dengan kebijakan ekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan, untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Nilai-Nilai Tradisi Apitan Terhadap Pendidikan Karakter pada Masyarakat Desa Jatilor Godong Grobogan Syarif Hidayatur Rizqi; Habibullah Ikhsani; Dany Miftah M. Nur
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1294

Abstract

Apitan adalah bentuk warisan nenek moyang yang perlu di lestarikan dari generasi terdahulu ke generasi berikutnya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang maha esa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali prosesi dan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam upacara adati Apitan di Desa Jatilor. Penulis menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi, dan wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Panitia acara Apitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi Apitan dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan, muter kantor Desa, Do’a Apitan, makan bersama, pertunjukkan wayang, lalu penutup. Selain itu, tradisi Apitan juga mengandung nilai pendidikan karakter seperti keagamaan, sosial, jujur, disiplin, toleransi, dan bertanggung jawab. Masyarakat sekitar masih mempercayai dan merutinkan tradisi Apitan setiap tahunnya untuk menjaga kelestariannya dan diperkenalkan kepada generasi selanjutnya.
Analisis Peran Sikap Toleransi Dalam Menjaga Kerukunan Masyarakat Rungkut Asri Timur RW 10 Selama Ramadhan 1445 H Wandy Wahyu Harahap; Daniar Denta Raditya Gunantri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1301

Abstract

Toleransi adalah sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan suku, agama, Bahasa, dan ras. Dilingkungan Masyarakat sendiri perilaku toleransi tentunya sangat dibutuhkan oleh para Masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang harmonis diantara latar belakang yang bereda. Pentingnya toleransi di kalangan Masyarakat menyoroti bagaimana kemampuan untuk menghargai perbedaan meningkatkan lingkungan Masyarakat yang inklusif dan damai. Dalam konteks globalisasi, Masyarakat sering kali berasal dari latar belakang budaya, agama, dan ideologi yang berbeda. Toleransi memainkan peran penting dalam membangun hubungan yang saling menghormati dan memfasilitasi dialog antarbudaya, yang pada gilirannya meningkatkan pemahaman lintas budaya dan pengalaman belajar yang kaya. Hal ini juga menciptakan lingkungan yang mendukung diskusi terbuka, pemecahan masalah kolaboratif, dan perkembangan kepemimpinan yang inklusif di antara Masyarakat.
AKIBAT PROSTITUSI TERHADAP MASYARAKAT KELURAHAN BUKIT BATREM (AMPANG AMPANG) DI KOTA DUMAI Chintia Tiara Artha Tampubolon; Yoskar kadarisman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1303

Abstract

Peneliti ini dilaksanakan di Kelurahan Bukit Batrem (Ampang Ampang) di Kota Dumai,tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang akibat prostitusi terhadap masyarakat Kelurahan Bukit Batrem (Ampang Ampang) di Kota Dumai. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dalam pengumpulan data menggunakan teknik obesrvasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 11 orang beserta dengan key informan dengan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Hasil dari penilitian ini menunjukkan bahwa keberadaan prostitusi di Ampang-Ampang bermula pada tahun 1990, prostitusi terjadi akibat faktor ekonomi yang meneyebabkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup,faktor pendidikan yang rendah,pergaulan bebas dan kurang harmonis  suami-istri dalam rumah tangga. Keberadaan prostitusi di tempatan Ampang-Ampang membawa berbagai signifikansi yang besar bagi masyarakat sekitar, baik dalam aspek positif maupun negatif. Terlepas dari pro dan kontra dari masyarakat sekitar Beberapa orang berpendapat bahwa adanya praktek prostitusi di suatu wilayah tersebut dapat meningkatkan ekonomi. keberdaan prostitusi Ampang Ampang lebih membawa dampak negatif yang besar bagi masyrakat terutama bagi perkembangan anak dan keamanan masyarakat, musik karokean hingga pagi yang sangat mengganggu masyarakat .
Islamisasi Ilmu Pengetahuan Dan Kontribusinya Dalam Mengatasi Krisis Masyarakat Modern Chanifudin , Chanifudin; Sri Wahyuni; Tengku Monita Dawani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1304

Abstract

Islamisasi Ilmu Pengetahuan merupakan pembebasan manusia dari tradisi magis, mitologis, animistis, kultur-nasional (yang bertentangan dengan Islam) dan dari belenggu paham sekuler terhadap pemikiran dan bahasa, juga pembebasan dari kontrol dorongan fisiknya yang cenderung sekuler dan tidak adil terhadap hakikat diri atau jiwanya, sebab manusia dalam wujud fisiknya cenderung lupa terhadap hakikat dirinya yang sebenarnya, dan berbuat tidak adil terhadapnya. Islamisasi adalah suatu proses menuju bentuk asalnya yang tidak sekuat proses evolusi dan devolusi. Artinya, dengan Islamisasi ilmu, umat Islam akanterbebaskan dari belenggu hal-hal yang bertentangan dengan Islam, sehingga timbul keharmonian dan kedamaian dalam dirinya, sesuai dengan fitrahnya. Islamisasi ilmu pengetahuan diharapkan bisa membebaskan kaum muslimyang bertentangan dengan Islam bahkan menjadikannya sekuler. Para ilmuwan muslim akan menyadari keterbatasan dirinya dan tidak terperangkap ke dalam sikap arogansi intelektual. Hal yang di perlukan adalah sikap keterbukaan diri dikalangan ilmuwan muslim, sehingga mereka dapat saling menyapa dan mengarahkan seluruh potensi keilmuan yang dimilikinya untuk kepentingan umat manusia. Hilangnya aspek kesakralan dari konsep ilmu Barat serta sikap keilmuan muslimyang menyebabkan terjadinya stagnasi setelah memisahkan wahyu dari akal, dan memisahkan pemikiran dari aksi dan kultur dipandang sama berbahayanya bagi perkembangan keilmuan Islam. Karena itu, muncullah sebuah gagasan untuk mempertemukan kelebihan- kelebihan diantara keduanya, sehingga lahir keilmuan baru yang modern tetapi tetap bersifat religius dan bernafaskan tauhid.Gagasan ini kemudian dikenal dengan istilah Islamisasi ilmu pengetahuan.  
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MEWUJUDKAN DESA CERDAS DAN SGDS 2030 PADA ERA DISRUPTIF Maziyya Mughiati Rahma; Ribby Septiani Lauda; Ichsan Fauzi Rachman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1307

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada "Implementasi Kemampuan Literasi Digital Masyarakat Desa Pada Era Disruptif Menuju Terwujudnya SDGs 2030" dan "Peran Literasi Digital dalam Mewujudkan Desa Cerdas dan SDGs 2030". Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komperhensif tentang peran literasi digital dalam aspek kesehatan, ekonomi, dan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui tinjauan literature dari berbagai sumber, termasuk repositori institusi akademik, jurnal online, platform pencarian artikel, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur antara lain “literasi digital”, “kesehatan”, “Pendidikan”, “Ekonomi”, dan “Indonesia”. Temuan penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk di bidang kesehatan, literasi digital memungkinkan masyarakat untuk mengakses informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya. Pendidikan, Literasi digital dapat membuka akses ke sumber belajar yang luas, dan memfasilitasi komunikasi antara guru dan siswa. Ekonomi, Literasi digital mendorong partisipasi masyarakat dalam ekonomi digital dan membuka peluang usaha baru. Peningkatan literasi digital masyarakat diperlukan untuk mencapai SDGs 2030 dan mewujudkan desa cerdas. Upaya kolaboratif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil, diperlukan untuk mengoptimalkan literasi digital Indonesia.
PEMBACAAN TRADISI ASMAUL HUSNA SEBELUM MENGHAFAL AL-QUR’AN DI RQ MASKANUL MUTTAQIN JAMBI Saila Nur Kamilah; Amanda Clara Puspita; Shofia Feliza
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1309

Abstract

Jurnal ini merupakan hasil penelitian praktik living qur’an dan hadist disebuah Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin yang berupa tradisi pembacaan Asmaul Husna setiap sebelum memulai menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana tahap-tahap pelaksanaan living Qur’an dan Hadist di Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang di mana dalam pengumpulan datanya melalui observasi, interview dan dokumentasi. Penelitiaan ini menggunakan teori fenomonologi yang dikemukakan oleh Alfred Schutz yang menggambarkan tindakan seseorang dilihat dari dua aspek yaitu because motif dan in order to motif. Dari teori tersebut dapat dipahami bahwa tradisi pembacaan Asmaul Husna Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin dilakukan karena turun temurun dari pimpinan Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin dan bertujuan untuk menggapai keberkahan agar dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, tradisi pembacaan Asmaul Husna sudah ada sejak tahun 2021 di mulai berdirinya Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin. Kedua, dalam prakteknya pembacaan Asmaul Husna dipimpin oleh satu orang dan diawali dengan pembacaan tawashul dan pembacaan 99 Asma Allah dengan mempunyai nada khas tersendiri serta diakhiri dengan do’a . Ketiga, tradisi pembacaan Asmaul Husna dilaksanakan setiap subuh dalam rangka memulai untuk menghafal Qur’an. Keempat, tujuan dari pembacaan Asmaul Husna adalah untuk memperoleh keberkahan dalam menghafal Al-Qur’an supaya di mudahkan untuk menghafal dan dengan amalan ini bisa menjadi jalan menuju syurga nya Allah SWT.
INOVASI PENGUATAN LITERASI DIGITAL DI KALANGAN REMAJA KOTA TASIKMALAYA DALAM MENDUKUNG CAPAIAN SDGS 2030 Erina Septi Widianti; Eva Wardatul Jannah; Ichsan Fauzi Rachman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1311

Abstract

Remaja, sebagai pengguna aktif teknologi digital, merupakan kelompok yang sangat penting dalam upaya meningkatkan literasi digital. Perkembangan teknologi yang pesat di seluruh dunia telah mengubah cara kita berinteraksi dengan informasi, komunikasi, dan lingkungan sekitar.  Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi inovasi-inovasi dalam penguatan literasi digital di kalangan remaja Kota Tasikmalaya, serta memahami bagaimana hal tersebut dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencapai SDGs 2030. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research dan analisis deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Inovasi penguatan literasi digital remaja Kota Tasikmalaya sangat penting dalam mendukung pencapaian SDGs 2030, terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan inklusi sosial. Inisiatif pemerintah dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan serta komunitas lokal telah meningkatkan kesadaran dan keterampilan literasi digital di kalangan remaja. Dengan literasi digital yang kuat, masyarakat Tasikmalaya dapat berkontribusi lebih efektif dalam pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Analisis Kebutuhan dan Kendala Penyediaan Laboratorium IPS di MTs Kabupaten Jepara Destina Marta Fiani; Millatul Lailiyah; Miftahul Fadlilah; Ananda Siska Khoirunnisa; Istiqomatul Mutmainah; Noor Fatmawati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1312

Abstract

Keberadaan laboratorium memegang peranan penting dalam mendukung proses pembelajaran. Dengan adanya laboratorium IPS peserta didik secara langsung melakukan praktek dan diskusi dari teori yang telah didapatkan selama pembelajaran. Sehingga pembelajaran yang berdasar pada pengalaman peserta didik akan terasa lebih menarik dan efektif. Namun, pada kenyataannya kehadiran laboratorium IPS di Tingkat SMP/MTs masih sulit ditemui. Adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan dan kendala penyediaan Laboratorium IPS di MTs Kabupaten Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun lokasi penelitian berada di MTsN  1 Jepara, MTs Al Isro’, dan MTs Miftahul Huda Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara. Sementara data didapatkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah kebutuhan MTs di Kabupaten Jepara dalam penyediaan Laboratorium IPS berupa perbaikan ruangan serta kebutuhan alat peraga. Sedangkan kendala-kendala yang dialami sekolah dalam penyediaan Laboratorium IPS ini beragam. Kendala-kendala tersebut meliputi terbatasnya finansial, skala prioritas kebutuhan sarana dan prasarana, terbatasnya ruang, serta terbatasnya SDM.

Page 22 of 107 | Total Record : 1069