cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,069 Documents
Implikasi Yuridis Presidential Threshold Dalam Pemilu Presiden Terhadap Prinsip Kedaulatan Rakyat Muhsin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5028

Abstract

This study aims to analyze the juridical implications of implementing the presidential threshold in Indonesia's presidential elections on the principle of popular sovereignty as guaranteed by the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. Using a normative juridical approach and literature review method, this research examines Article 222 of Law Number 7 of 2017 along with relevant Constitutional Court decisions and academic perspectives. The findings indicate that the presidential threshold restricts citizens' political rights and undermines fair representation in the electoral process. This policy tends to strengthen political oligarchy, limiting smaller parties from nominating presidential candidates and narrowing the public’s choices in elections. Although the Constitutional Court has upheld the threshold as a matter of open legal policy, many scholars argue that its implementation contradicts the spirit of inclusive democracy and the core principle of popular sovereignty. Therefore, the existence of the presidential threshold should be reconsidered to ensure that Indonesia’s electoral system reflects democratic values that are fair, participatory, and uphold the equal political rights of every citizen. Reformulating this policy is essential to strengthen electoral legitimacy and broaden constitutional political participation.
PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA DI SDN KEMUNING LOR 2 Muhammad Amar Khadafi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam proses, strategi, dan tantangan dalam pemeliharaan sarana dan prasarana di SDN KEMUNING LOR 2 Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali realitas manajerial dan praktik sehari-hari yang dilakukan oleh seluruh elemen sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, staf teknis, hingga komite sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan sarana dan prasarana yang terencana, melibatkan seluruh komunitas sekolah, serta didukung oleh sistem inventarisasi, jadwal, dan evaluasi rutin, mampu menjaga kesiapan operasional fasilitas pendidikan dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Namun, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan utama, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya kesadaran akan pentingnya pemeliharaan, serta perlunya kolaborasi lintas fungsi secara berkelanjutan. Praktik pemeliharaan yang baik terbukti tidak hanya memperpanjang usia pakai fasilitas, tetapi juga meningkatkan efisiensi anggaran dan kualitas layanan pendidikan secara keseluruhan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan budaya pemeliharaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai strategi utama untuk menjamin keberlanjutan dan mutu layanan pendidikan di masa mendatang.
LITERASI DIGITAL: SUATU UPAYA PENINGKATAN WAWASAN SISWA DAN KOMPETENSI GURU DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL Najwa Devi Rosiana; Ranu Iskandar
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5035

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu keterampilan penting di era digital, terutama dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan media sosial secara bijak dapat menjadi sarana strategis untuk meningkatkan wawasan siswa dan kompetensi guru. Siswa dapat mengakses berbagai informasi secara kritis, kreatif, dan kolaboratif melalui platform digital, sementara guru dapat memperluas metode pembelajaran serta membangun komunikasi yang lebih interaktif. Dengan mengintegrasikan media sosial ke dalam aktivitas pembelajaran, tercipta lingkungan belajar yang lebih dinamis, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Literasi digital, dalam hal ini, menjadi kunci untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan meningkatkan partisipasi aktif seluruh elemen pendidikan.
Desain Pendidikan Berteknologi untuk Pembelajaran Modern Nurjannah Eka Fitriani; Dian Nur Azikin; Faelasup
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5043

Abstract

Pada abad ke-21, teknologi informasi dan komunikasi telah merevolusi proses pendidikan. Penggunaan video pembelajaran, Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS), e-learning, dan pembelajaran campuran menjadi inti dalam desain pendidikan modern. Artikel ini menyoroti bagaimana teknologi digunakan sebagai alat utama dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif. Guru tidak lagi sekadar pengajar, tetapi berperan sebagai fasilitator dan perancang pembelajaran. Kurikulum yang fleksibel, seperti Kurikulum Merdeka, menjadi solusi untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dan kondisi peserta didik. Namun, implementasi teknologi menghadapi tantangan, terutama terkait kompetensi guru dan keterbatasan infrastruktur digital. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis tematik terhadap berbagai literatur akademik, artikel ini menekankan pentingnya sinergi antara teknologi, guru, dan kurikulum. Pendidikan digital yang efektif memerlukan peningkatan kompetensi digital guru, ketersediaan infrastruktur yang merata, dan kolaborasi aktif antar pemangku kepentingan. Rekomendasi strategis meliputi pelatihan berkelanjutan bagi guru, penguatan infrastruktur TIK di seluruh wilayah, serta pengembangan kebijakan yang mendukung integrasi teknologi dalam pendidikan. Hasil studi ini menegaskan bahwa transformasi digital pendidikan hanya akan berhasil jika didukung oleh kolaborasi yang kuat dan visi bersama.
Analisis Literasi Digital Masyarakat Indonesia Terkait Hoaks Libur Sekolah Saat Ramadhan Tahun 2025 Vanesa Rose Annafajrin; Titis Laelatul Khasanah; Miftahul Rizal Nur Rizky; Ferto Irham Arifudin; Muhammad Nabil Athallah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5045

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat literasi digital masyarakat Indonesia dalam menghadapi hoaks dan disinformasi, dengan studi kasus penyebaran berita palsu libur sekolah selama Ramadhan 2025. Menggunakan metode studi pustaka kualitatif deskriptif, hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan verifikasi informasi dan berpikir kritis menjadi faktor utama cepatnya hoaks tersebar. Diperlukan strategi peningkatan literasi digital melalui pendidikan, kampanye publik, serta kolaborasi pemerintah, platform digital, dan masyarakat agar ruang digital Indonesia lebih aman dan sehat.
Dampak media digital terhadap perkembangan literasi membaca siswa sekolah dasar Esti Luin Nisa; Salsa Ani Wijayanti; Siti Munawiro; Wuli Oktiningrum
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5052

Abstract

Rendahnya minat serta kemampuan literasi membaca di kalangan siswa SD di Indonesia menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama dengan pesatnya perkembangan media digital saat ini. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak media digital terhadap perkembangan literasi membaca di kalangan siswa. menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur, data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, artikel, dan sumber akademis yang relevan. hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memiliki efek ganda terhadap kemampuan literasi membaca. Penggunaan media digital pendidikan dengan cara yang tepat dapat meningkatkan minat baca, pemahaman teks, dan kosakata siswa. Namun, penggunaan yang tidak terarah dan akses yang lebih besar terhadap konten hiburan justru dapat menurunkan kemampuan membaca secara kritis dan analitis. Peranan guru, orang tua, dan dukungan infrastruktur sangat penting dalam memanfaatkan media digital secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan integrasi media digital yang terencana dan kreatif dalam proses pembelajaran serta pelatihan literasi digital bagi semua pihak yang terlibat. Diharapkan strategi ini dapat menciptakan budaya membaca yang kuat dan sesuai dengan era digital saat ini.
INTERNALISASI NILAI ASWAJA AN-NAHDLIYAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA PONDOK PESANTREN ROUDHOTHUT THULLAB Rifana Azzahra; Ria Tri Hartini; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran internalisasi nilai-nilai Ahlussunnah Waljama'ah An-Nahdliyyah dalam memperkuat moderasi beragama di Roudhotut Thullab. Dalam konteks perkembangan Islam di Indonesia, moderasi beragama menjadi fokus utama untuk menghadapi tantangan ekstremisme dan radikalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Sampel penelitian ini adalah pondok pesantren yang mewakili keberagaman tradisi Islam di Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konsep nilai-nilai Ahlussunnah Waljama'ah An-nahdliyyah untuk memperkuat moderasi beragama meliputi nilai-nilai a) tawasuth (moderasi), b) tawazun (keseimbangan), c) i'tidal (keadilan), dan d) tasamuh (toleransi). 2) Proses internalisasi nilai-nilai tersebut dalam penguatan moderasi beragama terdiri dari tiga tahap, yaitu: a) Pengetahuan tentang nilai-nilai Ahlussunnah Waljama'ah An-nahdliyah dan pembelajaran kitab-kitab kuning, b) Penanaman nilai-nilai emosional melalui kegiatan-kegiatan seperti wisata, futsal harian, dan wisata shodakho, dan c) Penerapan nilai-nilai perilaku dengan menggunakan metode pembiasaan dan keteladanan. 3) Dampak internalisasi nilai-nilai Ahlussunnah Waljama'ah An-nahdliyah terhadap penguatan moderasi beragama meliputi a) keterlibatan negara, b) toleransi, c) penolakan radikalisme dan kekerasan, dan d) konformitas dengan budaya lokal.
Hubungan Literasi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa: Meta-Analisis Hasil Penelitian Empiris Silmi Walidah Salisa; Ranu Iskandar
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif hubungan antara literasi digital dan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan studi-studi empiris yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2010 hingga 2024. Dengan menggunakan pendekatan meta-analisis, penelitian ini menghimpun data dari berbagai artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara kemampuan literasi digital dengan kemampuan berpikir kritis, terutama dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi literasi digital secara sistematis dalam kurikulum dan pelatihan guru untuk meningkatkan kualitas berpikir kritis siswa di berbagai jenjang pendidikan.
Revolusi Industri 4.0 dan Pendidikan Nasional: Studi Perbandingan Respons Kebijakan Pendidikan Indonesia dan Singapura Ika Kurnia Sofiani; Lenny Afriani; Muhammad Asrofani; Sri Rahayu Ratna Ningsih
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5068

Abstract

Studi komparatif ini menganalisis respons kebijakan pendidikan Indonesia dan Singapura terhadap Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini menelaah integrasi teknologi dalam pendekatan pedagogis dan desain kurikulum di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Singapura telah secara proaktif menerapkan reformasi pendidikan yang menekankan berpikir kritis dan keterampilan abad ke-21, yang berdampak pada prestasi siswa yang tinggi dan konsisten. Sebaliknya, Indonesia menghadapi tantangan dalam pemerataan akses pendidikan, infrastruktur teknologi, dan pelatihan guru. Meskipun Indonesia menunjukkan sikap optimis terhadap kemajuan teknologi, implementasi kebijakan yang terarah dan komprehensif sangat penting untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan manfaat Revolusi Industri 4.0.
Mindfulness Sebagai Strategi Mengelola Beban Tugas Mahasiswa Untuk Meningkatkan Produktivitas Evalia Nasidah; Surawan Surawan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5069

Abstract

Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami stres akibat tekanan akademik dan tuntutan untuk segera menyelesaikan pendidikan tinggi. Salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap keberhasilan studi mahasiswa adalah keterlibatan dalam aktivitas belajar (student engagement), yang mencakup keterlibatan perilaku, emosional, dan kognitif. Keterlibatan ini sangat menentukan prestasi akademik serta keberhasilan menyelesaikan pendidikan tanpa mengalami kegagalan atau putus studi. Namun demikian, keterlibatan mahasiswa dalam belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah mindfulness. Mindfulness merupakan kondisi kesadaran penuh terhadap apa yang sedang dialami saat ini tanpa memberikan penilaian. Individu yang memiliki tingkat mindfulness tinggi cenderung lebih fokus, stabil secara emosional, serta mampu merespons situasi belajar secara positif. Sebaliknya, kondisi mindlessness menyebabkan kurangnya kesadaran dalam aktivitas belajar dan berdampak negatif terhadap partisipasi akademik. Dengan demikian, mindfulness memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran dan mendukung pencapaian tujuan akademik mereka.

Page 70 of 107 | Total Record : 1069