cover
Contact Name
Desty Rara Pringgandini
Contact Email
destyrara@gmail.com
Phone
+6282179364833
Journal Mail Official
jp3m.editor@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pasir Kaliki No. 199 Bandung, Jawa Barat
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : 20859084     DOI : https://doi.org/10.37577/jp3m.v5i1
Core Subject : Education, Social,
JP3M is a periodical scientific journal published by FKIP UICM containing articles of research studies (theories and applications) as well as reviews of literature about education.
Articles 65 Documents
MENGATASI ANAK YANG AGRESIF Alatas, Uying Hapid; Fikra, Aksul Dewi; Setiadi, Hengky; Andriani, Diyan; Utami, Sri; ., Iswandi
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v7i1.916

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi perilaku agresif yang dialami oleh anak- anak KB Serai Serumpun, berdasarkan hasil wawancara dengan guru yang mengatakan hal ini terjadi dikarenakan anak sering diejek oleh temannya di kelas ataupun pada saat bermain di luar kelas. Di KB Serai Serumpun terdapat 2 anak KB yang menonjol memiliki perilaku agresif, anak tersebut sering bertengkar dengan temannya, mengeluarkan kata- kata kotor, dan mengejek temannya, serta menirukan gaya tokoh ditelevisi idolanya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah. Mendeskripsikan penyebab anak menjadi agresif pada anak KB Serai Serumpun dan Mendeskripsikan penanganan anak agresif pada anak KB Serai Serumpun. Pendekatan dan metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian yang peneliti temui adalah penyebab anak agresif adalah karena kurangnya perhatian dari oaring tua dank arena anak terlalu dimanja oleh orang tua serta orang tua yang sibuk dengan HPnya saja. Sedangkan penanganan yang dilakukan oleh guru terhadap anak anresif adalah dengan cara mencatat setiap tingkah polah anak dalam buku penghubung dan mendiskusikan nya dengan orang tua dan ketika terjadi pertekaran yang menyebabkan salah satu anak menagis maka ibu guru akan menenangkan anak dengan merangul dan mengajak bercerita sembari menasehatinya. Saranya adalah Bagi Guru : Hendaknya guru di sekolah lebih memperhatikan perilaku anak sehingga anak tidak melakukan tindakan yang merugikan dirinya sendiri, orang lain, maupun lingkungan social. Bagi Peneliti selanjutnya: Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menyempurnakan penulisan skripsi yang berkaitan dengan prilaku agresif pada anak usia dini.
MODEL KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK Astiti, Putri; Winarti, Agus; Astuti, Livia
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v7i1.925

Abstract

Abstrak: Komunikasi merupakaan fondasi kehidupan manusia yang dibangun untuk menjalin hubungan sesama. Komunikasi orang tua pada anak terjadi pada diri anak yang berkelanjutan dan secara sendirinya akan membentuk karakter anak. Keluarga menjadi tempat yang pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak. Fokus penelitian ini adalah model komunikasi keluarga untuk membentuk karakter anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi model komunikasi keluarga dalam membentuk karakter anak. Apa yang menjadi pendukung dan penghambat dalam menerapkan model komunikasi yang di aplikasikan dalam keluarga antara orang tua dan anak. Model komunikasi keluarga yang umum di gunakan dalam keluarga adalah Model otoriter dengan menggunakan aturan yang ketat dan mengharapkan kepatuhan tanpa banyak diskusi; Model permisif orang tua cenderung memberikan kebebasan yang besar pada anak dan jarang memberian batasan atau disiplin dan; Demokratis, orang tua berdiskusi dan berkolabrasi dalam mengambil keputusan, dengan memberikan ruang bagi anak untuk kebebasann kepada kesempatan kepada anak untuk berpartisipasi aktif mendengarkan pendapatnya, dan melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dan prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data: reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi model komunikasi keluarga dalam membentuk karakter anak mayoritas dengan menggunakan model demokratis; (2) Faktor pendukung adalah latar belakang orang Jawa masih hormat dan taat kepada kedua orang tuanya atau yang di tuakan dalam keluarga. (3) Faktor penghambat adalah adanya kemajuan teknologi, anak lebih banyak bermain dengan hadirnya smartphone sehingga waktu untuk komunikasi bersama berkurang. Kunci: komunikasi; keluarga; karakter. Abstract Communication serves as the fundamental foundation of human life, built to foster relationships. Parent-child communication is a continuous process that intrinsically shapes a child's character. The family is the primary and most crucial environment for a child's character formation. This study focuses on family communication models in shaping children's character. The objectives of this research are to understand the implementation of family communication models in shaping children's character and to identify the facilitating and hindering factors in applying these communication models within families, specifically between parents and children. Common family communication models include: the Authoritarian model, which uses strict rules and expects obedience without much discussion; the Permissive model, where parents tend to grant great freedom to children and rarely impose limits or discipline; and the Democratic model, where parents discuss and collaborate in decision-making, providing children with the opportunity for active participation, listening to their opinions, and involving them in the decision-making process. This study employs a descriptive qualitative method, with data collection procedures involving observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that: (1) The implementation of family communication models in shaping children's character predominantly utilizes the democratic model; (2) Supporting factors include the Javanese cultural background, where children still show respect and obedience to their parents or elders within the family; (3) Hindering factors include the advancement of technology, leading children to spend more time with smartphones, thus reducing time for shared communication. Keywords: communication; family; character.
KATA SAPAAN KEKERABATAN BAHASA MELAYU JAMBI DIALEK PULAU TENGAH KECAMATAN JANGKAT ., Musawwir; ., Yuryanis; Diana, Ari
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v7i1.927

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penggunaan kata sapaan kekerabatan bahasa Melayu Jambi dialek Pulau Tengah Kecamatan Jangkat. jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan suatu peristiwa atau gambaran keadaan subjek dalam lingkungan situasi tertentu. Data dalam penelitian ini adalah kata sapaan yang diucapkan oleh masyarakat Desa Pulau Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2025 di Desa Pulau Tengah Kecamatan Jangkat. Hasil penelitian ditemukan kata sapaan kekerabatan bahasa Melayu Jambi dialek Pulau Tengah meliputi: (1) sapaan terhadap generasi horizontal [0], (2) sapaan terhadap generasi vertikal atas [+1], dan (3) sapaan generasi vertikal bawah [-1]. Kata sapaan nonkekerabatan juga ditemukan antara lain sapaan dalam masyarakat umum, sapaan dalam agama dan sapaan dalam profesi/ jabatan. Kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Melayu Jambi dialek Pulau Tengah Kecamatan Jangkat terhadap generasi horizontal [0] khususnya terhadap kakak laki-laki dan sepupu tua laki-laki, serta terhadap generasi vertikal atas khususnya terhadap paman dan bibi, disapa dengan mengarah pada urutan kelahiran, bentuk fisik, dan warna kulit. Adapun bentuk tersebut, yaitu pak wo, makwo, mak cik, mak puk, pak cik, pak nsu, mak nsu, mak tih, mak itam
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI PENERAPAN MANAJEMEN STRATEGI Andikarya, Oke; Muluk, Kiki Abdul
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v7i1.928

Abstract

The review aims to determine the improvement of educational management through the implementation of strategic management. The review method used is literature, by collecting various article references, supporting international and national journals. The results of the study in the form of articles, describe a significant increase in the quality of education in well-managed universities. Universities that are not supported by good management processes can cause irregular organizational rhythms so that they fail to achieve educational goals properly. Improving the quality of education has an impact on graduates from these universities. Through strategic management, future opportunities can be expanded and realized risks can be minimized. Strategic management can be achieved if all parties directly interested in universities, such as university administrators, parents of students, lecturers and staff, are involved. directly
OPTIMALISASI KOMPETENSI KADER IPPNU UNTUK PENGUATAN DAKWAH PENDIDIKAN DI TPQ ROUDLOTUT THOLIBIN Sohiha, aiyida Indana; Fadilah, Zahra Amaliatun; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v7i1.931

Abstract

Abstrak: Optimalisasi kompetensi kader perempuan IPPNU Ranting Rowolaku merupakan inisiatif strategis untuk memperkuat dakwah pendidikan Islam di tingkat akar rumput melalui upaya pemberdayaan yang terstruktur. Program ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan nyata antara semangat kader muda dalam berdakwah dengan keterbatasan penguasaan keterampilan pedagogis dan teknis mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan dampak pemberdayaan melalui pelatihan pedagogis serta praktik mengajar langsung di TPQ Roudlotut Tholibin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatoris, yang memungkinkan kader terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Tahapan program meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan di kelas, praktik mengajar dengan supervisi, serta evaluasi reflektif. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi signifikan dalam tiga ranah utama: peningkatan pengetahuan pedagogis berbasis nilai-nilai Islam, penerapan teknik mengajar kontekstual dan berpusat pada peserta didik, serta penguatan sikap empatik, kritis, dan reflektif. Analisis didasarkan pada teori pendidikan kritis Paulo Freire, pendekatan humanistik Carl Rogers, teori komunikasi interpersonal, dan model Asset-Based Community Development (ABCD). Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis pengalaman dan sensitif terhadap konteks komunitas efektif membentuk kader IPPNU perempuan sebagai pendidik yang kompeten dan agen dakwah yang transformatif. Model pemberdayaan ini dapat direplikasi pada komunitas Islam berbasis pemuda dengan adaptasi kontekstual yang sesuai. Kata kunci: IPPNU, dakwah pendidikan, pemberdayaan perempuan, kompetensi kader Abstract: Optimizing the competencies of female IPPNU cadres in the Rowolaku Branch is a strategic initiative to strengthen Islamic educational da’wah at the grassroots level through a structured empowerment program. This initiative was motivated by the clear gap between the young cadres’ high enthusiasm for religious outreach and their limited mastery of pedagogical and teaching skills. The aim of this study is to describe both the process and the outcomes of empowerment through pedagogical training and direct teaching practice at TPQ Roudlotut Tholibin. A descriptive qualitative method was applied with a participatory approach, allowing cadres to be actively involved in every stage of the activity. The stages included needs identification, training module development, classroom-based training sessions, supervised teaching practice, and reflective evaluation. The results show significant transformation in three key areas: improved pedagogical knowledge rooted in Islamic values, the application of contextual and student-centered teaching techniques, and the development of empathic, critical, and reflective attitudes. The analysis refers to Paulo Freire’s critical pedagogy, Carl Rogers’ humanistic education, interpersonal communication theory, and the Asset-Based Community Development (ABCD) model. These findings suggest that experience-based and community-sensitive training is effective in shaping female IPPNU cadres as competent educators and transformative da’wah agents. This empowerment model can be replicated in youth-based Islamic communities with proper contextual adaptation. Keywords: IPPNU, educational da’wah, women empowerment, cadre competence