cover
Contact Name
Desty Rara Pringgandini
Contact Email
destyrara@gmail.com
Phone
+6282179364833
Journal Mail Official
jp3m.editor@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pasir Kaliki No. 199 Bandung, Jawa Barat
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : 20859084     DOI : https://doi.org/10.37577/jp3m.v5i1
Core Subject : Education, Social,
JP3M is a periodical scientific journal published by FKIP UICM containing articles of research studies (theories and applications) as well as reviews of literature about education.
Articles 65 Documents
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN POSYANDU MAWAR DI DESA MUNENGWARANGAN KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MAGELANG Hidayat, Yayat
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i1.668

Abstract

The purpose of this study was to determine community participation in this case cadres and to find out the inhibiting factors and find solutions to the problems that hamper the activities of Posyandu Mawar. The method used in this research is descriptive method using a qualitative approach. Collecting data in this study is using interview and observation techniques. Community participation in this case is quite good for cadres as evidenced by the regular implementation of Posyandu Mawar activities, which is once a month on the second Tuesday of the week. The biggest inhibiting factor in this activity is the lack of funds owned by Posyandu Mawar Munengwarangan; Another inhibiting factor is the lack of support from community leaders, RW administrators and other institutions or activity programs in the community for Posyandu Mawar activities. In order for the Posyandu Mawar activities to be more developed and of better quality, there are suggestions; it is expected to increase public awareness including community leaders, RW administrators, and other institutions or activity programs so that they can participate and assist in terms of funding so that Posyandu Mawar activities will increase and be able to reach Strata Mandiri. It is hoped that there will be collaboration with stakeholders and there will be cadre regeneration and collaboration to form Joint Business Groups (KUB) to produce products so as to increase funds for Posyandu Mawar.
KECEMASAN MENGHADAPI SIDANG SKRIPSI DITINJAU DARI BEHAVIOUR MAHASISWA Astuti, Livia; Winarti, Agus
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i1.670

Abstract

Abstract:. Anxiety among students when preparing their final assignment/thesis there is a feeling of anxiety that is felt, because they are afraid or worried about the threat of not being able to complete the final assignment. The aim of this research is to find out how severe the anxiety experienced by students is and what behavior occurs in students. The research method used is a descriptive approach with qualitative methods. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. The use of this instrument is intended to determine student anxiety in facing the thesis trial in terms of student behavior/attitudes or behavior. The subjects of this research were students who were going to face a thesis exam and who were working on their thesis. The results of the research obtained were that students experienced (a) Realistic anxiety, namely fear of danger from the external world, and the level of anxiety was in accordance with the degree of threat that existed, as many as three people (b ) Moral anxiety is fear of one's own conscience, fear of the punishment that will be received from parents or other authority figures if a person satisfies instincts in his own way, which he believes will result in punishment, as many as five people. (c) There are two types of neurotic anxiety, namely fear of punishment that will be received from parents or other authority figures. If someone satisfies his instincts in his own way, he believes he will reap punishment. The conclusion is that anxiety facing the thesis trial is reviewed from student behavior into three human behaviors: (a) Cognitive; Disturbance of attention, loss of concentration, easy forgetting, misinterpretation, confusion, decreased field of perception, excessive self-awareness, excessive worry, decreased objectivity, fear of accidents, and so on. (c) Affective: impatient, tense, neurosis, tremor, extreme nervousness, very restless and others. (c) psychomotor; Restlessness, tremors, nervousness, rapid speech and lack of coordination, withdrawal and avoidance
MENUMBUHKAN KEMBANGKAN KARAKTER RELIGIUS PADA ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN PEMBIASAAN DI SEKOLAH Rahaju, Anne
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i1.672

Abstract

Pembelajaran dikatakan berhasil jika terjadi perubahan perilaku. Pembelajaran pada anak usia dini merupakan landasan pertama bagi perkembangan kepribadian anak. Pentingnya penanaman nilai-nilai agama pada anak sedini mungkin karena pendidikan melibatkan proses yang berantai yang mengubah anak menjadi manusia yang religius. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan dua metode yaitu metode wawancara dan metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pengembangan karakter religius dapat diberikan melalui integrasi pembelajaran, pembiasaan sehari-hari, spontan dan keteladanan. Konsep mendidik karakter cantik memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan mulai dari keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan nonformal, pendidikan formal hingga tokoh nasional dan tentunya tokoh agama dan masyarakat.
Matematika Ekonomi dalam Mengoptimalisasi UMKM Pasca Pandemi di Desa Mekarwangi Pringgandinie, Desty Rara
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i1.673

Abstract

Pembangunan disektor fisik yang terus melaju seiring dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan kemajuan masyarakat pada aspek nonfisik atau digitalisasi. Tidak bisa dipungkiri di masa pandemi Covid-19 ini, perekonomian menjadi semakin melemah dengan banyaknya regulasi yang semakin membatasi bahkan tak jarang mematikan sektor perekonomian skala kecil. Tentu ini semua dimaksudkan untuk tetap menjaga hal yang paling utama yaitu kesehatan masyarakat. Sehingga munculah alternatif - alternatif seperti digitalisasi yang semakin meningkat bahkan menjadi laju utama perekonomian dimasa pandemi ini. Tujuan daripelaksanaan kegiatan ini sebagai berikut: (a) Turut serta berkontribusi dalam bentuk optimalisasi potensi ekonomi masyarakat melalui media digital. (b)Memberi pengalaman belajar tentang pengembangan ekonomi ditengah masyarakat melalui matematika ekonomi (c) Meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat Desa Mekarwangi secara langsung. Manfaat dari pelaksanaan kegiatan ini sebagai berikut: (a) Membantu meningkatkan ekonomi UMKM yang ada di Desa Mekarwangi (b) Membantu UMKM untuk turut serta mengikuti dan mengaplikasikan ilmu matematika ekonomi dimasa pandemi.(1)Penyuluhan mengenai ilmu ekonomi khususnya keseimbangan pasar dan BEP untuk UMKM.(2) Pembuatan buku laporan sederhana untuk UMKM. Kegiatan tersebut diatas telah terlaksana baik dan lancar, dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan UMKM di Desa Mekarwangi dalam mengembangkan potensi desa ditengah pandemi Covid-19 agar dapat bertahan dan produktif dalam menjalankan bisnis di era kebiasaan baru (new normal).
ANALISIS KEBUTUHAN DAN TANTANGAN DALAM MENGINTEGRASIKAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM KURIKULUM PERGURUAN TINGGI VOKASI Dwi Putra, Fajar Setyaning
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i1.674

Abstract

Integrasi pendidikan kewarganegaraan dalam kurikulum perguruan tinggi vokasi menjadi perhatian penting dalam mengembangkan warga negara yang aktif dan berpartisipasi. Namun, keberhasilan integrasi ini sering kali dihadapi oleh berbagai tantangan yang perlu dipahami lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan tantangan dalam mengintegrasikan pendidikan kewarganegaraan dalam kurikulum perguruan tinggi vokasi di kota x dari perspektif dosen dan mahasiswa. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa dari beberapa program studi vokasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan tematik. Temuan penelitian mengungkapkan beberapa kebutuhan krusial seperti peningkatan pemahaman konsep kewarganegaraan, integrasi mata kuliah yang relevan, dan pembelajaran yang berorientasi pada praktik. Tantangan utama yang dihadapi termasuk keterbatasan waktu dan sumber daya, kurangnya dukungan administratif, dan kebutuhan akan pengembangan profesionalisme dosen. Implikasi dari temuan ini untuk pengembangan kurikulum dan pelatihan dosen dibahas secara mendalam. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi para pengambil keputusan di perguruan tinggi vokasi dalam upaya meningkatkan integrasi pendidikan kewarganegaraan dalam kurikulum.
STRATEGI PEMBINA DALAM MENDIDIK SANTRI Nurjanah, Dinda; Astuti, Livia; Khotimah, Iim
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i2.833

Abstract

Strategi pembina merupakan hal yang paling penting bagi lembaga pesantren, apalagi dalam mendidik santri. Suksesnya lembaga pesantren tergantung dari seberapa strategi yang dibuat oleh pembina, selain itu ditambah dorongan dari keinginan santrinya sendiri, sehingga dibalik semua itu ada santri ataupun alumni Al-Mu’awanah yang mendapatkan penghargaan sendiri sebab hasil yang selama ia perjuangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah membahas tentang Strategi Pembina Dalam Mendidik Santri (Penelitian Terhadap Santri Ponpes Modern Al-Mu’awanah Majalaya), penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data disajikan dalam bentuk huruf bukan angka. Pembina (pimpinan dan asatidz) menjadi informan dalam penelitian ini, karena selalu terlibat dalam pelaksanaan mendidik santri. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara interview atau wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembina dalam mendidik santri di Pondok Pesantren Modern Al-Mu’awanah Majalaya menciptakan sebuah konsep asuh yang sudah tertata dan terstruktur. Berawal dari pimpinan, ke staff kepengasuhan, kemudian disampaikan ke OP3M/Munadzomah lalu disampaikan ke santri. Mendidik di Pondok Pesantren Modern Al-Mu’awanah Majalaya tidak hanya konsep asuh secara turun temurun, salah satu pembinaan paling tepat adalah dengan memberikan motivasi atau doktrin yang baik, karena minimnya motivasi yang ditunjukkan kepada santri untuk belajar dapat menyebabkan santri terkadang bolos dalam mengikuti pelajaran pesantren. Keterbatasan motivasi ini dapat menghambat santri dalam mencapai tujuan di pendidikan. Doktrin yang baik biasanya dapat mempengaruhi santri itu bisa dilihat dari kualitas dan pendidikannya. Faktor pendukung dan penghambat dalam mendidik santri yaitu: (a) faktor pendukung: pendukung di Intern maupun di ekstern mendapatkan apresiasi yang baik (b) faktor penghambat: diantara hambatan itu ialah perbedaan pendapat pemangku kebijakan pondok pesantren, kurangnya elektronik seperti handphone, dikarenakan keterbatasan handphone kepengasuhan santri dan internet juga tidak disediakan wifi, lalu keterbatasan kesadaran santri tentang menjaga kebersihan karena tidak adanya karyawan yang bertugas membersihkan, itu semua dibebankan kepada santri.
BERDIFERENSIASI LITERASI DENGAN 2TBUU Hariwurdani, Corona Kristin
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i2.834

Abstract

Kemajuan teknologi dengan adanya e-book memudahkan murid dalam berliterasi. . Permasalahan yang sering murid hadapi adalah dengan melihat huruf yang banyak dan kertas yang tebal sudah menciutkan murid untuk mau membaca sedangkan kemampuan membaca selama ini kurang dibekali bagi murid dalam jenjang pendidikan sebelumnya sehingga mereka kesulitan. Bagaimana cara membaca dan belajar yang tepat. Berdiferensiasi literasi 2TBUU ini bertujuan untuk memudahkan murid dalam berliterasi dengan mengambil kata inti dalam setiap paragraf di sebuah bacaan sehingga mampu memutuskan cara mencatat dan belajar sehingga memudahkan dalam belajar dan mengingat lebih lama pada mata pelajaran sejarah fase E / kelas X di SMAN 2 Magelang. Aksi Nyata ini dilakukan dalam proses pembelajaran di kelas dengan metode Projek Based Learning pada mata pelajaran sejarah materi asal usul nenek moyang dan jalur rempah nusantara Berdiferensiasi literasi dengan teknik 2 TBUU, mencari kata inti pada sebuah bacaan sehingga memudahkan murid untuk merubah menjadi suatu objek yang bisa dibayangkan dan dibuat cerita kemudian dipindahkan dengan cara mencatat berbagai model seperti mind mapping,jembatan keledai, objek lokasi, bentuk tabel dan lainnya dengan teknologi atau manual agar memudahkan saat mengulang bacaan tersebut. Hasil analisis dengan menggunakan deskriptif analisis yang didapat dari hasil dan refleksi setelah pembelajaran. Pada materi asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dan jalur rempah nusantara. Murid lebih antusias dalam pelajaran sejarah ditunjukkan dengan selalu dinantinya jam pelajaran berlangsung dan refleksi setelah pembelajaran. Jika rasa bahagia maka pelajaran apapun yang kita berikan akan mudah dicerna dan dipahami sehingga dapat digunakan untuk mata pelajaran yang lain. Dengan Teknik 2TBUU dan mengambil kata inti pada setiap paragraf pada bacaan buah “emas” yang diperebutkan dunia, murid akhirnya tahu jenis-jenis rempah dan kegunaannya di Indonesia. Murid menyadari keberagaman nenek moyang serta tradisi,budaya yang berlaku di masyarakat selama ini.Hal ini ditunjukkan dari asesmen sumatif yang diselenggarakan mendapat hasil yang maksimal
KREATIVITAS PEMBELAJARAN TUTOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI WARGA BELAJAR PAKET KESETARAAN PADA MATA PELAJARAN PAI DI PKBM BINA MANDIRI CENTER Agustin, Hayati; Winarti, Agus
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i2.835

Abstract

Pendidikan kesetaraan adalah salah satu program PKBM yang bertujuan sebagai pengganti pendidikan formal bagi masyarakat yang putus sekolah karena berbagai alasan tertentu. Pada penelitian ini peneliti ingin mengetahui motivasi belajar pada warga belajar paket kesetaraan PKBM Bina Mandiri Center Kota Bandung. Fokus penelitian ini adalah pada mata pelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) paket A, B, dan C. Dalam pertemuan setiap minggunya warga belajar yang hadir tidak konsisten. Oleh sebab itu, peneliti ingin menumbuhkan motivasi warga belajar paket kesetaraan PKBM Bina Mandiri Center dengan mengoptimalkan kreativitas tutor dalam pembelajarannya. Dilihat dari objek dan hasil yang akan didapat maka penelitian ini termasuk dalam tipe penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan dan menghubungkan dengan variabel lain. Kreativitas pembelajaran tutor PAI di PKBM Bina Mandiri Center memiliki kemampuan yang baik. Dikarenakan tutor PAI dalam pembelajarannya sudah menggunakan beberapa macam hal yang menarik dalam membantu meningkatkan motivasi warga belajar. Warga belajar di PKBM Bina Mandiri Center memiliki antusias yang tinggi serta memiliki harapan yang tinggi kedepannya. Hanya saja memang sebagian warga belajar memiliki keterhambatan dalam mengikuti proses pembelajaran dikarenakan jarak tempuh yang jauh serta bentrok dengan pekerjaan mereka. Akan tetapi, PKBM Bina Mandiri Center memiliki solusi agar warga belajar dapat tetap mengikuti pembelajaran.
PEMANFAATAN LIMBAH PRODUKSI GARAM UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN Pranoto, Aris Kabul; Rizkiah, Riza; Sewiko, Roni; Pasaribu, Roberto Patar; Djary, Anthon Anthony; Handayani, Endy; Ismail, R Moh; Rahman, Abdul; Wardono, Suko; Sutrisno, Bagus Oktori; Luciana, Luciana
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i2.836

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang dalam mengolah limbah produksi garam menjadi pupuk organik cair berbahan dasar bittern. Bittern, yang merupakan limbah dari proses produksi garam, memiliki kandungan magnesium yang tinggi dan bermanfaat sebagai pupuk. Kegiatan ini melibatkan 33 peserta dengan metode ceramah dan praktik, dimana para peserta diberikan pelatihan mengenai teknik pengolahan limbah garam menjadi pupuk cair organik. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan limbah bittern, serta diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat lokal. Evaluasi lisan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami dan mempraktikkan teknik yang telah diajarkan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM ETIKA KERJA DI INDUSTRI: PERSPEKTIF BAHASA INDONESIA SEBAGAI MEDIUM KOMUNIKASI Putra, Fajar Setyaning Dwi; Musa, Musa; Febrian, Ari
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v6i2.837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam etika kerja di PT Hino Finance Indonesia, dengan menyoroti bahasa Indonesia sebagai medium komunikasi yang strategis. Pancasila sebagai dasar negara memberikan landasan moral dan etika yang dapat diterapkan dalam praktik kerja industri, sedangkan bahasa Indonesia berperan sebagai alat komunikasi yang memfasilitasi pemahaman, kolaborasi, dan internalisasi nilai-nilai tersebut di lingkungan kerja multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan karyawan, observasi aktivitas kerja, dan analisis dokumen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila seperti musyawarah, keadilan sosial, dan kemanusiaan telah diintegrasikan dalam kebijakan perusahaan dan diterapkan melalui komunikasi efektif menggunakan bahasa Indonesia. Pemanfaatan bahasa Indonesia tidak hanya memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di antara karyawan, tetapi juga meningkatkan kesadaran etis dan profesionalisme kerja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan komunikasi berbasis Pancasila untuk mendorong keberlanjutan budaya kerja yang harmonis dan berdaya saing di era globalisasi