cover
Contact Name
Desty Rara Pringgandini
Contact Email
destyrara@gmail.com
Phone
+6282179364833
Journal Mail Official
jp3m.editor@gmail.com
Editorial Address
Jl.Pasir Kaliki No. 199 Bandung, Jawa Barat
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : 20859084     DOI : https://doi.org/10.37577/jp3m.v5i1
Core Subject : Education, Social,
JP3M is a periodical scientific journal published by FKIP UICM containing articles of research studies (theories and applications) as well as reviews of literature about education.
Articles 65 Documents
UPAYA GURU DALAM PENANAMAN KESADARAN DIRI TERHADAP LINGKUNGAN PADA ANAK USIA DINI Kirana Lesmi; Triyani Nuriah
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v4i2.478

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar latar belakang dengan maraknya isu lingkungan yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran diri terhadap lingkungan. Adapun permasalahan yang telah dirumuskan dalam penelitian ini meliputi faktor kendala dalam penanaman kesadaran diri terhhadap lingkungan, dan upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran diri terhadap lingkungan. Upaya penanaman kesadaran diri terhadap lingkungan pada anak usia dini merupakan sebuah penelitian yang bertujuan untuk menumbuhkan serta membentuk karakter anak agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Sebab anak usia dini merupakan tahapan usia pembentukan karakter yang akan menjadi kepribadiannya suatu saat nanti.Adapun manfaat dari penelitian ini adalah diharapkan mampu membawa perubahan lingkungan yang lebih baik dengan kesadaran diri yang dimiliki oleh anak usia dini, guru, lembaga, serta masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode metode kualitatif desktiptif dengan cara observasi dan wawancara dan dokumentasi. Kendala dalam penelitian ini yaitu masih minim kesadaran diri masyarakat sekitar KB Khairina YPM Salman ITB terhadap lingkungan, dengan adanya hal tersebut maka pembiasaan yang dilakukan oleh masyarakat masih kurang tepat dan kurang baik. Upaya penanaman kesadaran diri terhadap lingkungan pada anak usia dini adalah dengan masuk ke dalam dunia anak, yaitu mencari tahu hal atau kegiatan apa yang anak suka. Secara garis besar hampir semua anak menyukai tokoh binatang, dan dengan upaya metode mendongeng anak diberikan pemahaman tentang cara menjaga lingkungan serta menumbuhkan kepedulian anak terhadap lingkungan. Upaya terakhir yang dilakukan yaitu melalui tema lingkungan dengan sub lingkungan sekolah. Dalam bentuk penugasan kerja bersama mengambil sampah yang berserakan di sekitar sekolah dan membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Selain itu anak diajarkan untuk bercocok tanam untuk melatih rasa tanggung jawabnya untuk merawat tanaman , sehingga anak memiliki rasa senang ketika berinteraksi di lingkungan luar yang bersentuhan langsung dengan media alam yang kotor, seperti tanah.
MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM MATERI SISTIM TANAM PAKSA DENGAN MODEL PICTURE AND PICTURE WITH WAG LEARNING KELAS XI MIPA 4 SMA NEGERI 5 MAGELANG TAHUN AJARAN 2022/ 2023 Agus Siswanto
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i1.547

Abstract

Dua permalasahan mendasar saat proses pembelajaran Sejarah Indonesia di kelas XI MIPA 4 berlangsung adalah rendahnya keaktifan belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Walaupun secara umum kondisi kelas kondusif, namun selama pembelajaran berlangsung, sangat sedikit peserta didik yang terlibat secara aktif di dalamnya. Demikian pula dengan kemampuan mereka dalam menganalisa sebuah permasalahan dan mencari solusinya. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk menerapkan metode pembelajaran Picture and Picture with WAG Learning sebagai upaya mengatasi dua permasalahan tersebut. Tahap penelitian sendiri dilakukan dalam 3 tahap pra siklus, siklus I, dan siklus II. Data yang diperoleh selama penelitian bersumber dari 2 cara penjaringan melalui angket dan tes akhir berupa soal uraian. Berdasarkan data-data yang terkumpul tersaji data pada pra siklus yang menyebutkan rata-rata keaktifan belajar peserta didik hanya 12,49% Sedangkan skor peserta didik yang menempati posisi sangat baik dan baik hanya 5 peserta peserta didik atau14,29.%. Demikian pula data tersaji mengenai kemampuan berpikir kritis rata-ratanya hanya 46,68. Peserta didik pada level sangat baik dan baik hanya 2 peserta didik atau 5,71.%. Pada Siklus I, terjadi peningkatan keaktifan belajar peserta didik menjadi 21 atau 60%. demikian pula pada siklus II, peningkatan yang ada lebih signifikan, yaitu 23 atau 65,71%. Dalam kemampuan berpikir kritis, data yang tersaji pada tahap pra siklus adalah 2 atau 5,71%. Pada siklus I, peningkatan peserta didik menjadi 6 atau17,14.%. Sedang pada siklus II menjadi 28. Atau 80%. Berdasarkan paparan data di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Picture and Picture with WAG Learning mampu meningkatkan keaktifan belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI “CREATING CAPTION” DENGAN TEKNIK GALLERY WALK + PEER TALK DI KELAS XII MIPA4 SMA NEGERI 2 MAGELANG Isty Rahayu
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i1.548

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar pada materi creating caption. Oleh sebab itu penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa tentang materi yang dibahas. Adapun tindakan yang digunakan dalam meningkatkan kedua hal tersebut adalah Teknik Gallery Walk + Peer Talk. Penelitian ini menggunakan tiga tahapan yaitu Pra Siklus, Siklus I dan Siklus II, yang masing-masing siklus menggunakan dua kali pertemuan. Data penelitian diperoleh dari penjaringan angket motivasi siswa dan tes untuk hasil belajar. Penjaringan angket untuk mengetahui perkembangan motivasi belajar, sedangkan tes untuk mengetahui perkembangan hasil belajar materi. Adapun data penelitian dianalisa secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa implementasi Teknik Gallery Walk + Peer Talk dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Persentase siswa memperoleh skor motivasi tinggi dan sangat tinggi pada pra siklus baru 5 siswa (23,74%). Sedang pada Siklus I sebesar 13 siswa (56,52%). Selanjutnya pada Siklus II sebesar 20 siswa (86.96%). Dengan demikian hingga akhir Siklus II, motivasi belajar siswa mengalami peningkatan. Sedangkan hasil belajar pada Pra Siklus diperoleh rata-rata 66 (kategori sedang), pada Siklus I meningkat menjadi 76 (kategori baik), pada Siklus II diperoleh rata-rata sebesar 93 (kategori sangat baik). Selanjutnya diketahui bahwa persentase ketuntasan belajar pada Pra Siklus sebesar 17,39%, Siklus I sebesar 73,91%, selanjutnya pada Siklus II persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 100%. Dengan demikian hingga akhir Siklus II, hasil belajar tentang materi mengalami peningkatan secara signifikan. Berdasar data di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi Teknik Gallery Walk + Peer Talk dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa
PENGELOLAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF DI TKQ AL-MUSLIMUN Desty Rara Pringgandinie; Virgina Octavia Asriliandatika
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i1.549

Abstract

Di dalam PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) ada berbagai macam salah satunya TKQ, Taman Kanak-Kanak Al-Quran (TKQ) adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan non formal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al-Qur'an sejak usia dini, serta memahami dasar-dasar dinul Islam pada anak usia taman kanak-kanak, di mana kurikulumnya ditekankan pada pemberian dasar-dasar membaca Al-Qur'an serta membantu pertumbuhan dan perkembangan rohani anak agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2007 pasal 24 ayat 2 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan. Mengimplementasikan ilmu dan teori khususnya tentang alat permainan edukatif (APE) dan umumnya pengelolaan dan proses pembelajaran PAUD. Di dalam PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) ada berbagai macam salah satunya TKQ, Taman Kanak-Kanak Al-Quran (TKQ) adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan non formal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al-Qur'an sejak usia dini, serta memahami dasar-dasar dinul Islam pada anak usia taman kanak-kanak. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengobservasi bagaimana pengelolaan program APE di TKQ tersebut. Berdasarkan pelaksanaan yang telah dilaksanakan maka dapat diperoleh hasil : 1) Observasi pembelajaran dan pengenalan karakteristik guru dan kepala sekolah sangat penting dilakukan agar proses kegiatan dapat berjalan lancar. Kemampuan mengobservasi yang tepat akan memudahkan menyusun strategi pembelajaran yang didukung cara atau metode penyampaian yang sesuai sehingga akan memperlancar pelaksanaan pembelajaran. 2) Kegiatan mendewasakan cara berfikir dan meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan dan pemecahan masalah pendidikan. 3) memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk menerapkan dan mengembangkan ilmu serta keterampilan yang dimiliki dalam kegiatan pembelajaran
PENGARUH PENDEKATAN ANDRAGOGI TERHADAP KOMPETENSI HASIL BELAJAR KADER PKK DALAM PELATIHAN PENGELOLAAN PAUD KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG Anne Rahaju
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i1.550

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan rendanya hasil belajar Kader PKK peserta pelatihan Pengelolaan PAUD di Kecamatan Sukasari yang dikarenakan seringnya pelatihan yang diikuti. Menurut peneliti penyebab rendahnya hasil dari mengikuti pelatihan adalah dikarenakan pengimplementasian penggunaan pendekatan andragogi pada saat pelaksanaan pelatihan masih belum optimal. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat melihat bagaimana gambaran pelatihan penggunaan pendekatan andragogi dan kontrol (pelatihan biasa) terhadap kompetensi hasil belajar Kader PKK pada pelatihan pengelolaan PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen yang melibatkan satu kelompok ekperimen (kelompok dengan menggunakan pendekatan andragogi) dan kelompok kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional (non andragogi). Populasi penelitian adalah sebanyak 40 orang yang dipilih secara random dimana seluruh populasi dijadikan responden, teknik pengumpulan data untuk mengurangi bias dalam eksperimen dilakukan beberapa pengontrolan terhadap variabel, yaitu; tutor/fasilitator, waktu pelatihan, materi pelatihan, lama waktu pelatihan, sarana pendukung, dan input peserta pelatihan yang mempertimbangkan homogenitas kemampuan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan andragogi dapat mempegaruhi secara signifikan terhadap kompetensi hasil belajar dalam pelatihan.
Pancasila sebagai Landasan Filosofis Kebijakan Pendidikan Nasional di Era Revolusi Industri 4.0 Dwi Putra, Fajar Setyaning; Febrian, Ari
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i2.658

Abstract

Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia memiliki peran yang penting dalam membentuk kebijakanpendidikan nasional di era Revolusi Industri 4.0. Era ini ditandai oleh transformasi digital yangmempengaruhi seluruh aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Artikel ini membahas konsepPancasila sebagai landasan filosofis yang relevan dalam merumuskan kebijakan pendidikan nasionaldi tengah dinamika Revolusi Industri 4.0. Revolusi industri 4.0 sendiri telah mengubah banyak haldalam sendi-sendi kehidupan warga negara saat ini. Hal tersebut tentunya membawa dampak yangcukup besar dalam membantu banyak pekerjaan manusia di berbagai bidang. Pesatnya kemajuanteknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), robotika, Internet of Things (IoT), dansistem otomasi telah mengubah lanskap ekonomi, sosial, budaya secara signifikan. Indonesiasebagai negara besar yang telah mulai menerapkan revolusi industri 4.0 perlu mengantisipasiperubahan ini, sehingga revolusi industri 4.0 kedepan dapat turut andil dalam memajukan peradabanbangsa serta mengutamakan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasilasebagai landasan filosofis bernegara menjadi sebuah hal yang fundamental dalam membimbing arahkebijakan pendidikan di era revolusi industri 4.0 kedepan. Studi ini bertujuan membedah peran danfungsi Pancasila sebagai landasan filosofis bernegara dalam merespon perubahan di era revolusiindustri 4.0 dari dimensi kebijakan pendidikan. Metode yang dilakukan dengan kajian literatur jurnaldan studi pustaka. Hasil kajian menunjukan bahwa pentingnya memadukan ajaran Pancasila denganrevolusi teknologi dalam konteks pendidikan adalah untuk menjaga keutuhan nilai-nilai budaya danmoral bangsa Indonesia dalam mengadopsi perkembangan teknologi yang membawa perubahansignifikan. Penelitian ini menyoroti bahwa penerapan Pancasila sebagai landasan filosofis kebijakanpendidikan nasional di era Revolusi Industri 4.0 memiliki potensi untuk menciptakan sistempendidikan yang inklusif, merata, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan visi kemajuan dankesejahteraan bangsa.
Manajemen Peningkatan Mutu Proses Pembelajaran Bagi Mahasiswa Program Studi Teknik Industri di Lingkungan LLDikti IV Muluk, Kiki Abdul
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i2.659

Abstract

Keberhasilan lembaga pendidikan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas,dalam hal ini mahasiswa berprestasi, salah satunya ditentukan oleh mutu proses pembelajaran, dilembaga pendidikan tersebut. Dalam konteks pendidikan, konsep mutu proses pembelajaran, tidakterlepas dari 4 faktor utama yaitu Pendidik & Tenaga Kependidikan, Kurikulum, SaranaPrasarana/DanadanSiswa(Mahasiswa).Berdasarkanhaltersebutdiatas,makafokusmasalahdalam penelitianini,yaitupadamasalahdosensebagaitenagapendidikdandanmasalahrekrutmendosen. Tujuanpenelitianiniyaitu:(1)Untukmengetahuiprogrampeningkatanmutuprosespembelajaran bagi mahasiswa program studi Teknik Industri ; (2) Untuk mengetahui implementasi programpeningkatan mutu proses pembelajaran bagi mahasiswa program studi Teknik Industri ; (3) Untukmengetahui masalah-masalah yang berkaitan dengan kompetensi tenaga pendidik (Dosen) dansistem rekrutmen tenaga pendidk (Dosen), dalam upaya meningkatkan mutu proses pembelajaranbagi mahasiswa program studi Teknik Industri dan (4) Untuk mengetahui upaya yang harusdilakukan dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran bagi mahasiswa program studi TeknikIndustri. Metode dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif, dengan pendekatan kualitatifdengan jenis penelitian yang digunakan yaitu Jenis Penelitian Evaluasi. Teori yang melandasi dalampenelitian ini teori tentang manajemen dan teori tentang Total Quality Management (TQM).Temuan dalam penelitian dalam ini menunjukan bahwa peningkatan kompetensi dosen sebagaitenaga pendidik, dalam program peningkatan mutu proses pembelajaran secara profesional diprogram studi Teknik Industri, yang akan menghantarkan pada peningkatan kualitas peserta didik(mahasiswa), dilaksanakan melalui strategi-strategi antara lain : (1) Pengembangan bahan ajar danpengembangan sistem pembelajaran untuk setiap matakuliah yang diampu; (2) Mengikut sertakandosen-dosen dalam pelatihan-pelatihan PBM, Seminar/workshop tentang materi pembelajaran yangrelevan dengan keilmuan yang dimiliki oleh dosen ; (3) Pengembangan beragam instrumen penilaianproses, hasil dan Evaluasi ; (4) Mendorong, memotivasi dan memfasilitasi dosen untuk giatmelaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM).
Pemanfatan Learning Management System berbasis Moodle dalam penerapan Case Method pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Politeknik Negeri Bandung Politeknik Negeri Bandung Maulana, Muhammad Yunus
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i2.660

Abstract

Akar permasalahan dari ketidak hadiran case method pada Rencana Pembelajaran Semester(RPS) Pemdidikan Pancasila di Polban di kaji melalui pendekatan kualitatif untuk menganalisispemanfaatan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle dalam penerapan metodepembelajaran case method pada mata kuliah Pendidikan Pancasila di Politeknik Negeri Bandung(Polban). Subjek penelitian meliputi kebijakan, media pembelajaran, dan responden yang terdiridari dosen Pendidikan Pancasila dan mahasiswa. Ishikawa diagram dengan indikator supplier,system, skill, surrounding (4S) digunakan sebagai piranti analisis untuk subjek kebijakan.Terhadap media pembelajaran, dilakukan survei kualitatif dengan enam dosen PendidikanPancasila dan lima mahasiswa Polban yang mencoba bahan ajar case method pada media LMSberbasis Moodle. Diharapkan pemanfaatan LMS ini dapat mendorong penerapan case methodsecara formal dan konsisten di Polban, serta memberikan fasilitasi yang bermanfaat bagimahasiswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan Ipteks diIndonesia. Penyesuaian RPS diharapkan dapat meningkatkan kontribusi Pendidikan Pancasilaterhadap capaian kinerja Polban.
PENGGUNAAN DESAIN GRAFIS DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN NASIONALISME PELAJAR KELAS XI MIA 3 DI SMAN 2 MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Hariwurdani, Corona Kristin
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i2.661

Abstract

Kemajuan Tehnologi dengan penggunaan Smartphone di dalam kelas kurang maksimal hal ini disebabkan siswa masih asyik dan sibuk sendiri menggunakan smartphonenya untuk kesenangan pribadi yaitu bermain game atau medsos. Phubbing menjadi hal yang biasa dalam kehidupan siswa dalam keluarga maupun di sekolah. PTK ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan nasionalisme pelajar kelas XI MIA 3 SMAN 2 Magelang Tahun 2022/ 2023. PTK ini dimulai dari persiapan, pelaksanaan sampai penyusunan laporan pada bulan Juli 2022 sampai dengan bulan November 2022 . Subyek dalam PTK ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 2 Magelang Tahun Pelajaran 2022/ 2023. Metode.penelitian yang kami lakukan ini adalah dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas atau PTK. Hasil PTK menunjukkan bahwa penggunaan desain grafis Penggunaan desain grafis dapat meningkatkan hasil belajar kompetensi tokoh pahlawan, dan melalui penggunaan Desain Grafis dapat meningkatkan nasionalisme pelajar kompetensi tokoh pahlawan pada semester gasal tahun pelajaran 2022/ 2023 serta menurut data empirik melalui desain grafis dapat meningkatkan hasil belajar sejarah tentang tokoh pahlawan sebesar kategori sangat baik pada kegiatan pre tes berjumlah 0, pada pos tes naik menjadi 6 berarti mengalami kenaikan 17% dan kategori baik pada pre tes 19% menjadi 39% pada pos tes berarti mengalami kenaikan 20%, dan kategori cukup baik mengalami penurunan sebesar 30% serta kategori kurang baik mengalami penurunan sebesar 5%. Persentase nilai di bawah KKM pada pre tes berjumlah 84 % dan pada pos tes 55% , berarti mengalami penurunan 29%. Persentase ketuntasan belajar secara klasikal mengalami peningkatan dari sebelum menggunakan desain grafis dengan sesudah menggunakan desain grafis yaitu dari 45% pada pre tes menjadi 16% pada pos tes berarti naik 29%.,
Evaluasi, Strategi, Serta Sosialisasi Perawatan Dan Perbaikan Gedung di SMAN 1 Padalarang untuk Mewujudkan Sekolah Tanggap Bencana Yulianto, Yulianto; Septian, Ridho; Widyaningsih, Yulia; Indah, Risma Nur; Maulana, Muhammad Yunus; Putri, Tika Novis; Syahriyah, Dewi Rachmaniatus; Maulida, Muhammad Musyofa
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i2.662

Abstract

Gempa akibat pergerakan sesar Lembang dan Cimandiri menjadi ancaman serius bagi wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), BPBD KBB mengidentifikasi 13 sekolah menengah atas yang berada dalam zona bahaya, termasuk SMAN 1 Padalarang. Sebagai sekolah unggulan di KBB, SMAN 1 Padalarang memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan siswa dan sivitas akademika saat menghadapi bencana gempa. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui metode pelaksanaan dengan tahapan survey dan observasi sebagai bentuk evaluasi tim terhadap keamanan struktur bangunan gedung menggunakan UPV dan Hammer Test. Penyusunan strategi pengelolaan gedung serta penataan jalur evakuasi. Kemudian dilakukan sosialisasi hasil evaluasi dan strategi yang telah disusun kepada pihak mitra beserta setiap elemennya. Hasil survey dan observasi lapangan menunjukkan permasalahan dalam mitigasi terkait desain bangunan, jalur evakuasi, dan pemahaman standar bangunan tanggap gempa yang menyulitkan strategi mitigasi. Untuk mengatasi hal tersebut, diusulkan kegiatan PKM untuk evaluasi, strategi, dan sosialisasi perawatan dan perbaikan gedung agar SMAN 1 Padalarang menjadi sekolah tanggap bencana.