cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,377 Documents
PERAN PENASEHAT HUKUM DALAM MENJAMIN HAK TERSANGKA SELAMA PROSES PENYIDIKAN Fathiyah Rizkiyatun Nisa; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran penasihat hukum dalam sistem peradilan pidana merupakan elemen fundamental untuk menjamin perlindungan hak asasi tersangka sejak tahap penyidikan. Tahap penyidikan merupakan fase paling krusial sekaligus paling rentan terhadap terjadinya pelanggaran hak asasi manusia, seperti penyiksaan, intimidasi, dan rekayasa berita acara pemeriksaan. Dalam konteks ini, kehadiran penasihat hukum bukan hanya sebagai pembela dalam arti sempit, tetapi juga sebagai pengawal keadilan dan penyeimbang kekuasaan antara aparat penegak hukum dan warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif bagaimana peran penasihat hukum dijalankan dalam menjamin hak tersangka selama proses penyidikan, menelaah kendala yang dihadapi di lapangan, serta merumuskan solusi untuk memperkuat efektivitas peran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang relevan, seperti Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, serta dilengkapi dengan pendekatan empiris melalui telaah literatur dan studi kasus terhadap praktik pendampingan hukum di tingkat penyidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penasihat hukum masih sering terhambat oleh faktor struktural dan kultural, seperti terbatasnya akses terhadap tersangka yang ditahan, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya bantuan hukum, serta kurangnya independensi dalam praktik penyidikan. Selain itu, masih ditemukan kasus di mana penyidik membatasi pertemuan antara penasihat hukum dan tersangka dengan alasan “proses penyidikan belum selesai,” yang sejatinya bertentangan dengan prinsip due process of law. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran penasihat hukum hanya dapat terwujud apabila terdapat sinergi antara reformasi hukum acara pidana, penguatan lembaga bantuan hukum, serta peningkatan profesionalitas advokat dan aparat penegak hukum. Dengan demikian, kehadiran penasihat hukum dapat benar-benar menjadi instrumen perlindungan hak tersangka sekaligus penjaga integritas proses peradilan pidana di Indonesia.
Keadilan yang Memulihkan: Restorative Justice sebagai Alternatif Penegakan Hukum Pidana yang Humanis dan Efisien Alfemba Ramadhan; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep keadilan restoratif hadir sebagai respons terhadap keterbatasan sistem peradilan pidana konvensional yang cenderung retributif, formalistik, dan kurang memberikan ruang bagi pemulihan menyeluruh. Pendekatan ini menempatkan pelaku, korban, dan masyarakat dalam satu bingkai dialog guna mencapai penyelesaian yang berorientasi pada pemulihan kerugian, tanggung jawab moral pelaku, dan rekonsiliasi sosial. Penelitian ini bertujuan menelaah secara mendalam landasan filosofis, kerangka normatif, dan implementasi keadilan restoratif sebagai alternatif penegakan hukum pidana yang humanis dan efisien di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif serta studi komparatif, penelitian ini menemukan bahwa keadilan restoratif memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi beban sistem peradilan, meningkatkan akses keadilan korban, serta mendorong reintegrasi sosial pelaku. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa disharmoni regulasi, resistensi aparat penegak hukum, dan minimnya standar operasional yang seragam. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerangka hukum, peningkatan kapasitas institusi penegak hukum, dan pembangunan kultur hukum yang mendukung nilai-nilai pemulihan. Hasil penelitian menegaskan bahwa keadilan restoratif merupakan paradigma hukum pidana masa depan yang memungkinkan terciptanya keadilan yang lebih manusiawi dan efektif bagi seluruh pihak.
Penerapan Asas Oportunitas dalam Hukum Acara Pidana Indonesia sebagai Upaya Mewujudkan Keadilan dan Kepentingan Umum Nadila Fitriyani; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asas oportunitas dalam hukum acara pidana di Indonesia memberikan wewenang kepada Jaksa Agung untuk menunda atau menghentikan proses penuntutan pidana demi kepentingan masyarakat. Tujuan dari asas ini adalah untuk mencapai keadilan yang sesungguhnya dengan memberikan kebebasan dalam penuntutan pidana apabila penerusan suatu proses hukum akan merugikan kepentingan masyarakat atau tidak akan menghasilkan keadilan yang efektif. Sebagai tambahan dari asas legalitas, asas ini menjamin bahwa penuntutan pidana tetap dinamis dan peka terhadap kebutuhan masyarakat, bukan bersifat kaku dan menghukum. Studi ini mengkaji landasan hukum, pelaksanaan, dan hambatan terhadap asas kesetaraan kesempatan dalam hukum pidana di Indonesia. Dengan menerapkan pendekatan hukum normatif, penelitian ini mengevaluasi peraturan perundang-undangan, sumber ilmiah, dan dokumen resmi, seperti Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 mengenai Peradilan Restoratif. Penelitian ini menemukan bahwa asas kesetaraan kesempatan memiliki landasan hukum yang kokoh dalam beberapa undang-undang nasional, termasuk Pasal 35(c) Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 dan Pasal 140(2)(a) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Dalam implementasinya, penerapan asas ini meningkatkan efektivitas, menekan jumlah kasus di pengadilan, dan memperkuat pendekatan restoratif dalam isu pelanggaran yang ringan. Namun, ada tantangan seperti kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan, kurangnya keterbukaan, dan penafsiran yang subjektif terhadap istilah “kepentingan umum” yang tetap menjadi masalah penting. Oleh karena itu, adanya kriteria yang jelas, mekanisme yang transparan, dan pengawasan yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa asas ini berfungsi sebagai sarana keadilan dan bukannya alat untuk berkuasa.
Tinjauan Yuridis terhadap Kewenangan Penyelidik dan Penyidik dalam Penghentian Penyidikan Berdasarkan Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Abidah Ardelia Ghaisani; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelidikan dan penyidikan merupakan dua tahap awal yang sangat penting dalam sistem peradilan pidana Indonesia karena menentukan arah dan keberhasilan proses penegakan hukum. Tahapan ini menjadi dasar untuk menemukan kebenaran materiil serta menjamin perlindungan hak asasi manusia dalam setiap tindakan aparat penegak hukum. Berdasarkan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyelidik merupakan pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berwenang mencari dan menemukan peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana, sedangkan penyidik adalah pejabat kepolisian atau pegawai negeri sipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang untuk melaksanakan penyidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaturan kewenangan penyelidikan dan penyidikan dalam sistem peradilan pidana Indonesia, serta menelaah batas kewenangan penyidik dalam menghentikan penyidikan, khususnya yang didasarkan pada alasan pembelaan terpaksa (noodweer). Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan seperti KUHAP dan KUHP, serta literatur hukum yang relevan mengenai praktik penghentian penyidikan melalui Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Hasil kajian menunjukkan bahwa kewenangan penghentian penyidikan oleh penyidik diatur secara limitatif dalam Pasal 109 ayat (2) KUHAP, yaitu apabila tidak terdapat cukup bukti, peristiwa bukan merupakan tindak pidana, atau penyidikan dihentikan demi hukum. Dalam konteks pembelaan terpaksa, tindakan pelaku yang dilakukan untuk mempertahankan diri dari serangan yang melawan hukum dapat menjadi dasar penghentian penyidikan karena dihapusnya unsur melawan hukum dalam perbuatannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa batasan kewenangan penyidik dalam menghentikan penyidikan merupakan instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum, mencegah penyalahgunaan wewenang, dan melindungi hak asasi manusia. Penerapan prinsip noodweer sebagai alasan penghentian penyidikan juga menunjukkan bahwa sistem hukum pidana Indonesia tidak hanya menegakkan keadilan secara formal, tetapi juga memberikan perlindungan substantif terhadap hak individu dalam situasi terpaksa.
SISTEM ABSENSI KARYAWAN BERBASIS WEB PADA KANTOR DIVISI 03 SEI BEJANGKAR PT.PP LONDON SUMATRA INDONESIA TBK Selfina Agustin; Khairul Shaleh
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk Divisi 03 Sei Bejangkar merupakan perusahaan yang memiliki banyak karyawan dan membutuhkan sistem absensi yang efektif untuk mendukung kegiatan operasional. Proses absensi yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan kendala seperti kesalahan pencatatan, duplikasi data, dan keterlambatan dalam pembuatan laporan kehadiran. Kondisi tersebut dapat menghambat efisiensi kerja dan akurasi data kehadiran.Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Absensi Karyawan Berbasis Web pada Kantor Divisi 03 Sei Bejangkar PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk guna meningkatkan efisiensi, ketepatan, dan kemudahan dalam proses pencatatan kehadiran karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi berbasis web ini mampu mempercepat proses pencatatan, pencarian, dan pelaporan data kehadiran secara otomatis dan terstruktur. Dengan diterapkannya sistem ini, pengelolaan absensi menjadi lebih efisien, akurat, serta mendukung peningkatan kinerja dan disiplin kerja karyawan di lingkungan perusahaan.
SISTEM DATA PEGAWAI PADA KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS III KUALA TANJUNG Emi Dea; Azrai Sirait
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kuala Tanjung sebagai lembaga pelayanan publik memiliki tanggung jawab dalam mengelola berbagai kegiatan administratif, termasuk pengelolaan data pegawai. Sistem pencatatan data pegawai yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai kendala, seperti kesalahan pencatatan, duplikasi data, kesulitan dalam pencarian informasi, serta proses pembuatan laporan yang memakan waktu lama. Kondisi ini dapat menghambat efektivitas kerja dan menurunkan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian.Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi data pegawai berbasis web yang dapat meningkatkan efisiensi, keakuratan, dan keamanan dalam pengelolaan data pegawai di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kuala Tanjung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi data pegawai berbasis web mampu mengatasi berbagai kendala yang terdapat pada sistem manual. Melalui sistem ini, petugas dapat melakukan proses input, edit, pencarian, serta pencetakan laporan data pegawai secara lebih cepat, akurat, dan terstruktur. Dengan demikian, penerapan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi kerja serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian di lingkungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kuala Tanjung.
SISTEM INFORMASI BUKU TAMU DI KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS KELAS III KUALA TANJUNG Dini Farhatun; Dicky Apdillah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kuala Tanjung merupakan instansi pemerintah yang memberikan pelayanan administrasi dan pengawasan di bidang kepelabuhanan. Dalam kegiatan operasionalnya, proses pencatatan tamu masih dilakukan secara manual menggunakan buku tulis, yang menimbulkan berbagai kendala seperti kesalahan penulisan data, kesulitan mencari arsip kunjungan, serta lambatnya proses rekapitulasi laporan. Kondisi tersebut menghambat efektivitas kerja petugas dalam memberikan pelayanan yang cepat dan akurat. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem informasi buku tamu berbasis web untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data tamu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi pustaka guna memperoleh data yang relevan dalam proses perancangan sistem. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi buku tamu berbasis web yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL mampu mengatasi kendala pencatatan manual. Sistem ini mempermudah proses input, pengelolaan, dan pencarian data tamu secara digital serta menyediakan laporan kunjungan secara real-time. Dengan demikian, penerapan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi kerja, keamanan data, dan kualitas pelayanan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kuala Tanjung.
SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN KARYAWAN BERBASIS WEB DI PT. PP LONDON SUMATRA INDONESIA TBK DIVISI 03 SEI BEJANGKAR Weny Nur Afdilla Simangunsong; Muhammad Yasin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah memberikan kemudahan dalam berbagai bidang, termasuk dalam proses administrasi dan pengelolaan data karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Pendaftaran Karyawan Berbasis Web di PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk Divisi 03 Sei Bejangkar sebagai solusi terhadap proses pendaftaran yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kegiatan kerja praktek secara langsung di lapangan dan studi pustaka untuk mendukung perancangan sistem. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi berbasis web yang mampu memfasilitasi proses pendaftaran karyawan secara online, mulai dari pengisian data calon karyawan, pengelolaan data oleh admin, hingga pembuatan laporan. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan database MySQL. Penerapan sistem ini memberikan kemudahan bagi calon karyawan dalam melakukan pendaftaran, serta membantu pihak HRD dalam mengelola data secara cepat, akurat, dan efisien. Dengan demikian, sistem ini dapat meningkatkan efektivitas proses rekrutmen serta kualitas pengelolaan data sumber daya manusia di perusahaan.
PENDIDIKAN SUSILA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KARAKTER DAN MORAL BAGI GENERASI MUDA HINDU DI ERA DIGITAL Ni Luh Ayu Anugrah Wati; I Ketut Darmawan; Dewa Putu Taman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetian ini bertujuan untuk menganalisis ajaran Susila dalam membangun karakter dan moral bagi generasi muda Hindu di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi Pustaka (Literature review) sebagai dasar pengumpulan dan analisis data. Proses analisis data dilakukan melalui tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan sumber daya manusia, khususnya pendidikan Susila yang menekankan pada karakter dan moral manusia dalam menjalankan kehidupannya. Perkembangan dunia menuju era digital sangat memengaruhi kehidupan manusia. Selain memberikan dampak positif, dampak negatif juga tak dapat dihindarkan. Kemudahan mengakses informasi melalui internet ternyata memengaruhi gaya hidup, terutama bagi generasi muda Hindu. Salah satu cara untuk membentengi diri dari pengaruh dampak negatif tersebut adalah dengan mendalami kembali ajaran Weda tentang karakter. Salah satunya adalah Susila. Dengan mengetahui, meyakini, dan mengamalkan ajaran Susila, diharapkan generasi muda Hindu dapat lebih bijak dalam bertindak dalam kehidupan sehari-hari
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA DHRUWA PADA MATERI PURANA KELAS III SEKOLAH DASAR Niluh Niki Anggari Manesya; Ayu Srikandi; Alit Ardiana; Putu Febri Yanti; Wayan Sutaryana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kisah Dhruwa Charita pada Vishnu Purana sebagai bahan ajar kontekstual bagi peserta didik sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena krisis moral di era digital yang menyebabkan penurunan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin di kalangan anak-anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap teks sastra keagamaan Hindu. Data primer bersumber dari teks Vishnu Purana bagian Dhruwa Charita (Debroy, 2020), sedangkan data sekunder berasal dari jurnal dan literatur pendidikan karakter tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Dhruwa mengandung sembilan nilai karakter utama, yaitu keteguhan iman (Sradha), ketulusan berdoa (Bhakti), pengendalian diri (Dama), kejujuran (Satya), disiplin, tanggung jawab, kesabaran, empati, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni beriman dan berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, kreatif, dan berkebinekaan global. Penelitian ini menegaskan bahwa kisah Dhruwa Charita dapat digunakan sebagai media literasi karakter berbasis spiritual dan budaya Hindu untuk memperkuat implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar.