cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,170 Documents
Ketidaksetaraan Gender dalam Dunia Kerja: Analisis Marginalisasi Perempuan melalui Fenomena Glass Ceiling terhadap Kesempatan Karier dan Akses Kepemimpinan Sekar Aulia Rambe
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai ketidaksetaraan gender dalam dunia kerja yang masih menyebabkan terjadinya marginalisasi perempuan, khususnya melalui fenomena glass ceiling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ketidaksetaraan gender dalam dunia kerja, mengetahui pengaruh fenomena glass ceiling terhadap kesempatan karier dan akses kepemimpinan perempuan, serta memahami upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui kajian literatur dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan masih mengalami diskriminasi dalam promosi jabatan, kesenjangan upah, stereotip gender, serta keterbatasan dalam menduduki posisi strategis. Fenomena glass ceiling dipengaruhi oleh budaya patriarki, konstruksi sosial gender, dan beban ganda (double burden) yang membatasi pengembangan karier perempuan. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil, inklusif, dan setara gender.
Keterbatasan Layanan Perdesaan dalam Melindungi Perempuan: Studi Awal di Wilayah Desa Sahru Azkiya Putra; Harmona Daulay
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan perempuan di wilayah perdesaan masih menjadi tantangan karena berbagai layanan yang tersedia belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab layanan perdesaan belum mampu memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan serta mengidentifikasi bentuk-bentuk keterbatasan layanan yang dialami perempuan di desa. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui penelaahan berbagai jurnal ilmiah, buku, laporan pemerintah, dan publikasi relevan yang terbit pada periode 2020–2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola temuan yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan layanan perdesaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa belum optimalnya perlindungan perempuan dipengaruhi oleh rendahnya kapasitas aparatur desa, keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta masih kuatnya budaya patriarki dalam kehidupan masyarakat desa. Selain itu, perempuan di wilayah perdesaan masih mengalami berbagai keterbatasan layanan, seperti terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan dan kesejahteraan, kurangnya pendampingan dan perlindungan hukum, rendahnya partisipasi dalam pembangunan desa, serta minimnya akses informasi mengenai layanan yang tersedia. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan perdesaan dan penguatan perspektif gender dalam pembangunan desa diperlukan untuk menciptakan sistem perlindungan yang lebih efektif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan perempuan secara berkelanjutan.
BUM Desa Maju Mandiri Jembatan Pelayanan Ekonomi Lokal Di Peguyangan Kaja Ni Wayan Mini Tarisma Diya; Ida Ayu Wirasmini Sidemen; Putu Dyah Pradnya Paramitha
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran strategis Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dalam pembangunan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat di Desa Peguyangan Kaja. Penelitian menggunakan metode kualitatif historis melalui wawancara dan dokumentasi terkait pengelolaan BUM Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUM Desa berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberian modal usaha, pelatihan, dan pengembangan UMKM. Selain itu, BUM Desa juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan dan memperluas akses terhadap sumber daya ekonomi. Program berbasis kebutuhan lokal turut mendukung pemerataan pembangunan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan BUM Desa juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa setempat.
Pemanfaatan Teknologi Internet of Things (Iot) Pada Bidang Perikanan: Transformasi Budidaya Berbasis Data Zidan Alfikri; Dian Puspita; Ega Bramasta; Yopi Kurniawan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor perikanan budidaya di Indonesia sering kali menghadapi risiko kerugian besar akibat manajemen kualitas air yang kurang optimal. Pendekatan konvensional dalam pemantauan kondisi kolam terbukti memiliki keterbatasan, terutama dalam mendeteksi fluktuasi parameter air secara cepat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai solusi transformasi digital dalam pengelolaan budidaya ikan berbasis data. Melalui metode studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana integrasi sensor kualitas air dan sistem manajemen data dapat memberikan pengawasan yang lebih presisi dan otomatis. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi IoT tidak hanya efektif dalam menekan angka kematian biota air melalui sistem peringatan dini, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi operasional bagi pembudidaya. Penggunaan data historis yang dihasilkan oleh sistem IoT menjadi fondasi penting bagi proses pengambilan keputusan yang lebih akurat, sehingga mampu mendorong keberlanjutan industri perikanan di era digital.
Persepsi Mahasiswi terhadap Dominasi Gender dalam Perkuliahan Teknik Elektro dan Dampaknya terhadap Kepercayaan Diri Akademik Dian Riva Camelia; Inne Rofida Hayati; Kienaya Akhmarianti; Ahmad Fu’adin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswi terhadap dominasi gender yang terjadi dalam lingkungan perkuliahan Teknik Elektro serta dampaknya terhadap tingkat kepercayaan diri akademik mereka. Teknik Elektro sebagai salah satu bidang studi yang secara historis didominasi oleh mahasiswa laki-laki menciptakan dinamika sosial dan akademik yang unik, di mana mahasiswi kerap menghadapi berbagai tantangan baik secara struktural maupun kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswi aktif Himpunan Teknik Elektro Universitas Pendidikan Indonesia angkatan 2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden minimal 20 orang mahasiswi. Instrumen penelitian terdiri dari tujuh butir pernyataan yang mengukur persepsi dominasi gender dalam diskusi kelas, tekanan psikologis, representasi dosen, dan kepercayaan diri akademik menggunakan skala Likert lima tingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi gender di lingkungan perkuliahan Teknik Elektro merupakan realitas yang nyata dan berdampak signifikan terhadap kepercayaan diri akademik mahasiswi, terutama dalam hal keberanian mengemukakan pendapat, partisipasi aktif di kelas, serta keyakinan terhadap kemampuan diri. Meskipun demikian, sejumlah mahasiswi juga menunjukkan resiliensi akademik yang tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi institusi pendidikan tinggi dalam merancang kebijakan dan program yang lebih responsif gender guna menciptakan lingkungan belajar yang setara dan inklusif.
Analisis Kesantunan Berbahasa dan Tindak Tutur Pegawai Toko di Plaza Medan Fair Amanda Fayrisha Nasution; Dinda Syakira; Belia Mutiara Br. Depari; Muhammad Ibnu Adani; Vincjae Lestari Surbakti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesantunan berbahasa dan jenis tindak tutur yang digunakan pegawai toko dalam interaksi pelayanan konsumen di Plaza Medan Fair. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa menyimak, wawancara, dan pencatatan pada lima toko, yaitu Stroberi, Oh Some, Teh Poci, Miniso, dan Matahari. Landasan teori yang digunakan adalah teori tindak tutur Searle (1979) dan prinsip kesantunan berbahasa menurut Rahardi (2018) dan Pranowo (2015). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai toko menggunakan empat jenis tindak tutur, yaitu direktif, representatif, ekspresif, dan komisif. Tindak tutur direktif merupakan jenis yang paling dominan, diikuti tindak tutur representatif, ekspresif, dan komisif. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam kualitas penggunaan tindak tutur antarpegawai toko. Pegawai Matahari dan Teh Poci menunjukkan pola komunikasi yang paling efektif dengan menggabungkan berbagai jenis tindak tutur secara aktif, hangat, dan profesional, sedangkan pegawai Stroberi menunjukkan pola komunikasi yang paling terbatas dengan minimnya inisiatif dan ekspresi keramahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan bahasa yang santun dan komunikatif berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan konsumen dan kepuasan berbelanja.
Peran Mahasiswa KKN UNP Nagari Cubadak dalam Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 06 dan SDN 23 Cubadak Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar Fitri Elfita Yani; Rachel Sakinnah; Afdilla Nurhaliza; Rahma Alya; Melani Putri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying atau perundungan masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berdampak negatif terhadap perkembangan siswa. Kurangnya pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara pencegahan bullying menjadi alasan dilaksanakannya sosialisasi anti-bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran mahasiswa KKN UNP Nagari Cubadak dalam sosialisasi anti-bullying di SDN 06 dan SDN 23 Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, dokumentasi, dan pelaksanaan langsung kegiatan sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami bullying, dampaknya, serta pentingnya saling menghargai antar teman. Mahasiswa KKN berperan penting dalam upaya pencegahan bullying melalui kegiatan sosialisasi yang edukatif dan interaktif.
Pendidikan Jasmani Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar: Upaya Membentuk Karakter dan Meningkatkan Kebugaran Siswa Yolanda Sitompul; Sofnita Ramadhani; Cindy Aria Difasyah; Chelsi Anggraini; Winda Rahayu; Capitolina Capitolina; Naomi Febiola; Lusiana Betrice; Rini Sitohang
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran penting dalam mengembangkan kebugaran jasmani, keterampilan gerak, serta karakter peserta didik di sekolah dasar. Namun, perkembangan teknologi dan meningkatnya penggunaan gawai menyebabkan aktivitas fisik anak semakin berkurang dan berdampak pada rendahnya tingkat kebugaran serta menurunnya minat terhadap budaya lokal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran PJOK melalui permainan tradisional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan jasmani berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kebugaran jasmani dan membentuk karakter siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai hasil penelitian terkait implementasi permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti gobak sodor, egrang, engklek, bentengan, dan kelereng mampu meningkatkan kemampuan motorik, koordinasi gerak, kelincahan, keseimbangan, serta kebugaran jasmani siswa. Selain itu, permainan tradisional juga berkontribusi dalam pembentukan karakter peserta didik, seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, sportivitas, percaya diri, dan toleransi. Dengan demikian, pendidikan jasmani berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan fisik, sosial, karakter dan melestarikan budaya bangsa
Studi Deskriptif Persiapan Mahasiswa Pendidikan Menjadi Guru Profesional Di Era Digital Yulia Respi; Yospi Merlin; Beby Oktavia; Rifqa Gusmida
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan dan menuntut guru memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan abad ke-21. Oleh karena itu, mahasiswa pendidikan sebagai calon guru perlu mempersiapkan diri agar mampu menjadi guru profesional di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat persiapan mahasiswa pendidikan menjadi guru profesional di era digital yang ditinjau dari aspek kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, literasi digital, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan kesiapan menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 15 mahasiswa program studi pendidikan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang terdiri atas 15 butir pernyataan dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan jawaban setuju dan sangat setuju pada hampir seluruh indikator. Sebanyak 80% responden menyatakan mampu menggunakan teknologi digital dalam pembelajaran, 86,7% memahami pentingnya literasi digital, 86,6% mampu menggunakan aplikasi pembelajaran digital, dan 86,6% memiliki motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan mengajar. Selain itu, 86,6% responden menyatakan siap menjadi guru di era digital. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa pendidikan memiliki tingkat kesiapan yang baik untuk menjadi guru profesional di era digital. Namun demikian, peningkatan kompetensi digital tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, praktik penggunaan teknologi pembelajaran, dan pengembangan inovasi pembelajaran agar calon guru mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pendidikan masa depan.
Pemanfaatan Permainan Tradisional Suku Jawa dalam Pembelajaran Keterampilan Dasar Olahraga di Sekolah Dasar Putri Tarisyah; Nur Hasanah; Ditta Dia Ningsih; Syahliza Rahmanda; Syahrifa Widya; Putri Karina Br Bangun; Deswitaa Maharani; Azizah Amelia Harahap
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif permainan tradisional dari suku Jawa sebagai alat pengajaran yang dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik kasar dan menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa di Sekolah Dasar (SD). Kurangnya gerakan fisik karena perubahan gaya hidup yang lebih banyak menggunakan teknologi digital menjadi alasan utama untuk melakukan tinjauan ini. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Pustaka dengan cara menyusun data dan menganalisis tema dari sembilan sumber jurnal penelitian yang berkaitan. Temuan utama menunjukkan bahwa permainan seperti Gobak Sodor, Bentengan, dan Engklek sangat berperan dalam pengembangan dasar gerakan motorik. Melalui analisis yang melibatkan berbagai disiplin ilmu, ditemukan bahwa penggunaan media permainan Engklek dapat meningkatkan pencapaian belajar hingga 87% (20 dari 23 siswa berhasil), yang dalam konteks literatur tidak hanya mencakup keberhasilan dalam keterampilan motorik, tetapi juga pencapaian kognitif dalam materi Bahasa Indonesia dengan metode belajar yang melibatkan gerakan. Nilai-nilai karakter yang telah ditemukan mencakup kerja sama, tanggung jawab, kejujuran, disiplin, toleransi, dan saling menghargai. Memasukkan permainan tradisional ke dalam kurikulum Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) adalah cara yang efektif untuk mencapai tujuan kompetensi kurikulum dan juga untuk menjaga budaya bangsa. Saran yang berguna untuk para pendidik meliputi pentingnya mengubah alat dan tempat belajar serta meningkatkan pengawasan keselamatan. Ini semua bertujuan untuk memastikan siswa tetap termotivasi dalam belajar