cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,170 Documents
Strategi Implementasi Kode Etik Profesi Guru di SD HKBP Maranatha Nidia Margaret Sihaloho; Putri Tresia Sibuarian; Andini Khairiyah Marpaung; Nuryanti Sitanggang; Wantika Sari; Michael Yudha Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengimplementasian kode etik profesi guru di SD HKBP Maranatha, kendala yang dihadapi, serta solusi dalam meningkatkan profesionalisme guru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah SD HKBP Maranatha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kode etik profesi guru dilakukan melalui sosialisasi rutin dalam rapat, pengawasan kedisiplinan guru, pembinaan terhadap pelanggaran, keteladanan kepala sekolah, serta pemberian apresiasi kepada guru yang disiplin. Kendala yang ditemukan antara lain masih adanya guru yang kurang konsisten dalam menerapkan disiplin dan kode etik profesi. Solusi yang dilakukan sekolah yaitu pendekatan personal, pemberian teguran, surat peringatan, serta evaluasi berkala. Dengan demikian, implementasi kode etik profesi guru berkontribusi positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.
Analisis Pemanfaatan TikTok sebagai Media Pembelajaran dalam Penguatan Nilai Nasionalisme pada Gen-Z Rifqi Rasya Madani; M. Rifqi Rayhanza
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan efektivitas TikTok sebagai media pembelajaran dalam penguatan nilai nasionalisme pada generasi Z. Generasi Z, yang tumbuh di era digital, memiliki karakteristik unik dalam menerima informasi dan berinteraksi dengan dunia. TikTok, sebagai platform media sosial yang populer, menawarkan peluang baru dalam menyampaikan pesan-pesan nasionalisme secara menarik dan relevan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada 21 responden dari kalangan Generasi Z yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi Z tentang nilai-nilai nasionalisme, meskipun masih terdapat tantangan seperti penyebaran informasi yang tidak akurat dan perdebatan di kolom komentar.
Efektivitas Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Pembelajaran PKWU dan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MA Mardhatillah Pondok Pesantren Hidayatullah Muhammad Lutfan Faturrahman; Anggy Novita Sary
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) serta pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MA Mardhatillah Pondok Pesantren Hidayatullah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi guru TIK dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran PKWU dan pembelajaran berbasis TIK telah berjalan cukup baik dan memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran santri. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran mampu meningkatkan minat belajar, kreativitas, keterampilan digital, serta mempermudah santri dalam memahami materi pembelajaran. Selain itu, pembelajaran PKWU membantu mengembangkan kemampuan kewirausahaan dan kreativitas peserta didik. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, perbedaan kemampuan penggunaan teknologi pada santri, serta perlunya pengawasan terhadap penggunaan teknologi agar tetap sesuai dengan nilai-nilai keislaman dan kedisiplinan pesantren. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan fasilitas, pendampingan guru, serta pembinaan karakter agar implementasi Kurikulum Merdeka berbasis PKWU dan TIK dapat berjalan lebih optimal.
Perbandingan Teknologi Penyimpanan Energi dalam Optimalisasi Integrasi Energi Terbarukan Natasha Vogt; Zaskia Aleeka Indah Ramdani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi berkelanjutan mendorong pemanfaatan energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga angin sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil. Namun, sifat energi terbarukan yang intermiten menyebabkan ketidakstabilan pasokan energi sehingga diperlukan sistem pendukung yang mampu menjaga keseimbangan antara produksi dan konsumsi energi listrik. Sistem penyimpanan energi menjadi salah satu solusi utama dalam mendukung integrasi energi terbarukan ke dalam jaringan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan berbagai teknologi penyimpanan energi yang meliputi Pumped Hydro Energy Storage (PHES), Battery Energy Storage System (BESS), Compressed Air Energy Storage (CAES), Hydrogen Energy Storage, Flywheel Energy Storage, dan Thermal Energy Storage. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah dan publikasi akademik yang relevan. Analisis dilakukan berdasarkan efisiensi energi, kapasitas penyimpanan, umur pakai, biaya investasi, dan potensi penerapan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BESS memiliki efisiensi tinggi dan respons yang cepat, sedangkan PHES unggul dalam kapasitas penyimpanan dan umur operasional. Hydrogen Energy Storage memiliki potensi besar untuk penyimpanan energi jangka panjang meskipun masih menghadapi tantangan biaya dan efisiensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi beberapa teknologi penyimpanan energi merupakan strategi yang paling efektif dalam mendukung integrasi energi terbarukan dan mewujudkan sistem energi berkelanjutan.
Interaksi Sosial dan Konflik Antar Golongan dalam Masyarakat: Kajian Etis Akhlak dan Humanistik Khalisha Zhafira; Stefani Pia Benedigta Malau; Tio Agnes Br Sinaga; Maria Fatricia Naainggolan; Aura Dwi Kanti; Bisru Hafi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji interaksi sosial dan konflik antarkelompok dalam masyarakat yang beragam melalui perspektif etis, moral, dan humanistik. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana perbedaan identitas, nilai, dan kepentingan dapat memperkaya kehidupan sosial sekaligus memicu konflik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka dengan menganalisis teori-teori sosiologi klasik, literatur kontemporer, dan kerangka kerja humanistik. Temuan menunjukkan bahwa konflik di Indonesia, seperti perselisihan lokal di Luwu dan ketegangan berkepanjangan di Papua, bukan sekadar masalah struktural, tetapi juga tantangan moral. Komunikasi yang buruk, stereotip, dan kurangnya toleransi sering memperparah perpecahan. Namun, jika dipandu oleh prinsip-prinsip etika, nilai-nilai akhlak, dan pendekatan humanistik, konflik dapat diubah menjadi dialog konstruktif dan pembelajaran sosial. Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi teori konflik sosiologis dengan perspektif etika dan humanistik, yang menawarkan strategi resolusi yang komprehensif. Integrasi ini menyoroti bahwa konflik tidak hanya harus dipandang sebagai ancaman, tetapi juga sebagai peluang untuk memperkuat solidaritas dan kohesi sosial.
Peran Multikulturalisme dalam Memperkuat Identitas Nasional di tengah Arus Globalisasi Alya Saphira Zufa; Liberke Sinulingga; Mutiara Azzahra; Putri Khairina; Zoya Nova Amelia; Bisru Hafi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multikulturalisme sangat penting dalam membantu memperkuat identitas bangsa di tengah perkembangan globalisasi yang semakin rumit. Globalisasi membawa banyak pengaruh budaya dari luar yang bisa mengubah nilai-nilai lokal dan nasional, terutama di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural seperti toleransi, penghargaan satu sama lain, dan rasa hormat terhadap keberagaman budaya dapat memperkuat identitas bangsa. Selain itu, penerapan nilai-nilai ini dapat menciptakan rasa harmonis dalam masyarakat yang beragam. Jadi, multikulturalisme tidak hanya berfungsi untuk melestarikan keberagaman, tetapi juga sebagai dasar untuk memperkuat identitas bangsa di zaman globalisasi.
Kesetaraan Gender dalam Sistem Hukum Indonesia: Integritas Penegakan Hukum, Posisi Perempuan, dan Tantangan Keadilan Berbasis Hak Asasi Manusia Stevi Yuliana; Sisilia Carolina Pasi; M. Fandrian Hadistianto; Sinta Dianita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam posisi perempuan dalam sistem hukum Indonesia melalui tiga perspektif utama: integritas penegakan hukum, kedudukan yuridis perempuan sebagai subjek hukum, serta tantangan struktural yang menghambat terwujudnya keadilan gender. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif, kajian ini menganalisis berbagai regulasi primer, yurisprudensi, serta literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki kerangka regulasi yang relatif komprehensif—mencakup UU No. 23 Tahun 2004, UU No. 12 Tahun 2022, dan ratifikasi CEDAW melalui UU No. 7 Tahun 1984—implementasi hukum di lapangan masih menghadapi hambatan serius berupa bias gender dalam aparat penegak hukum, budaya patriarki yang mengakar, serta rendahnya akses perempuan terhadap mekanisme keadilan. Artikel ini berargumen bahwa reformasi hukum yang bermakna tidak cukup hanya bersifat normatif, melainkan harus disertai transformasi kelembagaan, penguatan kapasitas aparat, dan perubahan budaya hukum secara menyeluruh. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu hukum Indonesia yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan sebagai bagian integral dari hak asasi manusia
Peran Toleransi dalam Membangun Keharmonisan Mahasiswa di Lingkungan Kampus Multikultural Stefani Pia Benedigta Malau; Tio Agnes Br Sinaga; Maria Fatricia Nainggolan; Aura Dwi Kanti; Ipan Stumetru Tanjung
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan kampus multikultural di Indonesia dipenuhi mahasiswa dari berbagai suku, agama, dan budaya, yang sering menimbulkan potensi konflik. Artikel ini bertujuan mengkaji peran toleransi dalam membangun keharmonisan melalui kajian pustaka sistematis dari 9 sumber primer periode 1954-2023. Hasil menunjukkan bahwa toleransi berbentuk penghargaan terhadap perbedaan, kerjasama lintas budaya, dan saling menghormati mampu mencegah konflik serta menciptakan suasana kampus yang damai. Oleh karena itu, diperlukan penguatan melalui lokakarya toleransi wajib pada orientasi mahasiswa baru untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Analisis Tindak Tutur dan Strategi Kesantunan Pedagang di Pasar Tradisional Studi Kasus: Pasar MMTC Pancing dan Pasar Lau Dendang Aditia Hizki Tarigan; Juanda Alfario Turnip; Maturianus Laia; Meiriati Simanjuntak; Mohd. Apryanta Sukasa; Veronika Simbolon; M. Oky Fardian Gafari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa memiliki peran penting dalam kegiatan jual beli di pasar tradisional karena menjadi sarana utama yang digunakan pedagang dan pembeli untuk berinteraksi, melakukan tawar-menawar, serta membangun hubungan sosial yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk tindak tutur dan strategi kesantunan yang digunakan oleh pedagang di Pasar MMTC Pancing dan Pasar Lau Dendang dalam berkomunikasi dengan pembeli. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap pedagang yang dipilih yang kemudian dianalisis melalui proses transkripsi, pengelompokan data, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang di kedua pasar menggunakan berbagai jenis tindak tutur, seperti tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, dan komisif dalam proses komunikasi dengan pembeli. Dalam menyapa pembeli, pedagang menggunakan sapaan yang santun seperti “Kak”, “Bang”, “Ibu”, dan “Bapak” sebagai bentuk penghormatan. Pedagang di Pasar Lau Dendang cenderung lebih luwes dan akrab dalam berinteraksi dibandingkan pedagang muda di Pasar MMTC Pancing yang masih menunjukkan rasa canggung dalam komunikasi. Dalam menghadapi tawaran harga yang terlalu rendah, pedagang menggunakan strategi kesantunan positif dengan memberikan alasan yang logis dan menawarkan harga tanpa menyinggung perasaan pembeli. Selain itu, dalam menangani komplain dan barang rusak, pedagang menunjukkan sikap terbuka, menggunakan bahasa yang sopan, serta menghindari kata-kata yang bernada kasar atau merendahkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan tindak tutur yang tepat dan strategi kesantunan yang baik berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang harmonis, menjaga hubungan sosial antara pedagang dan pembeli, serta mendukung keberhasilan transaksi di pasar tradisional.
Analisis Santunan Berbahasa dan Tindak Tutur pada Komunitas Fursal Flamboyan PC Medan Anis Safrita; Debora Simamora; Elvredo Banjarnahor; Lensi Sigalingging; Natalia Nadeak; Natanael Naibaho; Oky Fardian Gafari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk santunan berbahasa, jenis tindak tutur, serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa dalam Komunitas Futsal Flamboyan PC Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap interaksi antaranggota komunitas futsal saat latihan, pertandingan, maupun di luar lapangan. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Komunitas Futsal Flamboyan PC Medan menerapkan kesantunan berbahasa dalam berbagai situasi komunikasi, baik dalam bentuk motivasi, arahan, ajakan, maupun kritik yang disampaikan secara santun. Jenis tindak tutur yang ditemukan meliputi tindak tutur direktif, representatif, dan komisif. Tindak tutur direktif digunakan untuk memberikan perintah, larangan, dan ajakan; tindak tutur representatif digunakan untuk menyampaikan informasi, pendapat, dan evaluasi; sedangkan tindak tutur komisif digunakan untuk menunjukkan janji, komitmen, dan tanggung jawab anggota komunitas. Faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa dalam komunitas ini meliputi hubungan sosial antaranggota, tingkat keakraban, situasi pertandingan, serta kondisi emosional penutur. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dan penggunaan tindak tutur memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan komunikasi, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kerja sama dalam komunitas futsal.