cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
arima@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.8 , Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
ISSN : 30264898     EISSN : 3026488X     DOI : https://doi.org/10.62017/arima.v1i4
Core Subject : Social,
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial, administrasi dan studi budaya. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 443 Documents
Peran Pemerintah Daerah Kota Samarinda dalam penindakan Premanisme ditinjau dari Good Governance Aldi Pebrian; Sadam Kholik; Robindana; Erlyando Saputra; Muhammad Nurcholis Alhadi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i3.3821

Abstract

Latar belakang: premanisme ialah perilaku yang dapat meresahkan Masyarakat karena dapat menganggu ketertiban umum. Sebagian besar preman-preman ini tidak memiliki kerjaan maupun sebuah keterampilan sehingga mereka melakukan dengan cara-cara yang bertentangan dengan hukum positif. Samarinda sebagai kota penyangga IKN menjadi fokus penting sehingga Kota Samarinda sendiri harus bisa mewujudkan kota yang berkonsep smart city. Yang dapat memberikan rasa kondusif dan aman terhadap ketertiban umum maupun ketentraman pada Masyarakat. Karena tidak bisa dipungkiri di Kota Samarinda sendiri masih banyak premanisme yang berkerja sebagai jukir liar, pengamen, dan sebagainya. Rumusan Masalah: bagaiaman peran pemerintah daerah kota samarinda dalam penindakan terhadap premanisme dan Bagaimana diterapkan Good Governance oleh Pemerintah Daerah Kota Samarinda untuk meminimalisir keberadaan premanisme di Kota Samarinda. Metode penelitian: pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian normative, dengan beberapa pendekatan yaitu pendekatan Undang-Undang, pendekatan konsep, dan pendekatan teori. Sumber data yang dipakai yaitu studi kepustakaan dan pendapat ahli hukum. Hasil Pembahasan: Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk dapat menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat yang tertuang dalam Undang-Undang. Dengan begitu terbentuklah Satpol-PP untuk dapat melaksanakan hal tersebut. Satpol-pp sendiri Undang-Undang No. 23 tahun 2004 mengenai Pemerintah Daerah dijelaskan dalam PP No. 6 tahun 2010, bahwa Satpol-PP mempunyai tugas untuk dapat membantu Kepala Daerah dalam hal penegakan Perda dan penyelenggaraan ketenraman dan ketertiban Masyarakat. Selain itu juga sesuai dengan TAP MPR RI Nomor: VII/MPR-RI/2002 polri juga mempunyai bidang yang sama dengan satpol-pp yaitu menjaga ketertiban umum dan keamanan. Good governance mempunyai pendekatan yang secara holistik dan berkelanjutan mencakup pada aspek kbijakan inklusif hingga pada penegakan hukum. Ada tiga peran lembaga pemerintah yaitu regulasi, dinamisasi, dan proteksi. Dan asas-asas umum pemerintahan yang baik dengan 5 rumusan yaitu fair play, asas kecermatan, asas kemurnian dalam tujuan, asas keseimbangan, dan asas kepastian hukum.
Menegosiasikan “Kemelayuan” Pascakolonial: Narasi Kepahlawanan Mat Kilau dan Hibriditas Budaya Identitas Nasional Malaysia Qori Islami Aris; Essy Syam
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i3.3786

Abstract

Artikel ini menganalisis fenomena narasi populer seputar Mat Kilau, seorang pejuang Melayu yang melawan penjajahan Inggris di Pahang, Malaysia pada akhir abad ke-19. Setelah perilisan film "Mat Kilau: Kebangkitan Pahlawan" (2022), wacana seputar tokoh sejarah ini semakin intensif, memberikan perspektif unik untuk mengkaji konstruksi identitas pascakolonial. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menginvestigasi bagaimana narasi Mat Kilau merepresentasikan hibriditas budaya dan menegosiasikan identitas Melayu dalam Malaysia kontemporer. Penelitian ini menggunakan analisis dokumen terhadap film dan liputan media terkait, didukung kerangka teoretis dari teori pascakolonial dan kajian budaya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa narasi Mat Kilau mewujudkan proses hibridisasi budaya yang kompleks, di mana nilai-nilai tradisional Melayu bersinggungan dengan pengaruh kolonial. Film ini berfungsi sebagai medium untuk mengonstruksi narasi sejarah yang memperkuat identitas nasional Malaysia yang berakar pada warisan Melayu sambil mengakui realitas hibriditas pascakolonial. Rekonstruksi figur pahlawan nasional ini merepresentasikan upaya mempertahankan relevansi identitas lokal dalam konteks globalisasi, mempengaruhi wacana kontemporer tentang nilai-nilai nasional dan konstruksi identitas Malaysia.
ADAPTASI SOSIAL EKOLOGI TERHADAP PEMBANGUNAN PT. INDO JAYA AGRINUSA (JAVA) DI MASYARAKAT JL. TIRTAMADU DESA TOAPAYA SELATAN Desvia Silvana; Imelda Meilani; Balqis Sufitrah
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i3.3968

Abstract

Adaptasi sosio-ekologi merujuk pada kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan mengintegrasikan aspek sosial dan ekologis dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, etika lingkungan menekankan pada tanggung jawab moral manusia dalam memperlakukan alam dan makhluk hidup lainnya dengan hormat dan adil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana adaptasi sosial-ekologi masyarkat Jalan Tirtamadu terhadap pembangunan PT. INDO JAYA AGRINUSA (JAVA). Metode peenelitian ini menggunakan analisis kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan fokus pada teori interaksionisme simbolik untuk memahami bagaimana masyarakat membentuk makna dan simbol terhadap perubahan sosial ekologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan PT. INDO JAYA AGRINUSA telah meningkatkan perekonomian beberapa warga dengan memberikan pekerjaan, namun juga meningkatkan ketidak nyamanan masyarakat akibat bau tidak sedap dan peningkatan populasi lalat. Konflik sosial timbul karena warga merasa tertipu dan di bohongi oleh PT yang menyebabkan demostrasi dan permohonan resmi ke Instansi terkait. Masyarakat beradqaptasi dengan menggunakan lem lalat untuk mengurangi jumlah lalat, meskipun masih merasa resah. Musyawarah bersama elem-elemen lokal belum membuahkan hasil yang optimal, dan masyarakat gterus mengalami dampak lingkungan buruk. Oleh karena itu, penting bagi PT. INDO JAYA AGRINUSA untuk meningkatkan transparasi dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, serta mengambil langkah-langkah konkrt untuk mengurangi dampak negatif dari operasional mereka.
Fenomena Gaya Hidup Gen Z Indonesia (Antara Tren Perilaku Impulsive dan Rekognisi Positive Emotion) Bambang Mudjiyanto; Launa; Hafzotillah; Priatna Kusuma; Nursyamsi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i3.3977

Abstract

This study seeks to examine the behavior of Gen Z from an alternative point of view, that Gen Z also has positive life attitudes and behaviors, which cannot be labeled as impulsive and panic. Through qualitative analysis with a phenomenological approach and virtual ethnography, this study concludes that as an entity that grew up under the influence of virtual ecology and digital ecosystem, theoretically Gen Z has unique attitudes and behaviors, namely social awareness, political views, and alignment with sensitive public issues, not just impulsive, panic, hedon, and consumptive. Understanding Gen Z's perspective, challenges, and optional ideas-sometimes critical-idealistic, but sometimes taking quick and practical solutions-will help us understand Gen Z's psychographic dynamics more fully and proportionally. Delving into the unique, varied and dynamic character of Gen Z is an important asset for all parties who want to connect and benefit from this entity, because Gen Z, in the future, will be a potential entity that can determine the black and white face of the nation's economy, politics, social and culture.
PERAN PEREMPUAN DALAM PEACEBUILDING KONFLIK DI SURIAH: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM RESOLUSI KONFLIK Mayza Ariella Nurandriyanti; Prilla Marsingga
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam peacebuilding di Suriah, sebuah negara yang telah mengalami konflik berkepanjangan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap berbagai sumber sekunder, penelitian ini mengidentifikasi bahwa perempuan di Suriah menghadapi tantangan besar, termasuk kekerasan berbasis gender, kurangnya representasi, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan dan sumber daya. Meskipun demikian, mereka tetap berperan aktif dalam berbagai inisiatif perdamaian, baik melalui komunitas akar rumput, jaringan solidaritas, maupun advokasi global.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan dalam peacebuilding di Suriah perlu diperkuat melalui kebijakan inklusif yang mendukung partisipasi mereka dalam proses resolusi konflik. Dengan meningkatkan akses terhadap pendidikan, kesempatan ekonomi, serta keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan, perempuan dapat berkontribusi lebih efektif dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih komprehensif dan berbasis gender diperlukan dalam upaya rekonstruksi pascakonflik di Suriah.
Dampak Gamifikasi di Tiktok Terhadap Pola Bahasa Remaja dalam Media Sosial: Analisis Wacana Kritis Najmi Fauzia Hidayat; Aura Salsabila; Rossa Amelia; Syarifah Ambami
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gamifikasi di TikTok terhadap pola bahasa remaja dalam media sosial. Fitur-fitur gamifikasi seperti challenge, filter interaktif, dan tren mendorong remaja untuk terlibat aktif dalam proses kreatif, tetapi berdampak pada perubahan pola bahasa. Penggunaan bahasa campuran, slang, plesetan kata, serta pola kalimat yang tidak baku menjadi fenomena umum yang muncul dari penggunaan platform ini. Metode penelitian yang digunakan adalah AWK (Analisis Wacana Kritis) metode penelitian kualitatif yang digunakan untuk menganalisis teks, wacana, dan interaksi sosial untuk memahami bagaimana kekuasaan, ideologi, dan kepentingan tersembunyi dalam suatu teks. Metode ini tidak hanya melihat bahasa secara tekstual, tetapi juga mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan sejarah terhadap konten TikTok populer dan komentar pengguna yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi di TikTok mempengaruhi pola bahasa remaja baik secara positif (pengembangan kreativitas dan pembelajaran bahasa internasional) maupun negatif (penyimpangan dari kaidah bahasa baku).
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Dengan Metode Pembelajaran Interaktif Berbasis Kahoot Achmad Ansori Muktar; Ahmad Zaenal Abidin; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4301

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan cepat dalam dunia pendidikan, menuntut metode pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran IPS interaktif berbasis game Kahoot terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII. Sebagai generasi digital, siswa kelas VIII dihadapkan pada tantangan untuk tetap termotivasi dalam pembelajaran yang seringkali dianggap monoton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali pengalaman siswa dan guru dalam menggunakan Kahoot, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara mendalam terhadap siswa dan guru IPS di SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kahoot meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, kompetitif, dan menyenangkan. Desain soal yang relevan, kemampuan guru mengelola media, kesiapan infrastruktur, serta kondisi psikologis dan sosial siswa turut memengaruhi efektivitas Kahoot. Temuan ini memberikan wawasan bagi guru IPS dan pengembang media pembelajaran dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih sesuai dengan karakteristik siswa, serta memberikan rekomendasi bagi sekolah dalam meningkatkan dukungan infrastruktur dan pelatihan guru terkait pemanfaatan media digital dalam pembelajaran.
TANTANGAN PEMBENTUKAN IDENTITAS BANGSA DALAM MASYARAKAT MAJEMUK Putri Widia Ningsih; Esra Natasya Br Sitepu; Laras Sati Sintania; Salwa Andini; M Iqbal
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4309

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tantangan Pembentukan Identitas Bangsa dalam Masyarakat Majemuk”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan identitas bangsa Indonesia di tengah keragaman budaya, etnis, dan agama serta di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembentukan identitas bangsa merupakan proses dinamis yang dipengaruhi oleh sejarah perjuangan bangsa, keberagaman budaya, globalisasi, serta lemahnya pendidikan karakter dan kewarganegaraan. Tantangan utama dalam pembentukan identitas nasional meliputi dominasi budaya mayoritas, masuknya nilai-nilai asing yang bertentangan dengan Pancasila, serta kurang optimalnya integrasi nilai kebangsaan dalam pendidikan. Oleh karena itu, perlu pendekatan inklusif dan strategis dalam kebijakan publik, pendidikan multikultural, serta penguatan peran keluarga dan komunitas agar identitas nasional tetap kokoh di tengah keberagaman.
Tantangan dan Peluang Penggunaan Deep Learning Dalam Pembelajaran IPS di Era Digital Serly Nurharis Jayatri; Desy Safitri; Sujarwo
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4323

Abstract

Penerapan Deep Learning dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menghadapi tantangan struktural, teknis, dan kultural, di antaranya keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi AI di kalangan guru, serta risiko privasi dan bias algoritmik yang berdampak pada efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dan peluang penggunaan Deep Learning dalam pembelajaran IPS di era digital serta memberikan rekomendasi strategis untuk penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji berbagai sumber literatur terkini dan data empiris terkait infrastruktur pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat hambatan besar, integrasi Deep Learning membuka peluang personalisasi pembelajaran, penguatan keterampilan abad ke-21, dan inovasi metode pembelajaran adaptif. Kesimpulannya, keberhasilan penerapan Deep Learning dalam IPS sangat bergantung pada standardisasi data, penguatan kompetensi guru, perlindungan data pribadi siswa, serta transformasi budaya digital di lingkungan sekolah. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengembangan ekosistem inovasi pendidikan berbasis AI yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Studi ini memperkaya wacana implementasi teknologi cerdas dalam pendidikan sosial-humaniora dan memunculkan pertanyaan lanjutan terkait kesiapan regulasi etis dalam pendidikan berbasis AI.
Tren Penggunaan Tumblr di Kalangan Gen Z : Upaya Menerapkan Zero Waste dan Gaya Hidup Berkelanjutan Nadia Putri Sinaga; Desy Safitri; Sujarwo
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4331

Abstract

Masalah sampah dan penggunaan botol air kemasan secara massal menjadi permaslaahan lingkungan yang berdampak negatif seperti penumpukan sampah dan pencemaran baik itu air, tanah dan udara. Maka dari itu perlu upaya dan langkah yang tepat dalam menangani, mengurangi dan mewujudkan pengurangan berbagai jenis sampah atau limbah. Penelitian ini membahas tren penggunaan Tumblr di Kalangan Genrasi Z sebagai bagian dari upaya menerapkan zero waste dan gaya hidup berkelanjutan. Metode penelitian yaitu studi kepustakaan dilengkapi dengan penelitian terdahulu. Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan Tumblr menjadi upaya zero waste yang mendukung 3R (reduce, reuse, recycle. Kesadaran lingkungan oleh Gen Z dan minat beli terhadap tumblr sebagai wujud nyata dari kepedulian terhadap sampah dan kelestarian lingkungan yang juga menjadi bagian dari strategi besar dan kontribusi Gen Z dalam mengurangi dampak negatif sampah serta keberlanjutan lingkungan.