cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
arima@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.8 , Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
ISSN : 30264898     EISSN : 3026488X     DOI : https://doi.org/10.62017/arima.v1i4
Core Subject : Social,
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial, administrasi dan studi budaya. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora dan Pendidikan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Articles 443 Documents
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PRAMUKA Ulfa Fadhillah Thohir; Ade Chita Putri Harahap; Alfin Siregar
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di MTs Al-Washliyah Tanjung Morawa. Latar belakang masalah penelitian ini didasari oleh observasi bahwa beberapa siswa memiliki keterampilan sosial yang kurang, seperti sifat acuh tak acuh dan kesulitan bersosialisasi dengan teman sebaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental. Desain yang digunakan adalah nonequivalent posttest-only control group design, yang melibatkan satu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan (layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama) dan satu kelas kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dan dianalisis dengan statistik deskriptif, Paired T-Test, dan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nilai awal antara kedua kelompok, di mana kelas eksperimen memiliki tingkat keterampilan sosial yang lebih rendah pada saat pre-test. Namun, setelah intervensi, nilai post-test pada kelas eksperimen meningkat secara signifikan, berkisar antara 60 hingga 83, dibandingkan dengan nilai pre-test mereka yang rata-rata di kisaran 30-an. Sebaliknya, nilai post-test pada kelas kontrol tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan temuan ini, penelitian menyimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. Oleh karena itu, teknik ini direkomendasikan untuk diintegrasikan sebagai bagian dari program sekolah untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial, empati, dan kemampuan memecahkan masalah.
STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PARIWISATA PROVINSI LAMPUNG Budi Santoso, Heri
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pariwisata Provinsi Lampung yang masih berada pada peringkat 24 dari 34 provinsi dalam Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN) 2024. Posisi ini mencerminkan rendahnya daya saing Lampung meskipun memiliki potensi besar dari segi sumber daya alam, budaya, dan lokasi strategis. Tujuan utama penelitian adalah merumuskan strategi peningkatan daya saing pariwisata yang dapat diimplementasikan secara terukur, efektif, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis kebijakan berbasis 16 subpilar IPKN. Data penelitian diperoleh dari studi literatur, telaah dokumen kebijakan, serta data sekunder IPKN 2024, kemudian dianalisis secara tematik dengan menekankan pada hubungan antar subpilar yang memengaruhi daya saing daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan utama pariwisata Lampung meliputi infrastruktur layanan yang belum memenuhi standar internasional, rendahnya kualitas dan sertifikasi tenaga kerja, keterbatasan pemanfaatan teknologi digital, serta lemahnya penerapan standar kesehatan, higienis, dan keselamatan. Selain itu, pengelolaan budaya dan sumber daya alam belum optimal, investasi masih minim akibat birokrasi dan regulasi yang tidak mendukung, serta promosi pariwisata yang belum terintegrasi dengan baik. Dampaknya adalah rendahnya lama tinggal wisatawan, stagnasi jumlah kunjungan, dan kontribusi kecil terhadap perekonomian daerah. Pembahasan penelitian menekankan pentingnya revitalisasi infrastruktur, sertifikasi SDM, digitalisasi promosi, penerapan penuh standar CHSE, pengembangan pariwisata berbasis budaya, serta diversifikasi produk wisata seperti MICE dan ekowisata. Selain itu, model community-based tourism dipandang mampu memperkuat inklusi sosial dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kesimpulannya, strategi peningkatan daya saing pariwisata Lampung harus dirancang secara terintegrasi dengan mengedepankan aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Dengan pendekatan kebijakan yang komprehensif, Lampung berpotensi menjadi destinasi unggulan yang berdaya saing tinggi, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global
Pengalaman Generasi Z dalam Menggunakan Media Sosial sebagai Sarana Ekspresi Diri Nazwa Nursakinah; Jesi Alexander Alim; Zakiah Ulya
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.5896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman Generasi Z dalam menggunakan media sosial sebagai sarana ekspresi diri. Data diperoleh melalui wawancara terhadap 9 responden yang merupakan mahasiswa generasi Z dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memanfaatkan media sosial tidak hanya untuk mengonsumsi dan membagikan konten, tetapi juga sebagai ruang ekspresi diri dan pembentukan identitas. Media sosial dipahami sebagai wadah hiburan, komunikasi, sekaligus arena yang memungkinkan kontrol atas citra diri. Namun, kebebasan tersebut diiringi hambatan berupa kurang percaya diri dan kecemasan terhadap komentar negatif. Perbedaan ekspresi di media sosial yang lebih terkontrol dibandingkan kehidupan nyata yang lebih spontan menegaskan bahwa pengalaman Generasi Z di media sosial merupakan proses negosiasi identitas yang kompleks.
Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Proses Belajar Mahasiswa: Analisis Persepsi, Dampak, dan Harapan Yunda Sekar Wangi; Jesi Alexander Alim; Zakiah Ulya
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.5973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai pendukung proses pembelajaran di pendidikan tinggi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap tujuh responden mahasiswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan tahapan open coding, focused coding, kategorisasi, dan penarikan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan AI secara intensif untuk berbagai aktivitas akademik, seperti mencari referensi, menjawab tugas, menyusun laporan, dan merangkum bacaan. Mahasiswa menilai AI membantu meningkatkan efisiensi dan rasa percaya diri dalam belajar, namun juga memunculkan risiko seperti penurunan motivasi berpikir kritis dan ketergantungan teknologi. Harapan utama mahasiswa adalah pengembangan AI yang lebih edukatif, dengan fitur penjelasan bertahap, referensi valid, serta kemampuan berdialog interaktif sebagai mitra belajar. Penelitian ini menegaskan perlunya kebijakan dan strategi literasi digital di perguruan tinggi yang menyeimbangkan antara kemudahan teknologi dan penguatan kemandirian belajar mahasiswa.
Peran Komitmen Organisasi Dalam Memediasi Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior (Studi Pada Anggota BEM Fakultas Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta) Amanda Fidya Febriana; Musoli
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6101

Abstract

Budaya organisasi memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anggota organisasi, termasuk pada organisasi mahasiswa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Fenomena rendahnya partisipasi, inisiatif dan loyalitas anggota BEM Fakultas Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menunjukkan bahwa budaya organisasi belum optimal dalam mendorong organizational citizenhsip behavior (OCB), yaitu perilaku sukarela anggota yang melampaui tugas formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap OCB dengan peran mediasi komitmen organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan secara daring kepada 112 anggota BEM sebagai responden. Data dianalisis melalui uji validitas, realibilitas, regresi linier berganda, path analysis, serta uji Sobel unntuk menguji peran mediasi dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap koitmen organisasi dan OCB. Komitmen organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap OCB serta terbukti memediasi secara parsial hubungan budaya organisasi dengan OCB. Temuan ini menegaskan bahwa budaya organisasi yang kuat dapat meningkatkan komitmen organisasi anggota dan memperkuat perilaku OCB. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi masukan praktis bagi pengurus BEM dalam membangun organisasi yang lebih efektif dan berkemajuan.
IMPLEMENTATION OF A DIFFERENCED LEARNING MODEL USING CANVA MEDIA TO INCREASE INTEREST IN LEARNING IN THE SUBJECT OF SOCIAL SCIENCES AT SMP NEGERI 1 MEJOBO.docx Fa’izah Ainun Nufa; Annida Lailli Alayya; Nafisatur Rohmah; Dany Miftah M. Nur
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i2.2979

Abstract

The study aims to implement a differentiated learning model using Canva media to increase interest in learning in the subject of Social Sciences at SMP Negeri 1 Mejobo. The model aims to provide a flexible learning approach that allows students to interact with good and accurate language. The implementation of this model is crucial in ensuring that all students can effectively learn. The research includes studies on different learning methods, materials, and evaluations to make the learning experience more relevant and engaging for all students. The study also explores the impact of using Canva media as a learning tool on the effectiveness of teaching in the field of IPS. The study concludes that using Canva as a learning tool can be an effective solution for increasing interest in learning in the subject of Social Sciences at SMP Negeri 1 Mejobo. The research highlights the importance of using visual aids like Canva in enhancing the learning experience for students.
Generasi Alpha Yang Inklusif: Kontribusi Pendidikan Agama Kristen Di Sekolah Dalam Menghargai Keberagaman Boymau, Yerliana; Leobisa, Jonathan; Pairikas, Fenetson; Adi Saingo, Yakobus
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i3.3988

Abstract

Tujuan penelitian generasi alpha yang inklusif: kontribusi Pendidikan Agama Kristen di sekolah dalam menghargai keberagaman dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literature yang pengumpulan datanya melalui buku, artikel penelitian, prosiding dan dokumen yang memiliki keterkaitan dengan topik penelitian. Data yang terkumpul dianalisis secara reduksi dan memaparkan hasil bahwa anak-anak generasi Alpha harus didik untuk menghormati keberagaman melalui lembaga pendidikan dengan pembelajaran bermutu yang membentuk moral dan karakter inklusi nya. Karakter inklusi pada generasi Alpha dapat dibentuk melalui pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang menjadi sarana untuk mendorong serta memotivasi untuk anak-anak dapat terbuka terhadap perbedaan agama dan bersedia terlibat dalam berbagai kegiatan yang dapat menciptakan kerukunan. Upaya pembentukan karakter inklusi dapat ditempuh dengan menanamkan nilai-nilai Kristiani melalui Pendidikan Agama Kristen. Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen menjadi sarana menanamkan dan membentuk karakter inklusi sehingga anak-anak generasi Alpha dapat menjadi pribadi yang menghargai keberagaman, dan menghidupi prinsip-prinsip moral yang kuat, berempati, bertanggung jawab, dan mengedepankan inklusivitas di tengah keberagaman. Generasi Alpha dapat memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk menyampaikan Pendidikan Agama Kristen yang mengandung pesan moral relevan dengan penguatan jiwa dan karakter inklusi. Generasi Alpha yang berkepribadian inklusi dapat menjadi garda terdepan dalam memperkuat solidaritas untuk menciptakan kerukunan umat beragama.
Persatuan Di Tengah Keberagaman: Peran Pemuda Kristen Dalam Memperkuat Persatuan Indonesia Di Era Digital Rafi Ghungnga, Nadap; Daniamaputra Pattinaja, Maryon; Adi Saingo, Yakobus
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i3.3989

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang peran pemuda Kristen dalam memperkuat persatuan Indonesia di era digital. Metode penelitian yang diterapkan yaitu studi kepustakaan dengan mendalami berbagai literaur ilmiah dalam proses pengumpulan data. Data yang dianalisis secara reduksi menjelaskan hasil bahwa, persatuan Indonesia harus diupyakan berbagai kalangan, termasuk generasi muda dengan memanfaatkan berbagai sumber daya dari kemajuan zaman. Salah satu sumber daya yang efektif dalam mempererat persatuan bangsa yaitu dengan memanfaatkan teknologi digital. Ruang digital seperti media sosial dapat digunakan sebagai sarana yang bisa digunakan untuk membimbing orang lain menuju pertobatan dan pertumbuhan rohani, termasuk dapat dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan bangsa, seperti menyebarkan informasi-informasi bermakna dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya penghargaan terhadap keberagaman. Pemuda Kristen perlu berperan lebih dalam ruang digital sebagai tempat pelayanan yang efektif bukan hanya untuk meningkatkan kecerdasan spiritual, namun juga dengan menjalin silahturahmi yang sehat, memperkuat solidaritas, melalui berbagai aplikasi/platform digital yang ada. Pemuda Kristen harus menjadi agen terdepan dalam memperjuangkan persatuan bangsa di tengah keberagaman sehingga tidak membiarkan adanya paham radikalisme yang mendapatkan ruang untuk menyebarkan ideologi sesatnya.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN AGAMA SISWA MAN 2 BANJARNEGARA KECAMATAN BANJARNEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA Farhan Puji Ramadhan; Ali Imron; Akhmad Khoiri
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara. untuk mengetahui konsep pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara.  untuk mengetahui efektivitas pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, peneliti menggunakan teori sebagai dasar penelitian untuk menguji atau memperluas teori yang ada. Penelitian ini menjelaskan dan menggambarkan data yang diperoleh dari wawancara atau percakapan biasa, observasi dan dokumentasi. Datanya berupa kata, gambar, foto, catatan-catatan rapat, dan sebagainya. Hasil penelitian yang diperoleh diantaranya pertama, pelaksanaan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa telah berjalan secara efektif. Pelaksanaan pembelajaran tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, namun juga mengintegrasikan aspek afektif dan psikomotorik. Guru memanfaatkan metode variatif, seperti kisah keteladanan, diskusi, tanya jawab, dan pembiasaan ibadah. Selain itu, adanya kegiatan keagamaan di luar kelas seperti shalat dhuha berjamaah, kultum, tilawah, dan peringatan hari besar Islam semakin memperkuat proses internalisasi nilai agama. Kedua Konsep pembelajaran PAI yang diterapkan di MAN 2 Banjarnegara mengarah pada integrasi antara nilai kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, pengalaman langsung, dan pemanfaatan media pembelajaran modern. Program-program madrasah religius seperti salam, senyum, sapa, tilawah, hadrah, serta kajian pekanan menjadi bentuk konkret konsep pembelajaran berbasis pembiasaan nilai Islam.  Ketiga, Efektivitas pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa tercermin dari perubahan sikap, kedisiplinan, partisipasi ibadah, dan tanggung jawab sosial siswa. Evaluasi yang dilakukan sekolah dan guru menunjukkan bahwa siswa mengalami perkembangan positif, seperti meningkatnya kedisiplinan shalat, bertambahnya minat mengikuti kegiatan keagamaan, serta membaiknya akhlak dan sopan santun dalam pergaulan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBANGUN SIKAP TOLERANSI ANTAR SISWA DI MTS ASH SHOLIHIN WONOSOBO Muhammad Adib Mubarok; Ernita Supiyanti; Nurul Mubin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6109

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendidikan multikultural dalam membangun sikap toleransi antar siswa di MTs Ash-Sholihin Wonosobo. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya intoleransi di kalangan remaja dan rendahnya internalisasi nilai kebinekaan di madrasah. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural diterapkan melalui integrasi nilai toleransi dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan budaya sekolah. Aktivitas seperti diskusi lintas kelas dan kegiatan sosial efektif menumbuhkan empati dan penghargaan terhadap perbedaan. Namun, keterbatasan pemahaman guru dan minimnya kegiatan lintas budaya menjadi tantangan. Kesimpulannya, pendidikan multikultural berperan penting sebagai sarana transformatif dalam membentuk karakter toleran siswa dan menjadi model bagi pengembangan pendidikan Islam yang inklusif.