cover
Contact Name
Muslimin
Contact Email
jurnalbdb@gmail.com
Phone
+6281243230260
Journal Mail Official
jurnalbdb@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Desa Moutong, Kec. Tilongkabila, Kab. Bone Bolango Telepon (0435) 821125 Fax. (0435) 821752, email: jurnalbdb@gmail.com | http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JBSP/
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya
ISSN : 20886020     EISSN : 27765733     DOI : https://doi.org/10.37905/jbsb
Core Subject : Education, Social,
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: - Indonesian Language - Indonesian Literature - Indonesian Culture - Teaching Indonesian Language and Literature - Foreign Language and Literature - Language Acquisition
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)" : 16 Documents clear
Etika Kato Nan Ampek dalam Budaya Minangkabau: Studi Lokusi, Ilokusi dan Perlokusi Yanti, Silvia Rahma; Amelia, Ulfi; Agustia, Dwi Putri; Susanto, Djoko
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.26213

Abstract

The Kato nan ampek is a polite language procedure that regulates Minangkabau society in socializing. Minangkabau customs originate from Islamic teachings, which are described in the terms "Adat Basandi Syarak", "Syarak Basandi Kitabullah", with the essence that Minangkabau customs cannot be separated from the influence of Islamic teachings. This research aims to describe the locutionary, illocutionary and perlocutionary speech acts in Kato Nan Ampek and the values contained in Kato Nan Ampek. This research uses qualitative methods with a literature study approach (library research) and preliminary research. The research results show that the use of locutionary, illocutionary and perlocutionary speech acts contained in Kato Nan Ampek is very important for understanding the culture and values of Minangkabau society. By observing these rules, society can minimize social disparities and strengthen relationships between individuals.Keywords: Ethics; Kato Nan Ampek; Values of Manners
Impoliteness Strategies Used in The Movie Do Revenge Salsabilah Dunggio, Akilah; Wirahmi Bay, Indri; Ali, Sri Widyarti
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.28894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan strategi ketidaksopanan yang digunakan dalam film Do Revenge berdasarkan ucapan karakter ketika melakukan percakapan. Secara khusus, deskripsi hasil analisis data dalam penelitian ini sudah mencakup seluruh proses strategi ketidaksopanan yang digunakan dalam film Do Revenge. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif untuk menganalisis data dan mengklasifikasikan ucapan ke dalam jenis strategi ketidaksopanan berdasarkan teori Culpeper (1996) beserta jenis tanggapannya (Culpeper, 2003). Berdasarkan analisi, Berdasarkan analisis, terdapat lima jenis strategi ketidaksopanan pada ucapan karakter dalam film Do Revenge; Bald on Record Impoliteness; ketidaksopanan positif, ketidaksopanan negatif, sarkasme, dan menahan ketidaksopanan. Disamping itu, ada empat tanggapan strategi ketidaksopanan yang terjadi dalam film tersebut, yaitu menerima tanggapan, defensive countering, offensive countering, dan no response.
Analisis Semiotik Charles S. Pierce dalam Drama Drama Mangir Karya Pramoedya Ananta Toer Humokor, Hikma Nurcahyani; Daud, Rolan K.; Sahari, Sella; Jannah, Firdha Fadhilatul; Kadir, Herson
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.30703

Abstract

This research aims to determine the results of the analysis of Pramoedya Ananta Toer's "Drama Mangir" using Charles Sanders Peirce's Semiotic Theory. This research uses a descriptive method. The source of research data comes from the book "Drama Mangir" by Pramoedya Ananta. The data for this research are signs in accordance with Charles Sanders Peirce's semiotic perspective in the form of iconic signs, indexical signs, symbolic signs found in excerpts from the dialogue "Drama Mangir" by Pramoedya Ananta. This data collection technique is carried out in two ways, namely reading and recording techniques. The data analysis technique is carried out through five stages, namely, (1) classifying data, (2) describing data, (3) analyzing data, (4) interpreting data, and (5) drawing temporary conclusions. The research results that have been described show that the results of the analysis of Pramoedya Ananta Toer's "Drama Mangir" using Charles Sanders Peirce's Semiotic Theory, there are 3 iconic signs that deepen the characterization and relationships between characters,and provide deep symbolic meaning in the story narrative. followed by 3 indexical signs that help form a deep understanding of the characters, their interactions, and the social context in the story, enriching the narrative with concrete and significant details, and 3 symbolic signs that provide a deep understanding of the dynamics of relationships between characters, as well as deepening the narrative by adding layers deep emotional meaning.
Analisis Kajian Psikologi Sastra Pada Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata mangilo, Nur halima; Bagtayan, Zilfa Achmad
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.23463

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk melakukan analisis kajian psikologi sastra pada novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Penelitian muncul dilatar belakangi dari keinginan penulis untuk menjelajahi aspek-aspek psikologis karakter utama Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra, dengan fokus pada perkembangan karakter, konflik internal dan pengaruh lingkungan terhadap psikologi tokoh. Metode penelitian meliputi analisis mendalam terhadap teks novel, mengidentifikasi pola-pola perilaku, dan menganalisis perubahan psikologis tokoh utama. Hasil analisis mengungkapkan aspek-aspek psikologi dan perubahan emosional yang terjadi pada karakter utama, seperti Ikal dan teman-temannya, mengalami perkembangan psikologis yang signifikan sepanjang cerita. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa novel Laskar Pelangi tidak hanya merupakan cerita naratif yang kaya secara emosional tetapi juga menciptakan gambaran yang mendalam tentang kompleksitas psikologi manusia. Analisis psikologi sastra memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pengaruh sastra terhadap pemahaman kita tentang karakter manusia dan realitas kehidupan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada sastra psikologi sastra dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai sastra sebagai cermin kehidupan manusia.
Fungsi Aktansial dalam Novel Funiculi Funicula Karya Toshikazu Kawaghuci: Kajian Naratologi A. J. Greimas Pobela, Siti Nurhalisa; Pobela, Julianti Anamira; Rusdi, Safna; Kadir, Herson
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.30739

Abstract

This study aims to describe the actantial scheme in Toshikazu Kawaguchi's novel Funiculi Funicula and identify the role of each actant in constructing the story's plot. The research data consists of narrative elements found in the novel, analyzed to understand the dynamics of relationships between actants based on A.J. Greimas' narratology structuralism theory. The approach used is qualitative descriptive with content analysis, fokusing on actantial functions such as sender, subject, object, helper, receiver, and opponent in the story. Data collection techniques include in-depth reading of the novel text, while data analysis is conducted by identifying and mapping each actant’s function within the narrative scheme. The results show that (1) the actantial scheme in the novel involves the Funiculi Funicula café as the sender, providing a time travel mechanism to help the main characters face their emotional conflicts; (2) the story's subjects—Fumiko kiyokawa, Kotake tokita, Yaeko Hirai, and Kei Tokita—pursue objects in the form of emotional resolution and answers to personal conflicts; (3) helpers such as the café's rules, staff, and a mysterious visitor support the subjects' journeys, while the opponent, in the form of time constraints, serves as the main challenge. This study enriches narratological research by demonstrating how A.J. Greimas' theory can be applied to understanding the narrative structure of contemporary literary works.
Perjalanan Budaya Banyumasan dalam Tari Cépét Cipit Semiaji, Trubus
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.30741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang mendalam tentang (i) perjalanan budaya antara kebudayaan Banyumas dengan kebudayaan Yogyakarta dan masyarakat penikmat tari di Yogyakarta, (ii) nilai keberadaan tari Cépét Cipit bagi masyarakat dan budaya Banyumasan di Yogyakarta. Penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, studi literatur, dan studi diskografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) tari Cépét Cipit memperoleh respon dan penerimaan yang positif dari masyarakat, diawali dari masyarakat Yogyakarta dan menyebar hingga ke wilayah timur dan utara pulau Jawa. Ruang relasi tarian ini paralel dengan fungsinya sebagai tari pendidikan di ruang pembelajaran seni, sebagai tari pergaulan di ruang komunitas kesenian informal, dan sebagai tari hiburan di ruang acara formal berskala lokal dan nasional.  (ii) Keseluruhan bentuk dan struktur tari Cépét Cipit, kode dan simbol budaya Banyumas adalah dasar, utama dan mayor, yang hadir karena unsur genetis dan pengalaman masa kecil Supriyadi.  Simbol dan budaya Yogyakarta adalah aspek minor yang justru memberi kekuatan tersendiri pada teknik gerak, yang dalam hal ini adalah karena pengalaman ketubuhan dan mental Supriyadi ditempa di dalam lingkungan kesenian Yogyakarta.
KAJIAN SEMIOTIKA PADA PUISI SELAMAT TINGGAL KARYA CHAIRIL ANWAR Halalutu, Asnanurulain -; Bagtayan, Zilfa Achmad
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.23464

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelajahi keindahan puisi "Selamat Tinggal" karya Chairil Anwar, yang kaya akan unsur puitis dan bahasa kiasan khas penulis. Dengan menggabungkan elemen puitis dan citraan yang kaya, puisi ini menjadi objek penelitian yang unik dan menarik. Fokus penelitian ini adalah menganalisis dan mengungkap makna tersembunyi dalam karya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, di mana teks puisi "Selamat Tinggal" dianalisis melalui isi sastra yang terkandung di dalamnya. Pendekatan semiotik digunakan dalam analisis, dengan penekanan pada teori perkembangan linguistik Saussure. Hasil analisis puisi ini dengan pendekatan semiotik mengungkapkan tiga aspek utama: Simbol, ikon, dan indeks. Penelitian ini membawa pembaca untuk menafsirkan makna mendalam dari setiap simbol, ikon, dan indeks yang muncul dalam puisi "Selamat Tinggal". Keseluruhan, artikel ini bertujuan untuk memahami dan mengungkapkan keindahan serta makna yang terkandung dalam karya puitis Chairil Anwar ini melalui analisis mendalam menggunakan pendekatan semiotik.
Peran Taman Baca Masyarakat (TBM) dalam Mengembangkan Minat Baca Anak dan Masyarakat Kabupaten Tolitoli Srihardayanti, Novita; Salam, Salam; Sartika, Eka
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.26224

Abstract

Peran Taman Baca Masyarakat (TBM) dalam Mengembangkan Minat Baca Anak dan Masyarakat Kabupaten Tolitoli. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra dan Budaya. Pembimbing I : Dr. Salam, Pembimbing II Eka Sartika. Penelitian ini bertujuan untuk  mencari tahu tentang peran TBM Mapande dalam mengembangkan minat baca anak dan masyarakat Tolitoli. Metode kualitatif dengan jenis penulisan deskriptif yang digunakan dalam penelitian. Beberapa faktor pendukung untuk menunjang penelitian ini yakni gambaran umum lokasi penelitian, sumber informasi penelitian dengan cara mewawancarai narasumber, mengambil dokumentasi, serta melakukan observasi dan diskusi terpimpin, Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menunjang perkembangan minat baca anak dan masyarakat yakni ruang membaca serta fasilitas TBM, jarak yang dijangkau oleh masyarakat menuju TBM Mapande dan pengadaan kelas kreasi untuk pengunjung anak-anak  tidak begitu kondusif. Oleh sebab itu evaluasi rutin mulai dari kelengkapan buku dan pendar untuk semua kalangan pengunjung TBM, serta adanya kerja sama pemerintah dan Perpustakaan daerah untuk mengevaluasi kelengkapan buku. Agar fungsi dan pergerakan dari PERAN TBM Mapande betul-betul bermanfaat bagi masyarakat di semua kalangan.
ANALISIS WACANA DALAM KARYA SASTRA (Analisis Strukturalisme Genetik dalam Novel Bilangan Fu) Hatibie, Yunita
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.30803

Abstract

The research aims to analyze the discourse of genetic structuralism in the novel Bilangan Fu which is carried out in four stages. The first stage is the analysis of data related to the structure of Bilangan Fu through the relationship between characters and relationship of characters in their environment. The second stage is the analysis of the relationship between Ayu Utami's social life as the author and the novel Bilangan Fu. The third stage is the analysis of the historical background that created Bilangan Fu. The fourth stage is to find out the relationship between Ayu Utami's views on the sosial community (Indonesia) in Bilangan Fu. This research uses the genetic structuralism approach initiated by the Frenchman Lucien Goldman, a French literary expert who was later developed by Goldmann based on the ideas of Georg Lukacs. The source of data for this research is the novel Bilangan Fu by Ayu Utami published in 2008 by the Gramedia Popular Library, Jakarta, and secondary data in the form of books and articles related to novel Bilangan Fu. The conclusion in the discourse analysis of the novel Fu Number is to reflect Ayu Utami's views on the socio-economic-cultural-political-spiritualism situation of the Indonesian. The structure in Bilangan Fu is a part of integrated thinking framework and attitudes of Indonesian generaly. The author, the literary work, and the environment are interrelated factors in the emergence of a literary work, in this case the emergence of the novel Bilangan Fu.
Menganalisis Retorika Kemenangan Presiden Prabowo Dalam Membangun Narasi Nasional Dama, Yunus; Ismail, Ayu; Fairuzia, Fairuzia; Mobiliu, Fatmawati; Hasan, Yunima I.; Kunuti, Sri Susanti A.; Noho, Sri Abelia
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 3 (2024): (September 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i3.30804

Abstract

Prabowo Subianto, salah satu kandidat dalam Pemilihan Presiden Republik Indonesia 2019-2024, merupakan tokoh dengan latar belakang beragam dalam bidang militer, politik, dan bisnis. Sebagai bagian dari strategi kampanye, ia menyampaikan pidato kebangsaan yang bertujuan memaparkan visi dan misi serta memengaruhi opini publik agar mendukung pencalonannya. Keberhasilan pidato tersebut sangat ditentukan oleh penggunaan retorika yang efektif, meliputi pengelolaan pesan yang strategis dan penyampaian persuasif. Dalam komunikasi politik, retorika adalah seni menyampaikan argumen secara terstruktur untuk meyakinkan audiens, yang didasari oleh pendekatan Aristoteles melalui tiga elemen utama: ethos, pathos, dan logos. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis pidato kebangsaan Prabowo yang diunggah di kanal YouTube tvOne. Analisis menunjukkan bahwa Prabowo berhasil mengintegrasikan ethos, pathos, dan logos. Ethos tampak dari kredibilitasnya sebagai figur publik, pathos terlihat dalam kemampuannya menggugah emosi audiens, dan logos hadir melalui argumen yang logis dan terstruktur. Struktur sebab-akibat pada pola pesan memperkuat kejelasan pidato. Penelitian ini juga menyoroti peran platform digital seperti YouTube dalam memperluas jangkauan komunikasi politik. Temuan ini memberikan kontribusi bagi studi komunikasi politik, khususnya tentang bagaimana retorika dapat memperkuat koneksi emosional, kredibilitas, dan penyampaian visi pemimpin secara efektif.

Page 1 of 2 | Total Record : 16