cover
Contact Name
Technical Support
Contact Email
jurnalpjpi.lapad@gmail.com
Phone
+6283193714008
Journal Mail Official
jurnal.pjpi@lapad.id
Editorial Address
Jl. Tj.Majid Jl. Tj. Barangan, Bukit Baru, Kec. Ilir Barat. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30153
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
ISSN : 29869439     EISSN : 29869528     DOI : -
Core Subject : Education,
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Secara khusus tema yang di membahas tentang : Pembelajaran Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Learning), Manajemen Pendidikan Islam dan Umum (Management of Islamic and General Education), Teknologi Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Technology), Inovasi Pendidikan Islam dan Umum (Innovation in Islamic and General Education), Strategi Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Strategy), Kurikulum Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Curriculum), Tokoh-Tokoh Pendidikan Islam dan Umum (Figures of Islamic and General Education), Al Quran dan Hadis terkait Pendidikan Islam dan Pendidikan Umum (Al Quran and Hadith related to Islamic Education and General Education), Pendidikan Karakter dan Usia Dini (Character Education and Early Age), Pendidikan Luar Biasa Lainnya (Bencana, Kemasyarakatan, Anti Korupsi, Bela Negara, dll)
Articles 188 Documents
Pancasila Dan Krisis Moral Generasi Muda: Peran Pendidikan Karakter Vemas Janualdi; Deka Adesta Saputra
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 3 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i3.1459

Abstract

Krisis moral yang melanda generasi muda menjadi tantangan serius di tengah pesatnya globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendekatan nilai yang kontekstual dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji sumber ilmiah seperti jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta kebijakan pendidikan lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila mampu menjadi instrumen preventif dan solutif dalam menghadapi degradasi moral jika diterapkan melalui pembelajaran yang dialogis, relevan, dan berbasis realitas sosial. Penguatan peran pendidik, integrasi isu kontemporer, dan penciptaan ekosistem pendidikan yang mendukung menjadi kunci sukses dalam membangun generasi muda berkarakter Pancasila.
Pengaruh Keterlibatan Ekstrakurikuler dan Keaktifan Berorganisasi terhadap Penurunan Tindakan Kriminalitas Pelajar SMAN 21 Bekasi Nurlaila Fadillah; Belva Mutiara Garika; Tasya Aulia; Sri Rahayu
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1457

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keterlibatan ekstrakurikuler dan keaktifan organisasi intra sekolah terhadap tindakan kriminalitas pelajar di SMAN 21 Bekasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data diperoleh melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert empat poin dan diuji melalui validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap penurunan tindakan kriminalitas (sig. < 0,001). Namun secara parsial, hanya keaktifan organisasi yang berpengaruh signifikan (sig. = 0,036). Nilai R² sebesar 0,197 menunjukkan bahwa 19,7% variasi tindakan kriminalitas dijelaskan oleh model. Setelah data ekstrem dihapus, model memenuhi uji asumsi klasik. Kesimpulannya, organisasi siswa lebih berkontribusi membentuk perilaku positif dibanding ekstrakurikuler. Hasil ini dapat dijadikan dasar bagi penguatan kegiatan organisasi sebagai strategi pencegahan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.
Model Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi: Inovasi untuk Generasi Z dan Alpha Muhammad Ikbal; Ahmad Julizar; Ainur Rafiq; Herlini Puspika Sari
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1484

Abstract

Untuk menjawab tuntutan Generasi Z dan Alpha di era digital, penelitian ini mengkaji pengembangan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi. Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah secara drastis sifat pembelajaran, sehingga membutuhkan metode yang berpusat pada siswa, interaktif, dan adaptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji gagasan, penerapan, kendala, dan kemajuan pembelajaran PAI berbasis teknologi. Penelitian ini meninjau literatur yang relevan dari sumber-sumber akademis terkini dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan strategi penelitian perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif, pembelajaran campuran (blended learning), e-learning, dan kolaborasi digital meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap keyakinan Islam. Meskipun demikian, masalah-masalah seperti infrastruktur yang tidak memadai, kompetensi digital guru yang kurang, dan potensi dampak negatif teknologi tetap menjadi kekhawatiran utama. Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan literasi digital, dukungan infrastruktur, dan pendidikan karakter yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam. Singkatnya, pembelajaran PAI berbasis teknologi menawarkan cara yang layak dan kontekstual untuk membantu siswa menjadi individu yang berakhlak mulia dan berwawasan luas.
Normalisasi Bullying Verbal sebagai Bentuk Kekerasan Simbolik dalam Budaya Sekolah Danang Pratama Listryanto; Dwi Primawati, Puput; Jalaludin, Jalaludin
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1486

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis normalisasi bullying verbal sebagai bentuk kekerasan simbolik dalam budaya sekolah. Kajian ini penting karena bullying verbal sering dianggap candaan atau interaksi biasa, padahal mereproduksi relasi kuasa timpang dan berdampak pada kondisi psikososial murid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui studi dokumen dari artikel jurnal, buku referensi, dan dokumen akademik yang relevan. Sumber diseleksi secara cermat, dicatat gagasan utamanya, lalu dikelompokkan berdasarkan tema dan kemutakhiran. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif untuk mengidentifikasi tema, pola, dan relasi konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa bullying verbal dinormalisasi melalui kebiasaan bahasa sehari-hari, budaya pergaulan siswa, lemahnya sensitivitas terhadap kekerasan nonfisik, serta dukungan institusional yang belum responsif. Praktik ini bekerja sebagai kekerasan simbolik karena berlangsung halus, berulang, dan kerap tidak dikenali. Temuan ini menegaskan bahwa bullying verbal merupakan persoalan struktural-kultural yang memerlukan penguatan kultur sekolah, sensitivitas guru, dan kebijakan antibullying yang lebih peka.
Kajian Toksikologi Industri terhadap Risiko Paparan Bahan Kimia pada Tenaga Kerja Rumah Sakit: Studi Literature Nazwa Aulia Ramadhani; Fadila, Siti; Trinanda S; Abdurrozzaq Hasibuan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1493

Abstract

Paparan bahan kimia di lingkungan rumah sakit merupakan risiko utama bagi tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan mengkaji risiko paparan bahan kimia berdasarkan perspektif toksikologi industri melalui metode literature review terhadap 10 artikel tahun 2019–2025 dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan jenis bahan kimia, jalur paparan, dampak kesehatan, dan upaya pengendalian. Hasil menunjukkan bahwa tenaga kerja rumah sakit berisiko tinggi terpapar disinfektan, gas anestesi, reagen laboratorium, logam berat, senyawa sitotoksik, dan limbah B3. Paparan tersebut menyebabkan gangguan kesehatan akut hingga kronis, seperti iritasi kulit, gangguan pernapasan, serta gangguan reproduksi. Jalur paparan utama meliputi inhalasi, kontak kulit, dan kontaminasi tidak langsung. Faktor perilaku kerja seperti penggunaan APD, personal hygiene, dan durasi paparan menjadi determinan utama. Namun, implementasi K3 dan pengelolaan limbah B3 masih belum optimal. Disimpulkan bahwa pengendalian risiko memerlukan pendekatan komprehensif melalui peningkatan kepatuhan APD, penguatan K3, monitoring paparan lingkungan dan biologis, serta pengelolaan limbah sesuai standar.
Model Analisis Kebijakan Dalam Pendidikan: Studi Teoritis Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam Perdana Putra, Hendro; Susmiyati, Sri; Sabran, Sabran
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1499

Abstract

Artikel ini mengkaji model-model utama analisis kebijakan (rasional/komprehensif, inkremental, pemindaian campuran, dobel jalur, koalisi advokasi, dan model implementasi) dan implikasinya terhadap kebijakan Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan menggunakan riset pustaka dan pendekatan content analysis, studi ini mengumpulkan studi teoritis klasik dan studi empiris terbaru untuk merumuskan kerangka kerja yang dapat diterapkan untuk perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan PAI. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi model pemindaian campuran untuk perumusan, aliran ganda untuk menjelaskan penetapan agenda, dan koalisi advokasi untuk memahami resistensi/subsistem paling efektif bila disertai dengan mekanisme implementasi adaptif dan evaluasi berbasis bukti. Rekomendasi berfokus pada perancangan kebijakan PAI yang peka secara teologis dan yuridis, partisipatif, dan sistematis dalam siklus umpan balik pemantauan implementasinya
Transformasi Digital Dalam Kebijakan Pendidikan Islam Ahmad, Ahmad; Susmiyati, Sri; Sabran, Sabran
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1500

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong perubahan dalam sistem pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam kebijakan pendidikan Islam serta implikasinya terhadap praktik pembelajaran dan manajemen lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dengan teknik pengumpulan data melalui buku, artikel jurnal ilmiah, serta regulasi pendidikan. Analisis data menggunakan metode content analysis melalui proses reduksi data, kategorisasi tematik, dan interpretasi untuk mengidentifikasi pola serta implikasi kebijakan dalam transformasi digital pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan dampak signifikan terhadap inovasi pembelajaran pendidikan Islam melalui penggunaan media digital, pembelajaran daring, dan sistem manajemen pembelajaran. Digitalisasi juga meningkatkan efisiensi pengelolaan lembaga pendidikan Islam, tapi dengan berbagai tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi, keterbatasan kompetensi digital tenaga pendidik, serta perlunya integrasi nilai-nilai Islam dalam pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan Islam yang adaptif, inklusif, dan berbasis nilai untuk mendukung transformasi digital pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Toleransi Beragama Putri Khana; Daim Baliah
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1507

Abstract

Dalam era globalisasi dan multicultural yang semakin berkembang, pemahaman dan praktik toleransi beragama menjadi aspek penting dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis. Pendidikan agama islam, sebagai bagian integral dari kurikulum Pendidikan, memiliki potensi besar untuk memainkan peran utama dalam membentuk sikap toleransi beragama pada siswa. Toleransi merupakan suatu sikap atau perilaku manusia yang mengikuti aturan, dimana seseorang dapat menghargai, menghormati terhadap perilaku orang lain. Istilah toleransi dalam konteks sosial budaya dan agama berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perihal toleransi beragama yang berfokus kepada kerukunan dalam masyarakat multikultural di Indonesia, dengan melihat bagaimana toleransi beragama sangat penting untuk mengatasi tantangan dan konflik agama sehingga dapat menciptakan masyarakat yang harmonis. Indonesia, sebagai negara yang sangat beragam dari segi budaya, suku, dan agama, memainkan posisi penting dalam menciptakan toleransi dan persatuan di tengah perbedaan keyakinan. Kerukunan antar umat beragama merupakan landasan penting dalam menjaga stabilitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep toleransi beragama, upaya, kebijakan pemerintah, dan tantangan dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis antar umat beragama. Dalam keadaan apapun dan kapan saja, Islam sebagai agama Rahmatal Lil’alamin senantiasa menghargai dan menghormati perbedaan, baik perbedaan suku, bangsa, dan keyakinan. Hal sangat ini jelas, bahwa Islam selalu memberikan kebebasan berbicara dan toleransi terhadap semua pemeluk agama dan berkeyakinan serta rasa hormat bagi umat manusia, tampa membeda-bedakan satu sama lain.
Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal: Upaya Pencegahan Praktik Balo Tua pada Masyarakat Lewoawang Bartoldus Sora Leba
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, fungsi, dan implikasi sosial-moral upacara adat Balo Tua dalam masyarakat Lewoawang serta menelaah urgensi pendidikan karakter berbasis budaya lokal sebagai upaya preventif terhadap praktik pernikahan sedarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap tokoh adat dan masyarakat, serta studi literatur dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balo Tua merupakan mekanisme adat yang berfungsi melegitimasi pernikahan sedarah melalui perubahan status kesukuan perempuan guna menjaga stabilitas sosial. Namun, secara moral dan pendidikan, mekanisme tersebut berpotensi menormalisasi pelanggaran norma kekerabatan. Meskipun praktik Balo Tua tidak lagi dijalankan, narasi budayanya masih hidup dalam kesadaran sosial dan berimplikasi pada relativisasi nilai di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan karakter berbasis budaya lokal diperlukan sebagai strategi preventif untuk membangun kesadaran moral, sikap kritis, dan tanggung jawab sosial dalam menyikapi praktik budaya yang tidak lagi relevan dengan nilai kemanusiaan dan tujuan pendidikan modern.
Efektivitas Pembelajaran Python terhadap Pemahaman Pecahan dan Desimal : Analisis N-Gain Fitrah Sari Wahyuni Harahap; Heri Yusuf Simbolon; Yulia Fitri
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis coding Python dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan dan desimal pada siswa kelas VIII SMP. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika yang bersifat abstrak serta dominasi pembelajaran konvensional yang kurang memberikan pengalaman belajar interaktif. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VIII SMP Negeri 03 Percut Sei Tuan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes awal dan tes akhir yang dianalisis menggunakan N-Gain untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah penerapan pembelajaran berbasis coding Python. Rata-rata skor meningkat dari 57,33 menjadi 81,87 dengan nilai N-Gain sebesar 0,81 yang termasuk kategori tinggi. Selain itu, ketuntasan belajar meningkat dari 13% menjadi 100%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis pemrograman mampu membantu siswa mengonstruksi konsep matematika melalui aktivitas eksploratif dan representasi komputasional. Secara teoretis, hasil penelitian ini memperkuat pendekatan konstruksionisme dan computational thinking yang menekankan pembelajaran aktif berbasis pemecahan masalah. Secara praktis, integrasi Python dalam pembelajaran matematika dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar di sekolah. Meskipun demikian, keterbatasan desain penelitian tanpa kelompok kontrol perlu menjadi perhatian dalam interpretasi hasil