cover
Contact Name
Borisman Bertinegara
Contact Email
jurnaljgen@gmail.com
Phone
+6281703531851
Journal Mail Official
jurnaljgen@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnaljgen@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 29886295     EISSN : 29886295     DOI : https://doi.org/10.60126/jgen
JGEN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is a journal that is a scientific forum for community service, with the online registered number E-ISSN 2988-6295. This multidisciplinary scientific journal in the field of community service is published by Lumbung Pare Cendekia with the aim of publishing the results of community service activities related to the development and application of science and technology research results, which include concepts, models and its implementation as an effort to increase community participation in development. JGEN is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage of areas: Human development and nation competitiveness, Local resource-based poverty alleviation, Management of rural and coastal areas of local wisdom. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Education, Animal Husbandry, Fisheries, Marine, Public Health, UMKM, Development of environmentally sound technologies. Health, nutrition, tropical diseases, herbal medicines, Art, literature, and culture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 270 Documents
Peningkatan Kapasitas Kader Dalam Pencegahan Leptospirosis Melalui Edukasi, Pelatihan CTPS dan Survei Kesehatan Lingkungan di Padukuhan Sonosewu, Kabupaten Bantul Yovanka Winda Nugraheni; Delia Putri; Dedy Tri Atmaja; Sri Puji Ganefati
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i3.1676

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang masih menjadi masalah kesehatan lingkungan endemis di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan leptospirosis melalui edukasi kesehatan, pelatihan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), dan survei kesehatan lingkungan di Dukuh Sonosewu, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu penggalian masalah dan potensi masyarakat, Community Self Survey (CSS), peningkatan kapasitas kader, serta pemantapan dan pendampingan masyarakat. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan masyarakat dari 70% pada pre-test menjadi 99% pada post-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi diberikan. Kegiatan ini membuktikan bahwa metode edukasi berbasis demonstrasi langsung disertai keterlibatan aktif kader kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan leptospirosis.
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Naik Kelas dengan Artificial Intelligence (AI): Belajar, Berkarya dan Berdaya di Era Digital Leni Fitrianti
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i3.1705

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kualitas hidup di era digital. Namun, literasi dan keterampilan pemanfaatan AI di kalangan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) masih relatif terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan anggota PKK dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung aktivitas organisasi, pengembangan usaha keluarga, dan kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep dasar AI, pemanfaatan aplikasi AI seperti ChatGPT, Gemini, Canva AI, dan Plantix Preview serta penerapannya dalam kegiatan PKK maupun dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan teknologi AI. Peserta mampu menghasilkan berbagai produk digital sederhana, seperti undangan, poster, dan konten promosi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan AI dapat menjadi strategi pemberdayaan yang efektif untuk meningkatkan kapasitas anggota PKK dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Dengan meningkatnya literasi dan keterampilan digital, anggota PKK diharapkan mampu menjadi individu yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Pelaksanaan Dapur Sehat (DASHAT) Dalam Upaya Pencegahan Stunting di DP2KBPMD Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Tahun 2026 Wanda Januar Astawan; Una Zaidah; Baiq Fathin Ayu Rakhmawati
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1734

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan secara komprehensif karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Salah satu upaya percepatan penurunan stunting yang dikembangkan pemerintah adalah Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting melalui pelaksanaan Program DASHAT di DP2KBPMD Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat secara partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan pemangku kepentingan, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pengolahan makanan bergizi berbasis pangan lokal, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Program DASHAT mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyebab, dampak, dan upaya pencegahan stunting, meningkatkan keterampilan peserta dalam menyusun menu bergizi sesuai kebutuhan ibu dan anak, serta memperkuat peran kader Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga dalam memberikan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana pendukung, cakupan wilayah pelayanan, dan rendahnya pemahaman sebagian masyarakat, koordinasi lintas sektor dan pemberdayaan kader menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program.
Pendampingan Pembelajaran Matematika Menggunakan Media Kartu Bilangan Pada Sekolah Dasar Swasta Masehi Medan Priti Br Silalahi; Sanna Marbun; Rointan Sitohang; Yunita Purba; Greseela Bangun; Noventi Sijabat
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1736

Abstract

Pembelajaran matematika pada siswa kelas I sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam mengenal lambang bilangan dan memahami operasi penjumlahan sederhana. Penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas menyebabkan proses belajar kurang menarik sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi pembelajaran matematika melalui penggunaan media kartu bilangan untuk membantu meningkatkan kemampuan mengenal bilangan dan penjumlahan sederhana serta memperkuat keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak di rumah. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Swasta Masehi Medan dengan menggunakan metode pendampingan yang meliputi tahap persiapan, pengembangan media, pelaksanaan pembelajaran, serta evaluasi melalui observasi dan wawancara kepada siswa dan orang tua. Media yang digunakan berupa kartu bilangan yang memuat lambang bilangan, nama bilangan, dan ilustrasi gambar sesuai dengan jumlah bilangan sehingga memberikan pengalaman belajar yang konkret dan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti pembelajaran dengan antusias, aktif berpartisipasi dalam setiap aktivitas, serta lebih mudah memahami hubungan antara lambang bilangan, jumlah benda, dan operasi penjumlahan sederhana. Orang tua juga memberikan respons positif karena media dinilai praktis, menarik, dan mudah digunakan sebagai sarana pendampingan belajar di rumah. Selain itu, diperoleh masukan untuk pengembangan media berupa penambahan ukuran kartu, penggunaan warna yang lebih menarik, dan variasi ilustrasi agar lebih sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah. Dengan demikian, media kartu bilangan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam meningkatkan kualitas proses belajar siswa.
Penguatan Literasi Gizi Ibu dan Balita melalui Edukasi Pencegahan Stunting serta Pemanfaatan Pangan Lokal Labu Kuning-Wortel di Desa Banjarejo Cintika Yorinda Sebtalesy; Cindy Aidia Putri; Heni Eka Puji Lestari; Yeni Utami; Lucia Ani Kristanti; Nita Widiastutik; Samsiti Samsiti
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1740

Abstract

Stunting tetap menjadi masalah kesehatan ibu dan anak yang membutuhkan pendekatan promotif dan preventif berbasis keluarga. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi ibu hamil dan ibu anak di bawah lima tahun dengan memberikan pendidikan tentang pencegahan stunting dan gizi seimbang, serta memperkenalkan makanan lokal—khususnya labu dan wortel—sebagai pilihan makanan tambahan yang bergizi. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Banjarejo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Januari 2026, bekerja sama dengan KKN (Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa) Kelompok 13. Pendekatan partisipatif berbasis masyarakat digunakan, yang melibatkan koordinasi dengan bidan desa, perawat, dan relawan kesehatan; sesi pendidikan di Pustu Desa Banjarejo; kunjungan rumah kepada ibu hamil; diskusi dan sesi tanya jawab; distribusi brosur; dan demonstrasi tentang pemanfaatan hasil bumi lokal. Peserta termasuk 12 ibu anak di bawah lima tahun yang mengikuti sesi imunisasi dan enam ibu hamil yang dijangkau melalui kunjungan rumah. Hasil pengabdian menunjukkan respons positif dari peserta dan peningkatan pemahaman mengenai nutrisi seimbang, pemantauan pertumbuhan, pencegahan anemia selama kehamilan, dan pentingnya pemeriksaan prenatal rutin, serta penguasaan keterampilan untuk menyiapkan labu dan wortel sebagai makanan tambahan. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pendidikan kebidanan berbasis komunitas dapat berfungsi sebagai strategi yang sederhana, spesifik konteks, dan mudah diimplementasikan untuk mendukung pencegahan stunting sejak kehamilan hingga masa kanak-kanak awal.
Pengembangan Profesional Guru melalui Lesson Study dalam Pemanfaatan Media Space Geometry Flipbook (SGF) di SMA IT Dataqu Imam Syafi'i Lhokseumawe Hayatun Nufus; Muliana Muliana; Fakrah Fakrah
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1742

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk memiliki kompetensi dalam mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif guna mendukung proses pembelajaran yang efektif. Namun, hasil observasi di SMA IT Dataqu Imam Syafi'i Lhokseumawe menunjukkan bahwa guru masih menghadapi kendala dalam mendesain dan menerapkan media pembelajaran digital, khususnya pada pembelajaran matematika. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui pemanfaatan Space Geometry Flipbook (SGF) berbasis Lesson Study, sekaligus mendukung peningkatan literasi digital siswa. Kegiatan dilaksanakan di SMA IT Dataqu Imam Syafi'i Lhokseumawe dengan melibatkan 25 guru dan 80 siswa selama enam kali pertemuan. Metode yang digunakan mengadopsi tahapan Lesson Study yang meliputi Plan, Do, dan See, yang diawali dengan sosialisasi, dilanjutkan pendampingan penyusunan media SGF, implementasi pembelajaran di kelas, observasi, refleksi, serta evaluasi melalui angket literasi digital siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu merancang dan mengimplementasikan media Space Geometry Flipbook sesuai materi pembelajaran matematika serta menerapkannya dalam proses pembelajaran secara lebih interaktif. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memberikan respons pada kategori setuju dan sangat setuju terhadap indikator literasi digital, yang meliputi kemampuan memperoleh informasi, berpikir kritis, komunikasi, etika digital, keamanan pribadi, keamanan perangkat, dan pemanfaatan teknologi. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan Space Geometry Flipbook melalui Lesson Study dapat meningkatkan kompetensi profesional guru sekaligus mendukung penguatan literasi digital siswa dalam pembelajaran matematika. Program ini juga memberikan pengalaman kolaboratif bagi guru dalam merancang, melaksanakan, dan merefleksikan pembelajaran secara berkelanjutan.
Workshop Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak Tangerang 2024-2026 Nurdin Nurdin
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1744

Abstract

Rencana Aksi Daerah Kabupaten Tangerang periode 2024-2026 merupakan kesepakatan politik yang berdampak pada kemajuan dalam mewujudkan kabupaten layak anak. Pemerintah Kabupaten Tangerang telah berupaya mengimplementasikan pemenuhan hak-hak anak sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan tentang Kabupaten Layak Anak. Namun demikian, kinerja pemerintah daerah belum menghasilkan penghargaan yang representatif terkait kategori Kabupaten Layak Anak selama 4 tahun terakhir (2020-2024). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan pemenuhan hak-hak anak terkait hak sipil dan kebebasan, hak lingkungan, keluarga dan pengasuhan alternatif, hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, dan hak perlindungan khusus dalam perencanaan dan penganggaran program dan kegiatan pembangunan pada organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah. Metode kegiatan ini dilakukan melalui diskusi dan praktik pengintegrasian program dan kegiatan ramah anak untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak. Hasil kegiatan ini adalah tersusunnya dokumen rencana aksi daerah Kabupaten Tangerang, 2024-2026. Keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak di Tangerang pada tahun-tahun mendatang akan sangat bergantung pada komitmen politik yang kuat antara eksekutif (Bupati Tangerang), birokrasi, dan wakil rakyat di DPRD. Kedua lembaga politik ini memiliki peran penting dan menentukan dalam menetapkan alokasi anggaran dari APBD untuk kepentingan masyarakat pada umumnya dan hak-hak anak khususnya.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Asam Urat melalui Program SI-ASIK (Senam, Informasi Kesehatan dan Demonstrasi Minuman Sehat) di Dusun Pendem, Desa Mujur Murtiana Ningsih; Laila Mardiana; Nuraini Abdurrahman Ali; Arif Sofyandi; Lia Sahrun; Evi Mayani
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1745

Abstract

Asam urat merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan berpotensi menurunkan kualitas hidup apabila tidak dicegah melalui penerapan pola hidup sehat. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaan asam urat menjadi salah satu penyebab tingginya kejadian penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan asam urat melalui program SI-ASIK (Asam Urat dengan Olahraga dan Informasi Kesehatan) di Dusun Pendem, Desa Mujur, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Juli 2025 dengan melibatkan 10 peserta. Metode yang digunakan meliputi senam bersama, penyuluhan kesehatan menggunakan media poster, demonstrasi pembuatan minuman sehat berbahan nanas, mentimun, dan jahe, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Sebelum intervensi, sebagian besar peserta (70%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, sedangkan setelah kegiatan jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 50%, kategori cukup 40%, dan kategori kurang menurun menjadi 10%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan. Program SI-ASIK terbukti efektif sebagai media promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan asam urat serta berpotensi menjadi model edukasi berbasis masyarakat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di wilayah kerja puskesmas.
Pendampingan Individual Penggunaan Media SMARTBOX Kincir Angin Penjumlahan untuk Meningkatkan Pemahaman Matematika Siswa Kelas II Sekolah Dasar Patri Silaban; Ester Duha; Herlina Ndruru; Wiwi Pasaribu; Paskah Sinaga; Eka Tamba; Elvina Malau
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1748

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep penjumlahan pada siswa sekolah dasar serta masih terbatasnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi penjumlahan sekaligus meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai penggunaan media pembelajaran SMARTBOX Kincir Angin Penjumlahan sebagai media pendamping belajar di rumah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2026 di Gang Duku, Kelurahan Tanjung Sari, dengan sasaran seorang siswa kelas II sekolah dasar beserta orang tuanya. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pendampingan, demonstrasi penggunaan media, praktik langsung, serta evaluasi melalui pretest, posttest, wawancara, dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman materi dari 60 menjadi 85, peningkatan rata-rata skor hasil wawancara dari 65 menjadi 88, serta peningkatan persentase pemahaman peserta dari 55% menjadi 95%. Selain meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan, kegiatan ini juga meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak melalui pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, media SMARTBOX Kincir Angin Penjumlahan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar melalui sinergi antara sekolah dan keluarga.
Pemberdayaan Ibu Balita Stunting melalui Terapi Komplementer Pijat Bayi dan Edukasi MP-ASI Berbasis Daun Kelor di Wilayah Puskesmas Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah Septi Widiyanti; Sri Lestariningsih; Elisa Murti Puspitaningrum
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1750

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan dan penanganan stunting memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pemberian stimulasi tumbuh kembang serta pemenuhan gizi anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita mengenai terapi komplementer pijat bayi dan pengolahan makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis daun kelor sebagai upaya mendukung pemberdayaan ibu balita stunting. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah, dengan melibatkan 30 ibu balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik pijat bayi, demonstrasi pengolahan MP-ASI berbasis daun kelor, praktik langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 51,67 menjadi 85,00 pada post-test atau meningkat sebesar 33,33 poin (64,5%). Selain itu, peserta menunjukkan pemahaman dan mampu mempraktikkan selama sesi pendampingan sesuai prosedur serta memahami pemanfaatan daun kelor sebagai bahan lokal bergizi untuk MP-ASI. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa metode edukasi berbasis demonstrasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu dalam pencegahan dan penanganan stunting. Program ini diharapkan dapat diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam kegiatan Posyandu dan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas sebagai salah satu strategi percepatan penurunan stunting di tingkat masyarakat.