cover
Contact Name
Micrets Agustina Silaya
Contact Email
makawerumicke@gmail.com
Phone
+6285243580007
Journal Mail Official
makawerumicke@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Lt. 1 Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia Maluku Jl. Ot Pattimaipauw, Talake | Ambon 97115
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27214680     DOI : 10.69765/mjppm
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September) oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial dan humaniora, sains dan teknologi, kesehatan, serta bidang lainnya yang terkait dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Articles 113 Documents
PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF WADAH PEREMPUAN JEMAAT GPM HATUSUA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PIRING ANYAMAN LIDI KELAPA Dessy Balik; Robby D Lakatua
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i2.1839

Abstract

Potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Desa Hatusua tersebut selain dibidang perikanan ada juga dibidang pertanian dan perkebunan. Salah satu hasil perkebunan yang dimiliki oleh Desa Hatusua adalah tanaman pohon kelapa. Hasil dari tanaman perkebunan ini selain buah yang dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari dan di jual dipasaran ternyata salah satu bagian dari tanaman pohon kelapa ini sangat berguna untuk dijadikan sebagai bahan baku kerajinan tangan. Bagian dari batang daun kelapa yang muda bisa berfungsi sebagai bahan baku piring anyaman. Inovasi yang ditawarkan bagi Perempuan Jemaat GPM Hatusua adalah mengubah batang daun kelapa yang mudah menjadi piring anyaman. Kegiatan yang dilakukan adalah berupa pelatihan pembuatan piring anyaman, pembentukan dan pendampingan kelompok usaha piring anyaman, serta penguatan kapasitas bisnis kelompok usaha dari sisi produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Permasalahan mitra yang utama adalah masih kurangnya pengetahuan mitra dalam mengelola dan mengembangkan bahan baku batang daun kelapa muda menjadi piring anyaman. Belum ada kelompok usaha piring anyaman di Negeri dan Jemaat Hatusua, masih kurangnya pengetahuan mitra tentang pengelolaan usaha yang baik ditinjau dari sisi produk yang baik, ketersediaan saluran pemasaran, serta pengetahuan tentang pengelolaan keuangan usaha yang baik. Solusi tekhnis yang ditawarkan adalah pemberdayaan dan pembentukan kelompok usaha dengan bentuk kegiatan melakukan pelatihan pembuatan piring anyaman dan penguatan kapasitas bisnis kelompok usaha. 
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS USAHA KECIL DI DESA WAAI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH Beatrix A Talakua; Chricela N Joseph
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i2.1840

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan motor penggerak perekonomian yang diharapkan dapat meningkatakan kesejahteraan Masyarakat. Kreativitas Masyarakat dan kemampuan memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk memandu ide dan kreasi diwujudkan dalam berbagai produk UMKM. Ada banyak UMKM di Kecamatan Salahutu dengan berbagai produk UMKM, salah satunya adala UMKM pembuatan abon ikan di Desa Waai. Dalam melaksanakan kegaiatn usahanya tidak terlepas dari permasalahan yang dihadapi. Adapun permasalahn yang dihadapi adalah: 1) Permasalahan dalam melakukan pengemasan dan pelebelan, 2) Sejauh mana Masyarakat mengetahui manfaat dari pengenasan produk. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian Masyarakat ini adalah dapat membantu meningkatkan omzet penjual abon ikan, sehingga dilakukan; 1) Desain ulang terhadap kemasan dan lebel produk sehingga dapat dikenal oleh konsumen, 2) Didesain system promosi pada sosial media. Hasil dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini dapat meningkatkan penjualan, produktivitas dan bnaya Masyarakat yang mengetahui keberadaan usaha abon ikan yang berada di Desa Waai. 
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA MALUKU Eklefina Pattinama; Elisabeth Syantje Telussa; Yonas Tuhummury
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i1.1937

Abstract

Kekerasan sering terjadi dalam masyarakat, termasuk di kalangan komunitas intelektual dan di lembaga pendidikan tinggi, yang mencerminkan hubungan kekuasaan yang tidak setara antara atasan dan bawahan, dosen dan mahasiswa, mahasiswa dan staf, serta di antara mahasiswa itu sendiri. Kekerasan tersebut memperkuat praktik patriarki baik secara struktural maupun budaya, seringkali tanpa disadari secara sadar oleh anggota komunitas akademik. Sayangnya, pengetahuan mahasiswa mengenai tindakan kekerasan-bentuk, dampak, strategi pencegahan, dan kerangka hukum di bawah hukum nasional-masih terbatas. Program sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan mahasiswa terhadap isu-isu kekerasan guna mempromosikan lingkungan kampus yang aman dan nyaman serta bebas dari kekerasan. Metode implementasinya meliputi kuliah interaktif, diskusi kelompok, latihan pencegahan, dan pembentukan kelompok sukarelawan untuk pencegahan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pra-tes, 46% mahasiswa menunjukkan pengetahuan yang terbatas tentang kekerasan dan peraturan yang mengaturnya. Pada akhir program, hasil pasca-tes menunjukkan bahwa 82% mahasiswa memiliki pemahaman yang jelas tentang materi yang disampaikan oleh fasilitator. Para peserta secara aktif terlibat dalam kegiatan tersebut, secara sukarela menjadi advokat pencegahan kekerasan di kampus, dan setuju untuk mengembangkan modul pencegahan kekerasan untuk mendukung terciptanya kampus bebas kekerasan di UKIM.
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN DAN DIGITALISASI PELAYANAN INFORMASI BAGI PELAKU USAHA MIKRO PADA JEMAAT GPM NAKU Jondry Adrin Hetharie; Joseph Makatita
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i1.1985

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan mengatasi rendahnya literasi keuangan pelaku usaha mikro dan keterbatasan sistem diseminasi informasi pelayanan di Jemaat Gereja Protestan Maluku Naku, Ambon. Permasalahan mitra meliputi ketidakmampuan memisahkan keuangan pribadi dan usaha, tidak adanya pembukuan kas sederhana, serta ketergantungan pada media warta cetak konvensional. Metode pelaksanaan menggunakan tiga tahapan, yaitu persiapan berupa survei kebutuhan, pelaksanaan melalui edukasi literasi keuangan interaktif, distribusi buku kas fisik, pelatihan website jemaatgpmnaku.org, dan pembuatan video promosi pelayanan, serta evaluasi berbasis kuesioner pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi manajemen kas peserta dari rata-rata 42,7% menjadi 94,5%. Implementasi portal digital jemaatgpmnaku.org juga berhasil mentransformasi penyebaran warta jemaat menjadi real-time, transparan, dan efisien. Simpulan utama menunjukkan bahwa integrasi penguatan kapasitas finansial pelaku usaha dan modernisasi sistem informasi gerejawi terbukti memperkuat ketahanan ekonomi lokal serta efektivitas pelayanan pastoral. Kegiatan ini berimplikasi strategis dalam meletakkan fondasi transformasi digital bagi komunitas pedesaan adat di wilayah Maluku.
SOSIALISASI TENTANG PENGELOLAAN, PENGAWASAN DAN PERTANGGUNG JAWABAN KEUANGAN DESA DALAM PERSPEKTIF PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN Eivandro Wattimury; Alyn Matulapelwa; Retsky Timisela; Della Ajawaila
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i1.2025

Abstract

Desa atau Desa Adat merupakan unjung tombak pembangunan di tingkat masyarakat, karena itu dalam pengelolaan anggaran Dana Desa (DD) dan Anggran Dana Desa (ADD) harus wajib dikelola dengan baik, taransparansi, dan tertanggungjawab untuk kepentingan masyarakat desa. Ini sangat penting dikarenakan banyak kasus-kaus penyalagunaan kewenangan dan anggaran yang berujung pada tindak pidana korupsi dengan motif menguntunkan diri sendiri dan kelompok, tetapi juga kurangnya pemahaman aparatur pemerintah desa tentang mekanisme pengelolaan dan pertanggungjawaban keuwangan desa. untuk itu, pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan sosialisasi tentang pengelolaan, pengawasan, dan pertanggungjawaban untuk keuwangan desa yang dirasa penting untuk menambah pemaman dalam pengelolaan anggaran dana desa.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL REMAJA GPM MELALUI SOSIALISASI DIGITAL MARKETING BERBASIS CANVA DI JEMAAT GPM HATIVE BESAR Belianus P Latuheru; Thomas Aurima
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i1.2029

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan promosi, dan potensi kewirausahaan. Akan tetapi, pemanfaatan teknologi oleh remaja belum sepenuhnya diarahkan pada aktivitas yang produktif dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan promosi digital remaja Jemaat GPM Hative Besar melalui sosialisasi digital marketing dan pelatihan penggunaan aplikasi Canva. Mitra kegiatan adalah remaja Jemaat GPM Hative Besar, Klasis Pulau Ambon Utara. Permasalahan utama yang ditemukan adalah tingginya akses remaja terhadap smartphone dan media sosial, namun penggunaannya masih lebih dominan untuk hiburan dan interaksi sosial. Pemanfaatan media digital untuk promosi produk, jasa, kegiatan organisasi, personal branding, maupun peluang kewirausahaan masih rendah. Metode kegiatan meliputi observasi, wawancara, identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, sosialisasi, diskusi interaktif, praktik pembuatan flyer promosi digital, pendampingan kelompok, serta lomba desain sebagai bentuk evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep digital marketing, meningkatnya keterampilan peserta dalam membuat media promosi menggunakan Canva, serta tumbuhnya kesadaran untuk memanfaatkan media sosial secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab. Program ini juga mendorong remaja untuk melihat teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, membangun jejaring, dan menciptakan peluang ekonomi. Dengan demikian, pelatihan promosi digital berbasis Canva dapat menjadi strategi pemberdayaan yang relevan dalam membentuk generasi muda jemaat yang cakap digital dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS KOMUNITAS MELALUI PROGRAM KKN TEMATIK UKIM BERDAMPAK SMART DI JEMAAT GPM TAWIRI KOTA AMBON Godprit Touwely; Moses Tomasila; Robbi Dj Lakatua
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i1.2034

Abstract

Artikel ini melaporkan pelaksanaan dan hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UKIM Berdampak SMART di Jemaat GPM Tawiri, Kota Ambon. Program ini dirancang berbasis tiga pilar utama: Pemetaan Potensi Ekonomi Jemaat, Literasi dan Pengelolaan Keuangan, serta Pemasaran Digital. Melalui survei terstruktur terhadap 44 pelaku usaha mikro aktif, ditemukan bahwa 82% tidak memiliki pencatatan keuangan, 75% masih mengandalkan pemasaran konvensional, dan 68% memiliki literasi digital yang rendah. Pelaksanaan program mencapai capaian 100% pada pilar pemetaan, 85% pada literasi keuangan, dan 78% pada pemasaran digital. Temuan lapangan menunjukkan bahwa kelompok usaha yang mengadopsi pemasaran digital mencatatkan omzet hingga 26,7 kali lebih tinggi dibandingkan pelaku usaha non-digital dalam komunitas yang sama. Program KKN ini membuktikan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas yang berpijak pada data survei lokal mampu menghasilkan intervensi yang tepat sasaran dan berdampak signifikan terhadap kapasitas ekonomi masyarakat jemaat.
PENDAMPINGAN KELOMPOK USAHA KERUPUK SINGKONG MELALUI PEMBUATAN KEMASAN, IDENTITAS MEREK, DAN PEMASARAN DIGITAL DI JEMAAT SOUHURU, HATIVE BESAR. Stenly S. F. Salenussa; Mozes D Istia
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i1.2035

Abstract

Jemaat Souhuru berada di klasis Pulau Ambon utara, yang berlokasi di wilayah Hative Besar, Kota Ambon. Di Jemaat Souhuru sektor usaha yang di jalankan umumnya berskala mikro dan kecil. Salah satunya usaha kerupuk singkong yang di kelola ibu-ibu rumah tangga di jemaat ini. Namun usaha ini masih menghadapi kendala pada kemasan, logo, dan pemasaran produk. Pada Kegiatan KKN yang dilakukan mahasiswa angkatan ke-65 bertujuan untuk membantu kelompok usaha kerupuk singkong dengan melalui perbaikan kemasan untuk melindungi produk agar tidak mudah rusak, pembuatan logo sebagai identitas merek, dan memasarkan kerupuk singkong secara digital maupun langsung agar produk bisa di kenal oleh banyak masyarakat. Pendampingan ini melalui observasi lapangan, wawancara langsung dengan kelompok usaha, identifikasi permasalahan, berproses langsung dalam produksi, pengemasan, dan promosi produk, serta dokumentasi berupa video atau foto. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pada visual produk dengan kemasan yang baru dan lebih aman, logo yang mencerminkan ciri khas produk, serta mulai dikenalnya produk oleh konsumen setelah memasarkan secara langsung maupun digital.
PELATIHAN DESAIN GRAFIS MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA OSIS SMP NEGERI 13 NEGERI LAMA KECAMATAN BAGUALA KOTA AMBON Jimmy P.M. Sirait
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i2.1918

Abstract

Desain grafis lahir dari kebutuhan komunikasi antar manusia melalui media visual yang dimulai dari abad ke-19 hingga jaman modern. OSIS adalah Organisasi Intra Sekolah. OSIS di bentuk didalam sekolah dan beranggotakan siswa di sekolah itu dan dibina oleh guru itu dan nantinya  turut serta berkarya untuk kebaikan sekolah. Kegiatan pelatihan desain grafis dilakukan pada Pengurus OSIS dengan tujuan OSIS merupakan wadah bagi siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan social dan kemasyarakatan di sekolah . Dengan adanya  keahlian desain grafis dari pengurus OSIS akan memudahkan OSIS dalam membuat berbagai macam media promosi ataupun dokumentasi kegiatan yang dilakukan . Kegiatan menggunakan aplikasi Canva dapat menambah wawasan dan keahlian siswa dalam bidang desain grafis serta dapat membantu OSIS mempromosikan, mempublikasikan dan mengelolah kegiatan OSIS maupun ekstrakulikuler lainnya.  Dalam melaksanakan kegiatan OSIS biasanya anggota OSIS perlu membuat desain pemasaran atau iklan dalam bentuk banner, poster dan pamphlet, akan tetapi desain yang dihasilkan masih kurang rapi, kurang menarik dan kurang informatif hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan tentang konsep desain dan tools desain yang digunakan.Dengan adanya  keahlian desain grafis dari pengurus OSIS akan memudahkan OSIS dalam membuat berbagai macam media promosi ataupun dokumentasi kegiatan yang dilakukan.
DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DALAM BENTUK TINDAKAN PENCEGAHAN PRIMER DI DESA WAKOLO, KECAMATAN TANIWEL Pollan Versilia Wuritimur; Hery Jotlely; Trixie Leunupun; Minnalia Soakakone; Mersy Delty Kainama; Engrith Grafelia Leunupun
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i1.2040

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, hiperurisemia, hiperkolesterolemia, dan obesitas merupakan ancaman kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat, khususnya di daerah terpencil dengan akses layanan kesehatan yang terbatas. Desa Wakolo di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, berjarak lebih dari 200 km dari ibu kota provinsi dengan waktu tempuh sekitar 6 jam, yang mengakibatkan minimnya pemanfaatan layanan kesehatan untuk skrining dini PTM. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini PTM sebagai tindakan pencegahan primer pada masyarakat berusia tahun di Desa Wakolo. Metode pelaksanaannya meliputi tahap observasi dan koordinasi mitra, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan fisik dan biomakro (pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, Kolesterol, dan Indeks Massa Tubuh/IMT), serta tahap evaluasi dan edukasi kesehatan. Hasil skrining pada 33 partisipan menunjukkan bahwa 100% peserta memiliki kadar gula darah normal ( mg/dL). Namun ditemukan angka risiko yang tinggi pada parameter lain: 84,8% peserta mengalami hipertensi ( mmHg), 69,7% peserta perempuan mengalami hiperurisemia ( mg/dL), 45 % peserta mengalami hiperkolesterolemia ( mg/dL), dan 33,4% peserta berkecukupan gemuk (IMT ). Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi faktor risiko PTM di masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan secara berkala melalui kolaborasi dengan Puskesmas lokal dan pemerintah desa.

Page 11 of 12 | Total Record : 113