cover
Contact Name
Micrets Agustina Silaya
Contact Email
makawerumicke@gmail.com
Phone
+6285243580007
Journal Mail Official
makawerumicke@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Lt. 1 Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia Maluku Jl. Ot Pattimaipauw, Talake | Ambon 97115
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27214680     DOI : 10.69765/mjppm
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September) oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial dan humaniora, sains dan teknologi, kesehatan, serta bidang lainnya yang terkait dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Articles 95 Documents
SOSIALISASI GERAKAN ANTI ABORSI BAGI ANGKATAN MUDA RANTING NEGERI LAMA DAN RANTING FIRAT DI JEMAAT GPM NEGERI LAMA Tuasela, Juliana Agusthina; Apituley, Margaretha M. A.
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i2.1306

Abstract

Tujuan artikel ini untuk membuat sosialiasi gerakan anti aborsi di Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Ranting Negeri Lama dan Ranting FIRAT di Jemaat Gereja Protestan Maluku Negeri Lama. Sosialisasi berbasis kajian teologis dan teologi - pastoral. Secara faktual, salah satu masalah sosial yang muncul dalam komunitas persekutuan Angakatan Muda Ranting Negeri Lama dan Ranting FIRAT adalah isu aborsi dalam pacaran. Masalah ini muncul dan terindikasi dengan adanya kasus kekerasan dalam pacaran yang terjadi tahun 2008. Kasus ini bisanya tidak muncul dipermukaan tetapi cenderung tersembunyi karena dipengaruhi budaya malu. Ada perempuan yang melakukan aborsi tetapi mendiamkan karena merasa malu. Tindakan ini bisa meningkat karena terbatasnya pengetahuan komunitas Angkatan Muda GPM Ranting Negeri Lama dan Ranting FIRAT tentang aborsi, bentuk, penyebab, dampak dan cara penanganannya. Terkait permasalahan ini diajukan solusi penyelesaian dalam bentuk, yaitu: pertama, sosialisasi secara mutli disipliner tentang isu kekerasan dalam pacaran khusus di bidang teologi dan pastoral. Kedua, mentransformasi pemahaman dan melakukan pendampingan pelayanan serta langkah preventif kekerasan dalam pacarana dan aborsi. Kegiatan diharapkan memutuskan mata rantai aborsi di kalangan anak muda dalam pacaran.
PKM MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI MELALUI PENDEKATAN VIDEO BASED INSTRUCTIONS DAN PEER GROUP SUPORT DI SLB Parinussa, Nenny; Lilipory, Mevi
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i1.1218

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sangat penting bagi proses perkembangan hidup manusia.. Pada remaja putri khususnya ditandai dengan dimulainya siklus menstruasi. Seperti remaja pada umumnya, remaja putri dengan disablilitas juga mengalami menstruasi. Namum, mereka kesulitan dalam melakukan perawatan diri. Remaja putri dengan disabilitas perlu mengenali tubuhnya, apa yang akan terjadi. Mereka juga membutuhkan dan menginginkan informasi tentang mengelola menstruasi secara sehat dan bersih, bagaimana membuang pembalut yang benar, apa yang harus dipersiapkan dan diantisipasi ketika menstruasi dan resiko kesehatan apa saja terkait menstruasi. sehingga mereka tidak terkejut atau ketakutan pada saat haid pertamanya tiba. Penelitian UNICEF di Indonesia pada 2015 menemukan fakta satu dari tujuh anak perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih, pada saat menstruasi sedangkan satu dari empat perempuan melporkan permasalahan gatal atau sakit pada daerah kemaluannya dan 9% menyatakan sakit sewaktu buang air kecil ketika haid. Tiga penyebab utamanya adalah 1) rendahnya sarana sanitasi yang layak di sekolah, 2) minimnya akses informasi mengenai cara mengelola kebersihan menstruasi secara baik dan benar, dan 3) terbatasnya pengetahuan guru tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) (Burnet Institute, 2015). Di Provinsi Maluku khususnya kota Ambon terdapat sekolah yang memfasilitasi remaja dengan disabilitas yaitu salah satunya di SLB Negeri Batu Merah Ambon. Di SLB Negeri Batu Merah Ambon didapatkan data bahwa jumlah siswa remaja usia 13 sampai 17 tahun berjumlah 48 siswa terdiri dari laki-laki 30 siswa dan perempuan berjumlah 18 siswa. Ada beberapa permasalahan yang dialami oleh mitra yaitu : 1) Belum pernah dilakukan sosialisasai tentang Manajemen Kebersahan Menstruasi bagi siswa/siswi. Sehingga dapat dilakukan metode FGD untuk meningkatkan pengetahuan siswa/siswi; 2) Belum ada pelatihan dan pembentukan peer grup support untuk mendampingi siswi yang mentruasi dalam melakukan MKM. Berdasarkan masalah dan rencana yang telah didisuksikan dengan mitra, maka Tim mengimplementasikan: 1) Melakukan Sosialisasi melalui penyuluhan, diskusi dan tanya jawab kepada seluruh siswa SMP dan SMA dengan menggunakan video based learning Didapatkan hasil bahwa ada peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan sebelum intervensi dan sesudah intervensi diberikan sebesar 12 responden (57,1 %); 2) Melakukan simulasi dan membentuk peer group support yang diikuti oleh tim pengabdi, guru dan siswa untuk menerapkan MKM menunjukan data bahwa perilaku siswa setelah diberi simulai peer group suport adalah sebanyak 30 responden (93,8%). Luaran dari kegiatan ini telah dipublikasikan pada media cetak online; https://lintas-berita.com/2022/10/05/pkm-fakultas-kesehatan-ukimmemperkenalkan-keberhasilan-mestruasi-bagi-perempuan/. Video pelaksanaan kegiatan di web LPM UKIM https://www.youtube.com/watch?v=bzTbNWNrzo4
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA DETEKSI MASALAH KESEHATAN IBU HAMIL DI AMAHUSU Madiuw, Devita; Sopacua, Dian Thiofany; Latuputty, Zefanya Lea
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i2.1307

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Amahusu, dengan mitra Kader Posyandu Wainener. Tujuan kegiatan pengabdian adalah membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu 1) masih rendahnya pemahaman tentang pemeriksaan ibu hamil yang dapat dilakukan oleh kader posyandu; 2) kurangnya keterlibatan kader dalam upaya deteksi dini masalah kehamilan, dibuktikan dengan belum pernah dilatih untuk melakukan pemeriksaan pada ibu hamil, serta belum tersedia alat penunjang pemeriksaan. Kegiatan yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra, yaitu: 1) penyuluhan tentang pentingnya peran kader posyandu dalam deteksi masalah kesehatan ibu hamil; 2) pelatihan penggunaan alat sphygmomanometer digital, alat cek Hb digital dan pita LILA. Luaran dan indikator yang telah dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu: 1) publikasi kegiatan PkM di media massa elektronik (klikmaluku.com) https://www.klikmaluku.com/klik-ambon/1074674857/peduli-kesehatan ibu-hamil-dosen-ukim-berdayakan-kader-posyandu-amahusu; 2) peningkatan tingkat keberdayaan mitra melalui peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil post-test (92%); 3) peningkatan keterampilan penggunaan alat sphygmomanometer digital, alat cek Hb digital dan pita LILA (100%); 4) video kegiatan; 5) publikasi artikel. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa seluruh kader Posyandu mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendeteksi masalah kesehatan ibu hamil.
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS SEJARAH bagi PARA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 6 AMBON Saimima, Johan Robert; Ruhulessin, Johny Chr.; Lidiporu, Reson
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i1.1219

Abstract

Karya tulis sejarah adalah hasil kemampuan literasi di bidang ilmu sejarah yang berguna bagi dunia akademik dan narasi besar bangsa Indonesia. Namun, kenyataannya karya tulis sejarah jarang dipublikasi oleh kalangan pelajar yang cenderung menghapal pelajaran sejarah yang mereka pelajari di bangku sekolah. Sementara itu, di wilayah perkotaan karya tulis sejarah sangat mungkin digiatkan untuk dikembangkan oleh masyarakat, termasuk para pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Ambon sejak dini untuk membangun kecintaan mereka pada sejarah tanah air baik di tingkat lokal maupun nasional. Selain karena terdapat sumber daya pelatih dan pelajar, berbagai fasilitas yang menunjang peningkatan kecerdasan di bidang ilmu sejarah ini juga memungkinkan pencapaian tujuan ini. Dalam rangka membantu pemberdayaan kompetensi literasi sejarah mereka, terutama para pelajar Kelas X-XII yang menyukai pelajaran sejarah, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Sejarah bagi Para Pelajar SMK Negeri 6 Ambon dilakukan. Tiga tahapan kegiatannya, yakni: persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Alhasil, pemahaman para peserta, yang merupakan para pelajar tentang karya tulis sejarah semakin berkembang, yang selanjutnya bermanfaat bagi peningkatan identitas, karakter, dan kehidupan berkebangsaan Indonesia, terutama spirit nasionalisme, selain kontribusinya bagi pendidikan sejarah di Indonesia.
PKM REVITALISASI JALAN LINGKUNGAN PADA RT 003/RW 04 KELURAHAN RIJALI KOTA AMBON Lewaherilla, Nusye Mozes Yohannes
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v3i1.1238

Abstract

Pembangunan jalan lingkungan merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur desa berbasis masyarakat. Tujuan pembangunan infrastruktur desa/kecamatan berbasis masyarakat adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan peran serta masyarakat desa dalam pembangunan serta menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mengatasi permasalahan dan penyediaan infrastruktur perdesaan. RT 003/RW04 merupakan daerah yang terletak di pusat kota Ambon tepatnya di Keluarahan Rijali depan Kantor DPRD Kota Ambon, secara khusus jalan lingkungan ini menjadi sesuatu yang prioritas bagi warga setempat karena merupakan jalur akses ke pusat pendidikan, pemerintahan maupun pusat peribadatan yang ada disekitar. Perbaikan jalan lingkungan RT003/RW04 ini disebabkan oleh konstruksi jalan yang sudah mengalami keretakan atau hancur serta sering tergenang air pada saat musim hujan Berdasarkan penjelasan diatas, maka tujuan yag ingin dicapai adalah memperbaiki atau merevitalisasi jalan lingkungan RT 003/RW04 untuk layak pakai sesuai standar mutu SNI dan layak untuk digunakan, serta merasa aman dan nyaman bagi warga dan pergerakan arus lalu lintas. Dari hasil sosialisasi dengan warga diketahui beberapa masalah antara lain : (1) Jalan setapak beton yang dilalui warga selama ini sudah cukup rusak dan tidak aman dilewati apalagi saat hujan turun; (2) Saluran Drainase sudah banyak yang mengalami rusak sehingga limbah rumah tangga merembes masuk ke dalam tanah dan juga memberi dampak bau yang tidak sedap bagi lingkungan. Berdasarkan masalah diatas maka iptek yang telah diimplementasikan pada mitra RT003/RW04 adalah (1) Masyarakat mengenal lebih dekat pengetahuan tentang apa itu beton normal atau beton non struktural secara teknis; (2) Mitra juga mengetahui tentang proporsi campuran beton normal sesuai SNI; (3) Mitra di belajarkan tentang pengaruh prosentase kandungan air dalam campuran beton terhadap kualitas atau mutu beton. Luaran kegiatan ini telah dipublikasikan pada media massa elektronik Harian Spektrum dan media massa online Maluku terkini (https://www.malukuterkini.com/2019/12/16/pkm-ukim-revitalisasi-jalanlingkungan-kelurahan-rijali/) dan Video kegiatan ini telah di upload pada chanel YouTube (https://www.youtube.com/watch?v=YyKBYD8OKe4t=7s)
SOSIALISASI DAN PELATIHAN SENAM OTAK (BRAIN GYM) UNTUK MENINGKATKAN MASALAH BELAJAR PADA ANAK DI JEMAAT GPM PETRA KARPAN Lameky, Vernando Yanry
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i2.1323

Abstract

Salah satu Pendidikan formal gereja adalah SMTPI, dimana terdapat sembilan 9 sektor pelayanan yang ada di Jemaat GPM Petra Karpan, Kelurahan Waihoka. Jumlah peserta SMTPI pada jenjang Batita dan Indria (pra sekolah) dengan rentang usia 1-5 tahun sebanyak 68 orang dibandingkan jenjang yang lain dan memiliki potensi untuk terus meningkatkan kecerdasan mereka, tentu SMTPI memerlukan metode belajar yang baik dan menyenangkan, namun fakta di lapangan bahwa masih banyak anak-anak SMTPI Jemaat GPM Petra Karpan yang belum memiliki kosentrasi penuh dalam menerima materi dari para pengasuh dengan alasan bahwa metode mengajar yang diberikan setiap minggu hanya begitu saja (bernyanyi, berdoa, baca firman, mendengar materi, kemudian pulang) dan tidak ada aktivitas yang diterapkan ketika anak-anak bosan, aktivitas fisik yang diberikan pada anak-anak hanya sekedar berdiri dan duduk, anak-anak malas datang ke SMTPI karena mulai pukul 12.00 WIT, pars pengasuh belum sama sekali menerapkan brain gym (padahal sebgaian pengasuh adalah profesi guru /dosen dan mahasiswa yang sudah selesai studi). Oleh karena itu untuk mendukung proses perkembangan otak anak di perlukan adanya proses pembelajaran melalui stimulasi sensori dan motorik melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah seluruh anak SMTPI Jenjang Batita dan Indria (pra sekolah) di Jemaat GPM Petra Karpan, Kelurahan Waihoka. Hasil diskusi dengan mitra ada 3 permasalahan yang harus diselesaikan dalam PkM ini, yaitu 1) para pengasuh SMTPI belum memiliki dasar teori terkait brain gym; 2) para pengasuh SMTPI belum menerapkan brain gym sebagai bagian dari pembelajran terjadwal di setiap jenjang; 3) belum memahami manfaat brain gym untuk mengatasi kesulitan belajar yang berhubungan dengan perkembangan dan kesulitan belajar. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan mitra ada 3 tahapan yaitu; pertama, sosialisasi tentang konsep dasar brain gym; kedua, teori penerapan brain gym; ketiga, pelatihan penerapan brain gym sesuai dengan perkembangan dan kesulitan belajar. Target luaran yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra terkait brain gym (senam otak). Adapun hasil dari PkM ini akan di publikasikan pada prosiding nasional jurnal Maren pengabdian kepada masyarakat (https://ojs.ukim.ac.id/index.php/maren), publikasi pada media massa Ghemanews (https://www.ghemanews.com/) dan video kegiatan pengabdian kepada masyarakat sudah terbit pada konten youtube Official LPM UKIM (https://www.youtube.com/@officiallpmukim3608/videos), peningkatan pengetahuan dan keterampilan brain gym sebesar 85% melalui pengukuran pre-post, Produk Aplikasi Android terkait brain gym dan terdaftar Hak Kekayaan Intelektual.
PENGEMBANGAN POTENSI DESA DAN PENGELOLAAN KEUANGAN MENGHADAPI HARI BESAR GEREJAWI (KELOMPOK WADAH PELAYANAN PEREMPUAN DESA MAKUBUBUI) Likumahua, Debby; Talakua, Beatrix A.
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1554

Abstract

Manusia sebagai makhluk hidup, pasti akan memiliki berbagai kebutuhan sebagai penunjang hidup. Hal tersebut sering kita kenal, yakni manusia memiliki kebutuhan pangan, sandang, papan, serta kebutuhan-kebutuhan lain untuk memenuhi kepuasan kebutuhan hidup dengan capaian suatu kemakmuran hidup. Pada dasarnya kehidupan merujuk bagiamana upaya seseorang untuk memenuhi kebutuhannya agar bisa bertahan hidup. Apabila manusia dapat memenuhi kebutuhannya, maka dapat dikatakan, hidupnya telah mencapai kemakmuran. Begitu juga dengan kemakmuran, kemakmuran dapat terjadi, bila sebagian besar kebutuhan hidup manusia terpenuhi. Jika kekayaan merujuk pada suatu arti terpenuhinya sebagian besar kebutuhan hidup manusia, sedangkan kekayaan merujuk pada jumlah harta, atau materi yang dimiliki oleh seseorang. Demikian pula ketika perayaan-perayaan keagamaan (hari-hari besar gerejawi) harus dilaksanakan, banyak kebutuhan-kebutuhan yang harus terpenuhi baik secara orang per orang, keluarga atau kelompok. Contohnya : Perayaan “Orang Sidi” atau “Natal” masyarakat harus menyiapkan anggaran atau dana khusus untuk merayakan acara-acara tersebut. Kegiatan kegiatan ini tidak bisa dilepas pisahkan ketika masyakat tidak mempunyai cukup dana (uang). Terutama ibu-ibu rumah tangga yang harus memberdayakan tenaga dan pikirannya untuk mendapat dana-dana tersebut. Permasalahan yang ditemukan : 1). Potensi desa yang belum terkelola dengan baik., 2). Perencanaan dan Pengelolaan keuangan keluarga pada saat menghadapi hari besar gerejawi. Seperti Sidi Gereja, Hari Natal, Paskah, dan sebagainya. Solusi yang ditawarkan : a). Pelatihan untuk pengembangan potensi desa yang tersedia. b). Memberikan sumbangan pikiran dan pelatihan mengelola keuangan keluarga secara baik untuk menghadapi hari besar gerejawi. Rencana luaran dan target : a). Kelompok Perempuan termotifasi untuk berwirausaha dengan potensi desa yang ada dalam menggunakan konsep modern, dan produk lokal sebagai agen usaha b). Meningkatnya kreatifitas dan kemadirian dalam membuat laporan keuangan keluarga yang sederhana
PKM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER POSYANDU FLAMBOYAN DALAM PENERAPAN MESES (MENU SEHAT SEIMBANG) ISI PIRINGKU BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA LAHA Tiwery, Indah Benita; Siahaya, Alisye
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1555

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Laha, Kota Ambon dengan sasaran mitra kader yang berasal dari 7 posyandu di Desa Laha. Kegiatan ini akan mengupayakan permasalahan yang ada pada mitra, dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mencegah stunting. Program ini bertujuan: 1) Peningkatan pengetahuan kader tentang Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku; 2) Peningkatan kemampuan kader dalam mengolah makan berbahan lokal untuk dijadikan Meses (menu sehat seimbang) sesuai dengan program Isi Piringku. Permasalahan yang dialami oleh mitra kader posyandu Desa Laha: 1) Kualitas sumber daya dengan tingkat pendidikan yang rendah; 2) Kurangnya kemampuan mitra sasaran untuk menyediakan makanan yang sesuai dengan program Isi Piringku; 3) Masih kurangnya inovasi untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan yang bergizi seimbang dalam satu piring sesuai dengan program Isi Piringku. Kegiatan ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pelatihan dan pendampingan. Pendekatan pelatihan meliputi: Pelatihan pembuatan Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku; Sedangkan metode pendampingan meliputi: Pendampingan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam membuat Meses (menu sehat seimbang) Isi Piringku. Luaran yang diharapkan terwujud dari kegiatan ini adalah: 1) Terciptanya Meses (Menu sehat seimbang) Isi Piringku; 2) Peningkatan kemampuan mitra; 3) Publikasi kegiatan PkM di jurnal nasional (MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, ISSN: 2721-4680); 4) Poster Meses berbasis kearifan lokal; 5) Publikasi kegiatan PkM di media massa elektronik (Ghemanews); 6) Konten video pelaksanaan kegiatan PkM yang diupload di youtube
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO BLOGGER (VLOG) DAN LITERASI MEDIA DIGITAL PADA SMP NEGERI 8 AMBON, PROVINSI MALUKU Wattimena, Demsy; Muskita, Marleen
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1556

Abstract

Kecamatan Leitimur Selatan tepatnya di Desa Hutumuri merupakan salah satu dari lima Kecamatan yang ada di Kota Ambon. Kemajuan teknologi informasi membuat masyarakat Kecamatan Leitimur Selatan Desa Hutumuri memilih televisi dan internet khususnya media sosial sebagai sumber hiburan. Televisi dalam melakukan siaranya menggunakan frekuensi yang dimana frekuensi tersebut milik publik atau masyarkat dan seharusnya diperuntukan untuk kemajuan dan perkembangan masyarakat terkususnya siswa-siswi pada SMP Negeri 8 Ambon menuju hal positif. Jumlah siswa-siswi sebanyak 202 orang dengan rincian siswa kelas VII berjumlah 54 orang, kelas VIII berjumlah 60 orang dan siswa kelas IX berjumlah 88 orang. Jumlah keseluruhan guru pada SMP Negeri 8 Ambon berjumlah 25 orang terdiri dari 18 guru pegawai negeri sipil (PNS), 4 orang guru kontrak daerah dan guru honor 3 orang. Sesuai observasi awal yang di lakukan Tim PkM terhadap Mitra mendapatkan beberapa masalah yang di hadapi calon mitra seperti : 1Kurangnnya Penguatan Literasi Media Digital (Melek Media) pada SMP Negeri 8 Ambon, Provinsi Maluku, 2Pemanfaatan media internet hanya sebagai hiburan, tetapi bukan sebagai sumber informasi, sumber pengetahuan, sumber belajar apalagi sebagai sumber pengembangan bakat dan kreativitas. Solusi yang di tawarkan Tim PKM kepada Mitra antara lain 1Mitra akan dibekali dengan Penguatan Literasi Media Digital (Melek Media) di kalangan SMP Negeri 8 Ambon, 2Mitra akan dibekali dengan ilmu pengetahuan terkait dengan pemanfaatan media internet bukan hanya sebagai hiburan tetapi sebagai sumber informasi, sumber pengetahuan, sumber belajar apalagi sebagai sumber pengembangan bakat dan kreativitas dalam mempromosi.
PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRAM KERJA PADA ORGANISASI ANGKATAN MUDA RANTING OBOR DI JEMAAT GPM EDEN KUDAMATI Hiariej, Nicoline; Manuputty, Gino Giovano
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v6i1.1557

Abstract

Angkatan Muda Ranting Obor merupakan organisasi pemuda yang berada dalam lingkup wilayah jemaat GPM Eden. Angkatan Muda Ranting Obor dalam konsep realitasnya dapat memberikan kontribusi pada upaya menciptakan kondisi masyarakat yang aman, tidak adanya kenakalan remaja dan pergaulan bebas serta penyakit sosial lainnya. Dari hasil wawancara yang dilakukan permasalahan yang muncul yaitu: 1). Kurang adanya kesadaran dan partisipasi pemuda dalam organisasi baik pengurus/anggota sangat, dan 2). Angkatan Muda Ranting Obor belum pernah melakukan pelatihan dalam menyusun program kerja yang baik. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode workshop dengan tiga tahap yaitu tahap yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dicapai adalah kesadaran akan pentingnya peran pemuda dalam hal ini pengurus maupun anggota, Pelaksanaan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus dan anggota serta pelaksanaan pelatihan yang dilakukan dengan membagikan lembaran draft penyusunan program kerja yang akan didiskusikan secara bersama. Luaran dan Target Capaian sangat memuaskan karena kegiatan ini sendiri belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan ini sendiri telah dipublikasikan pada media online https://nunusaku.id/tim-dosen febis-ukim-lakukan-pkm-di-ranting-obor-kudamati/ dan juga untuk video kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini telah diupload pada chanel youtube https://www.youtube.com/watch?v=P6SGrqMJGTs.

Page 9 of 10 | Total Record : 95