cover
Contact Name
Micrets Agustina Silaya
Contact Email
makawerumicke@gmail.com
Phone
+6285243580007
Journal Mail Official
makawerumicke@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Lt. 1 Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia Maluku Jl. Ot Pattimaipauw, Talake | Ambon 97115
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27214680     DOI : 10.69765/mjppm
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September) oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial dan humaniora, sains dan teknologi, kesehatan, serta bidang lainnya yang terkait dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Articles 95 Documents
EKONOMI KREATIF BONSAI KELAPA BAGI MASYARAKAT DESA SUNGAI KUPAH KUBU RAYA Ellyta Ellyta; Sri Widarti; Donna Youlla
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v2i2.678

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kreatifitas mitra mengolah produk berbahan baku kelapa sehingga menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan dapat bernilai ekonomis. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Sebelum diberikan penyuluhan kepada peserta, dilakukan pengujian pengetahuan dengan Pre test dan Post Test. Dari hasil pre tes diperoleh rata-rata penilaian sebesar 0,35. Setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan kompos dilakukan kembali pengujian tingkat pengetahuan peserta dan setelah kegiatan diperoleh rata-rata penilaian sebesar 1,00. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai jenis-jenis kelapa bahan baku bonsai dan mengolah buah kelapa menjadi bonsai. Selain peningkatan pengetahuan, respon dari peserta berupa diskusi dan antusiasme peserta dalam mengikuti dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan menunjukkan ketercapaian tujuan kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan pengetahuan mitra dalam pengolahan buah kelapa menjadi bonsai dan penambahan kreatifitas mitra membuat bonsai kelapa.
EDUKASI, PELATIHAN DAN WORKSHOP, MENAFSIR TEKS ALKITAB, MEMBUAT KHOTBAH DAN BAHAN AJAR SMTPI DENGAN MENGGUNAKAN PERSPEKTIF TEOLOGI EKOLOGI DI JEMAAT GPM SERI Monike Hukubun; Margaretha M. A. Apituley; Olive R. Sekewael
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v4i2.1087

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh jemaat GPM Seri selaku mitra adalah lingkungan ekologis hutan yang sangat subur dan menghijau mulai mengalami tanah longsor di beberapa titik akibat penebangan pohon. Wilayah pantai yang berhadapan langsung dengan laut luas mulai terlihat mengalami abrasi akibat ombak yang terus menerjang. Solusi yang diambil yaitu, pertama, melakukan edukasi teologi ekologi kepada pelayan umat di jemaat GPM Seri. Melalui edukasi ini pelayan dibentuk cara pandang, kesadaran, dan komitmen untuk menghidupi nilai-nilai keadilan ekologis (eco-justice) dalam merawat dan bumi dusun Seri. Kedua, melakukan pelatihan menafsir Alkitab dengan menggunakan perspektif Teologi Ekologi. Melalui kegiatan ini, mitra dilatih menafsir teks-teks Alkitab dan memahami maknanya dengan selalu memerhatikan nilai-nilai keadilan ekologis yang dikehendaki Tuhan Allah. Ketiga, melakukan pelatihan dan workshop menyusun Khotbah dan Bahan Ajar SMTPI bersumber dari hasil tafsir teks Alkitab yang telah dilakukan. Kegiatan PkM kemudian telah dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2023 di Jemaat GPM Seri. Tim telah melakukan edukasi, pelatihan, dan workshop cara menafsir Alkitab, membuat khotbah, dan bahan ajar SMTPI menggunakan perspektif teologi ekologi.
PkM KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI SISWA SD NEGERI 5 TULEHU KABUPATEN MALUKU TENGAH Sinthia Rosanti Maelissa; Mevi Lilipory
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.381

Abstract

Pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut bagi anak usia sekolah perlu ditingkatkan agar tidak terjadi masalah kesehatan gigi seperti karies gigi, plak dan gigi berlubang. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang diberikan oleh Petugas kesehatan selama ini hanya sebatas ceramah dan melihat buku gambar sehingga dirasa kurang menarik bagi siswa yang berdampak pada tidak ada peningkatan pengetahuan maupun keterampilan untuk mengatasi maupun mencegah terjadinya masalah kesehatan gigi pada siswa. Dengan melihat kondisi yang ada, maka Tim PkM Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon berinisiatif mendekati pihak Sekolah SD Negeri 5 Tulehu untuk mendiskusikan masalah-masalah terkait kesehatan gigi dan mulut. Dari hasil diskusi, terlihat banyak masalah yang dihadapi seperti: (1) Sebagian besar siswa tidak menggosok gigi saat akan ke sekolah; (2) Kurangnya keterampilan melakukan cara menggosok gigi dengan benar; (3) Tidak ada poster tentang Kesehatan Gigi dan Mulut di kelas; (4) Siswa sering absen akibat sakit gigi; (5) Sekolah tidak memiliki UKS untuk mengatasi keluhan gigi pada siswa saat di sekolah; (6) Program UKGS dari Puskesmas dilakukan hanya setahun tahun sekali dengan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan tanpa melakukan simulasi untuk meningkatkan keterampilan siswa alam menggosok gigi; (7) Guru tidak dilatih untuk melakukan screening dan membuat rujukan bagi siswa yang mengalami masalah kesehatan gigi di sekolah; (8) Sekolah tidak memiki kantin sehat; (9) Para guru berjualan di dalam kelas dan lebih banyak permen, chiki dan kacang-kacangan. Berdasarkan masalah dan rencana solusi yang telah didiskusikan dengan mitra, maka Tim mengimplementasikan: (1) penyululuhan tentang kesehatan gigi dengan metode audiovisual; (2) melakukan simulasi menggosok gigi secara baik dan benar; (3) melakukan pemeriksaan gigi siswa; (4) melakukan pendampingan melalui Focus Discussion Group denganpara guru terkait sistem rujukan bagi siswa yang mengalami masalah kesehatan gigi. Luaran dari kegiatan ini telah dipublikasikan pada media cetak online: https://ameks.id/sosialisasi-kesehatan-mulut, dan koran Ambon Ekspres (Edisi Rabu, 13 November 2019, Hal. 16). Video kegiatan juga telah diupload pada channel youtube: https://youtu.be/nrAls65ayAw.
PELATIHAN KONSELING PASTORAL TERHADAP PARA PEREMPUAN PENYINTAS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BAGI PERSEKUTUAN KAUM PEREMPUAN JEMAAT GPM SERSING Saimima, Johan Robert; Sinaga, Rouli Retta Trifena; Saiya, Loce
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i2.1308

Abstract

Konseling pastoral merupakan salah satu dimensi dalam ilmu pastoral di Indonesia dan dunia yang sedang terus dikembangkan bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Pengetahuan tentang konseling pastoral melalui berbagai pelatihan konseling pastoral dapat menciptakan kapasitas yang mumpuni secara intelektual dan praksis konseling pastoral. Persoalan umum yang ditemukan dari segi pengetahuan dan praksis pastoral, termasuk di Jemaat GPM Sersing, adalah SDM yang terbatas dalam melatih kemampuan para konselor pastoral secara profesional untuk menghasilkan kapasitas dalam konseling pastoral yang berbasis berbagai literatur ilmiah dan hasil penelitian lapangan, disertai pemanfaatan berbagai teori konseling pastoral yang tepat. Oleh karena itu, dalam rangka membantu pengembangan kemampuan konseling pastoral kaum perempuan, terutama Persekutuan Kaum Perempuan Jemaat GPM Sersing terkait konseling pastoral terhadap para perempuan penyintas KDRT, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) diwujudkan dalam bentuk kegiatan Pelatihan Konseling Pastoral terhadap Para Perempuan Penyintas KDRT bagi Persekutuan Kaum Perempuan Jemaat GPM Sersing. Tiga tahapan kegiatannya, yakni: persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Alhasil, pemahaman para peserta semakin meningkat, kapasitas dalam praktik Persekutuan Kaum Perempuan Jemaat GPM Sersing terkait konseling pastoral terhadap para perempuan penyintas KDRT semakin baik, dan kecintaan untuk mengabdi kepada para perempuan penyintas KDRT yang merupakan bagian dari gereja dan masyarakat Indonesia, yang menunjang kemajuan bangsa sebagai implikasinya juga, akan semakin meningkat.
SOSIALISASI DAN PRAKTEK UJI KANDUNGAN IODIUM PADA GARAM DI DESA ALLANG KECAMATAN LEIHITU BARAT Rehena, Zasendy; Nendissa, Andriana R.
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v2i2.1239

Abstract

Sosialisasi manfaat garam beriodium, dampaknya bagi kesehatan dan cara penggunaannya serta uji kadar iodium pada garam di Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat dilakukan berdasarkan permasalahan dari kelompok mitra yaitu pengetahuan Ibu-ibu rumah tangga yang masih rendah tentang manfaat garam beriodium bagi kesehatan dan cara penggunaan garam beriodium oleh ibu-ibu rumah tangga masyarakat di Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat sehingga berdampak pada perilaku hidup sehat masyarakat Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat. Juga kurangnya partisipasi ibu-ibu Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dari petugas kesehatan sehingga mereka tidak tahu jenis-jenis garam apa saja yang mengandung iodium dan penggunaanya dalam bahan makanan. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan Ibu-ibu tentang manfaat garam beriodium dan dampaknya bila tubuh mengalami kekurangan iodium, cara menggunakannya, dan praktek uji kandungan iodium menggunakan test kit iodium. Metode yang digunakan adalah penyuluhan/sosialisasi dan praktek uji kadar iodium. Metode yang digunakan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1) Memberikan penyuluhan tentang manfaat garam beriodim, cara penggunaanya, dan pengaruhnya terhadap kesehatan, 2) praktek uji kadar iodium pada beberapa jenis garam oleh oleh Ibu-ibu rumah tangga agar Ibu-ibu rumah tangga dapat membedakan garam yang mengandung iodium dan yang tidak mengandung iodium. Rencana kegiatan ini dilakukan selama enam bulan. Luaran wajib yang ditargetkan adalah publikasi pada e-journal LPM UKIM, pada media massa cetak lokal online koran Maluku News, Vidio kegiatan telah diupload pada YouTube Sasendi Rehena dan ada peningkatan pengetahuan Ibuibu rumah tangga tentang manfaat garam beriodium bagi kesehatan dan cara penggunaannya.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DIGITAL BUSINESS PADA PEBISNIS MULA LKP (LEMBAGA KURSUS dan PELATIHAN) PRISMA PROFESIONAL SURABAYA Rahamawati, Veronika; Wellyantony P, Antonius Jan; Sulistyo, Andy Pratama
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i1.1192

Abstract

Generasi muda memiliki peran dalam meningkatkan kesejahteraan negara, namun masih banyak terjadi pengangguran yang dialami oleh generasi muda yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dengan tata olah pikir yang baik. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan melalui generasi muda dimulai dari mengurangi tingkat pengangguran melalui kegiatan mendorong upaya start up business pada generasi muda. Komunitas generasi muda yang tertarik dengan bisnis mula semakin tumbuh sejalan dengan dukungan pemerintah yang semakin besar pada UMKM baik untuk lembaga formal maupun informal. Terkait dalam bidang komunikasi pemasaran terutama dalam bidang digital masih dibutuhkan, untuk itu dibutuhkan pendampingan pada start up  business terutama yang terkait dengan bagaimana membuat komunikasi pemasaran melalui platform digital. Pendampingan ini dilakukan secara intens selama kurang lebih 8 bulan, custom menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok bisnis yang dilakukan oleh fasilitator (tim abdimas). Outcome yang dihasilkan dalam pendampingan ini adalah para start up business dapat memiliki solusi permasalahan terkait komunikasi pemasaran dengan platform digital business dan selepas program pendampingan ini kelompok bisnis tersebut dapat mengembangkan secara mandiri. Dari 17 kelompok yang didampingi, terdapat 10 kelompok yang telah menghasilkan output sesuai target, sedangkan luaran dalam kegiatan abdimas ini adalah jurnal nasional pengabdian pada masyarakat.
PEMBUATAN SKALA PERILAKU POSITIF DAN SOSIALISASI DAMPAK PERILAKU NEGATIF PADA REMAJA DI JEMAAT GPM LILIBOI KECAMATAN LEIHUTU BARAT, MALUKU TENGAH Lawalata, Cornelly Marietje A; Kwelju, Junnus
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i2.1309

Abstract

Masyarakat Negeri Liliboi , dari sisi letaknya masih berdekatan dengan pusat Kota Ambon dengan jarak tempuhya kurang lebih 35 KM atau ditempuh dengan angkutan transportasi darat dengan waktu tempuh 1 jam. Keadaan masyarakat yang cukup heterogen, tidaklah dipungkiri bahwa jumlah anak remaja atau pemuda GPM di Jemaat liliboi berjumlah kurang lebih 100 lebih orang tidaklah merupakan jumlah yang sedikit, dan tidak dapat menutup kemungkinan bahwa remaja dapat di pengaruhi oleh perilaku menyimpang dan berdampak pada perilaku remaja yang negatif. Dari hasil pengamatan bahwa permasalahan mitra adalah : 1.) Belum mengetahui dan memiliki standar perilaku positif remaja sehingga diharapkan menjadi pedoman, dan remaja terhindar dari masalah sosial yang dapat menjeratnya kepada hal-hal yang merugikan kehidupan remaja. 2). Belum dilakukan sosialisasi kepada remaja GPM liliboy mengingat remaja tidak dapat dilepaskan dari keterlibatannya terhadap kehidupan remaja yang diperhadapkan dengan sejumlah remaja yang terjerat sex bebas, minuman keras, yang berstatus melakukan perkawinan dini, prestasi belajar rendah dan putus sekolah, perkelahian, akan berdapak merugikan diri sendiri, dan lingkungan. Dari latar belakang masalah itu, maka solusi yang dilakukan adalah 1). Membuat pedoman perilaku positif bagi remaja sebagai standar perilaku anti pergaulan bebas yang dapat dijadikan pedoman untuk mencegah perilaku negatif remaja. 2.) Memberikan sosialisai, dalam bentuk ceramah dan pendampingan, serta bimbingan, tentang pentingnya perilaku positif kepada remaja, serta dampak perilaku negatif dan pemutaran Film.Dari hasil PkM ini bahwa kegiatan pembuatan skala perilaku positif dan sosialisasi dampak perilaku negatif yang diberikan, oleh seorang narasumber, bahwa Hasil dari kegiatan ini hampir keseluruhan atau 90 % remaja mengaku dapat mengerti dan dapat di pedomani dalam kehidupan keseharian mereka, sehingga pola perilaku potitif tetap dapat diikuti dan dilaksanakan oleh anak-anak remaja dengan kategori kelompok usia remaja 12-18 bahkan 21 tahun. Kedepan dapat memandirikan mereka terhadap gangguan, godaan , perilaku bebas, namun berkeinginan untuk hidup yang lebih baik lagi.
PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA DALAM RANGKA PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN Persulessy, Grace; Silooy, Marissa; Joseph, Chricela
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i1.1241

Abstract

Keluarga merupakan inti terkecil dalam mendukung pembangunan suatu Negara. Negara dapat berjalan dengan baik apabila seluruh warga negaranya memiliki ekonomi keluarga yang kuat. Oleh karena itu pengabdian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah warga di Negeri Nuniali Kecamatan Taniwel, Seram Bagian Barat. Pengabdian ini dilakukan karena adanya permasalahan keuangan keluarga masyarakat negeri Nuniali, dimana masyarakat cenderung melakukan hutang demi memenuhi kebutuhan yang secara mendadak, masyarakat tidak memiliki simpanan, pendapatan yang diperoleh selalu digunakan habis untuk keperluaan sehari-hari. Program pengabdian ini dilakukan bertujuan agar masyarakat Desa Nuniali dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola keuangan keluarga yang dapat meningkatkan kesejahteran keluarga. Sehingga materi yang diberikan adalah konsep dan aplikasi pengelolaan keuangan keluarga. Luaran dari kegiatan telah dipublikasikan pada artikel berita pada media elektronik Mimbar Rakyat News http://mimbarrakyatnews.com/50-warga-Nuniali-ikut-pelatihankeuangan-fekon-ukim/ dan video kegiatan telah diupload pada chanel youtube https://youtu.be/RcxiSm8WpD8
PHBS DAN SOSIALISASI PERGAULAN BEBAS, BERPERILAKU ETIS DALAM MENGELOLA KEUANGAN NEGERI/JEMAAT GPM AMAHUSU Wattimena, Demsy; Silooy, Marissa
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i1.1217

Abstract

Negeri Amahusu, adalah Desa di Kecematan Nusaniwe, Kota Ambon,Provinsi Maluku, yang merupakan desa yang dekat dengan pusat kota ambon waktu tempuh dari pusat kota ambon ke Negeri Amahusu hanya dapat ditempuh dengan waktu 15-20 menit perjalan.. Negeri Amahusu sebagai salah satu desa berkembang, yang mungkin hampir sejajar dengan kota ambon. Amahusu sebagai salah satu negeri (Desa) yang tiap tahunnya selalu dipercayakan sebagai tuan rumah Yacht Race Darwin-Ambon, membawa Negeri Amahusu tak menutup diri dari pengaruh luar yang tentuhnya dapat membawah dampak positif. Diantara keindahan, kemegahan dan kemasyuran negeri Amahusu. Dibalik pesona Negeri Amahusu yang sangat luar biasa, ternyata masih ada hal-hal yang belum disadari benar oleh masyarakat setempat. Hal pertama dari sisi kesehatan dapat dilihat bahwa sebagian masyarakat negeri Amahusu sudah berlaku hidup sehat tetapi sebagian besar masyarakat belum menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat. dari sisi pergaulan bebas masyarakat lebih di khususkan kepada remaja pada negeri amahusu tidak diragukan lagi dalam melakukan pertemanan atau peggaulan tetapi ada sebagian kecil remaja yang belum memahami tentang petemanan atau pergaulan yang baik dan benar. dari sisi pengelolaan keuangan dalam berorganisasi kata “uang” adalah hal yang paling sensitif. Tingkat sensitifitasnya akan lebih tinggi ketika dalam pengelolaan keuangan ditemukan adanya penyimpangan-penyimpangan. Dalam kajian manajemen keuangan, penyimpanganpenyimpangan yang terjadi disebabkan karena perilaku (behavior) seseorang dalam mengelola keuangan. Uang dapat membuat seseorang termotivasi dan mempengaruhi pengambilan keputusan keuangan karena seorang individu sudah tidak hanya menghubungkan uang dengan nilai, kegunaan dan kekayaa, persoalan mendasar yang terjadi di mitra antara lain : (1) Kurangnya pemahaman/pengetahuan tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), (2) Kurangnya pengetahuan tentang pergaulan bebas. (3) Kurangnya pengetahuan tentang Perilaku Etis dalam Mengelola Keuangan. (4) Tidak ada buku panduan tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)
EDUKASI, PELATIHAN DAN WORKSHOP, MENAFSIR TEKS ALKITAB, MENYUSUN KHOTBAH DAN BAHAN AJAR SMTPI DENGAN MENGGUNAKAN PERSPEKTIF TEOLOGI EKOLOGI BAGI PARA PELAYAN DI JEMAAT GPM KAMAL KLASIS KAIRATU Hukubun, Monike; Iwamony, Rachel; Tuhumury, Kanidya Ch.
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i2.1310

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan tim sebagai dosen tetap pada Universitas Kristen Indonesia Maluku tahun 2024 ini bermitra dengan Jemaat GPM Kamal Klasis GPM Kairatu. Wilayah pelayanan Jemaat GPM Kairatu terletak secara administratif pada Desa Kamal, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Masalah yang dihadapi oleh Mitra yakni banjir bandang yang terjadi setiap musim Hujan di beberapa titik akibat penebangan hutan yang dilakukan di masa lampau oleh Perusahan Jayanti Grup maupun pembangunan rumah oleh warga di sekitar lokasi banjir tanpa memerhatikan jalur jalur air yang di musim panas mengering tetapi akan meluap di musim penghujan. Kondisi tersebut semakin parah dari waktu ke waktu di setiap musim hujan. Untuk mengatasi hal-hal ini, cara pandang Masyarakat lokal terhadap lingkungan perlu diubah. Solusi yang diambil sesuai kompetensi keilmuan tim terdiri dari 3 (tiga) kegiatan. Pertama, melakukan edukasi Teologi Ekologi bagi para pelayan Umat di jemaat GPM Kamal. Melalui edukasi ini para pelayan dibentuk cara pandang, kesadaran, dan komitmen untuk menghidupi nilai-nilai keadilan ekologis (eco-justice) dalam merawat dan melestarikan hutan di sekitar permukiman masyarakat dan di wilayah Daearah Aliran Sungai (DAS). Kedua, melakukan pelatihan menafsir Alkitab (Kejadian 6-9) dengan menggunakan perspektif Teologi Ekologi. Melalui kegiatan ini, Mitra dilatih untuk menafsir teks-teks Alkitab dan memahami maknanya dengan selalu memerhatikan nilai-nilai keadilan ekologis yang dikehendaki TUHAN Allah. Ketiga, workshop menyusun dan membawakan KHOTBAH dan BAHAN AJAR SMTPI bersumber dari hasil tafsir teks-teks Alkitab yang telah dilakukan. Diharapkan melalui bahan bahan pembinaan umat yang disiapkan dan disampaikan oleh Majelis dan Pengasuh SMTPI Jemaat GPM Kamal maka perspektif Teologi-Ekologi yang eco-Justice juga dipahami dan dihidupi oleh seluruh umat di Jemaat Kamal. Kegiatan PkM tersebut telah berlangsung dari tanggal 25-26 Mei 2024 dengan melibatkan 3 Pendeta, 40 majelis Jemaat dan 68 Pengasuh SMTPI Jemaat GPM Kamal.

Page 8 of 10 | Total Record : 95