cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalantropocene@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora
Published by Actual Insight
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora adalah jurnal penelitian yang menyediakan wadah bagi dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi ilmu berupa artikel penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, dan kajian pustaka. Jurnal ini mengundang para profesional di dunia pendidikan, penelitian, dan kewirausahaan untuk berpartisipasi dalam menyebarluaskan ide, konsep, teori baru, atau perkembangan ilmu-ilmu kemanusiaan, dengan cakupan di bidang antropologi, budaya lisan dan budaya tulisan, bahasa, seni klasik dan kontemporer.
Articles 70 Documents
Penyerbukan Silang Antarbudaya dalam Rangka Memperkuat Kebudayaan Bangsa dan Identitas Nasional Indonesia Fadilah, Nurul; Purba, Jhon Hericson
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v2i3.898

Abstract

Penyerbukan silang antarbudaya memiliki yang sama dengan penyerbukan silang pada tumbuhan (alogami) yang hanya melibatkan serbuk sari yang mengalami penyerbukan. Proses ini mengilustrasikan bahwa kebudayaan asing tidak dapat kita ambil seluruhnya, tetapi hanyalah sisi positif yang dapat dipadukan dengan kebudayaan Indonesia agar lahir kebudayaan baru guna membangun kebudayaan Indonesia yang unggul. Perpaduan antara budaya Indonesia dengan budaya asing juga tidak hanya terjadi pada satu aspek, namun mencakup keseluruhan aspek yang berlangsung dalam realita kehidupan masyarakat. Setiap aspek tersebut dapat dipadukan dengan budaya lokal bangsa Indonesia, sehingga menghasilkan kebudayaan baru yang lebih baik dan dapat membangun identitas nasional Indonesia. Hal ini dikarenakan akan terbentuk budaya baru yang lebih unggul dan lebik baik hasil dari penyerbukan silang antar budaya. Penyerbukan silang ini akan memperkuat kebudayaan bangsa sebagai identitas nasional bangsa Indonesia. Hal ini dikarenakan identitas nasional merupakan aset berharga sekaligus ciri khas dari bangsa Indonesia dan menjadikan bangsa ini memiki ciri khas yang dijadikan sebagai kekayaan bangsa Indonesia.
Format Debat Parlemen Inggris untuk Mengenalkan Isu Kontemporer: Studi Kasus Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia 2021 Aji, Satriya Bayu
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v2i2.899

Abstract

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) mengadopsi sistem Parlemen Inggris sejak tahun 2021. Artikel ini mengkaji mosi sebagai komunitas Asia, Dewan ini tidak akan mendukung gerakan pro minoritas lainnya seperti Black Lives Matter, gerakan Feminist, gerakan Chicano/Latino yang diangkat pada babak perempat final KDMI 2021. Penelitian ini bertujuan menganalisis debat di dua ruang yang berbeda, yang berlangsung pada babak perempat final KDMI 2021. Argumen yang digunakan akan dibandingkan dengan temuan dalam artikel terkait. Data berasal dari transkrip video perempat final KDMI 2021. Model Toulmin digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiap ruang mempunyai variasi isu yang diangkat, namun terdapat tiga isu yang memiliki kemiripan. Berdasarkan data yang diperoleh, model juri sebagai warga yang sadar akan hak pilihnya tidak serta merta menghilangkan subjektivitas dalam penilaian. Dengan membandingkan argumen dalam debat dengan konsep terkait dalam penelitian sebelumnya, sulit menentukan apa saja yang harus diketahui dan tidak diketahui seorang juri.
Upacara Huler Wair Sebagai Nilai Kebajikan Lokal Pada Masyarakat Kabupaten Sikka Natsir, Rodja Abdul; Emilia, Elisabeth; Kpalet, Petrus
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v2i8.927

Abstract

Huler wair merupakan salah satu upacara penerimaan tamu baru yang sering dilakukan oleh masyarakat Sikka. Di dalam upacara ini terdapat nilai baik yang mesti dieksplorasi dalam pembentukan karakter anak bangsa saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal dalam pelaksanaan upacara huler wair dan untuk mengetahui makna simbolis dari pelaksanaan upacara huler wair. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yaitu Tokoh adat dan tokoh masyarakat, sedangkan data sekunder yaitu dokumen-dokumen dan dokumentasi (foto-foto). Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, nilai-nilai yang terkandung dalam upacara huler wair yaitu, nilai religius, nilai solidaritas, nilai estetis, dan nilai sosial. Makna simbolisnya yaitu huler, wair, du’a moan, soka papak.
Dampak Belis terhadap Emansipasi Perempuan di Dusun Kloang Bolat Desa Geliting Kecamatan Kewapante Sina, Marta Alfrida Nona; Rahman, Nurdin H.ABD
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i3.1099

Abstract

Belis merupakan satu fenomena sosaial budaya yang lazim terjadi di setiap daerah. Belis merupakan pemberian mas kawin yang dilakukan oleh pihak lelaki kepada pihak perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dampak belis terhadap emansipasi perempuan yang terjadi pada masyarakat dusun Kloang Bolat Desa Geliting kabupaten Sikka, Flores Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menemukan satu tatanan nilai positif terhadap tradisi belis yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya feonemena belis dilihat sebagai beban bagi kaum lelaki. Lantas dalam penelitian ini ditemukan bahwa proses belis merupakan sebuah tradisi yang mengangkat harkat dan martabat manusia baik laki-laki dan perempuan. Belis dinilai sebagai model penghargaan terhadap martabat perempuan. Ada rasa persatuan dan persaudaraan yang tinggi lewat hubungan timbal balik dari kedua keluarga besar baik dari pihak lelaki maupun perempuan. Posisi perempuan menjadi sama di hadapan kaum lelaki. Hal ini ditemukan dari beberapa informan yang sebagai narasumber yang mengakui kebiasaan dan tradisi belis sejatinya mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan utnuk untuk memperoleh hak dan kewajiban yang sama di masyarakat.
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Pendapatan Toko Kelontong “Toko Wisnu" di Kabupaten Penajam Paser Utara Jody, Exca Sukas; Suryaningsi, Suryaningsi
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2021): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v1i2.1296

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyebar ke seluruh dunia dan banyak negara yang terkena dampak menghadapi kematian dan kerugian ekonomi yang tinggi. Tujuan penelitian untuk menyelidiki dampak COVID-19 terhadap pendapatan Toko Kelontong. Menggunakan Jenis kualitatif. Bahwa beberapa metode pengumpulan data kualitatif yaitu dokumentasi, wawancara, dan pengamatan. Hasil penelitian menemukan bahwa pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia telah menarik perhatian seluruh masyarakat khususnya dunia usaha, mengingat pandemi COVID-19 telah menimbulkan kerugian yang sangat besar terutama dari segi perekonomian. Akibat Pandemi COVID-19 (Pandemi Global) (Pandemi Global), banyak usaha kecil mengalami kerugian. Terjebak di tengah badai pandemi COVID-19 tanpa batas waktu, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah seperti pedagang grosir dan kios menjadi salah satu sektor yang terdampak, seperti pedagang kelontong yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, minyak sayur, tepung dan gula. Para pengelola produksi mengeluh bahwa penjualan jauh lebih rendah dari biasanya.
Kesenjangan Sosial dan Ekonomi antara Indomaret dan Pedagang Kaki Lima di Kota Samarinda Prasasty, Bella Harviani
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2021): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v1i2.1297

Abstract

Kondisi pasar tradisional seperti pedagang kaki lima “terpuruk” menjadikan masyarakat belakangan ini lebih memilih untuk berbelanja di pasar modern seperti minimarket,atau pun supermaket. Masyarakat sekarang dikehidupan sekarang lebih menyukai dan memilih pasar-pasar yang memiliki system lebih rapi, tertata dan bersih. Bukan hanya di kota besar, ini sudah terjadi sampai dipelosok dimana minimarket 24 jam banyak bersebrangan dengan warung pedagang kaki lima, hal ini menunjukkan persaingan yang sangat terlihat. Teori yang digunakan adalah teori mengenai dampak-dampak berdirinya sebuah minimarket ataupun supermaket dimana ia menjadi dasar untuk kita mengetahui pengaruh minimarket terhdap pedagang kecil atau pedagang kaki lima. Herman Manalo berkata bahwa yang merusak pererkonomian pasar tradisional adalah minimarket yang berbentuk seperti minimarket. Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk mengetahui apa aja dampak yang akan terjadi akibat dari persaingan dengan adanya minimarket seperti Indomaret terhadap Pedagang Kaki Lima. Analisis ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif, dimana pendekatan kualitatif adalah suatu cara analisis hasil penelitian yang akan menghasilkan data deskriptif analitis.
Persepsi Remaja Warga Binaan Panti Asuhan Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Polibatam Pintar Soebagiyo, Slamet
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i2.1611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi remaja warga binaan panti asuhan terhadap pelaksanaan kegiatan Polibatam Pintar oleh mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis Politeknik Negeri Batam. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan kuesioner pernyataan tertutup. Responden penelitian ini adalah 45 remaja warga binaan yang dibina di 18 panti asuhan yang tersebar di Kota Batam. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan program aplikasi SPSS 25 for Windows. Penelitian ini memberikan hasil bahwa indeks persepsi remaja warga binaan panti asuhan terhadap pelaksanaan kegiatan Polibatam Pintar pada indikator kehadiran mahasiswa di panti asuhan adalah 75% (Baik), indikator perilaku mahasiswa di panti asuhan adalah 93% (Baik sekali), indikator metode mahasiswa menyampaikan materi adalah 91% (Baik sekali). Rekomendasi, berbagai pihak perlu memberikan kesempatan bagi remaja warga binaan panti asuhan untuk belajar mengenai teknologi informasi komputer. Melalui kegiatan Polibatam Pintar ini mahasiswa ikut berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan kepedulian untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.
Silek Tari dalam Upacara Pernikahan Adat Melayu Rambah Hilir berbasis Kearifan Lokal Prayogi, Ryan; Betria, Ike; Rusmana, Febri
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i2.1636

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai-nilai tradisi silek tari dalam upacara adat pernikahan suku melayu di rambah hilir kabupaten rokan hulu. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode etnografi. Sedangkan informan dalam penelitian ini ialah guru silek, pesilek, tokoh adat, tokoh agama tokoh masyarakat, pemuda, masyarakat, dan pemerintah kecamatan rambah hilir. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawaancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data mengunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pertunjukan silek tari dalam upacara adat pernikahan rambah hilir dimulai ketika mempelai pria di antarkan menuju rumah mempelai wanita, setelah sampai di depan halaman rumah barulah ditampilkan silek tari, pertama sombah sepuluh jai, kedua gorakan silek meliputi gorakan olang bobego, borubah tobang bopulun, tupai bogoluik, tenju, tikam, dan diakhiri salam. Sedangkan alat musik yang ditampilkan mengiringi silek tari ialah godang borogong. Serta pakaian yang digunakan baju tolukbulango dengan warna hitam dan memakai selempang, ikat pinggang dan membawa pisau belati sebagai ciri khas masyarakat melayu.
Dampak Penyalahgunaan Narkoba Terdahap Perkembangan Moral Anak Maimun, Maimun; Sanusi, Sanusi; Hayati, Erna; Munazar, Ari
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i2.1648

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada anak menjadi permasalahan yang semakin meresahkan, sehingga perlu diteliti untuk dapat mengetahui dampak dari penyalahgunaan narkoba terhadap anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui faktor dan dampak penyebab anak mengkomsumsi narkoba yang berpengaruh bagi perkembangan moral anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi penyebab anak menggunakan narkoba yaitu pengaruh pergaulan, rasa penasaran dan ingin mencoba, pengaruh lingkungan sekitar remaja yang menggunankan narkoba, pengaruh lingkungan sekitar yang sering menggunakan narkoba, dan kurang perhatian dari orang tua. Adapun dampak narkoba terhadap perkembangan moral anak adalah anak mendapat stigma negatif akibatnya anak diintimidasi dan dikucilkan dari lingkungan, merusak disiplin dan motivasi anak, prestasi anak menurun, dan berdampak terhadap moral anak seperti sering berbohong, bersikap kasar, berperilaku jahat sehingga membuat orang sekitar terganggu. Sehingga disimpulkan dampak dari narkoba sangat memberikan efek negatif kepada anak yang menyalahgunakannya.
Strategi Pengembangan Agrowisata Durian di Desa Lumbang Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan Huda, Rofi’ul
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v2i1.1661

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa pihak pengelola agrowisata yang masih belum dikemas secara optimal sehingga wisatawan menjadi kurang tertarik untuk berkunjung. Hal ini tampak dari belum tersedianya fasilitas sarana dan prasarana yang memadai seperti jalur transportasi yang kurang baik dan belum tersedianya toilet yang dimana seharusnya sesuai standar pariwisata di jalur agrowisata. Selain itu, buah durian yang menjadi produk unggulan di agrowisata bersifat musiman. Faktor internal dan eksternal dan matriks SWOT. Berdasarkan analisis Matriks SWOT diperoleh 6 alternatif strategi yaitu menambah fasilitas yang belum dimiliki, memanfaatkan Sumber Daya Manusia (durian) untuk mengimbangi permintaan yang semakin besar, meningkatkan citra positif durian melalui pengembangan teknologi informasi, memperbaiki sistem manajemen Sumber Daya Alam, memanfaatkan marketplace dalam penjualan, meningkatkan mutu kualitas Sumber Daya Manusia, melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dengan mengadakan event atau acara sehingga dapat menjadi promosi untuk meningkatkan kunjungan. Karakteristik wilayah yang sangat mendukung sesuai indikator dalam pengembangan agrowisata sebagai wahana rekreasi dan edukasi pertanian yang dapat direalisasikan dalam bentuk pengelolaan lahan dalam membudidayakan pertanian pohon durian.