cover
Contact Name
La Ode Liaumin Azim
Contact Email
alymelhamed09@uho.ac.id
Phone
+6282394631001
Journal Mail Official
itkavicennalppm@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Published by ITK Avicenna
ISSN : -     EISSN : 28295536     DOI : https://doi.org/10.69677/avicenna.v3i1
Core Subject : Health,
Jurnal ini memuat hasil-hasil peneltian dibidang sains dan kesehatan terutama pada fokus kesehatan masyarakat, epidemiologi, kesehatan kerja, kesehatan lingkungan, gizi, administrasi kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, keperawatan, farmasi
Articles 150 Documents
Hubungan Pengetahuan Kader Tentang KPSP Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Dengan Pelaksanaan SDIDTK Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Pasikolaga Kabupaten Muna Tahun 2024 SItti Alni Akmar; Ayu Anggraini
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i1.134

Abstract

Latar Belakang: Keberhasilan kader dalam SDIDTK sangat bergantung pada pengetahuan mereka. Pengetahuan yang baik pada kader meningkatkan status kesehatan masyarakat dan mendukung pencapaian posyandu mandiri. Kader yang berpengetahuan baik dapat memperbaiki keterampilan, membantu petugas, dan memperkuat kerja sama. SDIDTK penting untuk deteksi dini penyimpangan dalam pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan mental emosional anak. Proses ini harus dilakukan secara rutin dua kali setahun di posyandu untuk balita dan di sekolah untuk anak prasekolah, bukan hanya untuk anak yang dicurigai bermasalah. Tujuan: untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara pengetahuan kader tentang KPSP SDIDTK dengan pelaksanaan SDIDTK di posyandu wilayah kerja Puskesmas Pasikolaga. Metode: pendekatan analitik yang desainnya dengan cross sectional, sampel yang berjumlah 33 kader posyandu, dengan penarikan total sampel. SPSS digunakan untuk pengolahan data dan uji yang digunakan adalah uji chi-square dengan nilai kepercayaan kurang dari 0,05. Hasil: penelitian ini menunjukkan uji statistik didapatkan nilai p= 0,009 (α<0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan kader tentang KPSP SDIDTK dengan pelaksanan SDIDTK di posyandu wilayah kerja Puskesmas Pasikolaga. Hasil penelitian ini menunjukkan uji statistik didapatkan nilai p= 0,008 (α<0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sikap kader tentang KPSP SDIDTK dengan pelaksanan SDIDTK di posyandu wilayah kerja Puskesmas Pasikolaga. Kesimpulan: dari penelitian ini bahwa ada hubungan sikap kader tentang KPSP SDIDTK dengan pelaksanan SDIDTK di posyandu wilayah kerja Puskesmas Pasikolaga
Hubungan Antara Tingkat Depresi, Kecemasan, Stress dengan Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri SMP Negeri 06 Kota Pekalongan: - Irawan, Teguh; Yulis Indriyani; Sofa Fuadiya; Farah Angelina Pratiwi; Devi Liani Putriandi
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.133

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa puberitas, umumnya remaja mengalami kesulitan dalam beradaptasi terlebih perubahan sekunder seperti siklus menstruasi pada remaja putri. Hal ini menyebabkan remaja putri mengalami tingkat stres dan depresi yang lebih tinggi. Stres yang dialami dapat berdampak pada kesehatan reproduksi yaitu mengakibatkan dismenore primer. Tujuan: Dilakukan penelitian untuk menganalisis hubungan tingkat depresi, kecemasan, stres dengan dismenore primer pada remaja putri di SMP N 06 Pekalongan. Metode: Metode yang digunakan di dalam penelitian yaitu kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan desain penelitian cross- sectional menggunakan uji chi-square. Hasil: Tingkat depresi responden paling banyak terdapat pada kategori ringan sejumlah 44 responden. Tingkat kecemasan paling banyak terdapat pada kategori ringan sejumlah 75 responden tingkat stress paling banyak terdapat pada kategori ringan sejumlah 89 responden. Sedangkan pada dismenore primer mayoritas dialami oleh 175 responden. Hasil : uji statistik menggunakan Uji Chi-square pada variabel tingkat depresi dan stress menghasilkan p-value 0,044 <0,05 dan 0,028 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara depresi dan stress dengan dismenore primer. Sedangkan variabel cemas tidak berhubungan. Kesimpulan: Dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara tingkat depresi dan stress dengan kejadian dismenore primer pada siswi di SMPN 06 Kota Pekalongan.
A Studi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Literatur Review: Kualitas Pelayanan Kesehatan Dewi Agustina; Dea Rizka Ananda Pulungan; Dewi Syahfitri; Dhea Salsabila Br. Sitepu; Difa Adelia
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.139

Abstract

Kualitas dalam pelayanan kesehatan mencakup dua aspek: mutu teknis (klinis) yang berfokus pada keterampilan, akurasi prosedur, dan diagnosis medis; serta mutu fungsional (non-klinis) yang lebih menitikberatkan pada cara layanan kesehatan diberikan. penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan kebijakan dan prosedur pelayanan kesehatan. Studi ini menyelidiki peningkatan kualitas layanan kesehatan menggunakan metodologi tinjauan pustaka. Sebanyak 18 artikel yang diterbitkan antara 2019 hingga 2024, yang diperoleh dari database Google Scholar. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan juga sangat dipengaruhi oleh integrasi antara aspek teknis dan non-teknis dalam pelayanan. Tidak cukup hanya memperbaiki fasilitas atau mempercepat proses administratif, tetapi perlu dibarengi dengan sikap empatik, komunikasi yang baik, dan keterlibatan aktif pasien dalam proses pelayanan. Kualitas pelayanan kesehatan memainkan peranan yang sangat krusial dalam menentukan kepuasan pasien dan memengaruhi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Analisis Faktor Risiko Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Lalowaru Tahun 2025 Sinta Sahawati; Aidil Shafwan; Nirwana; Deni
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.140

Abstract

Latar Belakang: Penyebaran DBD di wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Konawe Selatan, terus menunjukkan angka yang signifikan. Data Dinas Provinsi Sulawesi tenggara pada tahun 2024, insiden rate DBD terkonfirmasi sebanyak 4.067 penderita yang menyebar disemua kabupaten di Sulawesi tenggara. Dari jumlah tersebut, 17 pasien meninggal dunia. Kabupaten konawe selatan menempati urutan kedua untuk kasus tertinggi setelah kota kendari yaitu dengan 607 penderita yang terkonfirmasi dan 4 orang meninggal dunia. Faktor risiko penyebaran DBD perlu dianalisis secara mendalam untuk merancang intervensi yang efektif di tingkat puskesmas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Lalowaru Kabupaten Konawe Selatan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 563 Kepala Keluarga, dengan jumlah sampel 85 responden yang diambil menggunakan Teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup faktor lingkungan, perilaku masyarakat, dan status kesehatan individu yang berkaitan dengan DBD. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk menentukan hubungan antara faktor risiko dengan kejadian DBD. Hasil: uji statistik pengetahuan didapatkan hasil signifikan p=(0,000), breeding place diperoleh nilai signifikan p=0.006 dan perilaku diperoleh nilai signifikan p=0,000. Kesimpulan: faktor pengetahuan, keberadaan breeding palce dan perilaku masyarakat memiliki hubungan dengan kejadian demam berdarah. Oleh karena itu, upaya peningkatan edukasi masyarakat tentang pencegahan DBD, pengelolaan lingkungan yang lebih baik, serta peningkatan peran aktif puskesmas dalam monitoring DBD sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian DBD di wilayah Puskesmas Lalowaru
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SCABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN Pangestu, Aji Darma; Anwar Arbi; Riza Septiani
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.141

Abstract

Penyakit skabies merupakan penyakit kulit dengan insidensi dan prevalensi yang tinggi di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim tropis dan subtropis. Pondok pesantren merupakan salah satu fasilitas Pendidikan yang memiliki tingkat prevalensi kejadian skabiesnya tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Ihsan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah santri. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 88 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 43,2% perilaku pencegahan skabies kurang baik, 39,8% pengetahuan kurang baik, 55,7% guru pengajian kurang mendukung, 51,1% dukungan teman sekamar kurang. Hasil analisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,032), dukungan guru pengajian (p-value 0,025), dukungan teman sekamar (p-value=0,000) dengan perilaku pencegahan penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Ihsan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini ada semua variabel yang diteliti memiliki hubungan dengan perilaku pencegahan penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Ihsan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024
ANALISIS SISTEM PENYIMPANAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSUD CUT NYAK DHIEN KOTA MEULABOH Rahmah, Siti; Basri Aramico Ib; Hanifah Hasnur
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.143

Abstract

Latar Belakang: sistem penyimpanan rekam medis rawat inap di rumah sakit merupakan komponen krusial dalam pengelolaan informasi kesehatan yang efektif dan efisien. Sistem penyimpanan rekam medis dapat melindungi data pasien dan memudahkan akses bagi tenaga kesehatan. Tujuan: untuk menganalisis unsur input (Man, Method, Material, Machine, Money), unsur proses berupa filling (Konvesional dan elektronik) dan unsur output berupa sistem penyimpanan rekam medis yang efisien dan efektif. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskrptif kualitatif dengan metode case study, di mana subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dari enam informan, termasuk kepala ruangan rekam medis, dua staf di bagian koding dan pelaporan, serta tiga staf di bagian cek assembling untuk rawat inap dan rawat jalan. Hasil: menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar rumah sakit telah beralih ke sistem elektronik, masih terdapat ketergantungan pada penyimpanan manual yang menyebabkan penumpukan dokumen dan kesulitan dalam pencarian berkas. Keterbatasan ruang penyimpanan, kurangnya sistem pelacakan yang efektif, dan pelatihan staf yang tidak memadai menjadi kendala utama dalam pengelolaan rekam medis. Kesimpulan: penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan sistem penyimpanan rekam medis yang lebih baik di rumah sakit. Rekomendasi: bagi manajemen rumah sakit dalam merancang strategi pengelolaan rekam medis yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan pasien dan regulasi yang berlaku
Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Insomnia pada Siswi Sekolah Menengah Kejuruan Nasution, Irfan Sazali; Anissya Fahira Pasaribu; Mohammad Keanu Al-Kahfi; Monnavia Rorisa; Friska Ayuandini; Muhammad Abdurrazaq; Luthfi Fakhriansyah
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.145

Abstract

Latar Belakang: Insomnia pada remaja merupakan masalah global dengan prevalensi signifikan di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang dapat menyebabkan penurunan sistem imun, kesulitan konsentrasi, dan masalah kesehatan mental. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan pencegahan insomnia pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain non-equivalent group pretest-posttest, melibatkan kelompok perlakuan dan kontrol. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan diberikan kepada kelompok perlakuan, dan data pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa diukur sebelum dan sesudah intervensi. Jumlah Populasi dan sampel yang diteliti 24 orang. Cara penarikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa pada kelompok perlakuan setelah diberikan penyuluhan. Mayoritas responden menilai edukasi kesehatan mudah dipahami, memberikan pengetahuan baru, memotivasi, dan relevan. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berbasis penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pencegahan insomnia pada siswa SMK. Intervensi ini dapat menjadi strategi penting dalam mengatasi masalah insomnia di kalangan remaja.
PENGARUH BROKEN HEART TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA/I UINSU Wahyudi; Assyifa Azzahra Salsabila; Dinda Natasya Putri; Khoirunnisa; Rumaisha Assyifa
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.146

Abstract

Latar Belakang: Data dari WHO menunjukkan prevalensi gangguan mental yang signifikan pada usia 15-29 tahun, termasuk depresi dan kecemasan. Mahasiswa, khususnya pada fase emerging adulthood, dinilai rentan terhadap masalah ini akibat tekanan akademik dan sosial..Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak broken heart terhadap pola tidur dan kesehatan mental di kalangan mahasiswa/i UINSU. Metode: Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik observasional dengan desain case-control, data dikumpulkan dari 160 mahasiswa melalui kuesioner terstandar, termasuk Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (57,5%) mengalami broken heart dalam satu tahun terakhir. Tingkat broken heart ringan lebih dominan (91,3%) dibandingkan tingkat berat (8,8%). Analisis korelasi Spearman dan uji ANOVA serta uji t independen menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan searah antara tingkat broken heart dengan kesehatan mental (p<0,01), di mana semakin berat tingkat broken heart, semakin terganggu kesehatan mental. Selain itu, uji Chi-Square, ANOVA, dan uji t independen juga mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara broken heart dengan pola tidur (p<0,05), di mana tingkat broken heart yang lebih berat cenderung berhubungan dengan pola tidur yang lebih buruk.. Kesimpulan: Broken heart memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental dan pola tidur mahasiswa/i UINSU.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di Puskesmas Unaaha andi ichi ramadanti; Eman Sulaeman; Ermawati; Deni
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.147

Abstract

Latar Belakang: Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2021 mencatat sekitar 30% perawat melaporkan mengalami kelelahan kerja. Pada tahun 2022 persentase kelelahan kerja mengalami peningkatan yaitu sekitar 40-50% perawat melaporkan mengalami kelelahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja perawat di Puskesmas Unaaha. Metode: Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, pada tanggal 21 April 2025 sampai dengan 05 Mei 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat di Puskesmas Unaaha sebanyak 62 perawat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 perawat. Pengolahan data menggunakan aplikasi program SPSS. Analisa data menggunakan uji Chi-square pada batas kemaknaan perhitungan statistik p value (0,05). Hasil: uji statistik Chi Square diperoleh nilai kemaknaan pada variabel masa kerja p-value = 0,529, lingkungan kerja p-value = 0,018 dan beban kerja p-value = 0,015. Kesimpulan: Simpulan dari penelitian ini bahwa tidak ada hubungan signifikan masa kerja dengan kelelahan kerja perawat, ada hubungan signifikan lingkungan kerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja perawat di Puskesmas Unaaha. Saran dari penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya, dapat memperluas variabel yang diteliti terkait kelelahan kerja perawat, seperti kepribadian, dukungan sosial keluarga dan gaya hidup sehat
Hubungan Dukungan Keluarga, Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Dalam Pengobatan Diabetes Militus Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2024 Wa Ode Nurmila; Ermawati; Al Edy Dawu; Saasa
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i2.152

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) sebanyak 422 juta orang di dunia terkena diabetes. Prevalensi meningkat lebih cepat di Negara-negara berpendapatan rendah dan menengah dibandingkan di Negara-negara berpendapatan tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, pengetahuan, dan sikap pasien dengan tingkat kepatuhan pasien dalam pengobatan diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 28 April 2025. Sampel penelitian ini terdiri dari 87 pasien diabetes melitus yang terdaftar di Puskesmas Poasia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur dukungan keluarga, pengetahuan, sikap, dan tingkat kepatuhan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: asil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga, pengetahuan, dan sikap pasien dengan tingkat kepatuhan pasien dalam pengobatan diabetes melitus (p < 0,05). Dukungan keluarga dan pengetahuan yang baik berkontribusi positif terhadap peningkatan kepatuhan pasien. Kesimpulan: Dukungan keluarga, pengetahuan, dan sikap pasien merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan pasien dalam pengobatan diabetes melitus. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan dukungan keluarga dan penyuluhan yang lebih intensif kepada pasien untuk meningkatkan tingkat kepatuhan dalam pengobatan.

Page 11 of 15 | Total Record : 150