cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No. 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Proceedings Series of Educational Studies
ISSN : -     EISSN : 29872448     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
The proceedings series Proceedings of Educational Study Seriesaims to publish proceedings from conferences on the theories and methods in fields of education
Articles 696 Documents
Gender and Class Type Disparities in Higher Education Students’ Resilience Maria Oktasari; Siti Aminah; Herul Wahyudin
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Proceeding of International Seminar Indonesia-Malaysia 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.9119

Abstract

The ability to adapt to difficult situations or pressure is important for students. This study examines the intersection of gender and class type in shaping the resilience of higher education students. This comparative research was conducted on 228 students of average age. Data were collected using a brief resilience scale. Data analysis used an independent t-test with the help of JASP. The analysis results show that: 1) there is a significant difference between the resilience of male and female students. 2) No significant difference exists in the resilience of regular and employee-class students. The research contributes to the greater discussion on equality in higher education, providing insights for institutions to establish an environment and provide counseling services where all students can prosper despite the challenges they experience.
Menekankan Pentingnya Keberagaman Multikultural Kebijakan Pendidikan Untuk Mengembangkan SDM Pendidikan Tantri Elinda
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8177

Abstract

Dalam dunia yang semakin terhubung dan beragam, pendidikan harus mencerminkankeragaman budaya, etnis, agama, dan pandangan. Pemahaman ini mempromosikan danmempersiapkan siswa untuk dunia global dan menciptakan masyarakat yang lebih inklusif.Kebijakan pendidikan multikultural dan pelatihan guru menjadi kunci mencapai tujuan berupaperkembangan SDM yang mampu bersaing di masa depan.
Implementasi Kebijakan Pembelajaran Daring pada Sekolah Menengah Pertama Ahmad Furqon Akhbar; Arumia Fairuz Husna; Luthfia Amanda Sari; Firda Fitrotul Unsa; Indra Lesmana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7863

Abstract

Abstract: Online learning or what is called in this network is a policy made by the government on an emergencybasis due to the Covid-19 pandemic where learning is carried out in tandem using devices or laptopsfrom their respective homes. The purpose of this study is to be able to understand theimplementation of current government policies on online learning at the first level of junior highschool. The research method that researchers use in conducting this research is by using a qualitativeapproach. This qualitative approach can support researchers in explaining the understandingcontained in the object of research. The data collection that researchers used in making this studywas by using literature study techniques carried out through electronic media. Literature datacollection techniques are carried out by searching for some information related to titles contained injournals, articles, magazines or other reference sources carried out online. The results of this studyshow that the implementation of online learning at the junior high school level is said to run but lesseffectively because the lack of supervision from parents regarding the use of devices makes learningnot run optimally.Keywords: online learning; junior high school; era of the covid-19 pandemicAbstrak: Pembelajaran daring atau yang disebut dalam jaringan ini merupakan kebijakan yang dibuat olehpemerintah secara darurat dikarenakan terdapat pandemi Covid-19 dimana pembelajaran dilakukansecara dalam daringan mengunakan gawai atau laptop dari rumah masing-masing. Tujuan daripenelitian ini adalah agar bisa memahami dari implementasi kebijakan pemerintah saat ini padapembelajaran secara daring pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode penelitian yangpeneliti pakai dalam melakukan penelitian ini yaitu dengan memakai pendekatan kualitatif.Pendekatan kualitatif tersebut bisa menunjang peneliti dalam memaparkan pengertian yangterdapat pada objek penelitian. Pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam membuat penelitianini yaitu dengan memakai teknik studi kepustakaan yang dilakukan melalui media elektronik. Teknikpengumpulan data kepustakaan dilakukan dengan mencari beberapa informasi terkait judul yangterdapat pada jurnal, artikel, majalah atau sumber rujukan lainnya yang dilakukan secara online.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran daring pada jenjang SMPdikatakan berjalan namun dengan kurang efektif karena kurangnya pengawasan dari orang tuamengenai penggunaan gawai menjadikan pembelajaran tidak berjalan secara maksimal.Kata kunci: pembelajaran daring; sekolah menengah pertama; era pandemi covid-19
Tren dan Visualisasi dari Unity 3D For Education sebagai riset gamifikasi Pembelarajan: Bibliometrik analisis Reno Nurdiyanto
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8544

Abstract

Dalam era di mana teknologi terus mengalami perkembangan pesat, penggunaan pengembangpermainan berkembang pesat salah satunya pada permainan untuk pembelajaran. Unity 3Dmerupakan software pengembang permainan yang telah menyediakan forum pengembanganuntuk pendidikan. sangat penting untuk memanfaatkan ini untuk meningkatkan kualitaspendidikan saat ini. Artikel ini menyajikan analisis tren dan visualisasi perkembangan penggunaanSoftware Unity 3D dalam riset pendidikan selama satu dekade terakhir. Pendekatan yangdigunakan dalam penelitian ini mencakup analisis deskriptif dan metode bibliometric. Studi iniberfokus pada artikel dan conference paper yang sumber dari database scopus. Telahteranalisis sebanyak 94 artikel dan 297 conference paper yang relevan dengan penelitian ini.Ditemukan tiga teratas topik yang sedang berkembang yaitu augmented reality, 3D modelingdan human computer interaction . Implikasi dari temuan yang tersaji dapat membantu praktisi danpeneliti yang mengarahkan pada tren dan perkembangan lebih lanjut dalam penggunaan softwareUnity 3D dalam konteks pendidikan. Selain itu, visualisasi hasil pemetaan membantupengidentifikasian peluang penelitian masa depan yang mungkin berfokus pada pengembanganalat dan sumber daya pembelajaran yang menggunakan software Unity 3D seperti pengembangaplikasi ataupun teknolog pendidikan.
Implementasi Kurikulum Gabungan Terkait Evaluasi Hasil Belajar Peserta Didik Pada SDN Sumbersari 3 Nisa Romadhona Sukriani
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7889

Abstract

Abstract: The curriculum serves as a guideline for the various tasks to be carried out during the teaching and learning process to achieve effective educational outcomes. The right strategy is needed for curriculum implementation. As a strategy to strengthen curriculum implementation, there are a number of important factors to consider. Implementation planning, primary and supplemental resources, classroom instruction, and monitoring and evaluation procedures are some of these factors. Teachers, principals, facilities, culture, the school environment form the components of the school. Each of these components is effective for carrying out specific tasks in implementing the new curriculum. In order to be utilized in implementing the curriculum, all existing potential and resources must be managed in a comprehensive and integrated manner. In addition, monitoring and evaluation must be carried out effectively to improve the curriculum implementation strategy and strengthen the participation of all stakeholders. The method used in this research is qualitative research with a case study approach that happen in SDN Sumbersari 3. The results of this study indicate that Sumbersari Elementary School 3 implements the Merdeka Curriculum in grades 2,3,5, and 6. And the rest use the 2013 curriculum. There are several differences regarding the two curricula used.Keywords: strategy, implementation, curriculum, effectiveAbstrak: Kurikulum berfungsi sebagai pedoman untuk berbagai tugas yang akan dilakukan selama proses pembelajaran untuk mencapai hasil pendidikan yang efektif. Diperlukan strategi yang tepat untuk implementasi kurikulum. Sebagai strategi untuk memperkuat implementasi kurikulum, ada sejumlah faktor yang penting untuk dipertimbangkan. Perencanaan implementasi, sumber daya utama dan tambahan, instruksi kelas, dan prosedur pemantauan dan evaluasi adalah beberapa faktor tersebut. Guru, kepala sekolah, fasilitas, budaya, lingkungan sekolah membentuk komponen sekolah. Ketersediaan komponen tersebut efektif untuk melaksanakan tugas khusus dalam menerapkan kurikulum baru. Agar dapat dimanfaatkan dalam implementasi kurikulum, seluruh potensi dan sumber daya yang ada harus dikelola secara menyeluruh dan terpadu. Selain itu, pemantauan dan evaluasi harus dilakukan secara efektif untuk menyempurnakan strategi pelaksanaan kurikulum dan memperkuat partisipasi seluruh pemegang kepentingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang terjadi di SDN Sumbersari 3. Hasil dari penelitian ini memnunjukkan bahwa SDN 3 Sumbersari menerapkan Kurikulum Merdeka pada kelas 2,3,5, dan 6. Dan sisanya menggunakan kurikulum 2013. Terdapat beberapa perbedaan mengenai kedua kurikulum yang digunakan.Kata kunci: strategi, implementasi, kurikulum, efektif
Habiatuasi Empati yang terinspirasi dari Budaya Mapalus dalam Pembelajaran PKn dengan Model Service-Learning Juliana Tirza; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8590

Abstract

Mapalus merupakan budaya yang dilandasi nilai empati yang hadir dari inisiatif. Nilai ini dapat dibiasakan kepada pelajar sebagai bagian dari masyarakat perkotaan. Proses habiatuasi ini dapat diterapkan dalam model pembelajaran service-learning yang sangat ideal untuk mempromosikan ragam keterampilan manusia abad 21. Metode yang digunakan ialah kualitatif eksplorasi dengan tujuan menemukan model yang dapat digunakan untuk proses habituasi empati dalam komunitas Pendidikan. Instrumen yang digunakan ialah FGD, studi literatur dan wawancara dengan praktisi budaya. Validitas data dikaji dengan triangulasi dan data dianalisis dengan menggunakan NVivo. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai empati dalam budaya mapalus menjadi dasar untuk mengembangkan service-learning yang dapat digunakan dalam pembelajaran PKn. Model yang terbentuk disebut sebagai siklus habituasi empati yang terinspirasi dari budaya Mapalus dalam model pemebelajaran dengan service-learning.
Manajemen Kelas Masa Pasca Pandemi Covid-19 Karmilah Karmilah
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8125

Abstract

Abstract: The aim of research on Post-Pandemic Classroom Management is to understand howteachers can manage their classrooms effectively after facing the challenges and changes caused by the COVID-19 pandemic. This study aims to provide information and ad vice to teach-ers on how best to address the current situation and optimize student learning experiences. Themethod that can be used in this research is Literature Study: Literature re search on classroommanagement and the impact of the pandemic on education. This includes reading scientific articles, books, and journals related to classroom management and the COVID-19 pandemic. This article discusses proper classroom management in the post-pan demic period. The COVID-19 pandemic has affected education around the world, including classroom management. Goodclassroom management is essential in creating a safe and pro ductive learning environment forstudents. This article providesseveralsuggestions and strat egies to help teachers manage theirclassrooms effectively in a post-pandemic situation, in cluding strategies for building a positiveclassroom climate, managing student behavior, de veloping social and emotional skills, and building technology skills. It is hoped that with this article, teachers can obtain useful infor- mation and advice in managing their classrooms during the post-pandemic period, so as to create a safe, positive and productive learning environment for students.Keywords: Management, Pandemic, Covid-19Abstrak: Tujuan dari penelitian mengenai Manajemen Kelas Masa Pasca Pandemi adalah untuk memahami bagaimana guru dapat mengelola kelas mereka dengan efektif setelah menghadapi tantangan dan perubahan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan saran kepada guru tentang cara terbaik untuk mengatasi situasi saat ini dan mengoptimalkan pengalaman belajar siswa. Metode yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Literatur: Penelitian literatur tentang manajemen kelas dan dampak pandemi pada pendidikan. Hal ini meliputi membaca artikel ilmiah, buku, dan jurnal terkait manajemen kelas dan juga pandemi COVID-19. Artikel ini membahas tentangmanajemen kelas yang tepat dalam masa pasca pandemi. Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi pendidikan di seluruh dunia, termasuk manajemen kelas. Manajemen kelas yang baik sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan produktif bagisiswa. Artikel ini memberikan beberapa saran dan strategi untuk membantu guru mengelola kelas mereka dengan efektif dalam situasi pasca pandemi, termasuk strategi untuk membangun iklim kelas yang positif, mengelola perilaku siswa, mengembangkan keterampilan sosial dan emosional, dan membangun keterampilan teknologi. Diharapkan dengan adanya artikel ini, guru dapat memperoleh informasi dan saran yang berguna dalam mengelola kelas mereka padamasa pasca pandemi, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, positif, dan produktif bagi siswa.Kata kunci: Manajemen, Pandemi, Covid-19
Manajemen Pendidikan & Kepemimpinan Pendidikan Triwiyanto, Teguh
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Leadership behavior and its Effectiveness in Leading School Organization
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The research objective is to synthesize educational management educational leadership. This research method is literature, the type used is traditional review. Search and compile library data using the Publish or Perish operator. Once the relevant literature has been collected, organize the retrieved articles systematically. After literature collection, the data analysis stage involves several techniques. Start by synthesizing information gathered from selected articles to identify common themes, trends, and theoretical frameworks relevant to educational management and leadership. The research results show that educational management includes a variety of components, each of which plays an important role in effective bureaucracy and educational institutions. One type of fundamental component is structural, which includes aspects such as organizational hierarchy, physical infrastructure, and resource allocation. Structural components form the framework within which educational bureaucracies operate, determining how tasks are delegated, facilities are used, and budgets are managed. Educational leadership consists of various components that are integral to fostering a positive learning environment and driving institutional success. One type of important component is visionary leadership, which involves establishing a compelling vision for the future direction of an educational institution.Abstrak: Tujuan penelitian untuk mensintesiskan manajemen pendidikan kepemimpinan pendidikan. Metode penelitian ini yaitu pustaka, jenis  yang digunakan adalah traditional review. Pencarian dan pengmuplan data pustaka dengan memanfaatkan operator Publish or Perish. Setelah literatur yang relevan dikumpulkan, atur artikel yang diambil secara sistematis. Setelah pengumpulan literatur, tahap analisis data melibatkan beberapa teknik. Mulai dengan mensintesis informasi yang dikumpulkan dari artikel-artikel terpilih untuk mengidentifikasi tema-tema umum, tren, dan kerangka teoritis yang relevan dengan manajemen dan kepemimpinan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan manajemen pendidikan mencakup beragam komponen, yang masing-masing memainkan peran penting dalam birokrasi dan lembaga pendidikan yang efektif. Salah satu jenis komponen mendasar adalah struktural, yang mencakup aspek-aspek seperti hierarki organisasi, infrastruktur fisik, dan alokasi sumber daya. Komponen struktural membentuk kerangka di mana birokrasi pendidikan beroperasi, menentukan bagaimana tugas didelegasikan, fasilitas digunakan, dan anggaran dikelola. Kepemimpinan pendidikan terdiri dari berbagai komponen yang merupakan bagian integral untuk menumbuhkan lingkungan belajar yang positif dan mendorong keberhasilan institusi. Salah satu jenis komponen penting adalah kepemimpinan visioner, yang melibatkan penetapan visi yang meyakinkan untuk arah masa depan lembaga pendidikan.
Urgensi Kebijakan Pendidikan Multikultural Untuk Kemajuan Pendidikan Di Indonesia Emi Safitri
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8168

Abstract

Dalam bidang pendidikan, keberagaman tersebut dapat membuat peserta didik dengan etnis minoritas mengalami permasalahan dalam proses pembelajaran. Permasalahan bisa berasal dari luar bahkan dalam diri peserta didik sendiri. Permasalahan yang berasal dari dalam diri peserta didik biasanya dikarenakan rasa minder karena merasa dirinya berbeda dengan peserta didik lainnya sehingga berdampak pada proses pembelajaran di kelas, dimana mereka merasa malu untuk bertanya karena tidak percaya diri untuk menjadi pusat perhatian di kelas. Permasalahan yang berasal dari luar diri peserta didik biasanya mereka mendapat perlakuan diskriminatif dari etnis mayoritas. Perlakuan diskriminatif tersebut biasanya berupa bullying, pengucilan, dan lainnya yang berdampak pada keinginan untuk berhenti sekolah.
Teaching Speaking by Applying Flipped Learning Model in ELT Class: A Best Practice Elsa Desi Putri; Achmad Yani
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8530

Abstract

The advancement of communication and information technologies had provided a flexible learningenvironment. In addition, the 21st century teachers were expected to be able to integrate technologyinto their teaching and learning process. One of the learning models that could facilitate thisintegration was the flipped learning model. However, it was considered as a new learning model inIndonesian context, where there were not many teachers applied this learning model into theirteaching and learning process. Additionally, there was few research conducted on the implementationthis learning model in teaching speaking. For this purpose, this paper aimed to provide a best practiceof the implementation of the flipped learning in the teaching of speaking. The implementation of theflipped learning was applied to the EFL learners who are in the beginner level. One of the materialstaken to be taught with the purpose of improving the learners’ speaking to specifically talk by usingpresent perfect tense. Finally, this paper illustrated how those implementations are applied to theteaching and learning process.

Page 4 of 70 | Total Record : 696