cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No. 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Proceedings Series of Educational Studies
ISSN : -     EISSN : 29872448     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
The proceedings series Proceedings of Educational Study Seriesaims to publish proceedings from conferences on the theories and methods in fields of education
Articles 696 Documents
Penggunaan Media Sosial sebagai Penunjang Pembelajaran Mata Pelajaran PPKn Sulton Sulton; Ardhana Januar Mahardhani; Refita Refita; Susi Octavia
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8695

Abstract

Social media education that can be implemented by students in the 21st century is by applying social media in learning. Educators must change students' mindsets regarding the purpose of using social media from just looking to becoming a place to learn. Make the aim of using social media in a positive direction and have an influence on student learning and learning outcomes. This research aims to determine the implementation of the use of social media as a means of supporting learning for class XI Science students at SMAN 3 Ponorogo. The method used is qualitative, the techniques used in collecting data are observation, interviews and documentation. The results obtained were that the implementation of learning in Civics subjects at SMAN 3 Ponorogo in realizing an independent curriculum utilized social media including WhatsApp, Instagram, Quizzy, TikTok, and also other supporting digital applications such as Google Meet, Google Classroom, Google Form, and Zoom
Peran Penting Penggunaan Teknologi Pendidikan untuk Pengembangan Pendidikan Multikultural Salwani Ayu
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8172

Abstract

Penggunaan teknologi pendidikan untuk pengembangan pendidikan multikultural merupakan hal yang relevan dan berperan penting pada era saat ini, karena banyaknya manfaat yang ada, serta pada era saat ini masyarakat banyak menggunakan teknologi sehingga jangkauan lebih luas dan lebih menarik lagi. Tantangan dalam penggunaan teknologi pasti ada seperti kesenjangan dalam aksesibilitas, namun dapat diminimalisir atau diatasi dengan beberapa cara seperti subsidi atau membuat perpustakan digital tanpa koneksi internet. Contoh penerapannya adanya platform pembelajaran online yang menawarkan kursus tentang berbagai budaya dan bahasa.
Implementasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kecerdasan Buatan dalam Konteks Smart Learning Muhammad Yusuf Salam; Nur Azlin Putri; Adam Mudinillah; Kartika Rahmadhani
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8535

Abstract

Konsep pembelajaran cerdas atau biasa kita ketahui dengan smart learning muncul sebagaipendekatan inovatif untuk meningkatkan pembelajaran melalui teknologi informasi terkini. Smartlearning memungkinkan personalisasi, pemantauan ketat, dan akses ke sumber daya yang lebihserbaguna dalam pengajaran dan pembelajaran. Dalam smart learning ini sangat banyak mediayang bisa kita gunakan, apalagi dalam perkembangan teknologi sekarang, di antara teknologi yangdigunakan dalam smart learning adalah kecerdasan buatan (AI) atau biasa di kenal oleh anak anakzaman sekarang adalah Artificial Intelligence, teknologi ini telah menjadi kunci untuk memahamidan mengatasi tantangan baru dalam pendidikan digital. Dalam penelitian ini, penelitimenggunakan metode Survei dan Kuesioner, alat yang di gunakan untuk mengumpulkan data yangdibutuhkan adalah menggunakan goggle from. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaranmenggunakan kecerdasan buatan dalam konteks smart learning sangat menguntungkan pelajarmaupun guru, karena semua yang dibutuhkan bisa disediakan dalam kecerdasan buatan (AI)tersebut. Peneliti menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis AI adalah langkahpenting menuju Smart Learning yang lebih adaptif dan efisien, tetapi juga menekankan perlunyakebijakan yang tepat untuk melindungi data siswa dan memastikan keberlanjutan inovasi dalampendidikan.
Menumbuhkan Sikap Percaya Diri Siswa pada Pembelajaran di Kelas Muhammad Zaki Allana Al Firdaus
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7884

Abstract

Abstract: A student is someone at a stage of growth and development, where growth and development is a sign that the student needs guidance or direction by the teacher. Thus, it is necessary to have a good provision so that students have good advantages or skills or are proficient later after they leave the educational institution. The method used in the preparation of this article is analysis in journals and other articles related to students. The participation of students or students in the learning process is one of the objectives of learning. The existence of participation, activeness, and good interaction between teachers and students will increase confidence in students. Teaching and learning activities that run interactively will be normative because there is value in it. The interaction of teachers and students must be active and also educative. In this case a student is active mentally, attitudes, and also deeds.Keywords: confident; student; Learning Abstrak: Siswa merupakan seseorang pada tahap pertumbuhan dan perkembangan, yang mana pertumbuhan dan perkembangannya adalah tanda bahwa siswa itu yang memerlukan bimbingan atau arahan oleh guru. Dengan demikian perlu suatu ketentuan yang bersifat baik supaya siswa memiliki kelebihan atau keahlian yang bagus atau mahir nantinya di saat setelah ia keluar dari lembaga pendidikan. Metode yang digunakan pada penyusunan artikel ini adalah analisis pada jurnal dan artikel lain yang berkaitan dengan peserta didik. Partisipasi peserta didik atau siswa dalam proses pembelajaran merupakan salah satu tujuan adanya pembelajaran. Adanya partisipasi, keaktifan, serta interaksi yang baik antara guru dan peserta didik akan meningkatkan kepercayaan diri pada siswa. Aktivitas belajar mengajar yang berjalan interaktif akan bernilai normatif karena terdapat nilai di dalamnya. Interaksi guru dan siswa harus aktif dan juga edukatif. Dalam hal ini seorang siswa aktif secara mental, sikap, dan juga perbuatan.Kata kunci: percaya diri; siswa; pembelajaran
Pentingnya Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Soft Skills dan Local Wisdom di Era Merdeka Belajar Lidia Susanti; Amir Hamzah
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8584

Abstract

Perubahan Kurikulum Merdeka adalah hasil evaluasi dari pelakasanaan Kurikulum 2013 yang digagas untuk menjawab tantangan global dan mengantisipasi perubahan paradigma di era teknologi digital, di samping juga dipicu oleh kondisi pandemi Covid-19 yang menyebabkan terjadi krisis belajar (learning loss). PAUD adalah anak usia 2-6 tahun yang akan memasuki dunia pendidikan formal. Oleh karenanya PAUD harus mendapatkan perhatian khusus dalam proses belajarnya agar memiliki bekal yang cukup menghadapi perubahan era Merdeka Belajar, khususnya bekal kecakapan hidup (soft skill) dan local wisdom sebagai pondasi penguatan profil pelajar Pancasila. Penelitian kepustakaan ini dilakukan untuk menemukan landasan teoretik yang komprehensif dalam upaya pengembangan kurikulum PAUD era Merdeka Belajar. Hasil penelitian mengidentifikasi 7 materi pokok yang harus ada dalam Kurikulum PAUD sesuai karakteritik dan tujuan Kurikulum Merdeka, yaitu (1) keterampilan praktis sehari-hari, (2) keterampilan panca indera, (3) keterampilan linguistik, (4) keterampilan sosial dan kebudayaan, (5) pengetahuan agama dan budi pekerti, (6) pengetahuan etika dan moral, dan (7) pembentukan karakter Pancasila. Simpulan dari kajian dapat dinyatakan bahwa 7 materi pokok pengembangan kurikulum PAUD di era Merdeka Belajar dapat dirangkum dalam 2 muatan khusus, yaitu kecakapan hidup (soft skill) untuk pengembangan jasmani anak dan nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) untuk pengembangan rohani anak.
Manajemen Kelas Pasca Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 10 Pontianak Dinda Filzah Nasyanovariani
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8120

Abstract

Abstract:The covid-19 pandemic is an epidemic that has spread throughout the country, and has generally spread to everyone. Since face-to-face learning has been stopped, online learning has occurred because the covid-19 pandemic has spread to all fields of education, economy, and affected all. The school uses online learning by using google form and zoom to collect assignments and online learning. This research was conducted which aims to examine learning management in the classroom because to teach students by providing optimal learning conditions that can be achieved if the teacher is able to control students in a pleasant situation towards the surrounding environment. This type of research uses descriptive qualitative research. The source of the data is done by collecting data in the form of observation, and interviews. The research method used is data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawing. In this study using creadibility to test the validity of the data using source triangulation. The results showed that classroom management after the pandemic period was by organizing classrooms, managing classroom learning, and managing the interaction of the teaching and learning process. Teachers at State Senior High School 10 Pontianak create learning in the classroom by creating conducive learning situations, creating varied learning models, instilling and modeling attitudes, ethics, and discipline for students, creating learning media in the classroom, and instructing to clean the classroom and the environment at school. Based on the results of the conclusions contained in this SMA Negeri 10 Pontianak school, namely by creating a neat and clean learning atmosphere in the classroom, organizing the classroom, and managing the interaction of teaching and learning process activities.Keywords: Classroom management, post pandemic learning, SMAN 10Abstrak Masa pandemi covid-19 adalah sebuah epidemi yang menyebar ke seluruh negara, dan umumnya telah menyebar ke semua orang. Sejak pembelajaran tatap muka diberhentikan maka terjadi pembelajaran secara daring dikarenakan pandemi covid-19 telah menyebar semua ke dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan berimbas semua. Sekolah menggunakan pembelajaran daring dengan menggunakan google form dan zoom untuk mengumpulkan tugas dan pembelajaran secara daring. Penelitian ini dilakukan yang bertujuan untuk meneliti manajemen pembelajaran di kelas dikarenakan untuk membelajarkan siswa dengan menyediakan kondisi belajar yang optimal yang dapat dicapai jika guru mampu mengendalikan siswa dalam situasi yang menyenangkan terhadap lingkungan sekitar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber datadata yang dilakukan dengan mengumpulkan data berupa observasi, dan wawancara. Metode penelitian yang diguanakan yaitu dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini menggunakan creadibility untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menujukkan bahwa manajemen kelas pasca masa pandemi yaitu dengan mengatur ruang kelas, mengelola pembelajaran di kelas, dan mengelola interaksi proses kegiatan belajar mengajar. Guru-guru di SMA Negeri 10 Pontianak menciptakan pembelajaran di kelas yaitu dengan menciptakan situasi pembelajaran kondusif, membuat model pembelajaran yang bervariasi, menanamkan dan mencontohkan sikap, etika, dan disiplin bagi siswa, menciptakan media pembelajaran yang ada di kelas, dan menginstruksikan untuk membersihkan kelas dan lingkungan di sekolah. Berdasarkan hasil kesimpulan yang terdapat di sekolah SMA Negeri 10 Pontianak ini yaitu dengan mencipatakan suasana pembelajaran di kelas dengan rapi dan bersih, mengatur ruangan kelas, dan mengelola interaksi kegiatan proses belajar mengajar.Kata kunci: Manajemen Kelas, Pembelajaran pasca masa pandemi, SMAN 10
Training Management To Enhance Teachers' Competence: A Systematic Literature Review Wulandari, Tyas; Rimadani, Rida; Ardianti, Vika; Yusuf Sobri, Ahmad; Fardani Ubaidillah, Aan
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Leadership behavior and its Effectiveness in Leading School Organization
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Efforts to increase teacher professionalism can provide improvements in the field of education that are always implemented in order to advance the nation along with advances in science and technology. Several efforts are made to increase the competency of teaching staff through training. This is carried out to improve the quality of the nation's education and the creation of complete Indonesian people. The method used in this research is systematic literature review or SLR. The use of the SLR method aims to help unite different theoretical perspectives and in depth. A systematic literature reference search was carried out to identify relevant previous research as a review for this research. The analysis method in this article uses 2 methods, namely selecting texts that are relevant to the research objectives and the second is comparing them with best practice. In theoretical studies from several sources analyzed, it can be concluded that the training given to teachers/educators has an important role. in increasing competence and professionalism in facing future challenges. Educators are professional staff who are obliged to plan and implement the learning process, assess learning outcomes, provide guidance and training. Educators also have a professional commitment to improving the quality of education.Abstrak: Upaya peningkatan profesionalisme guru dapat memberikan perbaikan dalam bidang pendidikan yang selalu dilaksanakan dalam rangka memajukan bangsa seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa upaya dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pengajar melalui pelatihan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bangsa dan terciptanya manusia Indonesia seutuhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematik atau SLR. Penggunaan metode SLR bertujuan untuk membantu menyatukan perspektif teoritis yang berbeda dan mendalam. Pencarian referensi literatur secara sistematis dilakukan untuk mengidentifikasi penelitian terdahulu yang relevan sebagai tinjauan penelitian ini. Metode analisis pada artikel ini menggunakan 2 metode yaitu memilih teks yang relevan dengan tujuan penelitian dan kedua membandingkannya dengan best practice. Dalam kajian teori dari beberapa sumber yang dianalisis, dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang diberikan kepada guru/pendidik mempunyai peranan penting. dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan masa depan. Pendidik adalah tenaga profesional yang berkewajiban merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, memberikan bimbingan dan pelatihan. Pendidik juga mempunyai komitmen profesional dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Kepemimpinan Pendidikan Bervisi Multikultural: Pioner Masa Depan Pendidikan yang Inklusif Ahmad Irsyad
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8163

Abstract

Pendidikan multikultural sangat penting dalam masyarakat global saat ini karena beberapa alasan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa pendidikan multikultural itu penting. Pertama mempromosikan keragaman dan inklusi. Kedua, mempersiapkan siswa untuk masa depan, mengurangi prasangka dan diskriminasi. Ketiga, meningkatkan prestasi akademik. Keempat, menciptakan masyarakat yang lebih adil dan merata. Sehingga tujuan ditulis artikel opini ini adalah untuk mengangkat isu dan sudut pandang penulis mengenai urgensi peran pemimpin pendidikan dalam mewujudkan pendidikan multikultural sehingga mampu menciptakan pendidikan yang inklusif.
THE RELATIONSHIP BETWEEN SPIRITUALITY CHARACTER STRENGTH AND MENTAL HEALTH OF ISLAMIC BOARDING SCHOOL STUDENTS Moch. Arifudin
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Proceeding of International Seminar Indonesia-Malaysia 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.9148

Abstract

Kesehatan mental merupakan keadaan dimana seseorang dapat beradaptasi dengan baik, memiliki semangat hidup yang tinggi dan terjaga, serta berupaya mencapai aktualisasi diri secara optimal. Berbagai macam penelitian mengenai kesehatan mental telah dilakukan, namun penelitian di pondok pesantren masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan karakter spiritualitas dengan kesehatan mental santri di pondok pesantren. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan dan lembaga sosial berbasis agama Islam yang menerapkan sistem boarding dan mempunyai rangkaian kegiatan yang menekankan pada kegiatan ibadah kelompok dan pengajian yang dilaksanakan secara rutin sehingga memicu penggunaan kekuatan karakter spiritualitas secara masif. Kekuatan karakter spiritualitas merupakan hubungan antara seseorang dengan nilai-nilai transendental yang memberi makna dan tujuan hidupnya sehingga timbul keterikatan pada nilai-nilai yang lebih tinggi dan universal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode statistik deskriptif dengan menggunakan uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan dua variabel interval. Penelitian ini melibatkan 127 santri dari salah satu pesantren di Jawa Timur, Indonesia. Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kekuatan karakter spiritualitas dengan kesehatan mental santri dengan korelasi sebesar 0,658 pada taraf signifikansi 0,01. Maka H0 ditolak dan diperoleh kesimpulan bahwa semakin tinggi kekuatan karakter spiritualitas maka semakin tinggi pula kesehatan mental santri.
Analisis Konsep Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Terhadap Dunia Pendidikan Ditinjau Dari Kurikulum Merdeka Satrio Wibowo; Atoriq Nurriza; Alvandha Adindra
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8525

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah aspek yang dimana konsep dasarnya mengarah pada keadaanberfikir dalam bersikap dan lebih condong ke arah pembentukan sebuah pola fikir yang sehat. Didalam penerapannya, biasanya definisinya lebih kepada kegiatan pembelajaran yang seringdikaitkan dengan kehidupan sekolah dan kegiatan-kegiatan belajar lainnya. Di dalam tulisan KiHadjar Dewantara tentang tuangan fikirannya mengenai dunia Pendidikan di masa peralihanterdapat beberapa aspek dasar mengenai dunia Pendidikan yang harus bersifat Merdeka. Hal inidapat kita lihat dengan sistem Pendidikan kita yang sekarang yaitu penerapan kurikulum Merdeka,khususnnya pada mata Pelajaran Sejarah dalam kurikulum Merdeka. Di dalam konsep tuanganpemikiran Ki Hadjar Dewantara, terdapat beberapa persamaan dengan konsep KurikulumMerdeka. Mungkin pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang Pendidikan merupakan dasar ataspembentukan sistem Kurikulum Merdeka. Dilihat dari penjelasan di atas, tulisan kami akanmemaparkan beberapa pandangan dan hasil analisis dari pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadapdunia Pendidikan dalam kurikulum Merdeka. Sehingga kami berharap tulisan kami bisa menambahwawasan dan pemahaman tentang dunia Pendidikan.

Page 2 of 70 | Total Record : 696