cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No. 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Proceedings Series of Educational Studies
ISSN : -     EISSN : 29872448     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
The proceedings series Proceedings of Educational Study Seriesaims to publish proceedings from conferences on the theories and methods in fields of education
Articles 696 Documents
Pengenalan Budaya Alam Minangkabau Terhadap Anak Sejak Usia Dini Jhony Warmansyah; Zakiah Zalzabila; Adam Mudinillah; Aisyah Safna
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8553

Abstract

Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai macam suku, budaya, ras agama dan adat istiadat dari berbagai daerah. Budaya alam Minangkabau merupakan salah satu suku tertua dan warisan budaya yang kaya akan adat istiadat dan keunikan seni tradisional lainnya. Budaya alam Minangkabau mengajarkan banyak hal penting yang berkaitan dengan seni budaya daerah dan adat istiadat yang unik dan berbeda. Budaya alam Minangkabau penting untuk di kenalkan pada anak sejak usia dini karna, budaya yang di tanamkan pada anak sejak dini akan di bawa anak sampai dewasa. Rasa cinta anak terhadap budaya tradisional daerah harus ditanamkan semenjak anak masih dini agar kreatifitas anak terhadap budaya lokal dapat tumbuh dan berkembang sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjaga kelestarian warisan budaya alam minangkabau dan menumbuhkan rasa cinta budaya daerah pada anak sejak dini. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan penyebaran angket secara online. Form yang di buat peneliti akan di bagikan pada orang tua dan tenaga pendidik yang bergerak di bidang pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya alam Minangkabau memiliki banyak manfa’at positif. Dengan mengajarkan dan menanamkan warisan nilai budaya alam Minangkabau pada anak sejak dini akan membentuk karakter anak yang berbudaya dan paham akan adat istiadat yang sudah ada sejak dahulu. Anak yang sudah di kenalkan dengan budaya alam Minangkabau sejak dini akan menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab pada anak untuk selalu menghormati dan mencintai warisan budayanya yang kaya akan seni dan adat istiadat yang berlaku.
Penerapan Kurikulum Merdeka Di SMAN 1 Sumberpucung Pada Masa Peralihan Dari Kurikulum 2013 Shofiana Damayanti
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7907

Abstract

Abstract: The Merdeka Belajar curriculum is a curriculum that allows students to learn according to their potential, interests, and talents independently, while paying attention to the contextual needs of thecommunity, nation, and state. This study aims to find out about the progress of the implementation of the Independent Curriculum at SMAN 1 Sumberpucung which is in the transition stage from the 2013 Curriculum. The Merdekan curriculum itself feeds a set of plans and arrangements regarding objectives, content, and learning materials as well as ways used as guidelines for implementing learning activities to achieve certain educational goals. This study used qualitative methods which were conducted by direct interviews with respondents by asking several questions, as well as obtaining other data based on observations or observations at the observed location, namely at SMAN 1 Sumberpucung. First, researchers conduct research on institutions that will be used as objects, then conduct observations and interviews to obtain data. The data obtained from the interview results are then transcribed into written data which is then set forth in this article. The results of the study stated that at SMAN 1 Sumberpucung the Independent Curriculum had been implemented even when it was still using the 2013 Curriculum.Keywords: Curriculum Merdeka, Curriculum 2013, Transition PeriodAbstrak: Kurikulum Merdeka Belajar adalah kurikulum yang memungkinkan peserta didik untuk belajar sesuai dengan potensi, minat, dan bakatnya secara mandiri, sekaligus memperhatikan kebutuhan kontekstual masyarakat, bangsa, dan negara.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai perkembangan implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sumberpucung yang dimana sedang dalam tahapan peralihan dari Kurikulum 2013. Kurikulum Merdekan sendiri pakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dimana dilakukan dengan cara wawancara langsung kepada responden dengan mengajukan beberapa pertanyaan, serta perolehan data lainnya berdasar pada observasi atau pengematan pada lokasi yang diamati yakni di SMAN 1 Sumberpucung. Pertama peneliti melakukan riset terhadap intansi yang akan digunakan sebagai objek, kemudian melakukan observasi dan wawancara guna perolehan data. Data yang diperoleh dari hasil wawancara kemudian ditranskripsikan menjadi data tertulis yang kemudian dituangkan pada artikel ini. Adapun hasil penelitian menyebutkan bahwa di SMAN 1 Sumberpucung Kurikulum Merdeka sudah diterapkan sistemnya bahkan saat masih menggunakan Kurikulum 2013.Kata kunci: Kurikulum Merdeka, Kurikulum 2013, Masa Peralihan
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Kegiatan Seminar Pendidikan Zein, Nafisah; Permatasari, Nanda Santin; Tuanany, Nursyahar Jihan; Nasikhah, Wulan Roudhotul; Sobri, Ahmad Yusuf; Ubaidillah, Aan Fardani
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Leadership behavior and its Effectiveness in Leading School Organization
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : A seminar is a specific way to discuss particular topics that can be organized by various institutions. More than just expanding professional networks, seminars also provide a deeper understanding of various relevant topics. However, the success of a seminar not only depends on participant attendance but also on quality management. Seminar management, including strategies, becomes a crucial foundation to ensure the smoothness of the event, its usefulness, and the achievement of desired goals. The organization of educational seminars can be one of the strategies used by school principals to improve teacher performance. The purpose of this study is to examine the leadership strategies of school principals in improving teacher performance through educational seminar activities. The research method utilized in this study is meta-analysis. The research findings indicate that school principals need to implement several important strategies to improve teacher performance through seminars. These strategies include thorough planning to align seminar activities with the professional development needs of teachers and the applicable curriculum, as well as facilitating seminars by providing the necessary support and resources.Abstrak : Seminar merupakan cara khusus untuk membahas topik tertentu yang bisa diselenggarakan oleh berbagai lembaga. Lebih dari sekadar memperluas jaringan profesional, seminar juga memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang beragam topik yang relevan. Namun, keberhasilan sebuah seminar tidak hanya tergantung pada kehadiran peserta, melainkan juga pada manajemen yang berkualitas. Manajemen seminar termasuk strategi menjadi landasan penting untuk memastikan kelancaran acara, kebermanfaatan, dan pencapaian tujuan yang diinginkan. Penyelenggaraan seminar pendidikan dapat menjadi salah satu strategi yang digunakan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru melalui kegiatan seminar pendidikan. Metode penelitian yang dimanfaatkan di dalam penelitian ini adalah meta-analisis. Hasil penelitian menyatakan bahwa kepala sekolah perlu mengimplementasikan beberapa strategi penting untuk meningkatkan kinerja guru melalui kegiatan seminar. Strategi ini meliputi perencanaan yang matang untuk menyesuaikan kegiatan seminar dengan kebutuhan pengembangan profesional guru dan kurikulum yang berlaku, serta memfasilitasi kegiatan seminar dengan menyediakan dukungan dan sumber daya yang diperlukan.  
Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Minat Belajar Sains Kelas 5 Di SD Negeri 106827 Desa Durian Alexander Samosir; Cintani Sihombing; Hamela Sari Sitompul
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8143

Abstract

Abstract: Technology is the application of behavioral and natural sciences and other knowledge in a systematic way to solve human problems. Technology that develops rapidly from time to time makes technology itself an important part of advancing a school. In the world of education technology is something that is very much needed. This technology is expected to be able to make the world of education in Indonesia able to compete with other developing countries. But on the other hand, these developments are not necessarily in accordance with the wishes or ideals of the nation. There are various impacts caused by technological developments. This research aims to determine the various impacts of technological developments on children's development. The research method used in this study is to find data by observing the object of observation ,as well as by looking for data sources from various literatures such as journals, books and the internet.Keywords: Interest, learning, technology, educationAbstrak: Teknologi Informasi adalah penerapan ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lainnya secara sistematis untuk memecahkan masalah manusia. Teknologi yang berkembang pesat dari waktu ke waktu menjadikan teknologi itu sendiri sebagai bagian penting dalam memajukan sebuah sekolah. Dalam dunia pendidikan teknologi merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan. Teknologi ini diharapkan mampu membuat dunia pendidikan di Indonesia mampu bersaing dengan negara berkembang lainnya. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut belum tentu sesuai dengan keinginan atau cita-cita bangsa. Ada berbagai manfaat yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai manfaat perkembangan teknologi terhadap pembelajaran Sains. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencari data dengan cara mengamati objek pengamatan, serta dengan mencari sumber data dari berbagai literatur seperti jurnal, buku dan internet.Kata kunci: Minat, Belajar, Teknologi, Pendidikan
Resiliensi pada Siswa dengan Orang Tua Tunggal Wahyi Dwi Ulfa
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Proceeding of International Seminar Indonesia-Malaysia 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.9134

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pada adanya siswa yang memiliki orang tua tunggal, yang diasumsikan bahwa akan berpengaruh pada resiliensi anak. Oleh karena itu, peneliti memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran tentang resiliensi yang dimiliki oleh siswa tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Pemilihan subyek penelitian menggunakan purposive sampling sejumlah empat subyek penelitian, yaitu dengan usia 16-17 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan pengisian skala resiliensi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, lalu kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek DA ayahnya meninggal dunia, sedangkan subyek AMR ayahnya pergi dari rumah. Lalu subyek MYF ibunya meninggal dunia. Sementara itu, subyek SL dan NHF kedua orang tuanya bercerai. MYF dan NHF memiliki mampu meregulasi emosi dalam dirinya, sementara DA, AMR, dan SL belum. Subyek DA, SL, MYF, dan NHF mampu melakukan pengendalian gerak, sementara AMR belum. Kelima subyek memiliki kemampuan menganalisis masalah. DA, AMR, dan NHF memiliki rasa optimisme, sedangkan SL dan MYF belum. AMR, SL, MYF, dan NHF memiliki rasa empati pada semua orang, sedangkan DA memiliki empati hanya pada orang-orang tertentu. DA, AMR, MYF, dan NHF memiliki efikasi diri, sedangkan SL belum. Kelima subyek memiliki pencapaian dalam kehidupannya masing-masing.
Membangun Kehidupan Multikultural melalui Pendidikan: Analisis Kebijakan dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat Sartika Utoro
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8186

Abstract

Membangun kehidupan multikultural melalui pendidikan adalah tugas krusial dalam masyarakat yang semakin terinterkoneksi dan beragam saat ini. Kebijakan pendidikan multikultural yang efektif menjadi tonggak utama dalam membentuk perspektif dan perilaku masyarakat terhadap keanekaragaman budaya. Integrasi keanekaragaman dalam kurikulum, pelatihan guru yang menyeluruh, dan program yang mendorong dialog antarbudaya adalah elemen kunci yang memainkan peran penting dalam membentuk pemahaman danpenghargaan akan perbedaan budaya. Dalam konteks ini, pendidikan bukan hanya tentang akuisisi pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk karakter individu yang menghormati dan memahami keanekaragaman. Meskipun ada tantangan dalam implementasi, dengan upaya bersama dan komitmen yang kuat, kebijakan pendidikan multikultural dapat memberikan dampak positif yang signifikan, membawa masyarakat menuju kesadaran yang lebih mendalam tentang pentingnya hidup harmonis dan inklusif di dunia yang semakin salingterkait.
Strategi Pemanfataan Teknologi dan Informasi dalam Pembelajaran Guna Mempersiapkan Pelajar Berkarakter di Era Society 5.0 Indra Lesmana; Mustiningsih Mustiningsih; Luthfia Amanda Sari; Arumia Fairuz Husna; Firda Fitrotul Unsa; Ahmad Furqon Akhbar
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7873

Abstract

Abstract: Not over the polemic in the era of the industrial revolution 4.0, now all people in the world are shocked by the idea of a new idea, namely the era of society 5.0. A time that requires humans to be adaptive and creative with fast and appropriate technology. However, to achieve this condition, there needs to be a massive effort from all education actors and direct involvement from parents to create quality graduates who are competent and proficient with technology. This study aims to explain about, (1) the challenges of utilizing technology and information for teachers with SWOT analysis in an effort to prepare students with character , (2) the solutions provided to overcome the challenges of utilizing technology and information in an effort to prepare students with character. This research method uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique used in this study was a literature review. The result of this study is that teachers do not maximize the use of technology, especially applications of learning service providers. Online learning activities are only limited to using the whatsapps application. The solution to prepare students with character is to provide varied tasks as well as assistance and control from parents regarding the use of technology.Keywords: learning, character education, information technology, era society 5.0Abstrak: Belum usai polemik diera revolusi industri 4.0 kini seluruh masyarakat di dunia digemparkan dengan ide gagasan baru yakni era society 5.0. Masa yang menuntut manusia untuk adaptif serta kreatif dengan adanya teknologi cepat dan tepat guna. Namun, untuk mencapai kondisi tersebut perlu adanya upaya yang masif dari semua pelaku pendidikan dan keterlibatan langsung dari orang tua guna menciptakan mutu lulusan yang kompeten serta cakap dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai, (1) tantangan pemanfaatan teknologi dan informasi bagi guru dengan analisis SWOT dalam upaya mempersiapkan pelajar berkarakter, (2) solusi yang diberikan untuk mengatasi tantangan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam upaya mempersiapkan pelajar berkarakter. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini kajian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah guru kurang memaksimalkan pemanfaatan teknologi terutama aplikasiaplikasi penyedia layanan belajar. Kegiatan pembelajaran online hanya terbatas menggunakan aplikasi whatsapps. Solusi untuk mempersiapkan pelajar berkarakter yaitu dengan memberikan tugas bervariatif serta pendampingan dan kontrol dari orang tua mengenai penggunaan teknologi.Kata kunci: pembelajaran, pendidikan karakter, teknologi informasi, era society 5.0
Analisis Kesediaan Guru Penggerak Terhadap Penerapan Kurikulum 2013 Dengan Karakter Siswa Yang Beragam Rizka Febry Lestari
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7898

Abstract

Abstract: The discussion intention of describing the willingness of the driving force teacher to implement the 2013 curriculum with various student characters. the form of research applied in this discussion is to practice qualitative research. The subjects in this study involved teachers, principals, and 3rd grade students at SD Negeri Sumbersari 1, as well as the role of the students' parents. Data collection was carried out through interviews, observation, and direct documentation. The research results show that: 1) Teachers are less tenacious in teaching learning in class, so that class conditions are not conducive 2) Teachers have not used effective and efficient learning methods by applying learning media that attract attention and make it easier for students to understand the 2013 curriculum learning, 3 ) The lack of optimizing the role of school principals in the implementation of the 2013 curriculum, and (4) The lack of participation of a teacher in training and socialization held by a government or educational institution regarding learning the 2013 curriculum, and 5) The lack of encouragement or motivation of parents in supporting the spirit of learning students at school.Keywords: The willingness of driving teachers; Curriculum 2013; Study method; Student CharacterAbstrak: Pembahasan kali ini memiliki maksud untuk mendeskripsikan kesediaan guru penggerak terhadap implementasi kurikulum 2013 dengan karakter siswa yang beragam. bentuk penelitian yang diterapkan dalam pembahasan kali ini adalah dengan mempraktikkan penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini melibatkan Guru, Kepala Sekolah, dan Peserta Didik kelas 3 SD Negeri Sumbersari 1, serta peran orang tua peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwasanya: 1) Kurang uletnya guru dalam mengajar pembelajaran di kelas, sehingga kondisi kelas tidak kondusif 2) Guru belum menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan efisien dengan menerapkan media pembelajaran yang menarik perhatian dan memudahkan peserta didik dalam memahami pembelajaran kurikulum 2013, 3) Kurangnya pengoptimalan peran kepala sekolah terhadap implementasi kurikulum 2013, dan (4) Kurangnya keikutsertaan seorang guru dalam pelatihan maupun sosialisasi yang diadakan oleh suatu pemerintah maaupun instansi lembaga pendidikan mengenai pembelajaran kurikulum 2013, serta 5) Minimnya dorongan atau motivasi orang tua dalam mendukung semangat belajar peserta didik di sekolah. Dengan begitu, siswa tidak bisamengikuti pembelajaran di kelas dengan baik karena hal tersebut didasari dengan minimnya pengetahuan mereka tentang tujuan sekolah yang sebenarnya.Kata kunci: Kesediaan guru penggerak; Kurikulum 2013; Metode belajar; Karakter Siswa
Penerapan Manajemen Mutu SMP Sriwendari Kota Malang Mufadila, Rizki; Eri Kusumaningrum, Desi; Triwiyanto, Teguh
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Leadership behavior and its Effectiveness in Leading School Organization
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstract : Problems that arise regarding the quality of education require educational institutions to be able to overcome various existing challenges. Educational institutions continuously improve quality with the aim that educational goals can be realized. The purpose of writing this article is to find out the efforts made by schools to achieve quality education. The research method used is a qualitative approach. Data were obtained through direct interviews based on information from sources who are experts in the field studied. The results showed that improving the quality of education in an institution is very important. Efforts to improve quality in educational institutions are carried out by improving quality in various aspects that support the smooth running of educational activities. The quality improvement in question is in the areas of curriculum, human resources, school facilities and infrastructure, and students. In addition, the role of the school principal is considered important in improving the quality of educational institutions, especially the role of the principal in managerial and supervisory matters.abstrak : Permasalahan yang timbul mengenai mutu pendidikan menuntut lembaga pendidikan untuk mampu mengatasi berbagai tantangan yang ada. Lembaga pendidikan secara terus-menerus melakukan peningkatan kualitas dengan tujuan agar tujuan pendidikan dapat terwujud. Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu untuk mengetahui usaha yang dilakukan sekolah untuk mencapai mutu pendidikan. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui kegiatan wawancara secara langsung berdasar informasi narasumber yang ahli pada bidang yang diteliti. Hasil penelitian diperoleh bahwa peningkatan mutu pendidikan pada suatu lembaga sangat penting dilakukan. Upaya peningkatan mutu di lembaga pendidikan dilakukan dengan meningkatkan kualitas pada berbagai aspek yang mendukung lancarnya kegiatan pendidikan. Peningkatan mutu yang dimaksud yaitu pada bidang kurikulum, SDM, sarana dan prasarana sekolah, dan peserta didik. Selain itu, peran kepala sekolah dinilai penting dalam peningkatan mutu pada lembaga pendidikan terutama peran kepala sekolah dalam hal manajerial dan supervisor.
Penerapan Video Interaktif Berbasis “Lumi Education” Untuk Meningkatkan Minat Belajar Kimia Peserta Didik Yulia Widayanti
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8134

Abstract

Abstract: This study aims to apply learning media in the form of interactive videos based on Lumi Education to increase students' interest in learning chemistry. The research method used is a quantitative descriptive method. The application of interactive videos can increase students' interest in learning chemistry by 18%. With the condition of the students' initial interest of 70% to 88% percent with very good criteria.Keywords: Interested in learning chemistry, Lumi education, Interactive videoAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan media pembelajaraan berupa video interaktif berbasis lumi education untuk meningkatkan minat belajar kimiapeserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Penerapan video interaktif tersebut mampu meningkatkan minat belajar kimia peserta diidk sebesar 18%. Dengan kondisi minat awal peserta didik sebesar 70% menjadi 88% persen dengan kriteria sangat baik.Kata kunci: Minat belajar kimia, Lumi education, Video interaktif

Page 3 of 70 | Total Record : 696