cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
hamza@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30327407     DOI : -
Core Subject : Health,
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologis; Pendidikan Kedokteran; Keperawatan; dan Kesehatan Masyarakat. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka, diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi).
Articles 275 Documents
PENGARUH PENYULUHAN PERTOLONGAN PERTAMA KEGAWAT DARURATAN LUKA BAKAR TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PUNDUNG NOGOTIRTO SLEMAN YOGYAKARTA Mutmainah, Pini; Muhaji , Muhaji
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Menurut World Health Organization (WHO) luka bakar merupakan cedera yang disebabkan oleh panas, gas, atau api, bahan kimia, listrik, dan petir, gesekan atau radiasi. Kejadian tersebut paling sering terjadi di rumah tangga terutama didapur dan dilingkungan usaha perdagangan masyarat yang terkena cedera luka bakar akibat api, air panas, minyak panas dan barang elektronik yang dapat menimbulkan gejala berupa nyeri, pembengkakan, dan terbentuknya lepuhan dan menimbulkan komplikasi berupa shock, dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, infeksi sekunder. Mayoritas dari masyarakat memberikan pertolongan pertama luka bakar dengan mengoleskan pasta gigi, mentega, kecap, minyak goreng, menaburkan luka dengan tepung terigu, menggunakan oli dan melakukan kompres dengan es dapat menyebabkan kecacatan ringan dan komplikasi lebih lanjut bagi korban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Luka Bakar Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Pundung Nogotirto Sleman Yogyakarta. Metode penelitian: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Pre Experimental jenis one group pre test-post test design. Alat yang digunakan dengan kuesioner pre test-post test. Analisis data menggunakan program statiks uji normalitas dan uji wilcoxon. Hasil: Didapatan hasil uji untuk mengetahui adanya pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat didapatkan hasil nilai p-value 0,000<0,005. Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 23 responden (26,1%) dan mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 65 responden (73,9%). Simpulan: Ada Pengaruh Penyuluhan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Luka Bakar Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Pundung Nogotirto Sleman Yogyakarta dengan nilai p-value 0,000<0,005. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan agar lebih menyempurnakan penelitian ini dengan metode dan tempat penelitian yang berbeda
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN KETERAMPILAN TRIAGE PADA PERAWAT IGD DI RUMAH SAKIT X Surya, Gilang Putra Permana; Setyowati, Anita
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sistem Triage merupakan salah satu penerapan sistem manajemen risiko di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sehingga pasien yang datang mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat. Konsep Triage berdasarkan pengelompokan pasien kedalam tingkat prioritas penyakit dideritanya. Pengetahuan dan keterampilan sangat berpengaruh dalam tindakan Triage oleh karena itu pengetahuan dan keterampilan menjadi dasar utama dalam melakukan tindakan Triage . Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan Perawat dengan keterampilan tentang Triage pada perawat IGD di Rumah Sakit X. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian berjumlah 34 responden dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil: Hasil karakteristik responden menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perawat memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 18 responden (52,9%) dan keterampilan Triage perawat memiliki keterampilan yang sangat terampil sebanyak 13 responden (38,2%). Hasil uji chi-square diperoleh nilai p=value sebesar 0,001 (< α= 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan keterampilan Triage pada perawat IGD di Rumah Sakit X. Saran: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan data dasar dan bahan evaluasi yang dapat digunakan oleh perawat IGD dalam penatalaksanaan Triage pada pasien gawat darurat
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP TRIASE KEBENCANAAN METODE START PADA MAHASISWA KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS 'AISYIYAH YOGYAKARTA Harahap, Saiful Ayub; Wulandari , Endah Tri
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Bencana merupakan peristiwa yang mengancam kehidupan masyarakat dan disebabkan oleh faktor alam, non-alam, serta faktor sosial. Indonesia, dengan kondisi geografisnya, sangat rentan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB (2021), dalam lima tahun terakhir tercatat 17.032 kejadian bencana alam di Indonesia. Penanganan cepat dan tepat melalui triase kebencanaan sangat penting dalam upaya menyelamatkan nyawa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap triase kebencanaan metode Simple Triage And Rapid Treatment (START) pada mahasiswa keperawatan anestesiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 105 responden yang diambil pada bulan Mei - Juni 2024 menggunakan teknik simple random sampling. Hasil Penelitiaan: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang triase kebencanaan (48,6%) dan menunjukkan sikap positif terhadap penerapan triase (50,5%). Uji Spearman’s Rank mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan sikap triase (p=0,000), dengan koefisien korelasi sebesar 0,658 yang menunjukkan hubungan kuat dan searah. Simpulan: Kesimpulannya, pengetahuan yang baik terkait triase kebencanaan START cenderung menghasilkan sikap yang positif dalam penerapannya. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan mahasiswa terhadap triase kebencanaan untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat. Saran: Bagi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta untuk rutin menyelenggarakan pelatihan triase kebencanaan yang terstruktur dan melibatkan simulasi nyata, serta mengintegrasikan materi triase metode START ke dalam kurikulum.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI S1 FISIOTERAPI UNIVERSITAS’AISYIYAH YOGYAKARTA Istiqomah, Maulidia; Sulistyoningtyas, Sholaikhah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan siklus menstruasi yang tidak teratur dipengaruhi oleh adanya hormon yang tidak seimbang. Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2018 di Indonesia, sebanyak 13,7 wanita usia 10-59 tahun mengalami masalah menstruasi tidak teratur dalam waktu satu tahun. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan data bahwa dari 12 Responden terdapat 6 responden (50%) yang mengalami gangguan siklus menstruasi. Terdapat 6 (50%) Responden yang mengalami siklus haid panjang atau oligomenorrhea dan 6 responden (50%) lainnya siklus menstruasi nya normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi pada Mahasiswi tingkat akhir Program Studi S1 Fisioterapi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Desain penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang dilakukan adalah korelasi dengan teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan study cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik probability sampling dengan pendekatan simple random sampling dengan responden yang berjumlah 42 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil analisis diperoleh nilai p value 0.000 (p-value < 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi. Keeratan hubungan dapat dilihat dari nilai Correlation Coefficient 0,560. Keeratan hubungan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi diinterpretasikan cukup kuat. Kesimpulan seseorang yang mengalami stres cenderung akan mengalami gangguan siklus menstruasi. Saran mahasiswi tingkat akhir bisa melakukan aktifitas yang positif untuk mengurangi tingkat stres.
HUBUNGAN PENGETAHUAN RISIKO GEMPA BUMI DENGAN SIKAP KESIAPSIAGAAN BENCANA: LITERATUR REVIEW Yunus, Chika Fajra Cindana; Santoso, Budi
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Indonesia sering mengalami bencana alam dan non alam yang tidak dapat diprediksi, seperti gempa bumi di Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak pada pertemuan Lempeng Eurasia dan Lempeng Hindia Australia. Kota Yogyakarta mencatat banyak kejadian gempa bumi setiap tahunnya yang merusak infrastruktur penting seperti rumah sakit, sehingga pentingnya pengetahuan dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam mengurangi risiko terhadap korban jiwa dan kerugian materiil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan risiko gempa bumi dengan kesiapsiagaan bencana. Metode Penelitian: Metode dalam penulisan artikel menggunakan metode literature review, metode ini berupa teori dan bahan-bahan penelitian yang didapatkan dari bahan acuan dan dijadikan menjadi landasar penelitian. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pengetahuan yang baik terbukti dapat menghasilkan sikap kesiapsiagaan individu terhadap bencana. Simpulan: Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan risiko gempa bumi dengan kesiapsiagaan bencana. Saran: Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih mendalam terkait spesifikasi jurnal yang sesuai dengan pengetahuan risiko gempa bumi dan sikap kesiapsiagaan bencana.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS MLATI II SLEMAN Novianti, Rina; Wahyuntari , Evi
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa sekitar 12.230.142 ibu hamil di seluruh dunia mengalami masalah selama trimester ketiga kehamilan, dengan 30% mengalami masalah kecemasan saat melahirkan. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan data sebanyak 158 ibu hamil trimester III. Hasil wawancara pada ibu hamil trimester III didapatkan 3 dari 5 ibu mengalami kecemasan. Kecemasan ini umumnya disebabkan oleh ketakutan dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hubungan paritas dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Mlati II Sleman. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan waktu yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah sampel 61 pada penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil analisis diperoleh nilai p value 0.000 (p-value < 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara paritas dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi Persalinan Di Puskesmas Mlati II Sleman. Kesimpulan ibu hamil yang sudah pernah melahirkan cenderung akan bisa meminimalisir kecemasan dibanding dengan ibu hamil yang belum pernah melahirkan. Saran diharapkan kepada responden agar menyiapkan fisik dan mental yang prima serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang hal-hal yang perlu dilakukan menjelang proses melahirkan melalui buku, media massa maupun media elektronik sehingga kecemasan ibu selama kehamilan trimester III dapat berkurang.
HUBUNGAN SIKAP CARING TENAGA KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DALAM PELAYANAN DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RST DR SOEDJONO MAGELANG Prasetio, Yogi; Listyaningrum , Tri Hapsari
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perilaku caring tenaga kesehatan merupakan hal yang penting dalam pelayanan keperawatan. Pasien akan merasa puas atas perilaku caring atau kepedulian yang diberikan tenaga kesehatan kepada dirinya sebagai penerima layanan keperawatan di instalasi bedah sentral (IBS). Pelayanan dikatakan mempunyai mutu yang baik apabila pasien sebagai penerima layanan keperawatan merasa puas atas jasa yang diterimanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap caring tenaga kesehatan dengan kepuasan pelayanan di instalasi bedah sentral RST dr Soedjono Magelang. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional . Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling yang berjumlah 62 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Berdasarkan tabel analisis korelasi Uji Fisher Exact Test didapatkan nilai signifikan (P Value) sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel sikap caring dengan kejadian kepuasan pelayanan di Instalasi Bedah Sentral RST dr. Soedjono Magelang.Simpulan: Terdapat hubungan sikap caring tenaga kesehatan dengan kepuasan pelayanan di instalasi bedah sentral RST dr Soedjono Magelang. Saran: Peneliti selanjutnya dapat menambahkan metode observasi sekaligus wawancara mendalam untuk memperoleh hasil penelitian yang lebih baik mengenai perilaku caring yang berhubungan dengan kepuasan pasien.
PENGARUH MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PASIEN DI INTENSIVE CARE UNIT LITERATURE REVIEW Bagu, Nurlela Anggraini R; Dewi , Ratih Kusuma
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Intensive care adalah salah satu layanan keperawatan untuk pasien dengan penyakit akut atau kronis dalam situasi darurat, kritis yang memerlukan monitoring fungsi vital, lebih khusus terapi intensif dan tindakan segera yang tidak dapat diberikan di ruang perawatan umum. Mendengarkan murottal Al-Qur’an memiliki pengaruh, terutama dalam memberikan ketenangan dan mengurangi tingkat cemas. Mendengarkan murottal alquran dapat memberikan pengaruh terhadap status hemodinamik pasien selama berada di intensive care unit. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mendengarkan murottal al-qur’an surah ar-rahman terhadap status hemodinamik pasien di intensive care unit. Metode: Metode penelitian menggunakan database Garuda Ristekdikti, Science Direct, dan PubMed sejak tahun 2019-2023, berbahasa Indonesia dan Inggris. Literature yang telah sesuai dengan topik penelitian selanjutnya dilakukan uji kelayakan menggunakan JBI quasy experiment dan Randomized Controlled Trial (RCT) oleh reviewer. Hasil Penelitian: Hasil analisa literature pemberian terapi murottal alquran akan memproduki zat kimia yang disebut zat neuropetide pada otak. Molekul ini akan menyangkut ke reseptor-reseptor dan memberikan berupa kenyamanan bagi siapapun yang mendengarkan sehingga dapat berpengaruh terhadap hemodinamik. Simpulan: Kesimpulan penelitian ini bahwa pemberian terapi murottal alquran berdampak terhadap penurunan respiratory rate, heart rate, tekanan darah, suhu, dan saturasi oksigen. Saran: Hasil penelitian literature review ini ialah agar karya penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi kepustakaan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi murottal Alquran surah Ar-rahman terhadap status hemodinamik pasien di intensive care unit.
PERBEDAAN HOLD RELAX EXERCISE DAN QUADRICEPS SETTING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN AKTIFITAS FUNGSIONAL PADA OSTEOARTHRITIS KNEE Rizky, Aste Maulidya Khustama; Wardhani , Riska Risty
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tar Belakang: Osteoarthritis adalah penyakit tulang rawan sendi yang banyak diderita pada lansia. Osteoarthritis memiliki keluhan seperti nyeri, kaku sendi dan penurunan fungsi lutut. Hold Relax merupakan salah satu latihan yang komponen utamanya mencakup gerakan pasif, aktif dan isometric yang berupa static kontraksi dari otot antagonis yang memendek. Quadriceps Setting yang bersifat isometric adalah latihan kekuatan otot tanpa adanya perubahan panjang otot dan perubahan gerak sendi. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan pengaruh Hold Relax dan Quadriceps Setting terhadap penurunan nyeri dan aktifitas fungsional pada Osteoarthritis knee. Metode Penelitian: penelitian dilakukan dengan desain Two group design pre test-post test dengan jumlah sampel untuk kelompok I 10 orang diberikan intervensi Hold Relax dan kelompok II berjumlah 10 orang diberi Quadriceps Setting. Penelitian dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 2 kali perminggu dan kemampuan fungsional diukur dengan menggunakan WOMAC, nyeri dengan VAS. Hasil: Dari hasil hipotesis I dan II dengan paired sampel t-test didapatkan nilai (p<0,05) p = 0,000 yang berarti adanya pengaruh latihan Hold Relax dan Quadriceps Setting terhadap penurunan nyeri dan aktivitas fungsional pada Osteoarthritis Knee. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan pengaruh antara Hold Relax dan Quadriceps Setting dalam penurunan nyeri dan aktivitas fungsional pada Osteoarthritis knee. Saran: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat dilaksanakan dengan jumlah sampel yang lebih banyak dan waktu lebih panjang.
PENTINGNYA PENANGANAN AWAL PADA LUKA BAKAR KIMIAWI MATA: SUATU SERI KASUS Anugrah, Andreas Surya; Setyowati, Reny
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Cedera kimiawi mata merupakan keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah kerusakan parah dan kehilangan penglihatan. Laporan ini mengungkapkan pendekatan kami dalam mengelola cedera ini melalui irigasi mata yang cepat dan pengobatan medis berikutnya. Ilustrasi Kasus: Kami melaporkan empat kasus cedera kimiawi mata: dua akibat bahan alkali kuat, satu akibat asam, dan satu akibat bahan kimia yang tidak spesifik. Para pasien, berusia 30 hingga 50 tahun, mengalami cedera saat bekerja dan datang ke unit gawat darurat dalam waktu 3 jam. Tidak ada yang menggunakan pelindung mata. Irigasi awal dilakukan, diikuti dengan pemeriksaan oftalmologi. Ketajaman visual terbatas pada penghitung jari pada pemeriksaan awal. Kerusakan okular diklasifikasikan sebagai Roper-Hall 2 pada tiga kasus dan Roper-Hall 3 pada satu kasus. Semua pasien menunjukkan perbaikan signifikan setelah pengobatan, dan tidak ada komplikasi jangka panjang yang ditemukan pada tindak lanjut satu tahun. Diskusi: Irigasi mata segera dengan salin isotonik atau air sangat penting untuk meminimalkan kerusakan. Penanganan yang efektif mencakup terapi anti-inflamasi dan promosi penyembuhan kornea. Kesimpulan: Irigasi tepat waktu dan adekuat adalah intervensi kunci, yang secara signifikan mengurangi keparahan luka bakar dan memperbaiki hasil visual.