cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
hamza@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30327407     DOI : -
Core Subject : Health,
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologis; Pendidikan Kedokteran; Keperawatan; dan Kesehatan Masyarakat. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka, diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi).
Articles 275 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA KARYAWAN DI BAGIAN PRODUKSI GILING PABRIK ROKOK ALFI PUTRA DESA GEMBLEB KABUPATEN TRENGGALEK Sahirah, Tyara Fauz; Riswari, Rizki Mustika; Basri, Ani Asriani; Jenrivo, Fresvian
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kecelakaan Kerja adalah kecelakaan tidak terduga yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan harta benda. Kecelakaan Kerja merupakan peristiwa yang tidak dapat dicegah dan menyebabkan kematian, cedera, kerugian harta benda maupun kerugian waktu. Menyadari hal tersebut maka pemerintah melindungi keselamatan dan kesehatan kerja dengan mewajibkan pengusaha untuk melaksanakan Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kecelakaan kerja dengan sikap kerja, pengetahuan K3, penggunaan APD, dan tindakan tidak aman pada karyawan di Pabrik Rokok Alfi Putra Desa Gembleb, Kabupaten Trenggalek. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dimana sampelnya berjumlah 80 pekerja. Hasil : Hasil analisis penelitian menggunakan Uji Chi-square menunjukkan bahwa variabel Umur (p-value = 0.208), Masa kerja (p-value = 0.010), Sikap kerja (p-value = 0.012), Pengetahuan K3 (p-value = 0.010), Penggunaan APD (p-value = 0,153), dan Tindakan Tidak aman (p-value = 0,043) dengan batas signifikansi sebesar = 0,05. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sikap kerja, masa kerja, pengetahuan K3, dan tindakan tidak aman dengan kecelakaan kerja serta tidak adanya hubungan antara umur dan penggunaan APD dengan kecelakaan kerja. Saran : Saran dari penulis ke Perusahaan dengan supaya pihak Perusahaan memberikan pelatihan maupun pengetahuan terkait K3 dan Upaya pencegahan kecelakaan kerja, contohnya bisa melalui program safety briefing atau safety talk, safety meeting dan memasang safety sign, rambu peringatan atau rambu k3, contohnya poster maupun flyer di tiap area kerja untuk pengingat bagi pekerja agar selalu menaati peraturan dan berhati-hati ketika bekerja.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS/ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME PADA PELAJAR MADRASAH ALIYAH ALKHAIRAAT KOTA TERNATE Karyawan, Indah Lestari Eddy; Nachrawy, Tuthanurani; Hidayat, Ferdian
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Usia remaja secara khusus adalah kelompok usia yang sangat rentan untuk menderita HIV/AIDS. Di Indonesia, pada tahun 2019, kelompok usia remaja 15-19 tahun menempati posisi keempat tertinggi penderita HIV/AIDS. Di Maluku Utara, pada tahun 2020, kelompok usia ini tercatat menempati posisi ketiga tertinggi penderita HIV/AIDS. Meskipun sudah ada penelitian di Indonesia mengenai tingkat pengetahuan remaja terkait HIV/AIDS, hal ini belum pernah diteliti lebih lanjut di Maluku Utara. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja kota Ternate tentang HIV/AIDS. Metode: Penelitian observasional deskriptif ini dilaksanakan pada seluruh pelajar Madrasah Aliyah Alkhairaat Kota Ternate pada Januari 2022. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data terkait usia, jenis kelamin, dan fasilitas informasi terkait pengetahuan HIV/AIDS diperoleh melalui kuesioner, kemudian dianalisis mengunakan metode analisis univariat. Hasil: Dari 166 pelajar, 64,5% berusia <16 tahun, 65,1% berjenis kelamin perempuan, 89,4% mendapat pengetahuan terkait HIV/AIDS dari pelajaran sekolah. Persentase tingkat pengetahuan pelajar terkait HIV/AIDS adalah sebagai berikut: 11,4% baik, 49,4% cukup, 39,2% kurang. Simpulan: Sebagian besar remaja pelajar Madrasah Aliyah Alkhairaat Kota Ternate pada tahun 2022 ditemukan memiliki cukup pengetahuan mengenai HIV/AIDS. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan temuan ini.
PENGARUH KOMPRES HANGAT DI AREA PENYUNTIKAN PADA BAYI SAAT IMUNISASI DPT-HB-Hib TERHADAP INTENSITAS NYERI DI PUSKESMAS BELAKANG PADANG Ariyaty, Frincessca Wenny; Winarni, Winarni
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nyeri akibat vaksin dan ketakutan terhadap jarum suntik merupakan hal yang dikhawatirkan pasien dalam vaksinasi. Padahal, vaksinasi merupakan hal yang wajib dan dianjurkan untuk memperoleh kekebalan diri yang dapat melindungi diri dari penyakit. upaya untuk mengurangi trauma suntikan pada anak saat imunisasi adalah dengan meminimalkan rasa nyeri tersebut. Metode penatalaksanaan nyeri diantaranya dengan pendekatan farmakologis dan non farmakologis salah satunya dengan kompres hangat. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh kompres hangat di area penyuntikan pada bayi saat imunisasi DPT-HB-Hib terhadap intensitas nyeri di Puskesmas Belakang Padang. Metode: Design penelitian Pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test post-test design dan melibatkan 20 orang bayi Posyandu di Puskesmas Belakang Padang. Penilaian nyeri menggunakan skala nyeri FLACC sebelum dan sesudah bayi diberikan intervensi kompres hangat saat imunisasi DPT-HB-Hib. Kompres hangat dilakukan selama 15 menit pada area penyuntikan dengan menggunakan air hangat pada suhu 380C-400C. Analisis statistik pengaruh sebelum dan sesudah kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri pada bayi saat imunisasi DPT-HB-Hib menggunakan uji Wilcoxon dengan batas kemaknaan α = 0,05. Hasil: uji Wilcoxon didapatkan nilai Z sebesar -3.957 dan nilai p = 0,000 lebih kecil dari α = 0.05 sehingga ho ditolak, maka ada penurunan intensitas nyeri setelah diberikan intervensi kompres hangat. Kesimpulan: Adanya perbedaan intensitas nyeri pada bayi saat imunisasi DPT-HB-Hib sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat, hal ini menunjukkan adanya pengaruh kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada bayi saat imunisasi DPT-HB-Hib
THE EFFECT OF WILLIAM'S FLEXION EXERCISE ON REDUCING THE INTENSITY OF MENSTRUAL PAIN IN STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL NEGERI 5 TALANG KELAPA Wulandari, Rizki Sinta; Kamidah , Kamidah
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Nyeri haid merupakan rasa sakit pada bagian bawah perut yang terjadi saat mengalami menstruasi. Nyeri yang terus-menerus membuat penderitanya tidak bisa beraktivitas khususnya pada remaja sehingga dapat mempengaruhi kegiatan pembelajaran bahkan menyebabkan ketidakhadiran di sekolah. Penanganan nyeri haid penting dilakukan salah satu jenis terapi non farmakologis untuk mengatasi nyeri haid dengan menggunakan William’s Flexion Exercise yang merupakan suatu program latihan bertujuan untuk mengulur otot-otot bagian posterior dan juga meningkatkan kekuatan otot abdominal serta lumbal bagian bawah sehingga nyeri haid dapat berkurang. Tujuan: mengetahui pengaruh William’s Flexion Exercise terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada siswi SMP Negeri 5 Talang Kelapa. Metode: jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain Pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-post test. Alat ukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Jumlah sampel 20 responden. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon. Hasil: diperoleh rata-rata pretest dan posttest masing-masing sebesar 6,55 dan 0,70. Dari rata-rata tersebut diketahui terjadi penurunan nilai sebesar 5,85. Menunjukkan bahwa ada pengaruh nyeri haid sebelum dan sesudah intervensi William’s Flexion Exercise ditunjukan dengan hasil Sig 0,000<0,05. Kesimpulan: Terdapat Pengaruh William’s Flexion Exercise terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada Siswi SMP Negeri 5 Talang Kelapa.
FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) Wijaya, Bagas Eva; Hutabarat, Rahmi
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i5.3482

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) sering menjadi perhatian dalam kesehatan ibu dan bayi. Beberapa masalah yang sering dihadapi yaitu produksi ASI yang rendah, kualitas ASI yang tidak optimal, dan masalah laktasi seperti mastitis atau sumbatan saluran susu. ASI perlu dilancarkan demi kesehatan dan kenyamanan bagi ibu dan bayi. Penggunaan daun kelor dapat menjadi jawaban terhadap permasalah ini karena daun kelor mengandung senyawa fitosferol yang berfungsi meningkatkan dan memperlancar produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi daun kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap stabilitas granul effervescent. Metode penelitian ini meliputi ekstraksi dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 96%. Formula granul effervescent dibuat sebanyak 3 buah dengan variasi konsentrasi ekstrak F1 10%, F2 15%, dan F3 20%. Hasil pengujian parameter non spesifik didapatkan hasil rendemen sebesar 13%, kadar air 7,49%, kadar abu 2,53%, susut pengeringan 0,27%, bobot jenis 1,11 g/mL, cemaran logam Cd 0,45 mg/Kg, Pb 0,59 mg/Kg, dan Cu 2,44 mg/Kg. Hasil penelitian menunjukkan sediaan granul effervescent ekstrak daun kelor sudah memenuhi syarat evaluasi granul yang baik meliputi uji organoleptik berwarna kuning kecoklatan, aroma khas kelor, rasa asam manis, kompresibilitas 7,8%, waktu alir 3,4 g/s, sudut diam 27,15º, waktu larut 51,7 detik, pH 6,6, dan kadar air 2,1%. Variasi konsentrasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam.) memiliki pengaruh terhadap stabilitas granul effervescent dan Formula terbaik didapat pada formula 3.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI RT 06 DAN RW 05 KELURAHAN CAWANG Lubis, Faisal; K , Vonny Lestari; Orlinka, Kenvi; Purnomo, Frida Octavia; Sari, Dwi Puspita; Wardana, Mutia Sari
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan intrakurikuler perguruan tinggi yang memadukan dharma pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus dalam satu kegiatan. Di beberapa perguruan tinggi, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum yang mengintegrasikan pengalaman belajar mahasiswa dengan realitas kehidupan di masyarakat. Kuliah Kerjan Nyata dilakukan di Rt 06 Rw 05 Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.kegitan yang dilakukan berupa penyuluhan logo obat, logo obat tradisional dan swamedikasi penyakit diare. hasil penelitian menunjukkan peningkatan wawasan pengetahuan masyarakat setempat meningkat. Untuk pemeriksaan kesehatan yang dilakukan yaitu gula darah dan asam urat menunjukka 84% dikategorikan kedalam normal. Serta penanaman toga yang dilakukan guna membantu mengobati penyakit seperti daun seledri membantu menurunkan tekanan gula darah. Tanaman binahong dan kembang telang merupakan tanaman yang dapat membantu mengobati diare. program penyuluhan stunting dilakukan guna membantu mencegah terjadinya stunting pada masyarakat setempat dengan 20 anak berusia dibawah 5 tahun. Adapun kegiatan senam bertujuan membantu menyehatkan tubuh serta mengerakkan otot dan tulang.
PENGARUH EDUKASI MANAJEMEN RISIKO KESEHATAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT ( K3RS) TERHADAP SIKAP PENCEGAHAN NEEDLESTICK INJURY PADA MAHASISWA ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA Zahra, Latifah Az; Lisyaningrum , Tri Hapsari
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Needlestick Injury atau (NSI) merupakan luka yang diakibatkan oleh tusukan jarum medis. World Health Organization (WHO) menunjukkan setiap tahun bahwa sekitar 2,5% tenaga kesehatan di seluruh dunia terkena pajanan HIV, dan sekitar 40% terkena pajanan virus Hepatitis B dan Hepatitis C akibat dari pajanan darah yang terjadi di tempat kerja karena luka tusukan jarum bekas pakai yang telah terkontaminasi. Tujuan: Mengetahui Pengaruh Edukasi Tentang Manajemen Risiko Keselamatan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) Terhadap Sikap Pencegahan Needlestick Injury Pada Mahasiswa Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen (Pre Eksperimental). Desain ini dikatakan sebagai pre-experimental design rancangan penelitian yang meliputi satu kelompok atau kelas untuk diberikan atau one control group pre-test dan posttest. Hasil:. Hasil pretest sikap pencegahan needlestick injury sebelum dilakukan edukasi Manajemen Risiko Keselamatan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki tingakatan sikap pencegahan tertusuk jarum baik sebanyak 4 responden (6,6%), cukup 30 responden (49,2%), dan kurang sebanyak 27 responden (44,3%). Hasil posttest sikap pencegahan needlestick injury sesudah dilakukan edukasi Manajemen Risiko Keselamatan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki tingakatan sikap pencegahan tertusuk jarum baik sebanyak 42 responden (68,9%), cukup 17 responden (27,9%), dan kurang sebanyak 2 responden (3,3%). Uji beda Wilcoxon Signed Rank Test yang didapatkan sebesar nilai Z -6,794 dengan p-value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 yang menunjukkan kurang dari batas kritis penelitian yaitu 0,005. Simpulan: Ada pengaruh edukasi Manajemen Risiko Keselamatan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) terhadap sikap pencegahan needlestick injury pada Mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Saran: Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta diharapkan dapat meningkatkan fasilitas dan infrastuktur yang disediakan untuk mahasiswa Keperawatan Anestesiologi. Dengan demikian, akan membantu mahasiswa dalam mempersiapkan diri secara lebih baik untuk menghadapi praktik klinik di rumah sakit.
PENGARUH TERAPI BERMAIN EDUKATIF FLASHCARD TERHADAP KECEMASAN PRE ANESTESI UMUM PASIEN ANAK USIASEKOLAH DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Setyowati, Riana Rahmania; Handayani , Nia
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: High anxiety in pediatric patients, if not promptly addressed, can lead to the postponement or cancellation of surgical procedures. This preoperative anxiety is closely related to the quality of education provided beforehand. To better prepare pediatric patients for surgery, educational play therapy with flashcards is recognized as an effective method. Objective: This study aimed to investigate the effect of educational flashcards play therapy on pre-anesthesia anxiety in school-aged pediatric patients at PKU Muhammadiyah Hospital, Yogyakarta. Method: This study employed quantitative research method with pre-experimental design using a one group pretest-posttest design without a control group. Sampling was conducted via accidental sampling, with a total of 25 respondents. Result: The Wilcoxon signed-rank test yielded a p-value of 0.000. This p-value indicates that it is less than α (0.05), which suggests a highly significant effect in this study. Conclusions: There is a significant effect of educational flashcards play therapy on pre-anesthesia anxiety in school-aged pediatric patients. Recommendations: Further research could explore more innovative educational play therapy media tailored to children's developmental stages to expand options for play therapy aimed at alleviating preoperative anxiety in children.
HUBUNGAN JUMLAH PERDARAHAN INTRA OPERASI DENGAN KEJADIAN SHIVERING PASCA SPINAL ANESTESI PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DI RSUD WATES Nurjanah, Mia; Riyadi, Raden Sugeng
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Shivering merupakan peningkatan aktifitas muskular yang sering terjadi pada pasien operasi, khususnya pasien dengan anestesi apinal. Pasien sectio caesarea pasca spinal anestesi dapat menglami shivering diakibatkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu jumlah perdarahan intra operasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah perdarahan intra operasi dengan kejadian shivering pasca spinal anestesi pada pasien sectio caesarea di RSUD Wates. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional.. Teknik pengambilan sampel menggunkan teknik accidental sampling dengan besar sampel 35 responden sesuai dengan kriteria inklunsi dan eksklusi. Metode pengumpulan data menggunakan lembar obervasi derajat perdarahan dan derajat shivering dan pengolahan data dengan uji korelasi spearman rank. Hasil : hasil uji spearman rank terlihat bahwa p value adalah 0,000 atau kurang dari 0,05 (0,000 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. mengenai karakteristik responden berdasarkan derajat shivering menunjukan bahwa mayoritas responden dengan shivering derajat 0 sebanyak 1 responden (2,9%), derajat 1 sebanyak 10 responden (28,6%), derajat 2 sebanyak 11 orang (31,4%), shivering derajat 3 sebanyak 11 (31,4%) dan derajat 4 sebanyak 2 responden (5,7%) dari total responden. Simpulan : Terdapat Hubungan jumlah perdarahan intra operasi dengan kejadian shivering pasca spinal anestesi pada pasien sectio caesarea di RSUD Wates memiliki kooefisien korelasi yang kuat. Saran : Bagi peneliti selanjutnya agar bisa lebih memperhatikan lagi faktor faktor yang dapat mempengaruhi shivering seperti lama prosedur operasi, suhu ruang operasi dan cairan dingin yang digunakan pada pasien operasi pasca spinal anestesi.
EFFECTS OF EARLY MOBILIZATION EDUCATION ON PAIN INTENSITY AMONG POST-CAESAREAN PATIENTS AT PKU MUHAMMADIYAH BANTUL HOSPITAL OF YOGYAKARTA Lutfi, Haerul; Murdiyanto, Joko
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Caesarean section surgery causes pain and results in changes to tissue continuity due to the incision. If such pain is not controlled, it can prolong the healing process and lead to complications in respiration, excretion, circulation, and other systemic functions. Early mobilization is necessary to promote blood circulation as soon as possible and to facilitate recovery or relief of post-operative pain following a Caesarean section. Objective: This study aimed to investigate the effects of early mobilization education on pain intensity among post-Caesarean section patients at PKU Muhammadiyah Bantul Hospital, Yogyakarta. Method: This study used quantitative method with pre-experimental design approach, specifically the one-group pretest-posttest design. The sampling technique was consecutive sampling, with 30 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Data collection was conducted using the VAS pain scale, and data analysis was done using the Wilcoxon signed-rank test. Results: The Wilcoxon signed-rank test results showed p-value 0.01 < α (0.05), which indicates that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. Pre-test results showed that the highest level of pain among post-Caesarean section patients was mild pain, experienced by 19 patients (63.3%). Meanwhile, post-test results indicated that all 30 patients (100%) experienced mild pain. Conclusion: Early mobilization education has a significant effect on reducing pain intensity among post-Caesarean section patients at PKU Muhammadiyah Bantul Hospital, Yogyakarta. Recommendations: Future researchers should conduct experimental or quasi-experimental studies to compare pain intensity between patients who receive early mobilization education and those who do not.