cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
LEGALITAS HUKUM TERHADAP SURAT PERNYATAAN CERAI DIBAWAH TANGAN DALAM PERKAWINAN SAH (STUDI KASUS DI KECAMATAN LANGSA BARAT, KOTA LANGSA) Hanna Pricilia Tarigan; Rosnidar Sembiring; Maria Kaban; Idha Aprilyana Sembiring
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Talak adalah melepaskan ikatan perkawinan, atau rusaknya hubungan perkawinan pelaksanaan perceraian tersebut di Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa Provinsi Aceh masih terdapat pelaksanaan perceraian di masyarakat yang dilakukan secara di bawah tangan dan menyalahi ketentuan perundang-undangan. Adapun yang menjadi rumusan masalah adalah bagaimana pelaksanaan perceraian di bawah tangan di kecamatan Langsa barat, Bagaimana akibat hukum yang timbul akibat perceraian di bawah tangan di kecamatan Langsa barat, dan Bagaimana upaya perlindungan hukum terhadap para pihak. Jenis penelitian ini adalah yuridis empiris Dalam penelitian ini terdapat identifikasi hukum-hukum tidak tertulis dimaksudkan untuk mengetahui hukum yang tidak tertulis berdasarkan hukum yang berlaku dalam masyarakat hukum tidak tertulis dalam sistem hukum di Indonesia yaitu hukum adat dan hukum Islam dalam penelitian tersebut harus berhadapan dengan warga masyarakat yang menjadi objek penelitian sehingga banyak peraturan-peraturan yang tidak tertulis berlaku dalam masyarakat salah satunya peraturan yang tidak tertulis tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perceraian di kecamatan Langsa barat masyarakat kurang mampu umumnya melakukan perceraian secara di bawah tangan perceraian tersebut dilaksanakan di hadapan pemuka adat Gampong (Desa) dan dihadapan perangkat desa akibat hukum yang timbul atas perceraian bawah tangan di Kecamatan Langsa Barat yaitu akibat hukum terhadap istri tidak mempunyai surat cerai, kesulitan untuk melakukan perkawinan selanjutnya, tidak mendapatkan hak iddahnya, dan tidak ada kejelasan mengenai pembagian hak bersama. Upaya perlindungan hukum terhadap para pihak akibat pelaksanaan perceraian di bawah tangan di Kecamatan Langsa Barat yaitu melakukan upaya hukum gugatan melalui mahkamah Syar’iyah Langsa dan bagi para pihak yang tidak memiliki biaya dapat mengajukan gugatan perceraian talak atau cerai gugat dengan ketentuan biaya secara prodeo seluruh biaya dibebankan kepada mahkamah Syar’iyah Langsa.
Pemahaman Masyarakat Terhadap Zakat Fitrah Di Kampung Pemulung Jalan Mirah Seruni RW 05 RT 03 Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar Sumarni Yuiwag Mahuse; Mukhlis Bakri; M. Chiar Hijazi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat di Kampung Pemulung terhadapat Zakat Fitrah dengan rumusan masalah yaitu: 1). Bagaimana latar belakang masyarakat tentang Zakat Fitrah di Kampung Pemulung, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar. 2). Bagaimana pemahaman masyarakat tentang Zakat Fitrah di Kampung Pemulung Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah (Field Research), penelitian lapangan yang biasa disebut dengan kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan data primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari narasumber atau informasi dari beberapa masyarakat, sedangkan data sekunder yaitu data yang diambil dari data-data pendukung; buku sehingga dapat ditampilkan penulisan skripsi dan menjawab permasalahan yang telah dirumuskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang zakat fitrah bervariasi, dengan beberapa individu memiliki pengetahuan yang baik sementara yang lain masih terbatas. Variasi ini sangat dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, di mana masyarakat dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung lebih memahami pentingnya zakat. Selain itu, faktor sosial ekonomi juga berperan dalam pemahaman mereka, di mana masyarakat yang lebih sejahtera memiliki akses lebih baik terhadap informasi tentang zakat. Ditemukan bahwa banyak individu yang tidak mengetahui tata cara pengeluaran zakat fitrah yang benar, sehingga berpotensi mengurangi efektivitas ibadah tersebut.
Peran Tokoh Muhammadiyah Dalam Mencegahan Perceraian Di Kota Makassar Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Rappocini Atria Atria; Hasan bin Juhanis; Jusmalia Jusmalia
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tokoh Muhammadiyah dalam mencegah perceraian dan untuk mengetahui program pencegahan yang dijalankan oleh tokoh Muhammadiyah dalam mencegah perceraian di kecamatan Rappocini kelurahan Gunung Sari kota makassar. Penelitian ini memakai jenis penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap para tokoh Muhammadiyah Kota Makassar, yang dianalisis menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga peran yang dijalankan oleh tokoh Muhammadiyah yaitu; (1) peran membimbing seperti bimbingan pra nikah dan bimbingan keluarga, (2) peran membina dengan melakukan pengajian rutin atau seminar dan konsutasi, dan (3) peran menasehati dengan memberikan wejangan serta. Selajutnya, tokoh Muhammadiyah melaksanakan program terencana dalam mencegah terjadinya perceraian, yaitu; (1) program Konsultasi keluarga, (2) Program Kajian rutin atau Seminar Keluarga Sakinah sebagai perwujudan dari program keagamaan organisasi Muhammadiyah dalam menangani masalah pernikahan dan sebagai langkah mencegah perceraian, dan (3) bimbingan pra nikah, Program bimbingan pra nikah dilakukan dengan memberi bekal kepada masyarakat yang akan menikah agar memahami dinamika pernikahan serta mampu mengatasi konflik dalam pernikahan dengan cara yang positif, serta mampu memahami hak dan kewajiban antar suami dan istri.
Mediasi Sebagai Kunci Penyelesaian Non Litigasi Terhadap Dokter Dan Pasien Yang Terlibat Sengketa Medik Di Rumah Sakit Matthew Saputra Anando Pinistar Simamora; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan Ini Membahas Penyelesaian Sengketa Medik Melalui Mediasi Oleh Mediator Atau Lembaga Yang Berwenang Melakukan Mediasi Agar Dapat Menegakkan Keadilan Dalam Hubungan Antara Dokter Dan Pasien Dan Penyelesaian Sengketa Dapat Lebih Cepat Dan Efektif. Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (Mkdki) Selama Ini Dianggap Sebagai Lembaga Mediasi Yang Bisa Menyelesaikan Sengketa Medik, Hal Tersebut Salah Karena Tugas Utama Mkdki Adalah Memproses Secara Tegas Apabila Terjadinya Praktik Kedokteran Yang Tidak Memenuhi Standar Disiplin  Yang Ditentukan. Dalam Hasil Penelitian Ini, Peraturan Perundang-Undangan Menjelaskan Bahwa Mkdki Bukan Merupakan Lembaga Mediasi Yang Bisa Menyelesaikan Sengketa Medis, Justru Hasil Tugasnya Yang Telah Mengawasi Praktik Kedokteran Dapat Digunakan Sebagai Bahan Untuk Menyelesaikan Sengketa Medis Secara Mediasi Sehingga Dapat Memberikan Keadilan Kepada Dokter Dan Pasien Serta Tidak Ada Kepentingan Manapun Didalamnya. Dalam Hal Mediasi, Para Pihak Juga Harus Memiliki Kesepakatan Terlebih Dahulu Untuk Memilih Seorang Mediator Yang Bersifat Netral Dan Profesional Agar Tercapainya Hubungan Dokter Dan Pasien Yang Saling Dinamis. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Hukum Preskriptif Dengan Pendekatan Undang - Undang, Pendekatan Kasus Dan Pendekatan Konseptual. Teknik Pengumpulan Bahan Hukum Yang Digunakan Adalah Studi Pustaka. Teknik Analisa Bahan Hukum Yang Digunakan Adalah Metode Deduksi.
Penyelesaian Sengketa Medis Berdasarkan Perspektif Tenaga Medis Dan Perspektif Pasien Matthew Saputra Anando Pinistar Simamora; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk mengkaji penelitian tentang proses penyelesaian sengketa medis yang terjadi antara tenaga medis atau tenaga kesehatan dengan pasien di rumah sakit berdasarkan perspektif dan sudut pandang masing – masing kedua pihak tersebut. Pasien memiliki sudut pandang sendiri mengenai sengketa medis yang dialami demikian juga tenaga medis atau tenaga kesehatan yang memliki sudut pandang sendiri mengenai sengketa medis tersebut. Karena tidak menutup kemungkinan sengketa medis hanya merugikan pihak pasien tetapi juga dapat merugikan profesi tenaga kesehatan atau tenaga medis. Dengan demikian penelitian ini akan mengacu juga kepada peraturan perundang – undangan yang berlaku. Studi ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi pustaka. Teknik analisis bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis hukum deduktif
EVOLUSI KURIKULUM PENDIDIKAN DI INDONESIA Silpa Sri Rahayu; Ananda Mutiara Isya; Hana Nihayatussadiyyah; Muhammad Miftah Mustika; Wizni Mujizah; Ja’far Amirudin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menela’ah isi dari runtunan sejarah panjang perubahan kurikulum yang ada di Indonesia, dengan menggunakan metode kepustakaan untuk mendapatkan sumber-sumber yang relevan dengan penelitian. Istilah kurikulum pertama kali ditemukan dalam kamus Webster pada tahun 1856, yang digunakan dalam konteks olahraga, merujuk pada "curere" yang berarti jarak yang harus ditempuh oleh pelari atau kereta, dari awal hingga akhir. Kurikulum merupakan bagian integral dari suatu sistem pendidikan yang mencerminkan tujuan, nilai, dan aspirasi suatu masyarakat. Dalam sejarahnya, kurikulum pendidikan nasional di Indonesia telah mengalami berbagai perubahan sejak kemerdekaan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006, Dan 2013. Perubahan tersebut, merupakan akibat dari perubahan sistem politik, sosial, budaya, ekonomi, perkembangan Iptek, serta kondisi masyarakat. Hasil analisis menunjukan bahwa mengkaji sejarah terjadinya perubahan kurikulum, dapat memberikan wawasan dan pemahaman penting tentang bagaimana sistem pendidikan berkembang seiring dengan perubahan peradaban. Dari era pendidikan tradisional yang menekankan pada pembelajaran agama, hingga era modern yang menekankan pada keterampilan ilmiah dan  teknologi, masing-masing era mencerminkan paradigma pendidikan yang berbeda.
THE IMPLEMENTATION OF DIGITAL-BASED READING COMPREHENSION TEST TO STUDENTS : A LIBRARY RESEARCH Theodora Evita Bella Lumban Raja; Rika Budiarti; Cinta Yulistra Tindaon; Pika Marselli Simarmata; Marino Sihombing
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research delves into the implementation of digital-based reading comprehension test within educational environments, highlighting both its effectiveness and the challenges it presents. As digital learning tools become increasingly woven into educational curricula, this research investigates how technology can enrich the evaluation of reading comprehension. In a comprehensive exploration of pertinent literature, researchers analyzed the benefits and challenges associated with the implementation of digital-based reading comprehension test. Our key findings indicate that digital tests provide numerous benefits, including immediate feedback, adaptability, and enhanced accessibility, all of which significantly bolster students engagement and learning outcomes. Nonetheless, this research also addresses several challenges, such as technological constraints, gaps in digital literacy, and the necessity for well-structured test frameworks. This research culminates in a series of insightful recommendations aimed at educators and policymakers, advocating for integration of digital tests to enhance the development of reading comprehension skills among students.
Potensi Investasi Program Pendidikan Berbasis Keterampilan: Studi Kelayakan Bisnis Untuk Mengatasi Tantangan Kesenjangan Keterampilan Di Indonesia Mar'atus Nur Sholehah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan Keterampilan Di Indonesia Menjadi Masalah Serius Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia, Terutama Dalam Menghadapi Tuntutan Industri Yang Terus Berkembang. Hal Ini Diperparah Dengan Keterbatasan Akses Pendidikan Berkualitas, Kurangnya Infrastruktur Teknologi Di Daerah Terpencil, Dan Ketidakselarasan Antara Kurikulum Pendidikan Dengan Kebutuhan Dunia Kerja. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Potensi Investasi Dalam Program Pendidikan Berbasis Keterampilan, Dengan Fokus Pada Implementasi Teknologi Digital Dan Pengembangan Pendidikan Vokasi Sebagai Solusi Untuk Mengatasi Kesenjangan Keterampilan Di Indonesia. Penelitian Menggunakan Metode Literature Review Dengan Menganalisis Artikel Ilmiah, Laporan Penelitian, Dan Studi Kasus Yang Relevan Dari Berbagai Database Ilmiah Internasional Dan Nasional. Analisis Dilakukan Dengan Mengidentifikasi Pola Umum, Temuan, Dan Rekomendasi Dari Penelitian Terdahulu Terkait Pendidikan Berbasis Keterampilan Dan Kesenjangan Keterampilan Di Indonesia. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Digitalisasi Pendidikan Dan Penguatan Pendidikan Vokasi Memiliki Potensi Besar Dalam Mengatasi Kesenjangan Keterampilan, Namun Membutuhkan Dukungan Infrastruktur Yang Memadai, Kolaborasi Antara Lembaga Pendidikan Dan Industri, Serta Kebijakan Pemerintah Yang Mendukung. Penelitian Juga Mengungkapkan Pentingnya Pengembangan Kurikulum Yang Adaptif Terhadap Kebutuhan Industri Dan Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Proses Pembelajaran Untuk Menciptakan Tenaga Kerja Yang Lebih Kompeten.
SEJARAH PERKEMBANGAN LITERATUR HADIS Nafilah Chaudittisreen
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panjangnya proses perkembangan literatur hadis ini menghasilkan banyak ragam karya dan metode analisis hadis yang dapat dikaji sebagai bahan pembelajaran. Termasuk yang menarik untuk dikaji adalah mengenai sejarah perkembangan literatur hadis. Maka dari itu, tulisan ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan, yaitu bagaimana proses transmisi dan perkembangan literatur hadis di masa awal Islam? Tulisan ini berpedoman pada referensi Jonatan Brown, dengan menggunakan metode penelitian analisis deskriptif. Kesimpulan dari tulisan ini adalah, bahwa dari semua proses transmisi baik lisan maupun tulisan atas hadis Nabi dan berbagai bentuk perkembangan ilmunya, merupakan bentuk upaya protektif dalam menjaga warisan autentik Nabi. Tulisan ini hanya terfokus pada perkembangan hadis masa awal pembentukan Islam hingga masa kanonisasi hadis di abad ke-5 Hijriyah.
ANALISIS BEBAN KERJA TENAGA ADMINISTRASI (OPERATOR) DI SMP NEGERI 2 BELAWA KABUPATEN WAJO Nurul Fajriani; Sumarlin Mus; Irmawati Irmawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Beban Kerja Tanaga Administrasi (Operator) di SMP Negeri 2 Belawa Kabupaten Wajo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja tenaga Administrasi (Operator) di SMP Negeri 2 Belawa Kabupaten Wajo. Fokus penelitian ini mencakup target yang harus dicapai, kondisi pekerjaan, standar pekerjaan, dan penggunaan waktu kerja. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha (TU), dan Tenaga Administrasi (Operator). Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang membahas tentang beban kerja pada tenaga administrasi (operator) di SMP Negeri 2 Belawa menunjukkan bahwa (1) penetapan target kinerja dilakukan melalui rapat pembagian tugas yang melibatkan kepala sekolah dan kepala tata usaha, yang mencakup tugas-tugas seperti pengelolaan data siswa, laporan keuangan, penyusunan laporan, dan pelayanan kepada guru dan siswa. (2) Kondisi pekerjaan di sekolah ini sangat diperhatikan, dengan terciptanya lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung melalui komunikasi efektif dan kerja kolektif antara staf. (3) standar pekerjaan digunakan sebagai panduan untuk memastikan pelaksanaan tugas administratif yang efisien dan efektif sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP), kebijakan sekolah, dan aturan-aturan yang berlaku. (4) Penggunaan waktu kerja dikelola dengan sangat efektif dan efisien, dengan tenaga administrasi yang mampu mengalokasikan dan memanfaatkan waktu kerja mereka secara optimal berkat panduan dan evaluasi rutin dari kepala sekolah dan kepala tata usaha. Secara umum, gambaran beban kerja tenaga administrasi (operator) di SMP Negeri 2 Belawa berada pada kondisi tidak terlalu membebani tupoksi dari operator sekolah.