cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
EVALUASI SISTEM PENUMPUKAN SAMPAH DAN UPAYA OPTIMALISASI PENGELOLAAN DI TPA TANJUNG PINGGIR Anisa Nur Febiola; Dedek Zulkarnain; Mentari Sitio; Maisyaroh Purba; Robby Anggara Naibaho; Enjelia Rodame Sipayung; Vionalia Theresia Samosir
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan permasalahan klasik yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas manusia. Kota Pematangsiantar di Sumatera Utara menghadapi persoalan serius terkait pengelolaan sampah, khususnya di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjung Pinggir yang masih menggunakan sistem open dumping. Sistem ini menimbulkan berbagai dampak negatif seperti pencemaran lingkungan, potensi penyakit akibat lingkungan (PAE), konflik sosial, dan ketimpangan akses terhadap hak atas lingkungan yang sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, untuk menggali perspektif warga serta evaluasi kebijakan pemerintah terkait pengelolaan TPA. Hasil temuan menunjukkan lemahnya sistem tata kelola, rendahnya partisipasi warga, serta tidak adanya perlindungan hukum bagi kelompok terdampak. Selain itu, kebijakan yang dijalankan belum memenuhi prinsip keadilan ekologis dan keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan sistem pengelolaan sampah melalui penerapan sanitary landfill atau controlled landfill, edukasi masyarakat, serta kolaborasi multisektor yang berpihak pada warga terdampak. Penataan ulang TPA harus dilakukan dengan prinsip partisipatif dan integratif guna menciptakan lingkungan yang sehat, adil, dan berkelanjutan.
Intervensi Media Sosial Dalam Pembentukan Gaya Hidup Konsumtif Remaja: Fenomena Celebrity Endorsement Di Tiktok Elsa Suci Ramadhanti; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial kini menjadi elemen penting dalam kehidupan anak remaja, khususnya melalui platform TikTok yang menyediakan hiburan sekaligus berfungsi sebagai saluran pemasaran suatu produk yang terkadang menggunakan selebriti sebagai endorser untuk mengiklankannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana fenomena celebrity endorsement di TikTok berkontribusi pada terbentuknya gaya hidup konsumtif di kalangan remaja. Dengan menerapkan metode studi pustaka, penulis meneliti berbagai sumber literatur yang relevan guna memahami cara pengaruh selebriti dalam keputusan belanja remaja. Temuan penelitian menunjukkan bahwa paparan terhadap konten celebrity endorsement mendorong perilaku konsumsi yang impulsif, yang dipicu oleh daya tarik simbolis, penawaran diskon, kemudahan akses, dan keinginan untuk mendapat pengakuan sosial. Dalam jangka panjang, ini berkontribusi pada pola pikir konsumsi yang tidak sehat dan rendahnya kemampuan pengelolaan keuangan di kalangan remaja. Oleh karena itu, diperlukan penerapan strategi edukasi, regulasi, dan partisipatif seperti literasi media, literasi finansial, pengawasan orang tua, dan pengaturan konten iklan sebagai langkah pencegahan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam memahami dan menangani efek negatif media sosial terhadap perilaku konsumsi anak remaja.
PENTINGNYA ARSIP SEBAGAI SUMBER INFORMASI BAGI SUATU ORGANISASI Habibatur Rahmah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya arsip sebagai sumber informasi dalam mendukung kelancaran operasional dan pengambilan keputusan organisasi. Arsip berfungsi tidak hanya sebagai dokumen historis, tetapi juga sebagai dasar yang valid dalam proses administratif, manajerial, dan strategis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data dari bagian pengelola arsip pada organisasi yang menjadi objek kajian. Data diperoleh melalui dokumentasi dan diskusi dengan petugas pengarsipan. Instrumen yang digunakan berupa dokumen arsip kegiatan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip yang baik meningkatkan efisiensi akses informasi, mendukung akuntabilitas, dan memperkuat sistem manajemen pengetahuan organisasi.
Efektivitas Media Interaktif Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Naswa Amirah; Dhea Nanda Lazuarni; Mai Saroh Nasution; Syahrial Syahrial
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui bagaimanakah teknologi berbasis media pembelajaran yang interaktif dapat membuat hasil pembelajaran matematika dari siswa yang berada di sekolah dasar meningkat. Beragam sumber ilmiah yang relevan telah dianalisis untuk tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif seperti BARUBA, Edmodo, Wordwall, dan Adobe Flash CS6 mampu membuat pemahaman siswa kepada berbagai konsep matematika meningkat serta keinginan siswa untuk belajar juga meningkat. Teknologi ini membantu menciptakan pelajaran matematika yang jauh lebih menarik, interaktif, beserta lebih mudah dipahami. Selain itu, komunikasi langsung melalui media digital dapat mempercepat pemahaman konsep-konsep abstrak, seperti yang tertera dalam teori konstruktivisme dan kognitif. Namun, keberhasilan media interaktif bergantung pada berbagai faktor, termasuk ketersediaan guru dan infrastruktur teknologi, serta kemampuan guru untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, pelatihan bagi guru dan pengembangan infrastruktur digital sangat diperlukan untuk memaksimalkan penggunaan media interaktif di tingkat sekolah dasar.
Challenges of Non-English Teachers and Students’ Views on English Learning at SDN Cilaja 2 Eti Nurcholisah; Chintia Mutiasari; Ghina Nurjannah; Risya Kamila; Selnistia Hidayani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the challenges non-English teachers face and students' views on English learning at SDN Cilaja 2, an elementary school in a rural area of Banten Province, Indonesia. Using a qualitative descriptive method, data were collected through semi-structured interviews with three non-English teachers, and questionnaires were distributed to 52 students in grades IV and V. The results showed that the teachers experienced limitations in English language mastery, pedagogical competence, and availability of learning resources. Despite this, they try to engage students through basic strategies such as songs, games, and visual media. On the other hand, students are highly interested in English lessons, especially when learning activities are interactive and fun. However, many students find it challenging to understand the material and feel confused due to the limited teaching methods and the absence of exceptional teachers. The gap between students' motivation and their ability to understand lessons underscores the importance of the presence of competent English teachers and a better teaching approach in rural schools. This study concludes that effective English learning at the primary school level requires student motivation, teacher readiness, and a supportive learning environment. Therefore, it is recommended that the government place professional English teachers in primary schools and provide pedagogical training for non-specialist teachers to improve the quality of English language learning.
THE EFFECT OF USING PICTURE SERIES TO IMPROVE STUDENTS’ WRITING SKILL IN DESCRIPTIVE TEXT AT EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP SWASTA HKBP BATU 4 SIANTAR Josua Lumbantobing
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the impact of using picture series as a teaching aid on descriptive writing skills of eighth grade students at SMP Swasta HKBP Batu 4 Siantar. This study used a quasi-experimental design, involving an experimental group taught using picture series and a control group taught using conventional methods. A total of 60 students participated, with 30 students in each group. Pre-test and post-test were given to evaluate students' writing skills in terms of content, organization, vocabulary, grammar, and writing mechanics. The results showed a significant increase in students' writing skills in the experimental group, confirming that picture series can improve students' creativity, vocabulary use, and engagement in writing tasks. These results indicate that picture series is an effective visual learning media in teaching English at the junior high school level.
STUDI TENTANG PENGELOLAAN PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 22 MAKASSAR Nur Ishlah Rusman; Muh. Ardiansyah; Irmawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pengelolaan Program Ekstrakurikuler di SMA Negeri 22 Makassar. Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan, penilaian, evaluasi dan Daya dukung dalam program ekstrakurikuler sesuai dengan Permendikbud No.62 Tahun 2014 Tentang Kegiatan Ekstrakurikuler di Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah .Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Pengelolaan Program Ekstrakurikuler di SMA Negeri 22 Makassar dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Kegiatan ekstrakurikuler yang dikaji dalam penelitian ini adalah Paskibraka, Collage, dan PMR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program ekstrakurikuler diawali dengan penjadwalan dan perencanaan program kerja melalui “Raker” (Rapat program kerja) dan menggunakan sumber daya dana, fasilitas, Pembina dan Pelatih yang tersedia secara bersama-sama. Penilaian terhadap kinerja peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler dilakukan oleh Pembina dengan bantuan ketua umum dengan berdasarkan pada keaktifan peserta didik yang mengacu pada proses dan pencapaian kompetensi peserta didik dan dideskripsikan secara kualitatif pada raport peserta didik. Evaluasi program ekstrakurikuler dilakukan disetiap akhir kegiatan pada saat rapat tahunan oleh kepala sekolah serta beberapa ekstrakurikuler telah menerapkan evaluasi tahunan sendiri disetiap akhir periode kepengurusan. Ekstrakurikuler telah didukung oleh oleh kebijakan satuan pendidikan, ketersediaan pembina serta ketersediaan sarana dan prasarana.
THE IMPACT OF SOCIAL MEDIA CRITICISM "JULID FISABILILLAH" AS A FORM OF SUPPORT FOR PALESTINE M Imam Syaamil Nasution; Irfan al faris; Mochamad Slamet Riyadi; Muhammad Ikhsan Maulana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The conflict between Israel and Palestine has been ongoing for over seven decades and involves many different factors, including Indonesia's role. This article uses a literature review to analyze the impact of the "Julid Fisabilillah" Movement on social media in supporting Palestine. The problem addressed is how this movement supports Palestine and how it affects social media dynamics. The research methodology includes primary data from books, journals, articles, and secondary data from official government news sites. The movement uses persuasive methods and trolling tactics, drawing on Digital Public Opinion theory, Digital Diplomacy, and Cyber Security concepts. While it has been successful in shaping public opinion, it is important to consider the risks of polarization and cybersecurity. In conclusion, the movement's success depends on a balanced and responsive approach and awareness of cybersecurity and digital diplomacy. In the era of digital information, it is crucial to maintain information authenticity and adapt to changes in social media dynamics to have a positive and lasting impact.
Analisis Efektivitas Duolingo dan Mondly dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Studi Eksperimen di Kalangan Pemula M Imam Syaamil Nasution; Irfan Al faris; Hanan Dzaky Firdaus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dunia globalisasi saat ini, bahasa Arab telah berevolusi dari bahasa keagamaan menjadi bahasa internasional yang signifikan di berbagai bidang seperti akademisi, diplomasi, dan sektor profesional. Studi ini menganalisis efektivitas dua aplikasi pembelajaran bahasa populer, Duolingo dan Mondly, dalam mengajarkan bahasa Arab kepada pemula. Eksperimen ini melibatkan dua kelompok: Kelompok A (Duolingo) dan Kelompok B (Mondly), dengan pra-tes dan pasca-tes yang dilakukan selama periode 12 minggu. Analisis kuantitatif mengungkapkan bahwa Duolingo menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dalam penguasaan kosakata (+33,2%) dibandingkan dengan Mondly (+26,7%). Selain itu, Duolingo mengungguli Mondly dalam keterampilan kosakata dan berbicara, sementara Mondly unggul dalam keterampilan mendengarkan. Temuan kualitatif menyoroti struktur gamifikasi Duolingo yang menarik dan praktik percakapan Mondly yang realistis. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun kedua aplikasi menawarkan kekuatan yang unik, pendekatan gabungan dapat menawarkan pengalaman belajar bahasa yang lebih komprehensif. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi para pendidik yang mencari metode inovatif dan autentik untuk mengajarkan bahasa Arab di era modern.
Pertanggungjawaban Hukum Lingkungan atas Alih Fungsi Kawasan Konservasi: Studi Kasus EIGER Adventure Land di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Shabita Qurrotul Aini; Gabriella Michiko Pelleng; Mabelle Taja Tambingon; Wajendra Dafa Veda; Ubaidillah Kamal
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alih fungsi kawasan konservasi menjadi salah satu isu krusial dalam perlindungan lingkungan hidup di Indonesia, sebagaimana tercermin dalam kasus Eiger Adventure Land (EAL) di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban hukum lingkungan atas alih fungsi kawasan konservasi dengan menyoroti aspek legalitas perizinan dan efektivitas pengawasan pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan doktrinal, yang berfokus pada analisis peraturan perundang-undangan, dokumen perizinan, serta prinsip-prinsip hukum lingkungan yang berlaku, didukung studi literatur dan penelusuran data sekunder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara pelaksanaan proyek EAL dengan mandat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, khususnya dalam aspek perizinan dan pengelolaan dampak lingkungan. Pengawasan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dinilai belum optimal dalam mencegah terjadinya pelanggaran dan kerusakan lingkungan, sebagaimana tercermin dari lemahnya monitoring, evaluasi, dan penegakan hukum terhadap pelaku usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas perlindungan kawasan konservasi sangat dipengaruhi oleh konsistensi implementasi regulasi, penguatan pengawasan, serta sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dalam menjaga keberlanjutan fungsi ekologis kawasan konservasi.