cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
ETOS KERJA ISLAMI DALAM DUNIA USAHA KONTEMPORER: ANALISIS PUSTAKA TERHADAP NILAI SPIRITUAL DALAM PENGEMBANGAN BISNIS MODERN Aliya Rahmadanti; Intan Sri Wahyuni; Marsha Intan Darma; Yessika Ririn Zaherna; Shofi Novita; Fakhrurrozi Fakhrurrozi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia usaha modern yang ditandai oleh persaingan global, digitalisasi, serta kompleksitas etika mendorong pentingnya etos kerja yang berlandaskan nilai spiritual Islam sebagai kerangka moral dan manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana nilai-nilai Islam seperti amanah, Ihsan, Itqan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial dapat diintegrasikan ke dalam praktik manajemen kontemporer serta bagaimana kontribusinya terhadap kinerja bisnis strategis, termasuk keberlanjutan, reputasi, tata kelola, dan daya saing digital. Metode penelitian menggunakan library research, dengan penelusuran literatur dari buku, artikel jurnal terindeks, prosiding, dan dokumen ilmiah terkait etos kerja Islami dan dinamika bisnis modern. Analisis isi dilakukan untuk mengidentifikasi pola, kelemahan penelitian terdahulu, serta merumuskan kerangka teoritis baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamic Work Ethics (IWE) memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi intrinsik, produktivitas, disiplin kerja, serta stabilitas organisasi sebagaimana dibuktikan oleh berbagai studi empiris lima tahun terakhir. Selain itu, nilai-nilai spiritual Islam terbukti memperkuat tata kelola etis, meningkatkan kualitas layanan, mendorong perilaku kerja profesional, dan berkontribusi pada keberlanjutan usaha serta reputasi perusahaan. Temuan ini menghasilkan kerangka konseptual terapan yang menerjemahkan nilai-nilai IWE ke dalam kebijakan HR, governance, dan pemasaran etis. Dengan demikian, penelitian ini memperkaya kajian etika kerja Islami sekaligus memberikan panduan bagi pelaku usaha dalam membangun praktik bisnis yang kompetitif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Analisis Kepadatan Penduduk terhadap Perubahan Tutupan Vegetasi Menggunakan NDVI di Kecamatan Medan Tuntungan Nababan, Yolanda; Marbun, Sahala Fransiskus; Sitompul, Ryan Lucky Sartua; Simanjuntak, Joy Any Hasian; Hulu, Selfianus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Population growth in peri-urban areas is increasingly recognized as a major driver of land-use change, particularly through the reduction of vegetation cover. This study examines the dynamics of vegetation change using NDVI analysis alongside the development of population density in Medan Tuntungan District between 2014 and 2023. The analysis draws on Landsat 8 imagery and sub-district-level demographic data. The findings reveal a substantial decline in areas classified as high to very high vegetation density, amounting to approximately 411 hectares. Conversely, areas categorized as low to very low NDVI expanded by around 305 hectares over the same nine-year period. During this interval, the population increased from 84,775 to 99,184 inhabitants, reflecting a growth of roughly 17%. Kelurahan with the highest population increases such as Simpang Selayang, Simalingkar B, and Tanjung Selamat displayed the most pronounced vegetation loss. These results indicate intensifying pressure on vegetation as population density rises, leading to the expansion of low-vegetation areas due to land conversion for residential and urban infrastructure development. Overall, the study underscores the urgency of strengthening spatial planning control and protecting green open spaces to maintain ecological sustainability in the peri-urban zones of Medan
RELEVANSI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DALAM DINAMIKA IDENTITAS KEBANGSAAN GENERASI Z Leo Michel; Gilbert Cristofel Simanjuntak; Arin Aulia Rahmi; Nikodemus Chris Juanito; Andre Hasiholan Pasaribu; M. A. Jaya Damanik
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa berperan penting dalam membentuk karakter serta arah kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai di dalamnya bukan hanya berfungsi sebagai pedoman moral dan etika sosial, tetapi juga menjadi pijakan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Arus globalisasi, kemajuan teknologi, dan banjir informasi digital menghadirkan tantangan baru bagi keberlangsungan nilai-nilai Pancasila, khususnya di kalangan Generasi Z yang tumbuh di era digital. Penelitian ini bertujuan menggali pemahaman Generasi Z terhadap Pancasila, implementasi nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, serta faktor yang mempengaruhi kuat atau lemahnya relevansi Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila masih diinternalisasi oleh Generasi Z, meskipun sering diekspresikan secara tidak langsung melalui sikap toleransi, solidaritas, dan partisipasi sosial
KONSEP GEOMETRI PADA TARIAN GAWE AU MASYARAKAT DESA LITE, KECAMATAN ADONARA TENGAH, KABUPATEN FLORES TIMUR Lidvina Lipat Teneti; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep geometri yang termuat dalam pola lantai dan gerakan tarian Gawe Au masyarakat Desa Lite. Penelitian dilaksanakan di Desa Lite dan SDK Lite pada bulan Oktober-November,  Fokus kajian mencakup geometri dasar (Titik, garis Vertikal Horizontal, garis sejajar, serta bentuk persegi Panjang) dan geometri sudut (sudut lancip, siku-siku, dan tumpul). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta mengintegrasikan pembelajaran Kontekstual melalui keterlibatan siswa dalam penyelesaian LKPD berbasis konteks budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tarian Gawe Au menyimpan representasi matematika yang relevan dan kontekstual, sehingga berpotensi menjadi sumber belajar yang memperkuat pemahaman konsep geometri pada peserta didik
Pembaharuan Pemikiran Pendidikan Islam di Era Modern: Upaya Membangun Generasi Berkarakter di Tengah Kemajuan Teknologi Afinta Sari; Nurul Hidayah; Natasya Natasya; Mita Ovi Yani; Muhammad Adrian Nugroho; Fahrurreza Fahrurreza; Feri Susanti; Dela Anisa; Aprilia Eka Putri; Ummul Lathifah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembaharuan pemikiran pendidikan Islam merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, perubahan nilai sosial, serta tuntutan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis arah dan bentuk pembaharuan pemikiran pendidikan Islam yang relevan dengan dinamika era modern, khususnya dalam upaya membangun generasi berkarakter di tengah kemajuan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain kajian pustaka melalui telaah buku, artikel ilmiah, dan dokumen pendidikan yang membahas modernisasi pendidikan Islam, literasi digital, serta pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaharuan pendidikan Islam perlu diarahkan pada integrasi nilai keislaman dengan kompetensi modern, penguatan kurikulum berbasis literasi digital, serta pengembangan metode pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berbasis teknologi. Selain itu, pendidik memiliki peran sentral sebagai agen transformasi melalui penguasaan literasi digital, inovasi pedagogis, serta keteladanan akhlak. Penelitian ini menegaskan bahwa modernisasi pendidikan Islam tidak bertujuan menggantikan nilai-nilai tradisional, tetapi menafsirkannya kembali agar relevan dan adaptif terhadap tantangan kehidupan digital. Dengan demikian, pendidikan Islam di era modern diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, kritis, berkarakter, dan tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman.
Analisis Spasial Kerapatan Bangunan dan Hubungannya dengan Kepadatan Penduduk di Kota Medan Menggunakan NDBI (Studi Tahun 2013 & 2023) Sahala Fransiskus Marbun; Yessi Afrianita, Yessi; Ardilla S. Pratiwi; Melia Rumana Sibagariang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang kerapatan banguna dan hubungannya dengan kepadatan penduduk di Kota Medan pada tahun 2013 dan 2023 menggunakan metode penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data utama, Landsat 8 OLI/TIRS, diproses melalui pra-pemrosesan, perhitungan Indeks Perbedaan Bangunan (NDBI), klasifikasi Natural Breaks, dan analisis spasial perubahan kepadatan bangunan. Data kepadatan penduduk diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan sebagai perbandingan untuk pola pengembangan fisik perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas kepadatan bangunan tinggi hingga sangat tinggi selama sepuluh tahun terakhir, terutama di wilayah selatan dan barat serta beberapa kecamatan berkembang seperti Medan Denai, Medan Marelan, Medan Helvetia, dan Medan Deli. Sementara itu, pusat kota terus menunjukkan kepadatan tinggi namun cenderung stabil. Peningkatan nilai NDBI sejalan dengan pertumbuhan penduduk di hampir semua kecamatan, menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang hunian dan perluasan pemukiman merupakan pendorong utama perubahan lahan terbangun. Secara keseluruhan, studi ini mengonfirmasi perluasan perkotaan yang cepat dan peningkatan kepadatan spasial di Kota Medan, dan hasilnya dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam merumuskan kebijakan spasial yang lebih terarah dan berkelanjutan.
ETNOMATEMATIKA PADA RUMAH ADAT NAMA WAIBALUN DI KELURAHAN WAIBALUN KABUPATEN FLORES TIMUR Marselina Ina Kewa; Bernadus Bin Frans Resi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep etnomatematika yang terdapat pada Rumah Adat Nama Waibalun di Kelurahan Waibalun, Kabupaten Flores Timur. Rumah adat tersebut merupakan salah satu identitas budaya masyarakat Lamaholot yang memiliki struktur bangunan tradisional dengan pola, bentuk, dan sistem pengukuran khas. Kajian ini berfokus pada identifikasi elemen matematika seperti geometri, simetri, perbandingan, serta pola bilangan yang terimplikasi dalam struktur fisik bangunan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara tetua adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Adat Nama Waibalun memuat konsep matematika pada pola atap, struktur kolom, proporsi ruang, serta ornamen yang memiliki nilai matematis dan filosofis. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal
TRANSFORMASI MAKAM RAJA SIDABUTAR DARI SIMBOL BUDAYA TRADISIONAL MENJADI OBJEK WISATA SEJARAH: ANALISIS FAKTOR, STRATEGI, TANTANGAN, DAN PERAN MASYARAKAT LOKAL Cristy Rajagukguk; Indah Natalia Sinambela; Enjel Ika Sitorus; Rodia Ernita Nababan; Budi Luhur; Flores Tanjung
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis Transformasi Makam Raja Sidabutar yang terletak di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Makam Raja Sidabutar, telah mengalami transformasi dari simbol budaya tradisional Batak Toba menjadi objek wisata sejarah yang populer. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi tersebut, dengan fokus pada faktor pendorong, strategi pemasaran, tantangan, dan peran masyarakat dalam pelestarian situs. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi terjadi secara alami seiring dengan berkembangnya pariwisata Danau Toba, dimana lokasi strategis makam di jalur wisata utama menjadi faktor kunci. Nilai sejarah yang tinggi dan keunikan budaya, seperti sarkofagus batu dan tradisi Parmalim, menjadi daya tarik utama. Strategi pemasaran yang awalnya mengandalkan festival budaya Horja Bius, kini beralih ke pendekatan melalui interaksi langsung, cerita dari pemandu wisata, dan keramahan masyarakat lokal. Tantangan utama terletak pada menjaga keseimbangan antara nilai sakral dan komersialisasi, serta mempertahankan kualitas pelayanan dan kebersihan lingkungan. Peran masyarakat lokal terbukti sentral dalam menjaga kelestarian situs. Studi ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan situs warisan budaya sebagai destinasi wisata sangat bergantung pada kolaborasi semua pemangku kepentingan dalam memadukan pelestarian budaya dengan pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab.
PEMANFAATAN AI GENERATIF UNTUK OTOMASI PEMBUATAN BAHAN AJAR: STUDI KASUS PENERAPAN DI SEKOLAH DASAR Dewi Febrianasari; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan telah menghadirkan peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya pada proses penyusunan bahan ajar di sekolah dasar yang selama ini menyita banyak waktu guru. Studi ini menelaah pemanfaatan AI generatif untuk mengotomatiskan pembuatan materi pembelajaran, mulai dari penyusunan ide, penulisan konten, hingga desain visual yang siap digunakan. Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan AI mampu menghemat waktu kerja guru, memperkaya variasi materi, serta mendorong kreativitas dalam merancang pembelajaran. Meskipun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kualitas akhir bahan ajar tetap bergantung pada kemampuan guru dalam mengevaluasi, menyunting, dan menyesuaikan keluaran AI dengan karakteristik peserta didik. Temuan ini menggarisbawahi bahwa AI bukan pengganti guru, melainkan mitra kerja yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran bila digunakan dengan literasi digital yang memadai
TANTANGAN IDEOLOGI PANCASILA DI ERA DIGITAL: PERSPEKTIF MAHASISWA SEBAGAI GENERASI MUDA M. Rakha Nabil Farras; Maradop Sihotang; Rehan Maulana; Ferino Keiza Nainggolan; M. A. Jaya Damanik
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dekade terakhir telah membawa perubahan besar terhadap pola pikir, perilaku, dan nilai sosial masyarakat Indonesia. Fenomena ini tidak hanya menciptakan peluang baru, tetapi juga menimbulkan tantangan serius terhadap eksistensi ideologi Pancasila sebagai pedoman moral bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa sebagai generasi muda memaknai dan merespons tantangan penerapan nilai-nilai Pancasila di era digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi-terstruktur kepada dua mahasiswa Universitas Negeri Medan dari program studi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua responden sepakat nilai-nilai Pancasila mulai memudar, terutama dalam aspek toleransi dan etika sosial akibat penggunaan teknologi tanpa kendali nilai. Meskipun demikian, keduanya meyakini bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman moral yang perlu diperkuat melalui pendidikan karakter, literasi digital, dan pembiasaan perilaku etis. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa tantangan utama ideologi Pancasila di era digital bukan terletak pada melemahnya nilai Pancasila itu sendiri, melainkan pada perubahan perilaku generasi muda yang belum sepenuhnya berlandaskan nilai Pancasila dalam aktivitas digitalnya