cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
Pemetaan Persebaran IPM Sumatera Utara Menggunakan SIG Samuel Natanael; Sahala Fransiskus Marbun; Tiara Renata; Arungi Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan capaian pembangunan manusia di Provinsi Sumatera Utara masih terlihat jelas, baik antara wilayah perkotaan maupun daerah pinggiran, sehingga diperlukan kajian yang mampu menjelaskan bagaimana variasi tersebut terbentuk secara keruangan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola spasial Indeks Pembangunan Manusia (IPM) beserta tiga indikator yang menyusunnya, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, pada tingkat kabupaten dan kota. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari publikasi Badan Pusat Statistik serta peta batas administrasi yang kemudian diolah melalui perangkat lunak Sistem Informasi Geografis. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menyelaraskan data numerik dan data spasial hingga menghasilkan peta tematik yang menunjukkan pola persebaran masing-masing indikator. Hasil kajian memperlihatkan bahwa wilayah dengan aktivitas perkotaan umumnya memiliki nilai IPM lebih tinggi, sedangkan daerah yang jauh dari pusat pertumbuhan masih menunjukkan capaian yang relatif rendah. Perbedaan tersebut terutama dipengaruhi variasi umur harapan hidup, ketimpangan capaian pendidikan, serta ketidaksamaan daya beli masyarakat antarwilayah. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan spasial mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai struktur ketimpangan pembangunan manusia di Sumatera Utara. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan analisis dengan menambahkan faktor infrastruktur, ketersediaan layanan publik, atau karakter sosial ekonomi lokal untuk memahami sumber ketimpangan secara lebih mendalam.
Peran Aplikasi Sistem Kebencanaan Akibat Daya Rusak Air (SIKADRA) Sebagai Evaluasi Kinerja Di Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat Angelina Safitri; Mutiara Diva Efendi; Muhammad Zamzami; Muhammad Zhafran Alhady; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji peran aplikasi SIKADRA (Sistem Informasi Bencana Kerusakan Air) sebagai inovasi digital dalam meningkatkan efektivitas pemantauan dan evaluasi kinerja di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat. Permasalahan utama yang diangkat adalah proses pemantauan kinerja sebelumnya yang masih manual, memakan waktu, dan rentan data tidak akurat. Tujuan penelitian ini adalah membahas peran strategis SIKADRA dalam meningkatkan efektivitas pemantauan dan evaluasi kinerja SDABK sebagai bagian dari penguatan governansi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara untuk memahami bagaimana SIKADRA mendukung proses pemantauan dan penilaian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIKADRA telah berhasil meningkatkan kecepatan, akurasi, dan transparansi prosedur pelaporan dan evaluasi. Aplikasi ini berfungsi sebagai sistem terpadu yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam penanggulangan bencana, memperkuat akuntabilitas pegawai, dan meningkatkan koordinasi antarlembaga. Namun, kendala seperti kesiapan petugas lapangan dan keterbatasan konektivitas internet di lokasi terpencil masih menjadi tantangan dalam penerapannya.
KAJIAN YURIDIS TERHADAP PROSES PERANCANGAN KONTRAK MENJADI AKTA AUTENTIK DALAM PRAKTIK KENOTARIATAN Fathur Rohman; Krisna Mukti Wibowo; Adiansyah Virgusta; Rayi Kharisma Rajib
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses perancangan kontrak hingga menjadi akta autentik dalam praktik kenotariatan dengan menekankan analisis terhadap ketentuan hukum perjanjian dalam KUH Perdata, asas-asas kebebasan berkontrak, serta kewenangan notaris sebagaimana diatur dalam UU Jabatan Notaris. Notaris berperan penting memastikan keabsahan dan kepastian hukum suatu kontrak melalui verifikasi identitas, legalitas dokumen, kejelasan klausula, dan kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan. Meskipun demikian, proses tersebut sering menghadapi hambatan seperti ketidaklengkapan dokumen, ketidakjelasan objek perjanjian, minimnya literasi hukum para pihak, dan ketidaksinkronan regulasi, yang berpotensi melemahkan kekuatan pembuktian akta autentik. Oleh karena itu, ketelitian notaris, peningkatan pemahaman hukum para pihak, serta perbaikan tata kelola pemeriksaan dokumen menjadi kunci untuk memastikan akta autentik tetap memberikan kepastian, ketertiban, dan perlindungan hukum.
Analisis Perbandingan Jumlah  Penduduk  Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara Terhadap Ketimpangan Pembangunan Ekonomi  Daerah Tahun 2024 Difa Aprilia Marpaung; Sahala Fransiskus Marbun; Waren Lucia Ambarita; Cindy patherecia Purba; Mayratmini Herti Hulu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan jumlah penduduk antar kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara serta hubungannya dengan ketimpangan pembangunan ekonomi daerah tahun 2024. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana variasi jumlah penduduk memengaruhi tingkat ketimpangan pembangunan yang dilihat melalui perbedaan pendapatan per kapita antarwilayah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang dianalisis meliputi jumlah penduduk dan PDRB per kapita di 33 kabupaten/kota. Ketimpangan pembangunan diukur menggunakan Indeks Williamson untuk melihat deviasi pendapatan antarwilayah dibandingkan rata-rata provinsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Provinsi Sumatera Utara memiliki nilai Indeks Williamson yang berada pada kategori ketimpangan rendah, yaitu pada rentang 0,004 hingga 0,20. Hal ini mengindikasikan bahwa perbedaan pendapatan antarwilayah relatif kecil. Kota Medan menjadi satu-satunya wilayah dengan kategori ketimpangan sedang (0,50) akibat tingginya PDRB per kapita dibandingkan daerah lain. Sementara itu, daerah seperti Langkat, Pematang Siantar, Tanjung Balai, dan Binjai memiliki nilai ketimpangan yang sangat rendah, menunjukkan pemerataan pembangunan yang kuat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa ketimpangan pembangunan ekonomi di Sumatera Utara secara umum berada pada tingkat rendah, dengan pengecualian Kota Medan yang memiliki deviasi pendapatan cukup besar. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan pemerataan pembangunan antarwilayah serta pemanfaatan peran pusat pertumbuhan untuk mendorong wilayah sekitarnya.
Perilaku Kerja Guru di SMA Pembangunan Laboratorium UNP Hanifiyah Zahra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku kerja guru di SMA Pembangunan Laboratorium UNP secara menyeluruh. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 10 orang guru. Data dikumpulkan melalui angket, survei, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan persiapan data, tabulasi, dan penerapan data (analisis deskriptif). Variabel perilaku kerja yang diteliti meliputi ketepatan waktu, tanggung jawab pekerjaan, kepatuhan terhadap aturan, etos kerja, dan hubungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki perilaku kerja yang sangat baik. Dari 10 orang responden, sebanyak 9 orang atau 90% berada pada kategori “Sangat Baik”, sedangkan sebanyak 1 orang atau 10% berada pada kategori “Baik”. Skor perilaku kerja guru berkisar antara 61 hingga 75, dengan rata-rata skor sebesar 69,4. Temuan ini mengindikasikan bahwa guru-guru mampu menunjukkan ketepatan waktu, tanggung jawab, kepatuhan, etos kerja yang tinggi, serta hubungan sosial yang baik dalam pelaksanaan tugas. Perilaku kerja yang positif tersebut berkontribusi pada terciptanya proses belajar mengajar yang efektif, profesional, dan kondusif. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pihak sekolah untuk mengembangkan strategi pembinaan, penghargaan kinerja, serta program evaluasi perilaku kerja guru guna meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
ANALISIS DAMPAK BERMAIN ROBLOX TERHADAP KEDISIPLINAN IBADAH MAHASISWA MUSLIM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Adzkia Rizkianisa Awira Siregar; Faza Najmul Pasha; Hapni Laila Siregar; Keyla Artika Ramadhani; zaskia.2242411007@mhs.unimed.ac.id
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital saat ini, permainan daring seperti Roblox telah menjadi fenomena populer di kalangan mahasiswa, namun aktivitas ini sering kali menimbulkan kekhawatiran terkait potensi dampak negatifnya terhadap aspek kehidupan sehari-hari, termasuk kedisiplinan ibadah bagi mahasiswa muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam bermain Roblox, serta mengkaji pengaruhnya terhadap komitmen ibadah dan strategi pencegahan yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko tersebut. Pendekatan kualitatif diterapkan melalui pengumpulan data primer via kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Universitas Negeri Medan, serta analisis data sekunder dari berbagai sumber literatur terkait melalui teknik triangulasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menyaring informasi dari data sekunder dan kuesioner, bertujuan untuk menghasilkan wawasan mendalam dan mutakhir mengenai konsekuensi serta langkah pencegahan bermain permainan daring Roblox. Temuan penelitian ini diantisipasi mampu menyediakan perspektif konseptual tentang pentingnya membatasi aktivitas bermain daring agar tidak mengganggu rutinitas ibadah umat muslim. Hasil penelitian ini variabel X sebesar 2,47 (Bermain Roblox) dan variabel Y sebesar 3,93 (Kedisiplinan Ibadah) didapat hasil bahwa Mahasiswa UNIMED lebih bisa menjaga waktu saat bermain permainan daring dari menghargai waktu untuk bisa beribadah tepat waktu
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB BAGI PESERTA DIDIK KELAS XI MA AISYIYAH SUNGGUMINASA Aisyah Syarifuddin; Nur Fadilah Amin; Nasruni Nasruni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguji efektivitas penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar bahasa Arab dan (2) mengetahui bentuk efektivitas tersebut pada siswa kelas XI MA Aisyiyah Sungguminasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental (pretest-posttest control group design). Sampel penelitian (n=38) dibagi menjadi kelas eksperimen (n=19) yang menerima perlakuan media audio visual dan kelas kontrol (n=19) yang menggunakan metode konvensional. Instrumen tes digunakan untuk mengukur hasil belajar materi Haji dan Umrah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Uji-t Sampel Independen, dan Normalized Gain Score (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat signifikan (Sig. 0,000 < 0,05) pada hasil belajar akhir, di mana nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (83,42) jauh lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (70,53). Analisis N-Gain menunjukkan kelas eksperimen berada pada kategori "Cukup Efektif" (64,36%), sementara kelas kontrol "Kurang Efektif" (50,75%). Disimpulkan bahwa media audio visual terbukti efektif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Arab siswa
PELESTARIAN KEBUDAYAAN BATAK DALAM BENTUK PARIWISATA: PERAN MUSEUM BATAK TOMOK PULAU SAMOSIR DALAM MENJAGA PENINGGALAN BATAK Dicky Alexander Rajaguk Guk; Dwi Anggraini; Jonatan Pardamean Simanungkalit; Riana Debora Br Tarigan; Kheni Nazwa; Flores Tanjung
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Museum Batak Tomok dalam menjaga budaya Batak Toba serta dampaknya terhadap perekonomian warga lokal di Tomok, Pulau Samosir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung, ditambah dengan data tambahan berupa literatur yang berkaitan dengan museum, budaya Batak Toba, dan pariwisata budaya di Indonesia. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa budaya Batak Toba menghadapi berbagai masalah akibat kemajuan zaman dan pariwisata, yang bisa mengubah nilai budaya menjadi barang dagangan. Museum Batak Tomok memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai tempat penyimpanan dokumen dan sebagai sarana pendidikan, melalui penyimpanan benda-benda budaya seperti ulos, ukiran gorga, dan patung tradisional, serta memberikan informasi yang membantu pengunjung memahami arti penting budaya Batak Toba. Hasil observasi menunjukkan bahwa museum masih mempertahankan gaya arsitektur tradisional Ruma Bolon, meskipun beberapa bagian dari bangunan tersebut membutuhkan perbaikan. Dari sudut pandang ekonomi, museum berperan sebagai penggerak ekonomi lokal melalui jumlah kunjungan wisatawan yang mendorong berbagai kegiatan ekonomi masyarakat, seperti penjualan souvenir, ulos, dan layanan wisata. Kendati demikian, kontribusi ekonomi museum belum maksimal karena adanya kendala seperti fasilitas yang terbatas, lokasi yang kurang strategis, serta dukungan pemerintah daerah yang minim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Museum Batak Tomok memiliki peran signifikan dalam melestarikan budaya Batak Toba dan juga memberikan kontribusi kepada ekonomi lokal, tetapi perlu adanya peningkatan dalam pengelolaan dan kerjasama antara pemerintah serta masyarakat untuk mencapai keberlanjutan yang lebih baik
PERAN NARASI LOKAL DALAM MEMBANGUN DAYA TARIK WISATA BUDAYA: STUDI PADA MAKAM RAJA SIDABUTAR, SAMOSIR Flores Tanjung; Heri Agung Ramdani; Jenifer Mauli Stefani Siboro; Latifah Aini Rambe; Rofly Armadhany; Turoh Pasaribu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narasi lokal menjadi bagian yang sangat penting dalam membangun daya tarik wisata budaya pada situs Makam Raja Sidabutar di Tomok, Samosir. Narasi lokal yang berisi legenda leluhur, sejarah marga, simbol gorga, dan nilai spiritual Batak Toba terbukti memberi kontribusi besar dalam membentuk pengalaman interpretatif wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denan observasi dan wawancara langsung ke situs sejarah Makam Raja Sidabutar. Temuan dari observasi dan wawancara menunjukkan bahwa narasi tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi faktual, tetapi juga sebagai medium pembangun makna dan konstruksi realitas melalui cerita. Peran pemandu wisata menjadi kunci dalam menghubungkan wisatawan dengan konteks budaya situs, selaras dengan prinsip interpretasi warisan budaya yang menekankan pada penyampaian makna. Narasi lokal juga berperan sebagai penanda (marker) dalam sistem daya tarik wisata. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan seperti ketidakkonsistenan isi cerita dan keterbatasan media interpretasi. Penelitian ini menegaskan urgensi standarisasi materi narasi, peningkatan kapasitas pemandu, serta pelibatan masyarakat lokal guna mendukung keberlanjutan pengelolaan warisan budaya.
ANALISIS ETIKA BISNIS DAN KEPASTIAN HUKUM DALAM PENYUSUNAN KONTRAK KEMITRAAN ANTARA UMKM KULINER DENGAN PLATFORM DIGITAL DI KOTA SEMARANG Na’imah Putri Rahayu; Putri Athena Maharani Tanu; Stevani Anekhe Dwinita Karo; Rayi Kharimasa Rajib
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah mendorong perubahan signifikan dalam pola hubungan bisnis, termasuk pada sektor kuliner yang semakin bergantung pada platform digital layanan pesan-antar. Di Kota Semarang, banyak pelaku UMKM kuliner menjalin kemitraan dengan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing. Namun, di balik peluang tersebut muncul persoalan etika dan hukum akibat ketimpangan posisi tawar antara pihak UMKM dan platform. Kasus pemilik warung makan rumahan di Semarang menunjukkan bagaimana klausul kontrak yang menetapkan potongan komisi tinggi, kewajiban promosi berbayar, serta pemutusan sepihak tanpa mekanisme keberatan menimbulkan kerugian bagi pihak UMKM. Kajian ini berupaya menganalisis penerapan etika bisnis dan kepastian hukum dalam penyusunan kontrak kemitraan antara UMKM kuliner dan platform digital di Kota Semarang. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, pembahasan difokuskan pada prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan tanggung jawab dalam kontrak, serta efektivitas instrumen hukum yang ada dalam memberikan perlindungan terhadap pihak yang lemah. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik kontrak kemitraan digital masih didominasi oleh kepentingan platform dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai etika bisnis, sementara instrumen hukum yang ada belum cukup menjamin kepastian hukum bagi UMKM.