cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024)" : 41 Documents clear
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Bunga Telang dalam Upaya Pencegahan Diare pada Anak-anak Afiah, Afiah; Syafriani, Syafriani; Aprilla, Nia
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1am9jv65

Abstract

Kabupaten Kampar merupakan salah satu penghasil Bunga Telang di Propinsi Riau. Bunga telang dapat diolah dengan berbgai inovasi dan bernilai jual tinggi. Bunga telang ini sangat banyak manfaatnya, bunga telang bisa di jadikan sebagai obat salah satunya pencegah diare pada anak-anak. Sehingga bunga telang dapat di jadikan sebagai inovasi pangan yaitu camilan sehat berupa kripik. Tujuan untuk kegiatan ini adalah untuk membantu dalam Upaya pencegahan diare pada anak-anak khususnya dan masyarakat umumnya serta dalam meningkatkan jual beli bunga telang, melestarikan bunga telang dan memberdayakan bunga telang sebagai makan pilihan ketika anak menderita diare. Inovasi yang dihasilkan seperti teh bunga telang, kripik telang. Penginovasi bunga telang diharapkan bisa sebagai Upaya pencegahan bila anak terkena diare dan meningkatkan perekonomian masyarakat bunga telang karena selama ini bunga telang hanya di biarkan begitu saja dan jarang di jumpai pada masyarakat. Kegiatan yang akan dilakukan pada Program Kemitraan Masyarakat ini ada beberapa upaya pengembangan yaitu: 1. Penggunaan IPTEKS dalam segi produksi bunga telang, sehingga mudah memberdayakan inovasi telang ini sebagai Upaya pencegahan diare pada adnak-anak 2. memberikan motivasi kepada masyarakat bunga telang untuk berwirausaha, 3. Pelatihan /praktek pembuatan produk dari hasil telang karena sangat banyak produk yang bisa dibuat dari telang itu sendiri varian produk yang dibuat adalah teh bunga telang. kripik bunga telang 4. Packing/pengemasan produk hingga siap di jual, 5. Strategi penjualan dengan menjual hasil bunga telang ke pengepul atau langsung ke pasar tradisional di kabupaten Kampar. Dan produk inovasi dari bunga telang akan di jual ke warung, atau membuka lapak, di internet.
Penyuluhan Program Pemberian Makanan Tambahan Lokal sebagai Penanggulangan Stunting di Kota Kediri Pertiwi, Lintang; Winarti, Eko
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qws8pz06

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that significantly affects children's growth and development. This community service activity aims to evaluate the impact of education on local Supplementary Feeding (PMT) in combating stunting in Kediri. The method used is education about local PMT as a measure to combat stunting. The study subjects consisted of members of Ibu Persatuan Istri Tentara (Persit) Yonif 521: Dadaha Yodha in Kediri. Data were collected through self-data questionnaires, pretests, and posttests. The results of this activity showed a significant relationship between income, health cadre status, prior knowledge about local PMT and stunting, and the level of knowledge of Ibu Persit members. Moreover, there was an increase in the Ibu Persit member’s knowledge about the role of local PMT in combating stunting and a statistically significant difference in their knowledge levels before and after the education. Education on local PMT has proven effective in enhancing Ibu Persit members' understanding of nutrition and proper dietary practices, contributing to the reduction of stunting prevalence. These findings suggest the need for the widespread implementation of local PMT education programs as a strategy to combat stunting in other areas facing similar problems.
Pemberdayaan Ibu Hamil dan Kader Kesehatan dalam Penerapan Program Stimulasi Pralahir Wahyuni, Santi; Badriah, Badriah; Nurul Alfiyah, Isnar
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8aypm176

Abstract

Delays in a child's growth and development can be caused by a lack of stimulation. Some pregnant women do not know, do not realize and have a bad attitude in providing prenatal stimulation. Not all health service facilities provide classes for pregnant women that are equipped with prenatal stimulation programs. Even though parents play an important role in providing stimulation since the fetus is in the womb. Providing prenatal stimulation supports the child's growth and development after birth. Based on this urgency, there is a need for training for pregnant women and health cadres. The aim of this community service is to increase knowledge, awareness and ability of pregnant women in providing prenatal stimulation, as well as increasing community participation in supporting the implementation of prenatal stimulation programs. The results showed an increase in the knowledge aspect of 27.28 points, with an average pre-test score of 64.54 (fair category), post- test 91.82 (good category). The average ability to perform prenatal stimulation was in the good category (94.55). These results show that this training can increase participants' knowledge and abilities in carrying out prenatal stimulation programs.
Penyuluhan Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di SMP Negeri 15 Kendari Muchtar, Febriana
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/x45vnv13

Abstract

Anemia ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin darah. Anemia dapat terjadi pada semua kelompok umur. Kelompok usia remaja, khususnya remaja putri merupakan kelompok usia yang berisiko mengalami anemia terutama anemia karena kekurangan zat besi (Fe). Sampai saat ini anemia karena kekurangan gizi besi masih menjadi masalah gizi kesehatan masyarakat. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan untuk mengenalkan anemia sebagai salah satu masalah gizi serta upaya pencegahan anemia. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah remaja putri SMP Negeri 15 Kendari. Kegiatan pengabdian melalui penyuluhan dengan metode ceramah. Penjelasan materi tentang anemia menggunakan powerpoint disertai diskusi dalam bentuk tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dan apresiasi dari pihak sekolah. Kegiatan penyuluhan dapat memberikan informasi tentang anemia serta cara mencegah anemia. Materi dapat dipahami oleh remaja putri ditandai dengan jawaban yang tepat dari pertanyaan yang diberikan saat diskusi berlangsung. Remaja putri diharapkan dapat memahami dan menerapkan upaya dalam mencegah anemia untuk mewujudkan remaja putri bebas anemia.
Pelatihan KIE Bagi PPPKBD  Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Wilayah Kampung KB Kelurahan Air Dingin Pekanbaru Wardani, Sri; Natassa, Jihan; Sari, Wulan; Makomulamin, Makomulamin; Syafitri, Fiona
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/g3ttvp09

Abstract

Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) program KB khususnya MKJP dilakukan sebagai sebuah proses penyampaian isi pesan dari PPKBD kepada PUS yang sudah ber KB maupun yang belum ber KB untuk diketahui, dipahami, dimengerti dan dilaksanakan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Jumlah pengguna kontrasepsi IUD di Kota Pekanbaru tahun 2018 tercatat 12,1% dan 2019 tercatat 11,6%, masih berada dibawah rata-rata Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 62%. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan PPKBD melaksanakan KIE yang komunikatif informatif dan edukatif, pendekatan tokoh formal dan pembuatan media brosur poster. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan selama 3 hari dalam bentuk pelatihan dengan metode kegiatan melalui ceramah dan tanya jawab, microteaching dan praktek lapangan yang langsung dilakukan oleh peserta ke masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan di Kampung KB Berkah Bersama Kelurahan Air Dingin Kecamatan Marpoyan Damai. Hasil kegiatan tatap muka berupa ceramah dan tanya jawab diperoleh peningkatan pengetahuan sebelum dilakukan pelatihan baik (20%) menjadi baik (85%) setelah dilakukan pelatihan. Peserta dapat melakukan simulasi (Microteaching) dengan berperan sebagai penyuluh lapangan dan masyarakat. Hasil praktek lapangan dapat dilaksanakan secara baik langsung kepada PUS yang berdomisisli di wilayah kampong KB Berkas Bersama. Diharapkan kepada instansi terkait dapat meningkatkan kemampuan PPBKBD melalui peningkatan kuantitas dan kualitas dalam bentuk pelatihan, bimbingan teknis, workshop dan menggunakan alat peraga yang lebih lengkap, meningkatkan perhatian dan sinergitas melalui lintas sektor dan optimalisasi dana desa.  
Pelaksanaan Senam Hamil pada Kelas Ibu Hamil di Desa Sungai Jalau UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar Harmia, Elvira; Ayu, Febri; Bachry, Syamsul; Syafriani, Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qe3ye829

Abstract

Senam hamil adalah suatu bentuk latihan yang berguna untuk memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, ligamen-ligamen, serta otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. Latihan ini berfungsi untuk memperkuat stabilitas inti tubuh yang akan membantu memelihara kesehatan tulang belakang. Selama masa kehamilan ibu hamil mengalami perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan terutama pada trimester III seperti sering buang air kecil, tekanan dan ketidaknyamanan pada perineum, nyeri punggung, konstipasi, varises, mudah lelah, kontraksi braxton hicks, kram kaki, edema pergelangan kaki dan perubahan mood serta peningkatan kecemasan, beberapa masalah tersebut dapat diatasi dan diminimalisir bila ibu rutin melakukan senam hamil. Kegiatan pengadian dilaksanakan di Desa Sungai Jalau dengan peserta sebanyak 16 orang ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2024 di Poskesdes Desa Sungai Jalau. Berdasarkan  pengamatan langsung  selama  dan  setelah  kegiatan  senam hamil berlangsung, maka didapatkan  85 %  ibu  hamil  sudah  bisa melakukan gerakan-gerakan  senam  hamil  dan  mengerti  manfaat  dari  senam  hamil. Diharapkan pada kegiatan berikutnya program pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan di daerah lain dengan ruang lingkup yang lebih luas.
Edukasi Gizi Masa Kehamilan pada Ibu Hamil di Poskesdes Bincau Tazkiah, Misna; Qomah, Isti; Hardiyanti, Siti; Fauziah, Yanti
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mkc0as71

Abstract

Selama kehamilan, wanita perlu menambah nutrisi dalam jumlah besar. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, ibu hamil juga harus memberikan nutrisi yang cukup untuk janinnya. Kekurangan gizi saat hamil bisa menyebabkan anemia gizi, bayi lahir dengan berat badan rendah bahkan bisa menyebabkan bayi lahir cacat. Masih ada dijumpai ibu hamil yang memiliki masalah gizi di Poskesdes Bincau. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah edukasi berupa penyuluhan kesehatan tentang gizi pada masa kehamilan dengan sasaran ibu hamil yang ada di Poskesdes Bincau. Penyuluhan kesehatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait gizi masa kehamilan. Media yang digunakan adalah leaflet. Hasil pengamatan langsung selama kegiatan berlangsung dan sesi tanya jawab diketahui bahwa meningkatnya pengetahuan peserta tentang gizi masa kehamilan, meningkatnya pengetahuan peserta tentang gizi seimbang masa kehamilan dan meningkatnya pengetahuan peserta tentang pencegahan kurang gizi saat hamil. Diharapkan dengan meningkatkan pengetahuan peserta maka dapat menciptakan perilaku baru peserta dan mempertahankan perilaku sehat yang sudah terbentuk terkait pemenuhan gizi dimasa kehamilan sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil dan pencegahan masalah gizi pada ibu hamil di Poskesdes Bincau
Penyuluhan Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Pemberdayaan Remaja BERANI Berbasis Education Reproduktive Rusman, Ayu Dwi Putri; Majid, Makhrajani; Wulandari, Atika; Tamrin, Mutmainna; Sari, Rahma Dewi Puspita; Kusuma, Nina Isywara; Yusuf, Kurnia
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pjmmc959

Abstract

Kekerasan seksual mengacu pada setiap tindakan yang dimaksudkan untuk memaksa hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya, terlepas dari hubungan di mana korban berada. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan (1) Pencegahan kekerasan seksual pada perempuan dan anak, (2) Masyarakat khususnya remaja tidak tabu lagi berbicara dan berdiskusi tentang kesehatan reproduksi, (3) Membantu remaja dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan UU Penghapusan Kekerasan Seksual. Peserta pada kegiatan penyuluhan ini adalah 27 remaja yang berada di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Metode evaluasi yang digunakan dalam pengabdian ini adalah menggunakan kuesioner pre dan post test yang diberikan kepada peserta melalui google form sebelum dan setelah pelaksanaan penyuluhan untuk melihat keberhasilan dari pengabdian yang dilaksanakan. Data hasil pre- post test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon pada SPSS. skor rata-rata pengetahuan peserta sebelum penyuluhan sebesar 22.04 meningkat menjadi 28.81 setelah edukasi. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p= 0.000, menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan setelah pemberian penyuluhan. Kesimpulan pengabdian penyuluhan kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja di Kelurahan Kampung Pisang Kecamatan Soreang, Kota Parepare dinilai telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebelumnya, sehingga dinyatakan berhasil
Pola Hidup Bersih dan Sehat Fitri, Rahmi Pramulia; Hutasoit, Ayu Indriani; Juliarif, Leni; P.S, Malayka Agustina; Astari, Maresky; Lestari, Sri; Wahyuni, Putri; Artha, Uly
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/256x5598

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dibutuhkan siswa di sekolah agar terhindar dari berbagaipenyakit. salah satunya adalah Cuci Tangan dengan sabun dan air bersih juga jajanan yang sehat,Membuang sampah pada tempatnya, Merawat kebersihan mulut dan gigi, Stop pada tindakanbullying. untuk mendukung hal tersebut perlu kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orangtua. siswa berpeluang besar untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah tapikenyataannya justru terbalik tidak mencuci tangan sebelum makan, tidak merawat kebersihanmulut dan gigi, tidak membuang sampah pada tempatnya, melakukan bullying pada temannyadisekolah, dengan resiko minimnya PHBS tidak terkontrol disekolah dan bisa mengancamkesehatan anak. Belum tersedianya tempat cuci tangan dan penyediaan air bersih di sekolah,kurangnya pengetahuan kebersihan pada mulutnya dan gigi, membuang sampah dengansembarangan, dan masih meningatnya tindakan bullying sehingga dapat membunuh mental padaanak. PHBS sangat penting bagi anak dan perlu diperkenalkan pada siswa juga wali muridsehingga ada kesinambungan kontrol yang baik antara pihak seolah dan wali murid. Maka, perludiadakan Komunikasi, Edukasi dan Penyuluhan baik kepada siswa maupun wali murid sertamemberikan poster PHBS Dalam wadah parenting yang diadakan oleh Asistensi MengajarDisekolah SD Al Ulum Islamic School bekerjasama dengan Institut Kesehatan PayungNegeri memberi Kesadaran siswa dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (mencucitangan yang baik dan benar, menjaga kebersihan mulut dan gigi, mengurangi tindakanbullying, serta membuang sampah pada tempatnya) sehingga terbentuk generasi sehat dancerdas.
Pemanfaatan Barang Bekas Skala Rumah Tangga dengan Metode Reduce, Reuse dan Recycle sebagai Upaya Mencapai Kemandirian Ekonomi dan Kepedulian Lingkungan di Kelurahan Srengseng Jakarta Barat Affini, Dinar Nur; Shiratina, Aldina; Putranto, Panji
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/r3mp7233

Abstract

Kegiatan ini merupakan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) yang bertujuan untuk memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak dipergunakan dan menumpuk di rumah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan bagaimana mengolah barang bekas dengan  dengan menggunakan metode Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Kegiatan ini diharapkan dapat mencapai kemandirian ekonomi rumah tangga dan menjadi alternatif bisnis yang berkelanjutan atau hijau sehingga dapat meningkatkan kepedulian lingkungan masyarakat serta menurunkan dampak negatif yang minimal terhadap lingkungan. Metode  pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan yang akan diterapkan dalam kegiatan ini meliputi: pendekatan partisipatif, pendekatan kelompok, dan pendekatan komprehensif.