cover
Contact Name
Amar Sani
Contact Email
amar@stieamkop.ac.id
Phone
+6285399929080
Journal Mail Official
amar@stieamkop.ac.id
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Bajiminasa Makassar, Jl. Meranti No.1, Pandang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Celebes Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 29624088     DOI : https://doi.org/10.37531/celeb.v2i1
Celebes Journal of Community Services with ISSN 2962-4088 is a biannual scientific multidisciplinary journal published by STIE Amkop Makassar, Indonesia. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Implementation of service activities also involve the participation of the community and partners. Service activities are organized into an activity aimed at improving the welfare of society. The articles are going to be published in the months of May and November each year. Any interested authors could submit their manuscript in English or Bahasa Indonesia.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2022): December - May" : 9 Documents clear
Kemandirian BUMDes Upaya Meningkatkan Pades di Desa Pallatikang Kabupaten Jeneponto Karim, Abdul; Desi, Natsar; Azis, Muhammad; Daga, Rosnaini
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.160

Abstract

Desa Pallantikang Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto merupakan kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terkait pengembangan BUMDes. BUMDes merupakan Badan Usaha Milik Desa yang dimana masyarakat diharapkan terlibat langsung dalam menciptakan inovasi-inovasi berbasis desa sehingga potensi ekonomi yang dimiliki desa setempat dapat digerakkan secara lebih terorganisir. Di era milenial seperti sekarang ini, Desa tidak bisa lagi dipandang sebagai suatu wilayah yang terbelakang dikarenakan pemerintah telah mampu menghadirkan sebuah program yang menjadikan desa sebagai lokomotif perekonomian di Indonesia. Maka dari itu dibutuhkan pula Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, tangguh dan profesional. Disinilah peranan mahasiswa sebagai manusia intelektual yang akan mendampingi masyarakat dalam menanggulangi permasalahan perekonomian yang sedang dihadapi saat ini. Adapun tujuan dari pelaksanaan program ini yaitu diharapkan masyarakat memperoleh pengalaman dari keterlibatannya dalam pengelolaan BUMDes sehingga kedepannya BUMDes bisa mandiri dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PADes) demi kesejahteraan masyarakat khususnya di Desa Pallantikang
Wisata Desa Sapana dalam Peningkatan Ekonomi di Desa Bonto Salama Kabupaten Sinjai Sani, Amar; Ahmad, Amrullah; Herison, Roni; Mane, Arifuddin; Syamsuddin, Indah; Karim, Abdul
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.162

Abstract

Desa Pallantikang Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto merupakan kegiatan pelaksanaan Desa Bonto Salama merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Penduduk Desa Bonto Salama masyarakat desa ini berprofesi sebagai petani. Masyarakat di Desa Bonto Salama masih belum optimal memanfaatkan peluang pariwisata yang tersedia. Pada data kependudukan tahun 2021, tingkat pendidikan didominasi orang yang tidak sempat melalui pendidikan jenjang formal. Perhatian masyarakat Desa terhadap potensi pariwisata dalam meningkatkan perekonomian sudah mulai terbuka, namun tetap diperlukan dukungan ide dan fasilitas agar destinasi wisata di Desa Bonto Salama terdapat bisa berkembang. Tingkat kesadaran masyarakat Desa Bonto Salama untuk mengembangkan potensi wisata desa sangat tinggi. Tingkat pengetahuan mayarakat secara spesifik menjadi kendala utama bagi masyarakat desa pengembangan potensi ekonomi dalam mencapai taraf kesejahteraan. Kendala tersebut diperlukan pendampingan secara lebih intens dalam mendukung peningkatan ekonomi desa berbasis wisata desa. Wisata Desa Sapana merupakan potensi yang cukup menarik dan mampu menarik wisatawan domestik. Ketiadaan instrumen untuk mencitrakan potensi-potensi yang dimiliki Wisata Sapana kepada calon pengembang, investor, dan pemerintah pusat menjadi kendala utama saat ini.
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Kerupuk Gastor Bagi Mama-Mama Asli Papua Kampung Wasur Puspa , Leonora; Gebze , Elisabeth Purwo; Wijayanti , Nur
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.163

Abstract

Desa Wasur merupakan wilayah geografis Kabupaten Merauke yang merupakan bagian selatan Kabupaten Merauke. Mengingat pada tahun 1978 kawasan hutan Wasur telah ditetapkan sebagai cagar alam bersama dengan Wasur Untamed life Sav. Kampung Wasur sangat penting untuk Taman Umum Wasur. Di Taman Umum Wasur diperkirakan terdapat 80 jenis makhluk berdarah panas dan telah dianalisis bahwa 32 jenis endemik Papua.. Untuk spesies ikan, 39 dari tujuh puluh dua spesies diperkirakan ada. Keuntungan dari Desa Wasur adalah memiliki rawa yang sangat besar yang merupakan daerah penangkapan ikan Gabus (Gastor). Ikan gabus (Channa striata) atau lebih tinggi disebut kepala ular belang, salah satu anggota genus Channa, merupakan ikan intake yang populer di Asia (Wee, 1982). Dengan adanya masuk program pengabdian kepada masyarakat disini dapat mengurangi dan mengakat pertumbuhan perekonomian masyarakat tersebut dengan melalui program pelatihan pembuatan krupuk ikan berbagai rasa sebagai peluang usaha. Adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di sini dengan tujuan untuk memberika solusi atas Tingginya Penganguran karena terkendala biaya pendidikan. Dengan adanya program pelatihan ini dapat memberika solusi dalam mengurangi tingkat pengangguran dan membuka peluang usaha mikro kecil bagi mama-mama asli Papua.
Pengenalan Konsep Ekonomi Sirkular Melalui Webinar “Ekonomi Sirkular: Solusi Masalah Persampahan di Indonesia” Syarif , Rahmat; Malik , Anhar Januar; Syahnur , Khaerunnisa Nur Fatimah; Fitriyani , Fitriyani; Riana , Mirandha Ariesca; Arifin, Iskandar
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.176

Abstract

Permasalahan sampah, termasuk sampah plastik, sudah menjadi masalah global. Berbagai negara pesisir ternyata menghasilkan ratusan juta sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik dimana sampah plastik tersebut akhirnya berakhir di lautan. Sayangnya, Indonesia menduduki urutan kedua sebagai negara penyumbang terbesar di bawah Cina. Ketidakmaksimalan pengelolaan sampah di Indonesia setidaknya disebabkan oleh dua hal, yaitu perilaku masyarakat dan ketidakefektifan sistem pengelolaan sampah yang diterapkan oleh pemerintah yang kemudian menyebabkan banyaknya sampah yang justru dibakar, dikubur pada lubang di tanah, dan dibuang ke sungai ataupun laut. Oleh karena itu, menjadi hal yang cukup wajar dan direkomendasikan dimana sektor swasta mengambil peran untuk turut menyelesaikan permasalahan sampah di tanah air ini. secara global, sektor bisnis telah memulai berbagai macam inisiasi bisnis yang menggunakan pendekatan ekonomi sirkular, sebuah konsep yang sudah jamak digunakan oleh sektor bisnis untuk mengatasi permasalahan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Webinar ini diharapkan memberikan wawasan kepada masyarakat tentang bagaimana keterlibatan sektor swasta bisa mempercepat penyelesaian permasalahan sampah di Indonesia.
Alternatif Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Rumput Laut (Nori) sebagai Produk Olahan Makanan Padat Gizi Kimbab Pada Kelompok Mitra Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Suriyanti, Suriyanti; Arfah, Aryati; Wahyuni, Nur
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.185

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keberagaman hayati laut Dunia, diantaranya ialah Rumput Laut (Nori) atau alga. Diantara Rumput Laut (Nori) yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah Gracilla sp & Kappaphycus cottonii (eucheuma cottonii). Aspek ekonomis, Rumput Laut (Nori) merupakan komoditas yang potensial untuk dikembangkan karena nilai gizi yang dikandungnya. Rumput Laut (Nori) dapat diolah menjadi olahan makanan ataupun cemilan seperti agar-agar, ada juga yang mengolah Rumput Laut (Nori) sebagai produk obat-obatan maupun kosmetik. Rumput Laut (Nori) juga digunakan dalam industri farmasi, tekstil dan lain sebagainya. Keuntungan yang bisa didapatkan dalam membudidayakan Rumput Laut (Nori) diantaranya berkurangnya jumlah pengangguran, meningkatnya pendapatan masyarakat, dan bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Aspek sosial, perkembangan usaha budidaya Rumput Laut (Nori) memberikan keuntungan bagi masyarakat disekitar lokasi budidaya. Dengan adanya usaha budidaya ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang luas dan mampu menumbuhkan semangat kerja serta semangat berwirausaha masyarakat setempat. Ditinjau dari aspek kesehatan, mengkonsumsi Rumput Laut (Nori) dapat membantu mempertahankan atau menurunkan berat badan, membantu mempercepat penyembuhan luka, menguatkan tulang dan gigi, memperlancar sistem pencernaan, meningkatkan enegi, baik untuk penderita diabetes dan kolesterol, terhindar dari pembengkakan kelenjar tiroid, melawan penyakit, serta dapat memperlambat penyebaran sel kanker.
Pelatihan Pengemasan Produk Kuliner Umkm Desa Lasiai Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai Aidit, Marwan; Galib, Syahrul Aqil; Doansiba, Muhammad Isra, Irmawati, Rachim, Nurul Sarina, Federika,
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pengemasan produk kuliner agar produk yang dihasilkan tidak hanya sehat, lezat, dan bergizi namun juga memperhatikan kemasan sehingga konsumen lebih tertarik yang nantinya akan semakin meningkatkan pendapatan pelaku usaha. pengemasan produk menjadi salah satu faktor penting dalam usaha karena menjadi identitas dari produk itu sendiri. PKM dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 Maret 2023. Mitra dari kegiatan PKM ini adalah para pelaku UMKM dibidang kuliner yang ada di Desa Lasiai Kecamatan Sinjai Utara kabupaten Sinjai. Peserta pelatihan yang hadir 20 orang yang merupakan pelaku usaha kuliner yang beragam, ada yang mengelola usaha kuliner Roti, Kue kering, gorengan, minuman aneka rasa dengan standar harga antara Rp.5.000 hingga Rp.15.000. Setelah diberikan edukasi tentang bagaimana teknik pengemasan yang baik bisa menambah nilai jual dan kualitas produk kuliner mereka.
Inovasi Kemasan Produk Umkm Desa Kompong Kec. Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai Armen Rubak, Ilham, Asrianti, Guntur Suherman, Muhammad Badar, Musfirah, Ita Rahayu,
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi produk sangat penting dalam menjalankan usaha atau bisnis karena inovasi produk menyediakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah dan kebutuhan konsumen sehingga dapat mengembangkan produk yang lebih efisien, efektif, dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih baik daripada pesaing. Dalam lingkungan bisnis yang kompetitif, bisnis yang tidak mampu berinovasi akan tertinggal dan kehilangan pangsa pasar mereka kepada pesaing yang lebih inovatif. Dengan terus mengembangkan produk baru dan meningkatkan produk yang ada, dapat mempertahankan daya saing bisnis dan tetap relevan di pasar. Karena dukungan kuat dari pemerintah, perkembangan UMKM di Indonesia sangat pesat. UMKM merupakan salah satu sektor ekonomi yang mempunyai peranan penting dalam pemerataan tingkat ekonomi rakyat kecil. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kompong Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai pada tanggal 14 sampai 16 Oktober 2021 ini sangat tepat sasaran karena di Desa Kompang terdapat beberapa Usaha UMKM yang beragam dan memiliki khasnya masing-masing, yang sangat membutuhkan edukasi bagaimana bertahan dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil dan melihat tingginya tingkat persaingan usaha. Kegiatan PKM ini dihadiri oleh pelaku UMKM di bidang usaha kripik pisang .Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Usaha UMKM khususnya yang ada di Desa Kompong semakin maju dan berkembang, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Pengabdian kepada Masyarakat: Sosialisasi Keagamaan bagi Anak Sekolah Dasar melalui Pelatihan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung Rahmatulloh, Aang; Purwanto; Dahlan, Charly; Inayatullah, Muhamad Iqbal; Sri Mulyani
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.3024

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai agama Islam pada anak-anak sekolah dasar melalui pelatihan Baca Tulis Qur’an (BTQ) di Kampung Cirawa RT 002/RW 005, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya minat dan motivasi sebagian anak dalam mempelajari Al-Qur’an, serta terbatasnya sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan sosiologis dan pedagogis, didukung oleh penelitian lapangan (field research) dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan dengan tajwid dasar, latihan membaca ayat-ayat pendek secara tartil, serta penulisan huruf Arab sesuai kaidah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam membaca dan menulis Al-Qur’an, menghafal bacaan salat, mengenal dan menghafal Asmaul Husna, serta meningkatkan hafalan ayat-ayat Al-Qur’an. Antusiasme dan rasa ingin tahu anak-anak menjadi faktor pendukung keberhasilan, sedangkan hambatan yang ditemui meliputi kurangnya perhatian sebagian peserta, kesulitan pengelolaan kelas, dan keterbatasan fasilitas. Kegiatan ini berdampak positif terhadap pembentukan karakter religius anak, dengan dukungan orang tua dan masyarakat sebagai faktor kunci keberlanjutan program. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan BTQ efektif dalam meningkatkan keterampilan baca tulis Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam pada anak usia sekolah dasar. Disarankan agar program serupa dilanjutkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat setempat.
Penyuluhan Pengaruh Sampah di Lingkungan Masyarakat di Desa Nyalindung Kec.Nyalindung Sumarna, Andri; Haryono, Merda Budi; Fauzi, Sudar; Hanapia, Cepi; Laswati, Esi Fitri
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.3026

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di tingkat desa masih menjadi tantangan serius, khususnya di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, yang ditandai dengan rendahnya kesadaran masyarakat, kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta lemahnya sistem pengelolaan yang terintegrasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah melalui program penyuluhan berbasis partisipasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara terhadap warga desa, aparat desa, dan perwakilan lembaga pendidikan. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa faktor penghambat utama meliputi rendahnya literasi lingkungan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, minimnya pengawasan, dan pengelolaan sampah yang kurang efektif. Adapun faktor pendukung keberhasilan program antara lain dukungan aparat desa, keterlibatan sebagian warga yang antusias, potensi sumber daya lokal, kerja sama dengan sekolah, serta materi penyuluhan yang kontekstual. Penyuluhan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman warga tentang dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta mendorong sebagian warga mulai melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah secara mandiri. Kesimpulannya, intervensi edukasi berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi strategi efektif untuk mengubah paradigma dari “membuang” menjadi “mengelola” sampah secara berkelanjutan. Model ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan menyesuaikan pendekatan pada konteks sosial-budaya setempat.

Page 1 of 1 | Total Record : 9