cover
Contact Name
andik agus wibowo
Contact Email
andikaguswibowo@gmail.com
Phone
+6285752806026
Journal Mail Official
andikaguswibowo@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tondano Raya F5 B19, Sawojajar, Malang, Jawa Timur, 65324
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan TAMAN WIDYA HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 28293681     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) diterbitkan oleh Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Taman Widya Humaniora (TWH). JPTWH memuat jurnal hasil penelitian di bidang pendidikan yang berisi gagasan konseptual, hasil penelitian, kajian, aplikasi teori pendidikan dan pembelajaran, tulisan praktis terbaru mengenai pendidikan dan pembelajaran. JPTWH bertujuan menjadi jurnal nasional yang dapat mempublikasikan jurnal yang berkualitas dan dapat menjadi rujukan para peneliti. Tulisan dalam jurnal ini secara umum berisi hasil penelitian Guru, KS, dan PS berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dan Penelitian Pengembangan atau Research and Development (R & D). Jurnal Pendirikan Taman Widya Humaniora (JPTWH) adalah jurnal blind peer-review yang bertujuan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
SUPERVISI KLINIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS WELL-BEING DI SMP NEGERI 1 KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO Akhmad Mastuki
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru sebagai salah satu faktor eksternal yang penting dalam menentukankeberhasilan siswa, maka guru harus berperan dengan baik dan guru perlu memiliki kinerjayang baik. Melalui hasil wawancara dengan guru-guru di SMP Negeri 1 Krucil prapenelitian diperoleh data minimnya kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yangmembahagiakan dimasa pandemi. Guru terjebak pada pemberian tugas yang mengacu padamateri esensial yang terkadang memberatkan peserta didik. Tujuan Penelitian penelitian iniadalah mendeskripsikan langkah-langkah dan menganalisis hasil supervisi klinis dalammeningkatkan ketrampilan penggunaan media bagi Guru IPA di SMP Negeri 1 Krucilkabupaten Probolinggo untuk terciptanya suasana Student Wellbeing. Model rancangan PTSyang digunakan yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil PTS inimenyatakan supervisi klinis penggunaan media pembelajaran IPA meningkatkankompetensi guru dalam upaya berbasis student well-being. Hal ini ditandai terjadinyapeningkatan skor siklus 1 ke siklus 2 dari 68 menjadi 87. Kesimpulannya supervisi klinisdapat meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan media pembelajaran IPA dalamupaya student well-being di SMP Negeri 1 Krucil Kabupaten Probolinggo. Peneliti jugamemberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaranIPA yang lebih kontekstual yang dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lainyang mendukung standar proses pembelajaran.
SUPERVISI KLINIS PENERAPAN METODE JAS DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SDN PESAWAHAN I KECAMATAN TIRIS KABUPATEN PROBOLINGGO Slamet Riadi
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru sebagai salah satu faktor eksternal yang penting dalam menentukankeberhasilan peserta didik, maka guru harus berperan dengan baik dan guru perlu memilikikinerja yang baik. Proses pendidikan yang dikelola dengan sempurna dan ditunjang guruyang profesional akan menghasilkan kualitas produk yang baik pula pendekatan JASmerupakan pendekatan yang kegiatan pembelajarannya selalu dikaitkan dengan alam sekitarsecara langsung maupun tidak langsung. Pendekatan JAS menekankan pada kegiatanpembelajaran yang dikaitkan dengan situasi nyata. Namun kenyataannya, masih terdapatguru yang memiliki kemampuan belum seperti yang diharapkan. Penelitian ini bertujuanuntuk mendeskripsikan langkah – langkah dan menganalisis hasil pelaksanaan pelaksanaansupervisi klinis untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan metode JAS diSDN Pesawahan I Kecamatan Tiris. Hasil penelitian guru aktif dalam pelaksanaan supervisipenerapan metode JAS. Penerapan metode JAS dalam pembelajaran dapat meningkatkanhasil belajar siswa SDN Pesawahan I Kecamatan Tiris, baik aspek kognitif, afektif maupunpsikomotoriknya. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untukmengembangkan pembelajaran kontekstual yang dipadukan
SUPERVISI KLINIS PEMBELAJARAN BERBASIS HOTS DI SD NEGERI BAYEMAN II KECAMATAN TONGAS KABUPATEN PROBOLINGGO Maini Yudiningsih
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran dan penilaian Higher OrderThinking Skills (HOTS) sangat diperlukan untuk mendukung implementasi pembelajaranabad 21. HOTS atau Higher Order Thinking Skills diartikan sebagai kemampuan seseoranguntuk berpikir tingkat tinggi. Indikator dalam soal HOTS meliputi tiga indikator yaitumenganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mengkreasi (C6). Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mendeskripsikan langkah dan menganalisis hasil supervisi klinis peningkatkankompetensi guru dalam penyusunan evaluasi pembelajaran berbasis HOTS di SDNBayeman II Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. Kehadiran peneliti di lapangandalam penyusunan evaluasi pembelajaran berbasis HOTS sangat penting karena penelitisendiri merupakan instrumen utama penelitian. Model rancangan PTS terletak pada alurpelaksanaan tindakan yang dilakukan. Alur penelitian tindakan dalam PTS diadaptasi dariKemmis dan McTaggart ( 1988) , dengan dalam satu siklus terdiri dari empat langkah,yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data,maka dapat disimpulkan bahwa supervisi klinis dapat meningkatkan keterampilan gurudalam menyusun penilaian pembelajaran berbasis HOTS di SDN Bayeman 2 KecamatanTongas kabupaten Probolinggo. Hal ini dengan dibuktikan terjadinya peningkatan skorhasil penelitian siklus dan siklus 2, yakni dari 67 menjadi 86. Peneliti juga memberikanrekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan soal HOTS yang lebih kontekstualyang mendukung standar proses pembelajaran.
SUPERVISI KLINIS PENINGKATAN BUDAYA LITERASI MELALUI PBL DI SDN PAKUNIRAN I KABUPATEN PROBOLINGGO Buhari
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah berusaha memupuk kebiasaan dan memotivasi siswauntuk menumbuhkan budi pekerti dan mampu membangkitkan minat membaca dan menulissejak dini. Dari hasil pengamatan pra penelitian didapatkan data pembelajaran di SD NegeriPakuniran I masih terdapat beberapa permasalahan diantaranya budaya literasi di sekolahini belum berjalan maksimal sesuai dengan program sekolah. Tujuan Penelitian untukmendeskripsikan langkah-langkah dan menganalisis hasil supervisi klinis dalammenerapkan budaya literasi dalam PBL di SDN Pakuniran I kabupaten Probolinggo.Problem Based Learning (PBL) adalah model pengajaran yang bercirikan adanyapermasalahan nyata sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berfikir kritis danketerampilan memecahkan masalah serta memperoleh pengetahuan. Penelitian ini termasukPenelitian Tindakan Sekolah ( PTS), yakni peneliti melakukan tindakan bersamaan denganpelaksanaan tugasnya sebagai Pengawas Sekolah. Mengingat rancangan penelitianmenggunakan pendekatan kualitatip maka instrumen yang digunakan untuk mengumpulkandata banyak melibatkan peneliti sendiri, disamping berkolaborasi dengan beberapa guru.Hasil PTS ini Supervisi klinis dapat meningkatkan ketrampilan guru dalam menerapkanbudaya literasi dalam PBL di SDN Pakuniran I kabupaten Probolinggo. Hal ini dibuktikandengan kenaikan skor dari siklus 1 ke siklus 2 dari 63,07 menjadi 89,86. Perlu peneliti lainuntuk mengembangkan budaya literasi yang dipadukan dengan metode-metode dan mediapembelajaran yang sesuai dengan program yang sudah disusun bersama.
MEDIA KARTU PERKALIAN UNTUK PENINGKATAN KETRAMPILAN DASAR OPERASI HITUNG PERKALIAN SEBAGAI MATERI PRASYARAT PADA SISWA KELAS 9 SMP NEGERI 1 BATU Wulan Handayani
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan materi prasyarat merupakan tanda kesiapan murid untuk mengikuti pelajaran materi matematika selanjutnya. Konsep lanjutan sulit dipahami sebelum memahami dengan baik konsep sebelumnya yang menjadi prasyarat. Karya inovatif kartu perkalian ini bertujuan meningkatkan ketrampilan perkalian siswa kelas 9 di SMP Negeri 1 Batu. Spesifikasi Produk yang diharapkan dari penelitian ini mencakup: 1). Rencana pengebangan produk kartu perkalian 2). Produk media Kartu perkalian. 3). Penggunaan kartu perkalian dalam pembelajaranLangkah penelitian pengembangan yang kami lakukan sejalan dengan langkah penelitian pengembangan menurut Borg,W.R. & Gall,M.D. (1983), yakni : (1) Penelitian dan pengumpulan informasi, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan bentuk awal produk,(4) Tes awal lapangan,(5) Revisi produk awal, (6) Ujicoba produk awal, (7) Revisi produk, (8) Ujicoba operasional, (9) Revisi produk final, dan (10) Penyebaran. Berdasarkan analisis dari hasil ujicoba perorangan, kelompok kecil, kelompok besar, diperoleh rata-rata skor dari penilaian responden sebesar 85,4 %. Hal ini berarti kualitas produk pengembangan media kartu perkalian bilangan untuk prasyarat pembelajaran Matematika siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Batu termasuk katagori baik, dan layak untuk digunakan. Pada kesempatan yang lain diperlukan pengembangan model media pembelajaran yang lain dalam upaya pengembangan Pendidikan Matematika Realistik atau RME ( Realistic Mathematic Education).
SUPERVISI KLINIS PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS STUDENT WEL-BIENG MAPEL SENI BUDAYA DI SMPN 1 TONGAS KABUPATEN PROBOLINGGO Sugeng
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru yang profesional akan menerapkan berbagai strategi dan metode pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna.Mata Pelajaran Seni Budaya bertujuan untuk menumbuhkembangkan kepekaan rasa estetik dan artistik, sikap kritis, apresiatif, dan kreatif pada diri setiap peserta pendidik secara menyeluruh. Kenyataan dalam pembelajaran yang terjadi selama ini adalah pembelajaran masih banyak bertumpu pada guru dengan metode ceramah sehingga proses eklsplorasi berfikir anak tidak berjalan. Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan pelaksanaan dan menganalisis hasil supervisi klinis peningkatan ketrampilan guru dalam PBL berbasis student well-bieng seni budaya di SMPN 1 Tongas kabupaten Probolinggo Student Well-being merupakan keadaan emosional berkelanjutan yang menunjukkan karakteristik yaitu adanya positivity (mood suasana hati) dan perilaku yang positif, hubungan positif dengan teman sebaya dan guru), resiliensi, diri dan sikap yang optimis, dan kepuasan pada pengalaman belajar di sekolah. Penelitian yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah. Hasil PTS membuktikan bahwa supervisi klinis dapat meningkatkan ketrampilan guru dalam PBL berbasis student well-bieng seni budaya di SMPN 1 Tongas kabupaten Probolinggo. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan skor dari siklus 1 ke siklus 2 dari 67.40 menjadi 84,30. Peneliti memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaran Seni Budaya yang lebih kontekstual yang dipadukan dengan metode-metode pembelajaran lain yang mendukung standar proses pembelajaran.
SUPERVISI KLINIS PENINGKATAN KETRAMPILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN METODE INKUIRI DI SD NEGERI JREBENG I KABUPATEN PROBOLINGGO Anang Budianto
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru yang profesional akan menerapkan berbagai strategi dan metode pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna. Kenyataan di lapangan menunjukkan dalam proses pembelajaran pada umumnya hanya mendengar ceramah dari guru saja atau membaca buku teks yang dilanjutkan dengan pembahasan secara verbal. Pembelajaran kontekstual merupakan pendekatan pengajaran komprehensif yang memperkenankan anak untuk bekerja secara mandiri dalam mengkonstruk pembelajarannya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah dan menganalisis efektivitas suprtvisi klinis peningkatkan ketrampilan guru dalam melakukan Pembelajaran Kontekstual melalui metode inkuiri.di SD Negeri Jrebeng 1 Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Sekolah ( PTS), yakni peneliti melakukan tindakan bersamaan dengan pelaksanaan tugasnya sebagai Calon Pengawas Sekolah. Hasil dari PTS ini membujtikan bahwa supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan Pembelajaran Kontekstual metode inkuiri di SDN Jrebeng I Kecamatan Wonomerto kabupaten Probolinggo. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan skor dari siklus 1 ke siklus 2 , yakni dari 65 menjadi 85. Peneliti menyarankan perlu adanya supervisi klinis untuk membantu guru dalam pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran yang lain dalam upaya student well- being.
SUPERVISI AKADEMIK PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN “KARTU KARAKTER (KATER)” PADA PEMBELAJARAN PPKn DI SDN RANUGEDANG 2 KECAMATAN TIRIS KAB. PROBOLINGGO Uminayati
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menjalankan aktivitas pembelajaran, media pembelajaran yang menarik sangat mempengaruhi keberhasilan tujuan pendidikan dan dapat menumbuhkan semangat belajar. Namun berdasarkan hasil pengamatan di SDN Ranugedang 2 guru belum nampak memanfaatkan media pembelajaran yang efektif dan menarik,. Kartu karakter (Kater) sebagai media pembelajaran yang dirancang khusus sebagai upaya untuk menanamkan dan menumbuhkan pendidikan karakter pada diri siswa.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis hasil supervisi akademik dalam meningkatkan kreatifitas guru dalam penggunaan media pembelajaran “Kartu Karakter (kater)” pada pembelajaran PPKn di SDN Ranugedang 2 Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), model Stephen Kemmis dan Mc. Taggart (1998) . Model ini menggunakan sistem spiral yang dimulai dari rencana, tindakan, pengamatan, refleksi dan perencanaan kembali. Hasil PTS membuktikan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kreatifitas guru dalam memanfaatkan media pembelajaran “Kartu Karakter (KaTer)” dalam pembelajaran PPKn di SDN Ranugedang 2 Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo. Hal ini dengan dibuktikan terjadinya peningkatan skor hasil penelitian siklus dan siklus 2 , yakni dari 67 menjadi 87. Peneliti juga memberikan rekomendasi kepada peneliti lain untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih kontekstual yang mendukung standar proses pembelajaran.
SUPERVISI KLINIS PBL BERBASIS HOTS DENGAN KKG MINI DI SDN POHSANGIT LERES I KABUPATEN PROBOLINGGO Chamim Mustofa
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peranan yang penting dalam pendidikan, sebagai tenaga profesional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional orientasi sebagian guru dewasa ini masih pada pencapaian target materi dan belum menyentuh ke arah kualitas pembelajaran. Proses problem based learning (PBL yang berlangsung di beberapa kelas masih bersifat konvensional dengan pendekatan behavioristik. KKG Mini merupakan bagian dari pelaksanaan supervisi kelompok dan supervisi kolegal. Supervisi kolegial adalah bantuan yang diberikan sesama guru untuk memperbaiki pembelajaran penelitian ini bertujuan untuk : mendeskripsikan langkah-langkah dan menganalisis hasil supervisi klinis pbl berbasis hpts dalam kkg mini. PTS ini dengan pendekatan kualitatif yang memerankan peneliti bertindak sebagai perencana, pelaksana, pengumpul, penganalisa penafsir data dan sekaligus menjadi pelapor penelitian. Hasil pts ini menunjukkan bahwa supervisi klinis dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pelaksanaan PBL berbasis HOTS yang ditandai dengan terjadinya peningkatan skor tiap siklus dari 67 menjadi 86. Dalam penelitian ini supervisi klinis dilakukan dengan langkah : (1) pertemuan awal, (2) observasi, dan 3) pertemuan balikan. Selanjutnya supervisi klinis juga dapat membantu guru dalam pembelajaran pada mata pelajaran yang lain melalui kkg dalam upaya student well- being.
SUPERVISI KLINIS PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN HOTS DI SDN PURUT I KECAMATAN LUMBANG KAB. PROBOLINGGO Melas Hariasih
Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora Vol 1 No 2 (2022): JPTWH Volume 1 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Taman Widya Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peranan yang penting dalam pendidikan, sebagai tenaga professional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran Higher Order Thinking Skills (HOTS) sangat diperlukan untuk mendukung implementasi pembelajaran berbasis HOTS. Analisis peneliti terhadap hal ini membuktikan bahwa pelaksanaan pembelajaran belum sesuai dengan harapan. Sehingga jika tidak diatasi akan berdampak kepada kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk : mendeskripsikan langkah dan menganalisis efektifitas pelaksanaan supervisi klinis dalam meningkatkan keterampilan pembelajaran HOTS pada guru-guru di SDN Purut I Kec. Lumbang.Kabupaten Probolinggo.Kehadiran peneliti di lapangan dalam di sangat penting karena peneliti sendiri merupakan instrumen utama penelitian.Supervisi klinis dapat meningkatkan keterampilan pembelajaran HOTS pada guru-guru di SDN Purut I Kec. Lumbang.Kabupaten Probolinggo. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan skor hasil penelitian dari 71,55 menjadi 85,00. Peneliti merekomendasikan supervisi klinis pembelajaran HOTS juga dapat digunakan sebagai sarana membantu guru dalam pembelajaran pada mata pelajaran yang lain dalam upaya student well- being.

Page 3 of 22 | Total Record : 216