cover
Contact Name
Meliana Sari
Contact Email
jrph@apps.uinjkt.ac.id
Phone
+628568402006
Journal Mail Official
jrph@apps.uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Kertamukti, Cireundeu, Kec. Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Journal of Religion and Public Health
ISSN : 27146057     EISSN : 27219852     DOI : https://10.15408/jrph
Journal of Religion and Public Health is a peer reviewed journal that established in 2019 by Public Health Study Program, Faculty of Health Science, State Islamic University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia. The Journal publishes twice a year on April and September. The journal welcomes scholars and professionals to submit original articles, short communications and letters to the editor. This journal is aimed in contributing to knowledge about the relationships between religious factors and health on both a theoretical and practical level that could be a scientific evidence for scholars and professionals in advancing public health practice with individuals and groups. This journal presents papers that investigating in multidimensional approach by using diverse theoretical, conceptual, methodological and analytical in understanding the nature of religious effects on public health practices and outcomes. Journal of Religion and Public Health explores religion beliefs, values, practices, rituals and religious organization effects in various public health scope, including, but not limited to, epidemiology of communicable and non-communicable diseases, health education and promotion, health policy and administration, environmental health, public health nutrition, sexual and reproductive health and occupational health and safety.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 122 Documents
Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Benzena pada Pedagang Tetap dan Supir di Terminal Kampung Rambutan Sari, Meliana; Sanniyah, Zahra; Camila, Putri
Journal of Religion and Public Health Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v1i1.12516

Abstract

Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta menyampaikan wilayah Jakarta Timur merupakan salah satu wilayah yang tercemar. Benzena merupakan salah satu zat yang bersifat karsinogenik yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini untuk mengestimasi risiko pajanan benzena pada kelompok pedagang dan sopir yang berada di Terminal Kampung Rambutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain studi Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Sampel pada penelitian sebanyak 173 pada kelompok pedagang dan 142 pada kelompok sopir yang diambil dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata konsentrasi benzena adalah 0,17942 mg/m3. Perhitungan intake non karsinogenik dan karsinogenik pada pedagang (14 x 10-3 mg/kg/hari dan 6 x 10-3 mg/kg/hari) lebih besar dibandingkan pada kelompok sopir (14 x 10-3 mg/kg/hari dan 16 x 10-4 mg/kg/hari). Pada perhitungan risiko, kelompok pedagang memiliki nilai RQ>1 dan ECR > 10-4 sehingga membutuhkan manajemen risiko. Penurunan konsentrasi benzena 2,0-25,0% direkomendasikan sebagai manajemen risiko akibat pajanan benzena.
Hubungan antara Faktor Lingkungan Fisik Rumah dan Karaktersitik Individu Terhadap Kejadian Difteri di Kabupaten Tangerang Prabowo, Julius; Iriani, Dewi Utami
Journal of Religion and Public Health Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v1i1.12518

Abstract

Difteri adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphtheriae yang menghasilkan racun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lingkungan fisik rumah dan karakteristik individu pada kejadian kejadian luar biasa (KLB) difteri di Kabupaten Tangerang pada tahun 2018. Penelitian ini adalah studi kasus-kontrol dengan 44 responden dilakukan pada bulan April - September 2018. Sampel adalah pasien dengan difteri dengan kontrol dari tetangga yang sehat. Lokasi tersebut berada di tiga kecamatan tertinggi kasus difteri di Kabupaten Tangerang, yaitu Curug, Cikupa, dan Kelapa Dua. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar jenis lantai dan jenis kondisi dinding pada kelompok kasus tidak memenuhi persyaratan, dan memiliki imunisasi DPT / DT yang tidak lengkap. Sedangkan area ventilasi tidak memenuhi persyaratan, memiliki hunian padat, sumber penularan dan tingkat pendidikan rendah ditemukan di sebagian besar kelompok kontrol. Faktor-faktor yang secara signifikan terkait dengan kejadian difteri adalah jenis lantai, tingkat ventilasi dan status imunisasi DPT / DT dengan p-value masing-masing 0,010 0,028; dan 0,021. Disarankan agar masyarakat menjaga lingkungan rumah mereka dan mengurangi risiko penularan difteri dengan menggunakan alas lantai, penutup dinding, membuka jendela secara teratur, menyelesaikan imunisasi DPT / DT. Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat bekerja sama dengan Kantor Pekerjaan Umum dan Bagian Perencanaan Tata Ruang yang berkaitan dengan pengelolaan rumah sehat.  Selain itu, diperlukan penyuluhan terkait pentingnya imunisasi dan pencegahan difteri kepada masyarakat.
Studi Fenomenologi Perilaku Pencegahan Penularan HIV oleh Pasangan Serodiskordan di Kabupaten Pamekasan Farhana, Nova Dwi; Ariyanti, Fajar
Journal of Religion and Public Health Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v1i1.12537

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi infeksi yang berbahaya karena infeksi oportunistis yang ditimbulkan. Pamekasan merupakan Kabupaten dengan prevalensi HIV/AIDS tertinggi kedua di Pulau Madura pada tahun 2014. Beberapa kasus menunjukkan adanya ODHA usia produktif yang hidup dengan memiliki pasangan negatif (pasangan serodiskordan). Perilaku pencegahan penularan HIV harus dilakukan oleh pasangan serodiskordan karena berpotensi meningkatkan insiden HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana perilaku pencegahan penularan HIV oleh pasangan serodiskordan di Kabupaten Pamekasan tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam. Informan utama adalah 4 pasangan serodiskordan yang terdiri dari 4 ODHA dan 3 pasangan negatifnya. Informan kunci adalah konselor VCT. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasangan serodiskordan memiliki persepsi ancaman, persepsi manfaat, isyarat untuk bertindak dan efikasi diri yang baik dan semua pasangan dengan status HIV positif memiliki hambatan. Sebagian besar perilaku pasangan serodiskordan tergolong baik namun juga ditemukan pasangan yang berperilaku kurang baik dalam mencegah penularan HIV, yaitu pada pasangan yang menemukan banyak hambatan. Sebagian besar memiliki pengetahuan yang kurang terkait HIV/AIDS terlebih pada pasangan dengan status HIV negatif. Konseling berpasangan yang dijadwalkan secara berkala disarankan agar pasangan serodiskordan memahami sepenuhnya fungsi dan manfaat dari upaya pencegahan yang dilakukan, selain itu konselor juga diharapkan memberikan konseling terkait masalah psikososial yang dihadapi pasangan serodiskordan serta senantiasa mengingatkan ODHA terkait efek samping yang diberikan.
Gambaran Faktor Agama dalam Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Ciputat Tangerang Selatan Nasir, Narila Mutia
Journal of Religion and Public Health Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v1i1.12553

Abstract

Salah satu isu kesehatan masyarakat di Indonesia adalah penggunaan kontrasepsi. Banyak aspek yang mungkinmempengaruhi penggunaan kontrasepsi termasuk didalamnya adalah faktor agama. Penelitian ini bertujuan untukmelihat gambaran faktor agama dalam penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur di Ciputat, TangerangSelatan, Indonesia. Desain studi penelitian ini adalah cross-sectional. Sembilan puluh enam wanita usia suburdipilih secara purposive sebagai responden. Mereka diwawancarai dengan menggunakan kuesioner yang terstrukturdi rumah mereka masing-masing. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil studi menunjukkan bahwa Islamadalah mayoritas agama yang dipeluk oleh responden (99,0%). Sebanyak 62,5% responden menggunakan suntiksebagai metode kontrasepsi. Sementara itu, tubektomi hanya digunakan oleh 5,2% responden. Walaupun 48,3%pengguna kontrasepsi suntik mengatakan jenis kontrasepsi itu dilarang, tetapi mereka tetap mengguanakannya.Selanjutnya, 40,0% responden yang menggunakan jenis kontrasepsi tubektomi menyatakan bahwa agamanyatidak membolehkan metode tersebut. Agama mungkin tidak berperan penting dalam penelitian ini. Analisis lebihlanjut dibutuhkan untuk menggali mengapa responden tetap menggunakan kontrasepsi meskipun mereka berpikirmetode tersebut tidak dibolehkan dalam agamanya.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pekerja Melaksanakan Standard Operational Procedure di PT Semen Padang Boerman, Baequni; Nisya, Hayatul
Journal of Religion and Public Health Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v1i1.12659

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan menemukan adanya pekerja yang masih mengabaikan prosedur kerja, beberapa pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) serta mengabaikan peringatan keamanan dan beberapa pekerja melakukan pemeriksaan mesin tidak sesuai jadwalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pekerja terhadap Standard Operational Procedure di PT Semen Padang. Penelitian ini menggunakan kerangka konsep yang dimodifikasi dari kerangka teori Kelman dan Probst, T.M. Desain studi yang digunakan adalah Cross Sectional. Pengumpulan data dilakukan selama bulan Oktober 2018 dengan wawancara mendalam kepada informan dan pengisian kuesioner oleh pekerja yang telah divalidasi melalui uji validitas dan reliabilitas. Sampel pada penelitian ini yaitu pekerja di PPI sebanyak 86 pekerja dari total 316 pekerja dengan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sebanyak 56,0% pekerja yang patuh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Variabel yang berhubungan dengan kepatuhan pekerja terhadap SOP adalah persepsi (p-value: 0,010) dan pengetahuan (p-value: 0,044). Sedangkan, variabel pengaruh hukuman (p-value: 0,554), pengawasan (p-value: 0,946), pengaruh rekan kerja (p-value 0,145), sikap (p-value: 0,622) dan motivasi (p-value: 0,205) tidak berhubungan dengan kepatuhan terhadap pekerja terhadap SOP. Dengan temuan tersebut disarankan kepada pihak Semen Padang dalam hal ini bagian Packing Plant Indarung (PPI), untuk meningkatkan frekuensi sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta memberikan training kepada pekerja dengan harapan menumbuhkan persepsi dan peningkatan pengetahuan pekerja untuk mematuhi SOP yang telah dibuat.
Keyakinan Agama dan Hubungannya dengan Perilaku Merokok pada Pelajar Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah di Kota Depok Umniyatun, Yuyun; Nurmansyah, Mochamad Iqbal
Journal of Religion and Public Health Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v1i1.14146

Abstract

Salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia ialah perilaku merokok. Agama menjadi salah satu determinan sosial kesehatan tentunya memiliki pengaruh terhadap perilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keyakinan atas nilai-nilai agama dan pengetahuan tentang fatwa merokok terhadap perilaku merokok pada pelajar Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang. Pengumpulan data dilakukan selama bulan Januari 2018 di 6 sekolah di Kota Depok. Consecutive sampling method digunakan dalam pemilihan sampel. Jumlah sampel yakni sebesar 587 pelajar. Self-administered kuesioner digunakan dalam pengumpulan data. Analisis bivariat dan multivariat dilakukan dalam penelitian ini. Jumlah perokok dalam penelitian ini sebesar 16,9% dengan mayoritas perokok berjenis kelamin laki-laki 35,2% dan berusia lebih dari 17 tahun 25,7%. Terdapat hubungan signifikan antara keyakinan dalam agama bahwa merokok merupakan tindakan merusak diri, tidak bermanfaat dan pemborosan teradap perilaku merokok (p-value: 0,000; 0,000; 0,000). Terdapat hubungan yang signifikan atas tanggapan terhadap Fatwa Merokok baik yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah maupun MUI terhadap perilaku merokok. Pelajar yang tidak setuju dengan Fatwa Merokok Muhammadiyah berpeluang 2,22 kali lebih tinggi untuk menjadi perokok. Keterlibatan tokoh maupun organisasi sosial keagamaan dapat menjadi salah satu komponen untuk peningkatan efektifitas dalam upaya pengendalian tembakau.
ANALISIS FAKTOR PREDIKTOR MEROKOK PADA REMAJA DI KOTA DEPOK TAHUN 2019 ANALYSIS OF PREDICTORS OF SMOKING IN ADOLESCENTS IN DEPOK CITY IN 2019 Fitriani, Nur Laela; Nurrizka, Rahmah Hida
Journal of Religion and Public Health Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v2i2.28751

Abstract

Smoking is a public health concern because it leads to a variety of illnesses and even death. The number of smokers in Indonesia from year to year tends to increase. In addition, age started smoking in Indonesia is relatively young. The aims of the present study were to determine the prevalence of smoking action in adolescents of Depok. This study uses a quantitative method with a cross sectional study design with a sample of 415 students. Samples were taken at purposive and the sample size for each school is determined in proportion. The results of this study found that there are gender (p-value 0,001; OR=9,22; 95% CI=3,49-24,34), psychological reasons; want to try smoking (p-value 0,001; OR= 5,67; 95% CI= 2,23-14,38), affordability of access to cigarettes (p-value 0,001; OR= 45,15; 95% CI= 14,77-138,01), and the influence of cigarette advertising (p-value 0,001; OR= 18,59; 95% CI= 4,83-71,53). The best predictors of this study are affordability of access to cigarettes and the influence of cigarette advertising. Based on the results of research to protect adolescents, it is recommended to include the smoking hazard curriculum in counseling guidance lessons and optimize the smoke-free area regulations in the school environment by giving sanctions if the rules are violated.AbstrakMerokok merupakan masalah kesehatan masyarakat karena menyebabkan berbagai penyakit dan bahkan kematian. Jumlah perokok di Indonesia dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Selain itu, usia mulai merokok di Indonesia relatif masih muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi tindakan merokok pada remaja Depok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan sampel sebanyak 415 siswa. Sampel diambil secara purposive dan besar sampel untuk setiap sekolah ditentukan secara proporsional. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa ada jenis kelamin (p-value 0,001; OR=9,22; 95% CI=3,49-24,34), alasan psikologis; ingin mencoba merokok (p-value 0,001; OR= 5,67; CI 95%= 2,23-14,38), keterjangkauan akses terhadap rokok (p-value 0,001; OR= 45,15; CI 95%= 14,77-138.01), dan pengaruh iklan rokok (p-value 0,001; OR= 18,59; 95% CI= 4,83-71,53). Prediktor terbaik dari penelitian ini adalah keterjangkauan akses terhadap rokok dan pengaruh iklan rokok. Berdasarkan hasil penelitian untuk melindungi remaja, disarankan untuk memasukkan kurikulum bahaya merokok dalam pelajaran bimbingan konseling dan mengoptimalkan peraturan kawasan bebas rokok di lingkungan sekolah dengan memberikan sanksi jika peraturan dilanggar.
FAKTOR YANG PALING BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI PROVINSI SULAWESI TENGAH (ANALISIS DATA RISKESDAS TAHUN 2018) Ummah, Syifaa Ul; Rosidati, Catur
Journal of Religion and Public Health Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v2i2.28752

Abstract

AbstractLow Birth Weight (LBW) is still being a serious health problem in Central Sulawesi. LBW can cause health problems in the future. Based on Riskesdas 2007-2018, Central Sulawesi is always in 10 provinces with the highest prevalence of LBW in Indonesia. Based on Riskesdas 2013 and 2018, Central Sulawesi ranked first with a LBW prevalence of 16.9% and 8.9%. Despite a significant decrease, LBW in Central Sulawesi still exceeds national LBW rates of 10.2% and 6.2% in 2013 and 2018. The purpose of this study is to determine the most influence factor the incidence of LBW in Central Sulawesi Province. This study aimed to determine the most influential factor of LBW in Central Sulawesi. This study was conducted in July-December 2019 using a cross-sectional study design. This study used Riskesdas 2018 data and analyzed with a multiple logisctic regression with sample of 651 toddlers. The result of this study showed there was a significant relationship between maternal age at delivery, maternal education level, gestational age, parity, and iron tablet consumption on LBW. The most influential factor on LBW in Central Sulawesi Province was consumption of Fe tablets with OR 5.471 (95% CI 1.537-19.473), meaning those mothers who did not consume Fe tablets during their pregnancy were 5.471 times more likely to deliver babies with low birth weight than mothers who consumed ≥90 Fe tablets. Suggestions to Central Sulawesi Provincial Health Office to increase the amount of Fe tablets given and create a program to improve the compliance of pregnant woman in consuming Fe tablets.Keywords: LBW, iron supplementation, Central SulawesiAbstrakBayi berat lahir rendah (BBLR) masih menjadi permasalahan kesehatan yang cukup serius di Provinsi Sulawesi Tengah. BBLR dapat menimbulkan masalah kesehatan di masa mendatang. Berdasarkan data Riskesdas 2007-2018, Provinsi Sulawesi Tengah selalu berada pada 10 provinsi dengan prevalensi BBLR tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013 dan 2018, Sulawesi Tengah berada pada urutan pertama dengan prevalensi BBLR yaitu sebesar 16,9% dan 8,9% dan masih melebihi angka BBLR secara nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR di Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilakukan pada Juli-Desember 2019. Penelitian ini menggunakan data Riskesdas tahun 2018 dengan desain studi cross sectional dan dianalisis dengan analisis regresi logistik berganda model determinan dengan sampel sebanyak 651 balita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu saat melahirkan, tingkat pendidikan ibu, usia kehamilan, paritas, dan konsumsi tablet Fe terhadap BBLR. Faktor yang paling berpengaruh terhadap BBLR di Provinsi Sulawesi Tengah adalah konsumsi tablet Fe dengan OR 5,471( CI 95% 1,537-19,473) yang artinya ibu yang tidak mengkonsumsi tablet Fe selama masa kehamilannya berpeluang 5,471 kali lebih besar untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah dibandingkan ibu yang mengkonsumsi ≥90 tablet Fe. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah meningkatkan jumlah pemberian tablet Fe dan membuat suatu program untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe.Kata Kunci: BBLR, konsumsi tablet Fe, Sulawesi Tengah
Gambaran Pemeliharaan Sanitasi Toilet dan Enabling Environment Pemeliharaan Sanitasi Toilet Sekolah Dasar di Kelurahan Jatiwarna Kota Bekasi Tahun 2019 Safira, Nadila; Amran, Yuli
Journal of Religion and Public Health Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v2i2.28753

Abstract

AbstractGlobal efforts to achieve adequate and equitable access to sanitation for all in 2030 are carried out at the school level as seen in goals 6 Sustainable Development Goals (SDGs). This study aims to determine the description of school toilet sanitation and an overview of the enabling environment of school toilet sanitation management in elementary schools in Jati Warna District, Bekasi City in 2019. This study uses a mixed-method research method. Teacher and student samples were taken by cluster sampling technique. Quantitative data were processed using univariate analysis. Qualitative data were analyzed using descriptive analysis. All elementary school toilets in Jatiwarna District did not meet the toilet sanitation requirements based on the Ministry of Health 1429 of 2006 on School Environmental Health. The results showed that 51.9% of teachers and 65.3% of students have a good level of knowledge about toilet sanitation. Gaps and challenges are found as a result of the absence of school toilet sanitation policy, no funding was specifically allocated for school toilet sanitation, and lack of school toilets. It is recommended to schools, the Health Department of Bekasi and the Education Department of Bekasi have to improve cross-sector coordination, establish teacher and student training about school toilet sanitation and add the number of healthy school toilets.Keywords: toilet sanitation, teacher, students, phbs, uksAbstrakUpaya global untuk mencapai akses sanitasi yang memadai dan merata bagi semua pada tahun 2030 dilakukan pada tingkat sekolah yang terlihat pada tujuan 6 Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sanitasi toilet sekolah dan gambaran enabling environment pengelolaan sanitasi toilet sekolah di sekolah dasar Kelurahan Jati Warna Kota Bekasi tahun 2019. Studi ini menggunakan metode mixed-method research. Sampel guru dan siswa diambil dengan teknik cluster sampling. Data kuantitatif diolah menggunakan analisis univariat. Data kualitatif dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh toilet sekolah dasar di Kelurahan Jatiwarna belum memenuhi persyaratan sanitasi toilet berdasarkan Kemenkes 1429 Tahun 2006 Tentang Kesehatan Lingkungan Sekolah. Hasil pengukuran pengetahuan kategori pengetahuan tinggi tentang sanitasi toilet yaitu guru sebanyak 51,9% dan siswa sebanyak 65,3%. Belum adanya kebijakan, alokasi dana khusus pemeliharaan sanitasi toilet, dan tidak berjalannya monitoring sanitasi toilet sekolah menjadi faktor enabling environment penyebab belum terpenuhinya sanitasi toilet sekolah. Disarankan kepada pihak sekolah, Puskesmas Jatiwarna, Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar menjalin kerjasama lintas sektor berupa pelatihan guru dan siswa terkait sanitasi toilet dan penambahan jumlah toilet sehatKata Kunci: sanitasi toilet, guru, siswa, phbs, uks
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Masyarakat Tentang PSN 3M Plus di Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat Timur Tahun 2019 Nurmala, Viqha Septy; Baequni, Baequni
Journal of Religion and Public Health Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v2i2.28754

Abstract

 The eradication of DBD will be successful if PSN 3M Plus efforts are carried out systematically, continuously in the form of together movements so that it can change people’s good behavior and healthy behavior. Because of this, the purpose of this study was to determine the factors associated with community behavior about PSN 3M Plus in the working area of East Ciputat Health Center in 2019. This research was a quantitative study with a cross sectional study design among 158 samples collected using a questionnaire through the interview method. The results showed that most of the community or respondents were well behaved (79,7%). Factors related are attitude and education, )). whereas, the factors that have no relationship with PSN 3M Plus behavior were knowledge, employment status, credibility, resources, family’ support, health workers support, kader support, and public figure support. The results of observations about availability of facilities, most of the community don’t have abate powder or larva eradication drugs. While the results of observations about the environment, people are still hanging clothes outside the closet, there are still ponds or lakes. The advice given is needed for community service in the environment and to apply policies or regulations on “Jumat bersih”and “Gerakan 1rumah 1 Jumantik”  in the local environment.keywords: PSN 3M Plus, Behavior, Cross Sectional Abstrak Pemberantasan penyakit DBD akan berhasil dengan baik jika upaya PSN 3M Plus dilakukan dengan sistematis, terus-menerus berupa gerakan serentak sehingga dapat mengubah perilaku masyarakat ke arah perilaku yang baik dan sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku masyarakat tentang PSN 3M Plus di wilayah kerja Puskesmas Ciputat Timur tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional pada 158 sampel yang dikumpulkan menggunakan kuesioner melalui metode wawancara. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar masyarakat atau responden berperilaku dengan baik (79,7%). Faktor yang berhubungan adalah variabel sikap dan status pendidikan, sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah pengetahuan, status pekerjaan, kepercayaan, sumber informasi, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dukungan kader, dukungan tokoh masyarakat. Hasil observasi tentang ketersediaan sarana sebagian besar masyarakat tidak memiliki bubuk larvasida atau obat pemberantasan jentik. Sedangkan hasil observasi tentang lingkungan, masyarakat masih menggantungkan pakaian di luar lemari, masih terdapat empang atau danau. Sehubung dengan hal tersebut, saran yang diberikan adalah diperlukan kerja bakti untuk melakukan kegiatan tersebut di lingkungan setempat dan terapkan kebijakan atau peraturan tentang Jum’at bersih dan “Gerakan 1 rumah 1 Jumantik” di lingkungan setempat.Kata kunci : PSN 3M Plus, Perilaku, Cross Sectional

Page 8 of 13 | Total Record : 122