cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260604262
Journal Mail Official
yaman_gayo@pnl.ac.id
Editorial Address
Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal Serambi Engineering (JSE)
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : -
Jurnal ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem turbin angin sebagai alat pengusir hama burung sekaligus sebagai pembangkit listrik alternatif di area persawahan. Penelitian difokuskan pada pemanfaatan energi angin untuk menggerakkan perangkat mekanik penghasil suara (sebagai pengusir burung pipit) serta menghasilkan energi listrik menggunakan generator Nema17 untuk pengisian baterai. Selain itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecepatan angin, desain blade (panjang dan karakteristiknya), putaran turbin, serta tegangan dan daya listrik yang dihasilkan, guna memperoleh performa optimal dalam kondisi lapangan
Arjuna Subject : -
Articles 1,296 Documents
Identifikasi dan Mitigasi Risiko Pada Pekerjaan Penggantian Jumper Atas Menggunakan Metode JSA dan HIRARC di PT XYZ Jihan Khairunnisa Prabowo; Cut Ita Erliana; Bakhtiar
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan unit pelaksana distribusi tenaga listrik yang melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jaringan melalui Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Salah satu pekerjaan yang memiliki tingkat risiko tinggi adalah penggantian jumper atas yang dilakukan pada jaringan distribusi 20 kV yang masih bertegangan dan di ketinggian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta merumuskan usulan pengendalian risiko menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan lima anggota Tim PDKB, serta dokumen Instruksi Kerja (IK). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 tahapan pekerjaan dengan 31 potensi bahaya yang teridentifikasi. Penilaian risiko awal menunjukkan 12 potensi bahaya (38,7%) berkategori Extreme, 7 (22,6%) berkategori High, 11 (35,5%) berkategori Medium, dan 1 (3,2%) berkategori Low. Setelah penerapan rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kategori Extreme menurun menjadi 0 (0,0%), kategori High menjadi 5 potensi bahaya (16,1%), kategori Medium menjadi 7 potensi bahaya (22,6%), sedangkan kategori Low meningkat menjadi 19 potensi bahaya (61,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode JSA dan HIRARC mampu mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta mendukung mitigasi risiko pada pekerjaan penggantian jumper atas.
Analisis Ketidaksesuaian Persediaan Material Antara Data Sistem SAP dan Kondisi Fisik Pada Gudang PT XYZ Menggunakan Metode DMAIC Dian Putri Suhaila; Defi Irwansyah; Amri
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan material berperan penting dalam menunjang kelancaran kegiatan operasional PT XYZ. Hasil observasi awal menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara data persediaan pada sistem SAP dengan kondisi fisik material di gudang, yang berpotensi mengganggu proses penyimpanan, pencarian, dan pengeluaran material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian persediaan, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidaksesuaian, serta menyusun usulan perbaikan pengelolaan persediaan material menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control), berdasarkan data stock opname bulan Februari 2025. Hasil pada tahap Measure menunjukkan tingkat akurasi persediaan sebesar 76,62%, dengan 59 dari 77 item sesuai, sedangkan 18 item (23,38%) mengalami ketidaksesuaian (16 stock shortage, 2 overstock). Tahap Analyze mengidentifikasi empat faktor penyebab, yaitu Man, Method, Material, dan Environment, meliputi kurangnya ketelitian petugas dalam pencatatan, pelaksanaan stock opname yang belum berkala dan masih manual, material tanpa label identitas, serta tata letak gudang yang belum optimal. Usulan perbaikan pada tahap Improve dan Control meliputi peningkatan ketelitian petugas, pemberian label identitas material, penataan ulang tata letak gudang, serta pelaksanaan stock opname secara berkala disertai monitoring dan audit SOP rutin.
Sintesis Biodegradable Foam dari Styrofoam dan Pati Jagung Rahmadini Rosika Fatimah; Hasanah Hasan Besuni; Srie Muljani; Suprihatin; Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah styrofoam merupakan sampah yang sulit terurai dan penggunaannya akan terus mencari lingkungan, sehingga diperlukan alternatif kemasan yang bersifat biodegradable. Penelitian ini bertujuan untuk mensistensis biodeogradable foam dari pati jagung dan limbah styrofoam dengan penguat serat bambu dan pengikat polivinil alkohol (PVA), dan gliserol sebagai plasticizer menggunakan metode baking. Variabel yang dikaji adalah massa pati (20,23,26,29, dan 32 gram) dan konsentrasi gliserol 20, 23,26,29, dan 32% dari massa pati). kemudian dilakukan karatkterisasi biofoam dilakukan melalui uji biodegradasi, uji daya serap  air dan uji kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai biodegradasi tertinggi sebesar 28,67% pada komposisi pati 26 gram dengan gliserol 20%, sedangkan nilai terendah sebesar 5,6% pada pati 32 gram dengan gliserol 29%. Daya serap air tertinggi sebesar 19,5% pada pati 20 gram dngan gliserol 20% dan terendah sebesar 6% pada pati 32 gram dengan giserol 32%. Kadar air biofoam berkisar antara 9% hingga 14,4% yang masih memenuhi standar SNI sebesar 6-15%. Peningkatan glisserol dan massapati secara umum menurunkan biodegradasi dan daya serap air namun meningkatkan kadar air. Kombinasi pati 26 gram dengan gliserol 26% memberikan keseimbangan terbaik di antara ketiga karakterisasi tersebut, sehingga biofoam berbahan styrofoam dan pati jagung berpotensi sebagai alternatif kemasan ramah lingkungan.
Evaluasi Hidrolis Jaringan Distribusi Air Minum IPA II Bukit Biru Cabang Tenggarong Perumda Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara Ilma Azizah; Mila Dirgawati
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi air minum merupakan bagian penting dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berfungsi menjamin tersedianya pelayanan air minum dari aspek kuantitas, kualitas, dan kontinuitas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja jaringan distribusi air minum pada wilayah pelayanan IPA II Bukit Biru, Cabang Tenggarong, Perumda Tirta Mahakam. Evaluasi dilakukan terhadap aspek kuantitas, kontinuitas pelayanan, serta kondisi hidrolis jaringan eksisting melalui pemodelan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pelayanan mampu memenuhi kebutuhan air bagi 13.194 Sambungan Rumah (SR) dengan rata-rata konsumsi sebesar 25,56 m³/KK/bulan. Dari aspek kontinuitas, distribusi air telah berlangsung selama 24 jam setiap hari sehingga memenuhi standar pelayanan yang berlaku. Analisis pola pemakaian air memperlihatkan bahwa penggunaan tertinggi terjadi pada pukul 08.00 WITA dengan faktor puncak sebesar 1,32. Simulasi hidrolis menunjukkan masih terdapat 22,95% pipa yang memiliki kecepatan aliran kurang dari 0,3 m/detik, 35,25% pipa dengan nilai kehilangan tekanan melebihi 10 m/km, serta 10% node yang memiliki Tekanan lebih dari 80 m. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa jaringan distribusi masih memerlukan perbaikan teknis melalui penyesuaian diameter pipa dan pengaturan valve pada lokasi yang mengalami permasalahan hidrolis agar kinerja sistem dapat ditingkatkan.
Tantangan Implementasi Building Information Modeling 8D pada Keselamatan Konstruksi di Indonesia: Literatur Review Fitriah Budiman; Irika Widiasanti; Rezi Berliana Yasinta
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri konstruksi merupakan salah satu sektor pekerjaan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja cukup tinggi sehingga diperlukan penerapan sistem keselamatan kerja yang lebih efektif dan terintegrasi. Perkembangan teknologi digital pada industri konstruksi mendorong penerapan Building Information Modeling (BIM) 8D sebagai salah satu upaya dalam mendukung keselamatan konstruksi berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta implementasi Building Information Modeling (BIM) 8D pada keselamatan konstruksi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan berbagai jurnal, buku, prosiding, dan artikel ilmiah yang relevan dengan penerapan BIM dan keselamatan konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BIM 8D memiliki peran penting dalam mendukung identifikasi potensi bahaya, visualisasi risiko kerja, simulasi keselamatan, serta monitoring pengendalian risiko kerja secara lebih efektif dan terintegrasi. Namun, implementasi BIM 8D di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pemahaman terhadap teknologi BIM, tingginya biaya implementasi, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta belum optimalnya regulasi dan dukungan implementasi BIM pada industri konstruksi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan regulasi, pelatihan BIM, serta dukungan infrastruktur teknologi guna mendukung penerapan BIM 8D pada keselamatan konstruksi di Indonesia.
Peramalan Permintaan Packaging Piano Menggunakan Metode Brown’s Double Exponential Smoothing Di PT. Empat Perdana Carton Alya Zakia Rahmah; Asep Erik Nugraha
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Empat Perdana Carton merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi kemasan karton, termasuk packaging piano. Permintaan pelanggan yang berfluktuasi dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara perencanaan produksi dan pesanan aktual, sehingga berpotensi menimbulkan kelebihan persediaan atau keterlambatan pemenuhan pesanan. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan permintaan packaging piano menggunakan metode Brown’s Double Exponential Smoothing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis deret waktu dengan data historis permintaan bulanan periode Januari 2024 hingga Desember 2025. Pengolahan data dilakukan dengan menguji nilai parameter pemulusan dan mengoptimalkan parameter terpilih menggunakan Microsoft Excel Solver. Akurasi peramalan dievaluasi menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan Tracking Signal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola permintaan bersifat fluktuatif tetapi cenderung meningkat, sehingga metode Brown’s Double Exponential Smoothing sesuai dengan karakteristik data. Parameter optimal diperoleh pada α = 0,6, dengan nilai MAD sebesar 38, MSE sebesar 2.124, dan MAPE sebesar 6%. Hasil peramalan tahun 2026 meningkat dari 953 unit pada Januari menjadi 1.261 unit pada Desember, dengan total ramalan sebesar 13.284 unit. Nilai Tracking Signal berada dalam batas kendali, sehingga model peramalan dinilai stabil dan layak digunakan untuk mendukung perencanaan produksi.
Evaluasi Pencemaran Logam Berat pada Sedimen Sungai Citarik Siti Dwi Muthmainnah; Sugihhartati Dj Rachmawati; Wilda Naily; Rizka Maria
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Citarik merupakan salah satu anak Sungai Citarum yang menerima masukan pencemar dari aktivitas industri, pertanian, dan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas sedimen Sungai Citarik berdasarkan kandungan logam berat tembaga (Cu), timbal (Pb), dan seng (Zn) pada musim kemarau. Sampel sedimen diambil pada sepuluh titik pengamatan dan dianalisis terhadap konsentrasi logam berat, pH, dan suhu sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cu berkisar antara 29,07–66,31 mg/kg, Pb 16,85–29,83 mg/kg, dan Zn 47,95–81,44 mg/kg. Nilai pH sedimen berada pada kisaran 4,5–5,5 yang menunjukkan kondisi cenderung asam, sedangkan suhu sedimen berkisar antara 23–32°C. Berdasarkan perbandingan dengan Probable Sediment Quality Guidelines (PSQGs), seluruh titik pengamatan memiliki konsentrasi Cu yang melebihi nilai ambang 16 mg/kg, sedangkan Pb dan Zn masih berada di bawah nilai batas masing-masing. Tingginya konsentrasi Cu diduga berkaitan dengan aktivitas antropogenik di sepanjang DAS Citarik, terutama industri, permukiman, dan pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cu merupakan logam dominan yang terakumulasi pada sedimen Sungai Citarik dan berpotensi menimbulkan risiko ekologis bagi organisme akuatik.
Assessment of Work Posture During Fresh Fruit Bunch Loading Using REBA and ART to Reduce MSDs Risk Indah Agustina Sari; Cut Ita Erliana; A. Amri
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The loading activity of Fresh Fruit Bunches (FFB) at the plantation of PT. ALM is still performed manually by lifting, carrying, and throwing the FFB into truck beds. These repetitive activities, combined with non-ergonomic working postures, have the potential to cause Musculoskeletal Disorders (MSDs) among workers. This study aims to determine the level of ergonomic risk in FFB loading activities using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) and Assessment of Repetitive Tasks (ART Tool) methods, as well as to propose an ergonomic improvement to reduce the risk of MSDs. Data were collected through observation, documentation, interviews, the Nordic Body Map (NBM) questionnaire, and anthropometric measurements. The results of the NBM questionnaire indicated that workers experienced discomfort in the back, lower back, shoulders, upper arms, and wrists. The REBA analysis showed that the FFB loading activity falls into a high-risk category, requiring immediate corrective action. Similarly, the ART Tool assessment indicated a high level of risk due to repetitive movements, excessive force exertion, and prolonged working duration. Based on the analysis, an ergonomic improvement in the form of a hydraulic FFB transport and dumping trolley was proposed, designed according to the workers' anthropometric data. The proposed trolley has dimensions of 180 cm in length, 100 cm in width, and 140 cm in height, with a carrying capacity of 200–250 kg, equivalent to 8–10 fresh fruit bunches.
Evaluasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) X Kabupaten Bekasi Haikal Alfaruqi Hidayat; Mila Dirgawati
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan air minum akibat pertumbuhan penduduk menuntut instalasi pengolahan air (IPA) beroperasi secara optimal meskipun kualitas air baku berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja IPA X di Kabupaten Bekasi berdasarkan kualitas air baku, kualitas air hasil produksi, dan kesesuaian unit pengolahan terhadap kriteria desain. Data diperoleh melalui observasi lapangan, pengukuran dimensi unit, wawancara, analisis kualitas air, dan perhitungan parameter hidraulik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air baku Sungai Kalimalang masih berfluktuasi, dengan parameter Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), nitrit, dan mangan yang pada beberapa periode melebihi baku mutu. Unit intake, bak pengumpul, filtrasi, dan reservoir telah memenuhi sebagian besar kriteria desain, sedangkan unit koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi belum sepenuhnya memenuhi kriteria. Kualitas air hasil produksi secara umum telah memenuhi baku mutu air minum, namun konsentrasi kromium heksavalen (Cr(VI)) masih melebihi ambang batas pada salah satu periode pengujian. Oleh karena itu, perbaikan pada beberapa unit pengolahan dan peningkatan kegiatan pemeliharaan diperlukan untuk meningkatkan efisiensi proses dan menjaga kualitas air hasil produksi.
Evaluasi Pemasok dengan Metode Promethee (Studi Kasus di PT. X) Redian Wahyu Elanda; Oky Simbolon; Wakhid Laymina Ikhsan
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja pemasok berperan penting dalam menjaga keberlangsungan rantai pasok perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merangking pemasok di PT. X, sebuah perusahaan manufaktur elektronik, dengan menggunakan metode Promethee (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluations). Evaluasi dilakukan terhadap sepuluh pemasok yang terdiri dari lima pemasok komoditas kabel dan lima pemasok komoditas body panel, dengan lima dimensi kriteria utama, yaitu biaya (Cost), kualitas (Quality), pengiriman (Delivery), fleksibilitas (Flexibility), dan risiko (Risk). Bobot kriteria diperoleh melalui metode BWM (Best Worst Method) yang melibatkan tiga pakar pengadaan di PT. X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk komoditas kabel, pemasok K4 menempati peringkat pertama dengan nilai net flow tertinggi, diikuti oleh K3, K5, K2, dan K1. Untuk komoditas panel, pemasok P4 menempati peringkat pertama, diikuti oleh P3, P1, P5, dan P2. Perangkingan ini didasarkan pada perhitungan leaving flow (Φ+), entering flow (Φ−), dan net flow (Φ). Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perusahaan untuk memprioritaskan pemasok terbaik serta mengintegrasikan teknologi dan hubungan kolaboratif guna meningkatkan efektivitas evaluasi pemasok secara berkelanjutan.