cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260604262
Journal Mail Official
yaman_gayo@pnl.ac.id
Editorial Address
Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal Serambi Engineering (JSE)
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : -
Jurnal ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem turbin angin sebagai alat pengusir hama burung sekaligus sebagai pembangkit listrik alternatif di area persawahan. Penelitian difokuskan pada pemanfaatan energi angin untuk menggerakkan perangkat mekanik penghasil suara (sebagai pengusir burung pipit) serta menghasilkan energi listrik menggunakan generator Nema17 untuk pengisian baterai. Selain itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecepatan angin, desain blade (panjang dan karakteristiknya), putaran turbin, serta tegangan dan daya listrik yang dihasilkan, guna memperoleh performa optimal dalam kondisi lapangan
Arjuna Subject : -
Articles 1,296 Documents
Peran Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan dan Pelestarian Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Bireuen Taufiqurrahman; Siti Zubaidah; Najmuddin
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bireuen memiliki keragaman kearifan lokal dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan di setiap desa, yang dipengaruhi oleh kondisi geografis yang berbeda. Peran pemerintah desa sebagai pemimpin sangat strategis dalam melestarikan dan mengimplementasikan kearifan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk kearifan lokal, menganalisis peran pemerintah desa dalam mengintegrasikannya, serta merumuskan rekomendasi untuk memperkuat pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bireuen. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal di Kabupaten Bireuen umumnya diwujudkan melalui gotong royong serta peran tokoh adat seperti Pawang Laot dan Keujruen Blang. Peran pemerintah desa mencakup regulator (pembuat kebijakan), dinamisator (penggerak masyarakat), dan fasilitator (pendukung kegiatan lingkungan). Berdasarkan strategi SO dari analisis SWOT, rekomendasi strategi yang disarankan meliputi penyusunan dan penguatan qanun lingkungan, pemanfaatan teknologi, kerja sama antardesa dan lintas sektor, edukasi masyarakat disertai penegakan hukum adat, serta penguatan kelompok atau kader lingkungan di tingkat desa.
Optimasi Dan Analisis Kinetika Adsorpsi Methylene Blue Menggunakan Silika Gel Berbasis Abu Limbah Biomassa Aulia Chunissya Salsabilla; Linda Ekawati; Akbar Ismi Aziz Pramito
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis silika gel dari campuran abu sekam padi dan ampas tebu menggunakan metode sol gel serta mengkaji kinerjanya sebagai adsorben methylene blue. Variabel yang digunakan adalah massa adsorben (0,1; 0,2; dan 0,3 g) dan waktu adsorpsi (30, 45, 60, 75, dan 90 menit) Produk penelitian berupa silika gel dikarakterisasi menggunakan FTIR dan XRD. Hasil FTIR menunjukkan terbentuknya gugus silanol (Si–OH) dan siloksan (Si–O–Si), sedangkan hasil XRD menunjukkan silika memiliki struktur amorf dengan puncak utama pada 2θ = 20-30°. Kondisi optimum adsorpsi diperoleh pada massa adsorben 0,3 g dan waktu kontak 90 menit dengan persentase adsorpsi mencapai 100%. Analisis kinetika menunjukkan bahwa proses adsorpsi mengikuti model pseudo second order dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9841. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silika gel dari abu sekam padi dan ampas tebu berpotensi sebagai adsorben yang efektif untuk menghilangkan methylene blue dari larutan.
Tinjauan Faktor Lingkungan Pada Lahan Pegunungan Terhadap Kekuatan Konstruksi Bangunan Armia; Romaynoor Ismy; Cut Azizah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan konstruksi bangunan di wilayah pegunungan menghadapi tantangan yang lebih kompleks dibandingkan wilayah datar maupun perbukitan akibat karakteristik lingkungan yang berbeda. Kondisi topografi yang curam, material tanah hasil pelapukan batuan induk, curah hujan yang tinggi, suhu yang relatif rendah, serta variasi muka air tanah menjadi faktor utama yang memengaruhi stabilitas pondasi, daya dukung tanah, dan keamanan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor-faktor lingkungan pada lahan pegunungan yang berpengaruh terhadap kekuatan konstruksi bangunan serta mengidentifikasi upaya teknis yang diperlukan untuk meminimalkan risiko kegagalan konstruksi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui penelusuran literatur pada basis data ilmiah seperti Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan SpringerLink. Literatur yang digunakan merupakan publikasi tahun 2020–2025 yang relevan dengan geoteknik, geologi teknik, hidrologi, dan rekayasa konstruksi. Dari hasil penelusuran diperoleh 68 dokumen, kemudian diseleksi berdasarkan relevansi, kualitas publikasi, dan kesesuaian topik sehingga diperoleh 28 referensi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor material tanah, kondisi cuaca, dan muka air tanah merupakan faktor dominan yang menentukan kekuatan konstruksi bangunan pada lahan pegunungan. Selain itu, kemiringan lereng dan kondisi geologi berperan dalam meningkatkan potensi deformasi tanah, erosi, serta longsor yang dapat mengurangi stabilitas struktur.
Analisis Pengaruh Tinggi Terbang UAV LiDAR Terhadap Akurasi Model Permukaan Pada Terrain Terjal Kawasan Pertambangan Zakki Sulistyawan; Soni Darmawan
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tinggi terbang UAV LiDAR terhadap akurasi model permukaan pada terrain terjal kawasan pertambangan. Akuisisi data dilakukan pada ketinggian 100 m, 150 m, dan 200 m di atas permukaan tanah. Kerapatan titik dianalisis menggunakan point density dan point spacing, sedangkan akurasi model permukaan dievaluasi menggunakan RMSE berdasarkan Independent Control Point (ICP). Tinggi terbang 100 m diperoleh RMSEr sebesar 0,064 m dan RMSEz sebesar 0,038 m. Pada tinggi terbang 150 m, nilai RMSEr dan RMSEz meningkat menjadi 0,071 m dan 0,065 m. Pada tinggi terbang 200 m, RMSEr tetap sebesar 0,071 m, sedangkan RMSEz meningkat menjadi 0,124 m. Peningkatan tinggi terbang menyebabkan point density menurun dari 1124,25 points/m² menjadi 155,75 points/m², sementara point spacing meningkat dari 2,98 cm menjadi 8,01 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi terbang lebih berpengaruh terhadap ketelitian vertikal dibandingkan ketelitian horizontal. Berdasarkan Peraturan Kepala BIG Nomor 15 Tahun 2014, data tinggi terbang 100 m dan 150 m memenuhi ketelitian peta RBI skala 1:1.000 kelas 1, sedangkan data pada tinggi terbang 200 m memenuhi ketelitian peta RBI skala 1:1.000 kelas 2.
Analisis Tingkat Kelelahan Kerja Pada Pekerja Produksi PT X Menggunakan Metode Swedish Occupational Fatigue Index   Nurul Amalia; Fatimah; Syarifuddin
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan ergonomi yang dapat memengaruhi kemampuan fisik maupun mental pekerja dalam melakukan aktivitas kerja. PT X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi aspal curah panas, dimana pekerja bagian produksi memiliki aktivitas kerja yang melibatkan pengawasan mesin secara terus-menerus, paparan suhu tinggi, kebisingan, serta aktivitas berdiri dalam waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi PT X menggunakan metode Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner SOFI kepada 10 pekerja bagian produksi. Instrumen SOFI terdiri dari lima dimensi kelelahan yaitu lack of energy, physical exertion, physical discomfort, lack of motivation, dan sleepiness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja mengalami tingkat kelelahan berdasarkan lima dimensi SOFI. Dimensi dengan nilai rata-rata tertinggi adalah sleepiness (rasa kantuk) dengan nilai sebesar 4,30. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pekerja mengalami keluhan berupa rasa mengantuk, sering menguap, dan penurunan kewaspadaan terutama menjelang akhir jam kerja. Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan upaya pengendalian kelelahan melalui pengaturan waktu istirahat, evaluasi sistem kerja shift, serta penerapan manajemen kelelahan kerja untuk menjaga kesehatan dan produktivitas pekerja.
Pengaruh Kinerja Koagulan PAC, FeCl3 dan HCA pada Pengadukan Hidrolis dalam Dissolved Air Flotation untuk Penyisihan Beban Pencemar Limbah Restoran Nurul Rahma Anggraini; Rizka Novembrianto
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair restoran umumnya mengandung kadar COD, TSS, minyak dan lemak, serta surfaktan yang tinggi sehingga memerlukan pengolahan yang efektif sebelum dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC), Ferric Chloride (FeCl₃), dan Hydroxy Aluminum Chloride (HCA) pada proses koagulasi hidrolis menggunakan static mixer dan pipa flokulasi yang dibantu Dissolved Air Flotation (DAF). Dosis optimum koagulan ditentukan melalui uji jar test, kemudian diterapkan pada reaktor kontinu dengan kualitas efluen dianalisis pada outlet sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga koagulan mampu menyisihkan COD sebesar 91,99–96,79%, TSS 74,31–93,58%, minyak dan lemak 90,65–96,38%, serta surfaktan 96,36–97,05%. PAC menunjukkan kinerja paling konsisten pada seluruh parameter sehingga dipilih sebagai koagulan optimum untuk sistem koagulasi hidrolis dengan bantuan DAF.
Kinerja Proses Fotokatalis dengan Variasi Intensitas Lampu UV-C dan Luas Permukaan TiO₂ terhadap Penyisihan COD dan Linear Alkylbenzene Sulfonate pada Limbah Laundry Vella Sephia; Tuhu Agung Rachmanto
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah laundry mengandung senyawa organik dan surfaktan Linear Alkylbenzene Sulfonate (LAS) yang berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang tanpa pengolahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas lampu UV-C dan luas permukaan TiO₂ terhadap penyisihan Chemical Oxygen Demand (COD) dan LAS menggunakan proses fotokatalisis. Sebelum proses fotokatalisis dilakukan pretreatment koagulasi-flokulasi menggunakan Poly Aluminium Chloride (PAC) untuk menurunkan padatan tersuspensi sehingga meningkatkan penetrasi sinar UV-C. Variasi penelitian meliputi intensitas UV-C 3 × 9 Watt dan 3 × 11 Watt serta luas permukaan TiO₂ sebesar 0,0168; 0,03515; 0,0483; dan 0,063 m². Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan intensitas UV-C dan luas permukaan TiO₂ meningkatkan efisiensi penyisihan COD dan LAS. Kondisi optimum diperoleh pada intensitas 3 × 11 Watt dengan luas permukaan TiO₂ 0,063 m², menghasilkan konsentrasi COD 12,50 mg/L dengan efisiensi penyisihan 96,35%, serta konsentrasi LAS 4,10 mg/L dengan efisiensi penyisihan 99,55%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses fotokatalisis efektif digunakan untuk menurunkan kandungan bahan organik dan surfaktan pada air limbah laundry.
Analysis of Sand Shoveler Work Posture Using the Key Indicator Method (KIM) at UD. Pasir Berlian Alvi Khoiruni Ritonga; Cut Ita Erliana; A. Amri
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sand shoveling activities at UD. Pasir Berlian are still performed manually using non-ergonomic working postures, such as bending, lifting, and repeatedly transferring sand over long working hours. These conditions increase the risk of developing Musculoskeletal Disorders (MSDs) among workers. This study aims to assess the level of work posture risk and propose ergonomic improvements to work facilities in order to reduce the risk of MSDs. The study involved four sand-shoveling workers at UD. Pasir Berlian, North Labuhanbatu Regency. The research employed the Key Indicator Method for Lifting, Holding, and Carrying (KIM-LHC) to evaluate work posture risk, the Nordic Body Map (NBM) questionnaire to identify musculoskeletal complaints, and anthropometric measurements as the basis for designing an ergonomic work facility. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires. The results showed that all workers obtained a KIM-LHC score of 200, indicating a high-risk category that requires immediate ergonomic intervention. The NBM results revealed that the most common musculoskeletal complaints occurred in the upper back, lower back, shoulders, arms, wrists, and legs due to repetitive shoveling activities and prolonged bending postures. To address these issues, an ergonomic platform or sand storage container was designed based on workers' anthropometric data to promote a more neutral working posture, reduce repetitive bending and manual lifting, and ultimately minimize the risk of MSDs while improving workers' comfort, safety and productivity. 
Pengaruh Variasi Konsentrasi Hidrogen Peroksida (H₂O₂) sebagai Foaming Agent terhadap Karakteristik Fisik Foam Geopolimer Berbasis Fly ash Nur Fajar Aprilia Sari; Wiwik Dwi Pratiwi; Ayu Nindyapuspa; Laksmana Angga Persada; Milasari; Indra Leo Firmansyah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan fly ash sebagai material penyusun geopolimer merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah limbah hasil pembakaran batubara sekaligus mendukung pengembangan material konstruksi yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah fly ash dari PLTU sebagai foam geopolimer dan menganalisis pengaruh variasi konsentrasi H₂O₂ terhadap karakteristik fisik foam geopolimer berbasis fly ash. Material penyusun terlebih dahulu dikarakterisasi menggunakan pengujian X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), Loss on Ignition (LOI), dan Particle Size Analysis (PSA). Selanjutnya dilakukan pembuatan foam geopolimer dengan variasi konsentrasi H₂O₂ sebesar 1%, 2%, 3%, dan 4% terhadap massa fly ash. Karakteristik fisik yang diamati meliputi densitas dan daya serap air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fly ash memiliki kandungan silika dan alumina yang tinggi sehingga memenuhi syarat sebagai prekursor geopolimer. Peningkatan konsentrasi H₂O₂ menyebabkan densitas foam geopolimer menurun berturut-turut sebesar 736 kg/m³; 664 kg/m³; 602,7 kg/m³; dan 570,7 kg/m³, sedangkan daya serap air meningkat berturut-turut sebesar 25%; 36,7%; 40,2%; dan 43,3%. Analisis MANOVA mengonfirmasi pengaruh signifikan secara simultan terhadap kedua parameter (p < 0,001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi H₂O₂ berpengaruh terhadap karakteristik fisik foam geopolimer berbasis fly ash.
Analisis Penyebab Cacat Ribbed Smoked Sheet pada Proses Pengasapan Menggunakan FMEA dan RCA di Pabrik Pengolahan Karet PT. XYZ Rizka Pratiwi; Fatimah; Cut Ita Erliana
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengasapan merupakan tahapan penting dalam produksi Ribbed Smoked Sheet (RSS) karena berpengaruh terhadap kualitas produk akhir. Data produksi selama periode Januari hingga Desember 2025 menunjukkan bahwa tingkat produk cacat pada proses pengasapan mencapai 5,4%. Nilai tersebut masih berada diatas batas toleransi cacat yang ditetapkan perusahaan, yaitu sebesar 2%. Penelitian ini dilakukan untuk menetapkan prioritas risiko penyebab terjadinya cacat, mengidentifikasi akar penyebabnya, serta merumuskan rekomendasi perbaikan pada proses pengasapan. Metode yang digunakan meliputi Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Root Cause Analysis (RCA) menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kegagalan dengan nilai RPN tertinggi pada cacat warna tidak merata adalah distribusi asap di dalam kamar asap tidak merata (RPN 210), cacat gelembung adalah suhu pada tahap awal pengasapan terlalu tinggi (RPN 180) dan cacat hangus adalah kenaikan suhu di dalam kamar asap yang tidak segera diketahui (RPN 336). Usulan perbaikan meliputi pemasangan exhaust fan, temperature controller, dan temperature alarm, disertai pelatihan operator, penyesuaian ventilasi, pengaturan penambahan kayu bakar, evaluasi sirkulasi udara, serta penyusunan prosedur penanganan alarm untuk menurunkan tingkat cacat produk RSS.