cover
Contact Name
Ahmad Yousuf Kurniawan
Contact Email
frontbiz@ulm.ac.id
Phone
+6281211109125
Journal Mail Official
frontbiz@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Frontier Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 30481260     DOI : https://doi.org/10.20527/frontbiz
Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan pertanian. Terbit 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember).
Articles 697 Documents
Analisis Pendapatan dan Kesejahteraan Petani Karet di Desa Kolam Makmur Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala Yasiratul Baroroh; Muzdalifah Muzdalifah; Muhammad Husaini
Frontier Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i3.10305

Abstract

Desa Kolam Makmur merupakan salah satu desa di Kecamatan Wanaraya yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani karet. Karet merupakan tanaman perkebunan utamadi Desa Kolam Makmur karena pendapatannya sebagian besar diperoleh dari karet, pendapatan petani sangat tergantung pada jumlah produksi dan besarnya harga karet. Tanaman perkebunan karet di Desa Kolam Makmur merupakan lahan milik sendiri, tenaga kerja hanya mengandalkan tenaga kerja dalam keluarga untuk menyadap karet. Tanaman karet di Desa Kolam Makmur hampir semua menggunakan bibit unggul hasil okulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya, penerimaan, dan pendapatan petani, dan mengetahui kondisi kesejahteraan petani karet. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kolam Makmur Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan metode survei, dari 140 petani diambil sebanyak 30 orang dengan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitin menunjukkan bahwa rata-rata biaya total usahatani karet sebesarRp 621.710 dan penerimaan sebesar Rp 13.833.000, sehingga diperoleh rata-rata pendapatan usahatani karet Rp12.956.255/usahatani perenam bulan, dan rata-rata total pendapatan rumah tangga petani karet sebesar Rp 14.976.956/perenam bulan atau Rp 4.992.318 perkapita/6 bulan dengan rata-rata jumlah anggota keluarga 3 orang atau Rp 824.740/kapita perbulan. Kesejahteraan petani berdasarkan kriteria Badan Pusat Statistik sebanyak 30 orang petani termasuk dalam kondisi sejahtera.
Preferensi Konsumen terhadap Minuman Kemasan Vitamin C di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu Ervinna Febri Widyasari; Rifiana Rifiana; Yusuf Azis
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi sub atribut minuman kemasan vitamin C yang menjadi preferensi konsumen dan menganalisis atribut minuman kemasan vitamin C yang paling dipertimbangkan dalam keputusan pembelian oleh konsumen di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 72 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan melihat frekuensi jawaban paling banyak dipilih konsumen dan Analisis Multi atribut Fishbein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi sub atribut minuman kemasan vitamin C yang menjadi preferensi konsumen di Kecamatan Simpang Empat adalah rasa soda, harga Rp 5.700 – Rp 8.500, ukuran 140 ml, kemasan botol kaca, serta informasi dan promosi melalui tempat pembelian. Sedangkan atribut yang paling dipertimbangkan dalam keputusan pembelian minuman kemasan vitamin C adalah rasa dengan (Ao) sebesar 7,1823.
KONDISI SOSIAL EKONOMI DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM Corporate Social Responsibility (CSR) PT TUNAS INTI ABADI DI DESA MANGKALAPI KECAMATAN KUSAN HULU KABUPATEN TANAH BUMBU I Made Arya Sasmita; Eka Radiah; Abdussamad Abdussamad
Frontier Agribisnis Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v2i4.650

Abstract

Kondisi sosial ekonomi, budaya dan demografi masyarakat di Desa Mangkalapi sebagai wilayah binaan dari PT TIA serta sikap masyarakat terhadap program CSR PT TIA di Desa Mangkalapi. Kondisi demografi, sosial, ekonomi masyarakat, telah mengalami perubahan, Pengaruh pertambangan PT Tunas Inti Abadi terhadap system kepemimpinan yang ada di Desa Mangalapi yang berpengaruh baik terhadap kepeimpinan pemerintah desa karena banyak membantu terhadappembangunan perekonomian infrastruktur. Beragamnya mata pencaharian masyarakat mangkalapi secara langsung meningkatkan pendapatan rumah tangga. Peningkatan ini terjadi karna ada programprogram pemberdayaan dan bantuan yang diberikan perusahaan TIA kepada warga mangkalapi. Sikap masyarakat terhadap pilar program CSR yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur, serta budaya dan seni mendapat nilai skala sikap yang baik dan positif. Begitu juga dari semunyapernyataan terhadap empat pilar utama CSR semua pernyataan mendapatkan nilai yang positif yaitu semua pernyataan mendapat nilai skala setuju.Kata kunci: ekonomi, sikap, CSR
ANALISIS SIKAP DAN PERILAKU KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BUNGA SEGAR DI PASAR RAKYAT KAYUTANGI KOTA MARTAPURA, KABUPATEN BANJAR Norwinda Safitri; Hairi Firmansyah; Yudi Ferrianta
Frontier Agribisnis Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i1.2614

Abstract

Sikap dan perilaku konsumen merupakan hal yang paling mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian, konsumen akan memikirkan mulai dari harga, pelayanan, kualitas hingga fungsi atau kegunaan barang atau produk yang akan dibeli. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sikap dan perilaku konsumen di Pasar Rakyat Kayutangi Kota Martapura Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis Fishbein dan analisis Deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap konsumen  terhadap atribut dalam bunga segar ini sebesar 115,48 dengan kategori tinggi. Sikap konsumen ditentukan dengan analisis tingkat keyakinan dan tingkat evaluasi pada atribut bunga segar. Terlihat bahwa pada tingkat keyakinan atribut kemenarikan jenis olahan bunga sebagai atribut yang paling bagus/baik dalam kinerjanya dan atribut  ketersediaan tempat parkir sebagai atribut yang paling kurang bagus/baik dalam  kinerjanya. Terlihat bahwa pada tingkat evaluasi atribut pelayanan sebagai atribut yang paling penting didalam menentukan terhadap penilaian yang dilakukan dalam pengambilan keputusan terhadap pembelian bunga segar oleh konsumen dan atribut variasi bunga sebagai atribut yang paling tidak penting didalam menentukan terhadap penilaian yang dilakukan dalam pengambilan keputusan terhadap pembelian bunga segar oleh konsumen. Perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian diperoleh dari kesimpulan hasil yang sudah di paparkan pada analisis sikap yang masuk dalam kategori tinggi, yang artinya para konsumen memiliki presepsi yang positif, yang artinya konsumen dari bunga segar di Pasar Rakyat Kayutangi, Kota Martapura, Kabupaten Banjar ini akan berperilaku berkemungkinan besar untuk membeli kembali produk bunga segar ini pada saat nanti konsumen membutuhkannya.Kata kunci: sikap dan perilaku konsumen, pembelian, bunga segar
Struktur Biaya dan Keuntungan Usahatani Jagung Hibrida di Desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut Abdur Rohim; Rifiana Rifiana; Nuri Dewi Yanti
Frontier Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v5i1.5954

Abstract

Salah satu tanaman yang memiliki prospek baik untuk dikembangkan di daerah yang bukan merupakan basis padi dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga yaitu tanaman palawija, dimana salah satu tanaman tersebut adalah jagung hibrida. Batu Tungku merupakan daerah dengan produktivitas tertinggi jagung di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut pada Tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur biaya, penerimaan dan keuntungan petani jagung hibrida. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2019 sampai Januari 2020. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja sedangkan 60 sampel dipilih secara proportional stratified random sampling berdasarkan luas lahan yang petani gunakan untuk berusahatani jagung hibrida. Hasil penelitian menunjukkan struktur biaya usahatani jagung hibrida di Desa Batu Tungku terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel. Rincian per usahataninya untuk rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan sebesar 5,26% yang terdiri dari: pajak lahan (0,04%), sewa lahan (4,44%), penyusutan alat (0,78%), kemudian biaya variabel sebesar 94,74% yang terdiri dari: benih (7,92%), sewa alsintan (6,60%), tenaga kerja (35,74%), kapur (0,10%) pupuk (36,47%), obat-obatan (4,53%), dan perlengkapan (3,37%). Sehingga rata-rata biaya variabel lebih besar dibandingkan dengan rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan dengan perbandingan 19:1 dari rata-rata biaya total yang dikeluarkan. Rata-rata penerimaan usahatani yang diterima petani jagung hibrida Rp42.399.167/usahatani (Rp14.876.901/ha) dengan rata-rata biaya total yang dikeluarkan Rp34.405.588/usahatani (Rp12.072.136/ha), sehingga rata-rata keuntungan yang diperoleh petani masing-masing sebesar Rp7.993.578/usahatani (Rp2.804.764/ha).
Peran Generasi Muda dalam Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di Kabupaten Barito Kuala Sri Utami; Hairi Firmansyah; Mariani Mariani
Frontier Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i3.10338

Abstract

Salah satu kekayaan alam yang berkembang saat ini adalah kelapa sawit, bahkan saat ini petani kelapa sawit semakin banyak kita temui. Generasi muda juga berperan dalam pembangunan pertanian untuk meningkatkan pertanian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) bagaimana peran generasi muda dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Barito Kuala; (2) faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan peran generasi muda dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Barito Kuala; serta (3) apa saja masalah yang dihadapi generasi muda untuk melakukan perannya dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Barito Kuala. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 6 kegiatan peran generasi muda dalam pengelolaan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala yaitu peran dalam kegiatan persiapan lahan, penanaman bibit kelapa sawit, pemjeliharaan tanaman belum menghasilkan, tanaman tua, panen dan pasca panen. Terdapat 3 faktor yang berhubungan dengan peran generasi muda yaitu faktor umur, tingkat pendidikan dan luas lahan. Berdasarkan hasil dari perhitungan Rank Spearman dengan bantuan software SPPS didapatkan hasil bahwa yang pertama untuk setiap peran, nilai koefesien korelasi atau rs menujukan bahwa tidak terdapat hubungan antara peran generasi muda terhadap faktor usia, tingkat pendidikan dan luas lahan dengan nilai signifikan lebih besar dari 0.;05. Kedua, untuk setiap peran generasi muda memiliki nilai < dengan presentasi sebnayak 94,4% maka maka hipotesisnya h0 diterima dengan kesimpulan tidak terdapat hubungan yang signifikan anatar peran generasi muda dalam pengelolaan kelapa sawit terhadap faktor usia, tingkat pendidikan dan luas lahan.
Analisis Pendapatan dan Konsumsi Rumah Tangga Petani Padi Sawah di Kecamatan Cempaka Daerah Pinggiran Kota Banjarbaru Agustin Novita Anwar; Ahmad Yousuf Kurniawan; Muhammad Husaini
Frontier Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i4.7858

Abstract

Pendapatan merupakan faktor penting dalam menentukan pengeluaran termasuk pola konsumsi rumah tangga. Jika pendapatan meningkat, maka pola konsumsi suatu rumah tangga akan lebih beragam. Berprofesi menjadi petani pendapatannya dianggap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dibandingkan pekerjaan lain terutama di daerah pinggiran kota yang memiliki pekerjaan beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan rumah tangga petani padi sawah, dan rasio antara pendapatan dengan konsumsi rumah tangga petani padi sawah di Kecamatan Cempaka daerah pinggiran Kota Banjarbaru. Penelitian dilakukan di Kelurahan Bangkal Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru pada bulan Januari 2022 sampai dengan selesai. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel yang diambil yaitu 39 rumah tangga petani padi sawah dari populasi sebanyak 389 rumah tangga petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan rumah tangga petani padi sawah secara keseluruhan sebesar Rp3.054.966,56 /bulan yang berasal dari sumber pendapatan on-farm, off-farm dan non-farm. Rata-rata rasio pendapatan dan konsumsi rumah tangga petani di Kelurahan Bangkal sebesar 114%, dan termasuk dalam kategori mampu, karena rasionya lebih besar dari 100%. Berdasarkan rasio tersebut, sebesar 56% dari total rumah tangga termasuk kedalam kategori mampu. Sisanya sebesar 44% rumah tangga termasuk kedalam kategori tidak mampu.
Analisis Usaha Industri Rumah Tangga Pengolahan Kerupuk Amplang Ikan Tenggiri (Studi Kasus pada Amplang Semut Bakaraut di Desa Manurung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu) Ahmad Jaelani; Muhammad Husaini; Mariani Mariani
Frontier Agribisnis Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v3i1.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan kentungan, menganalisis kelayakan usaha dan menganalisis peluang usaha pada industri pengolahan kerupuk amplang. Penelitian ini menggunakan studi kasus yaitu pada industri pengolahan kerupuk amplang Semut Bakaraut di Desa Manurung Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya total yang dikeluarkan sebesar Rp 560.897.414/tahun. Hasil produksi selama satu tahun diperoleh sebesar 5.896,5 kg dengannharga Rp 120.000/kg sehingga penerimaan yang diperoleh Rp 707.580.000/tahun. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 146.682.586/tahun. Berdasarkan perhitungan kelayakan usaha diperoleh nilai RCR sebesar 1,26, industri pengolahan kerupuk amplang tersebut menguntungkan dan layak untuk diusahakan. Analisis kepekaan dilakukan dengan asumsi bahan baku ikan tenggiri dengan harga tertinggi yaitu sebesar Rp 50.000 maka diperoleh nilai RCR sebesar 1,20. Usaha industri pengolahan kerupuk amplang tersebut masih layak untuk diusahakan. Strategi pemasaran yang harus dilakukan industri ini adalah strategi diversifikasi yang fokus pada strategi ST (strength-threaths) yaitu menciptakanistrategi menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman. Kata kunci: analisis usaha, amplang, biaya, SWOT
Analisis Finansial Usaha Penggemukan Sapi Potong di Desa Tegal Sari Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu Irfan Junaidi; Luthfi Fatah; Nuri Dewi Yanti
Frontier Agribisnis Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i4.11547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan usaha, pendapatan dan kelayakan usaha penggemukan sapi potong di Desa Tegal Sari Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini berlangsung mulai bulan Maret sampai Juli 2023 menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peternak sapi potong di Desa Tegal Sari Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu masih menggunakan sistem penggemukan tradisional dengan menggunakan metode semi intensif. Rata-rata pendapatan bersih yang peternak sapi potong terima di Desa Tegal Sari Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu dalam kurun waktu satu tahun senilai Rp.68.780.540,9. Besar R/C ratio yang didapat dalam penelitian ini senilai 1,88. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa nilai R/C ratio lebih dari 1, sehingga usaha ternak di Desa Tegal Sari Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu layak diusahakan.
Posisi Label Halal dalam Keputusan Konsumen pada Pembelian Mie Instan di Segmen Remaja Miftahul Jannah; Djoko Santoso; Muhammad Fauzi
Frontier Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v3i2.822

Abstract

Dalam menciptakan produk yang ideal bagi konsumen dan meningkatkan nilai keuntungan maka  produsen atau pelaku usaha perlu mengetahui faktor apa saja yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli produk mie instan. Dengan menganalisis variabel dalam pemilihan produk mie instan di segmen remaja diharapkan mampu mendapatkan kombinasi atribut yang ideal bagi konsumen dan bagi produsen untuk lebih keratif dalam membuat produk baru mie instan. presepsi dan selera konsumen berbeda-beda sehingga perlu dilakukan kombinasi atribut. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli produk mie instan. sehingga jika sudah diketahui faktor apa saja yang berpengaruh maka posisi label halal yang merupakan salah satu dari atribut produk akan terlihat kontribusinya. Penelitian dan penulisan skripsi ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Februari 2019. Metode penelitian menggunakan metode kuesioner. Dalam menentukan banyak nya sampel digunakan metode penarikan contoh acak sederhana. Sampel diambil sebanyak 20 % dari jumlah populasi 432 orang mahasiswa Jurusan Agribisnis. Analisis data yang digunakan adalah analisi faktor. Analisis faktor adalah teknik untuk menyederhanakan variabel menjadi faktor baru yang lebih sedikit tanpa mengurangi informasi yang terkandung. Hasil analisis faktor menunjukan presepsi remaja dalam melakukan pembelian terhadap produk mie instan adalah faktor variasi, label, popularitas, fisik dan harga. Berdasarkan pemetaan presepsi, faktor label yang memiliki anggota label halal dan keterangan kadaluarsa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan dalam pembelian produk mie instan.Kata kunci:presepsi, variabel, atribut,analisis faktor