cover
Contact Name
Syaifatul Jannah
Contact Email
syaifatuljannah5@gmail.com
Phone
+6281331623811
Journal Mail Official
hudanlinnaas@gmail.com
Editorial Address
Kampus Pusat UNIA Prenduan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Jawa Timur Kode Pos 69465
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : 27751198     EISSN : 27752755     DOI : 10.28944
Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora promotes normative and empirical inquiry into social sciences and humanities. The journal publishes articles including social sciences, social education, sociology, communication, guiding and counselling, politics, history, public, culture society, culture and language, text and Film analysis, geographics, and others.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
POST TRADISIONALISME DALAM WACANA PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA PERSPEKTIF GUS MUS laila, itsna noor
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Hudan Linnaas Vol. 3 No. 2, 2022
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v3i2.1801

Abstract

Konsep post tradisionalisme menggaungkan prinsip al muhafadhah ‘ala al qadim al shalih wa al akhdzu bi al jadid al ashlah (memelihara tradisi/sesuatu yang lama yang baik dan mengambil tradisi/sesuatu yang baru yang lebih baik). Sistem pendidikan yang demikian akan memunculkan term pembebasan dalam koridor ajaran Islam yang harus dipahami secara komprehensif, bukan dengan pemahaman parsial. Artikel ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai pendidikan Islam dalam sudut pendang Gus Mus. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (Field Research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Namun secara operasional, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan tematis kualitatif, yang merupakan salah satu pendekatan dalam penelitian study tokoh. Sumber data dalam penelitian ini yaitu hasil wawancara dengan K.H. A. Mustofa Bisri dan karya tertulisnya, dalam bentuk buku, artikel dll. Pengumpulan data melalui metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis data penelitian studi tokoh. Hasil penelittian menunjukkan bahwa terdapat empat aspek yang perlu diperbaharuai dalam pendidikan Islam, dari yang semula tradisionalis menjadi post tradisionalis, diantarany yaitu tentang konsep pendidikan , tujuan pendidikan, kurikulum pendidikan, dan metode cerpen akhlaqi.
JUDICIAL REVIEW UNDANG-UNDANG PERKAWINAN: FLOATING EXECUTION MAHKAMAH KONSTITUSI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEPASTIAN HUKUM Fattah, Mohammad; Mustaufiy, Ahmad Syagif Hannany
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 2, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1904

Abstract

The Constitutional Court's decisions are not always implemented. This is proven by two Constitutional Court decisions in reviewing the Marriage Law (hereinafter written as UUP) which was "floating" (floating execution). In other words, it was not followed up with changes to norms as mandated in the Constitutional Court decision. The two decisions in question are Decision Number 46/PUU-VIII/2010 and regarding the birth of illegitimate children and Decision Number 69/PUU-XIII/2015 regarding marriage agreements. The two decisions above both cancel several articles in the UUP. Decision number 46/PUU-VIII/2010 annulled Article 43 paragraph (1) of the UUP which limits the civil relations of illegitimate children to only the mother and her mother's family. Meanwhile, in decision number 69/PUU-XIII/2015, the Constitutional Court annulled the provisions in Article 29 paragraph (3) of the UUP regarding marriage agreements which are only limited to the time before the marriage takes place. This research aims to trace the ratio decidendi in the Constitutional Court's decision regarding the judicial review of UUP, analyze the Constitutional Court's decision through al-qawaid al-fiqhiyyah al-qadhaiyyah, analyze the existence of juridical legal norms in UUP which were annulled by the Constitutional Court in relation to legal certainty and reconstruct the Constitutional Court's ideal relationship with executive and legislative powers so as to produce legal decisions that are implementable. Methodologically, this research seeks to analyze the prescriptive justification for three "floating" MK decisions. Therefore, this research is classified as doctrinal legal research which focuses on the rules of necessity (das sollen). Thus, the primary data sources in this research are the three Constitutional Court decisions in question, namely Decision Number 46/PUU-VIII/2010 concerning illegitimate children and Decision Number 69/PUU-XIII/2015 concerning marriage agreements. The results show that there are checks and balances, in this case, that is, each branch of power can supervise and balance so that no state institution is supreme. Therefore, the emphasis of the separation of powers is to clarify the position of each branch of power in carrying out its constitutional functions, and ultimately, to avoid overlapping between existing authorities.  
RESILIENSI SINGLE MOTHER MADURA: POTRET KETAHANAN PEREMPUAN PEDESAAN MADURA YANG HIDUP TANPA SUAMI Muqoddam, Faqihul
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 2, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1807

Abstract

Madura merupakan salah satu wilayah dengan jumlah perempuan dengan status single mother yang tergolong tinggi, baik dengan alasan cerai mati maupun cerai hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menjelaskan resiliensi single mother Madura yang hidup tanpa suami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah psikologi fenomenologi dengan melibatkan partisipan single mother yang berasal dari Madura dan beberapa informan penelitian sebagai validator dan konfirmator data. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik snowball sampling melalui wawancara semi terstruktur yang dilakukan secara mendalam setelah melakukan persetujuan informed consent kepada para partisipan dan informan penelitian. Teknik analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dan uji kredibilitas data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian menemukan 4 tema utama, yakni dinamika emosional (penyesalan, sedih, konsep diri negatif, dan penerimaan), kekuatan internal (kepercayaan diri, pengendalian diri, regulasi emosi, tanggung jawab, dan spiritualisme), kekuatan eksternal (dukungan sosial dan dukungan keluarga), dan hambatan (stigma social, konflik antar keluarga, dan masalah finansial) yang dialami single mother Madura selama pencapaian resiliensi. Secara keseluruhan, kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa single mother Madura memiliki ketahanan atau resiliensi selama hidup tanpa suami meskipun membutuhkan proses setelah mengalami masa-masa sulit di awal. Temuan penelitian berkontribusi dalam memahami dan membantu perempuan single mother Madura dalam mencapai resiliensi selama hidup tanpa suami.
LITERATURE REVIEW: IMPLEMENTASI HILIRISASI NIKEL DI INDONESIA Natus, Angelique Salsabillah Yumna Patricia; Rohman, Faris Sahrur; Zhahral, Arsyilia; Sumarya, Erdin Handika; Widiyarta, Agus
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 2, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1716

Abstract

Nickel downstreaming is one of the government's policy programs in developing the mineral mining sector which is currently being developed to implement it. At the beginning of 2024, nickel downstreaming became an interesting topic discussed among the public, because it was mentioned in the vice presidential debate. This article analyzes how nickel downstreaming is implemented using Edward III's theory. The research method used is Systematic Literature Review (SLR). The data used in the research comes from the Google Scholar, ScienceDirect, ResearchGate and FreeFullPdf publication databases with the keywords nickel downstream, Indonesian nickel downstream, mineral downstream, Indonesian mineral downstream. Based on the results of the analysis, the nickel downstream program in Indonesia still requires investment to build a smelter, implement regulations that pay attention to the environment in mining activities, prioritize migrant workers over foreign workers in mining activities, study the manufacture of nickel to become semi-finished goods and should even be able to study the manufacture of electric batteries so that it can do independent production of finished goods.
ISLAMIC SPIRITUAL GUIDANCE SERVICES TO OVERCOME STUDENT MALAPTIVE BEHAVIOR AT THE BAITUL ATIQ Islamic Boarding School, SUMENEP rofiqoh, rofiqoh; Hidayati, Nazlah
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Hudan Linnaas Vol. 3 No. 1, 2022
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v3i1.1598

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dimana Pondok Baitul Atiq ini santri harus menyesuaikan diri dengan lingkungan pesantren, peraturan-peraturan yang ada, dengan teman sebayanya, serta mau memperhatikan kepentingan orang lain. Dari hasil penelitian, Di Pondok Pesantren Baitul Atiq dijumpai dengan santri yang mengalami kegagalan penyesuaian diri sehingga menimbulkan perilaku maladaptif, berupa: adanya santri yang sering berkata kasar, adanya santri yang sering mengganggu teman ketika belajar, adanya santri yang suka datang terlambat saat ada kegiatan, adanya santri keluar pondok tanpa idzin. Maka dari itu Pondok Pesantren Baitu Atiq memberikan layanan bimbingan rohani Islam melalui sholat, doa, dzikir dengan tujuan untuk mengatasi perilaku maladaptif pada diri santri. Dalam penelitian ini masalah yang diteliti adalah apa saja bentuk layanan bimbingan rohani Islam untuk mengatasi perilaku maladaptif santri di pondok pesantren Baitul Atiq kecamantan Pragaan kabupaten Sumenep dan bagaimana dampak dari layanan bimbingan rohani Islam dalam mengatasi perilaku maladaptif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif lapangan. Dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan begitu pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi dengan membandingkan informasi yang diperoleh peneliti dengan sumber dari orang lain. Hasil dari penelitian tersebut bahwa Layanan Bimbingan Rohani Islam yang digunakan oleh Pondok Pesantren Baitul Atiq yaitu tiga metode shalat, doa dan zikir. Dan untuk dampak yang dihasilkan adalah meningkatnya kesadaran santri untuk tidak berkata kasar, menurunnya sikap pembulian terhadap teman, menurunnya keterlambatan santri dalam kegiatan, menurunnya santri yang suka keluar pondok tanpa izin
MEMBANGUN KEMANDIRIAN : PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI PROGRAM RUMAH PADAT KARYA Ajiputri, Adhiva Calista; Hardjati, Susi
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 2, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1711

Abstract

Empowering the poor as an alternative to overcoming poverty in the city of Surabaya with the aim of building community independence through utilizing their potential to meet their living needs independently. The purpose of this research is to determine the implementation of the process and achievement of community empowerment goals through the Prapen Work-Intensive Housing program, Tenggilis Mejoyo District, Surabaya City. This research uses descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the research show that: (1) Pemungkinan theory were done through providing motivation, but motivation has not completely made the training participants aware. (2) Penguatan theory is carried out through training activities, however the provision of skills is not yet fully capable of improving the ability to manage the business. (3) Perlindungan theory is carried out through expanding market access, but market access is only for laundry businesses. (4) Penyongkongan theory is carried out through mentoring, however mentoring is not carried out intensively so that problems that hinder the business still cannot be resolved. (5) Perlindungan theory is carried out through monitoring and evaluation activities, but this does not yet fully maintain the balance of efforts and harmony of each workforce in running the Rumah Padat Karya Prapen business. In this case, the empowerment of poor communities through the Rumah Padat Karya program in Prapen has not run optimally, as there is no independence capability for the business workforce in managing and developing the business independently.
MELATIH KETERAMPILAN REGULASI EMOSI PADA REMAJA DI PUSAT PEMBELAJARAN KELUARGA (PUSPAGA) SLEMAN Khofifah, Reni; Aliza, Novia Fetri
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 2, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1654

Abstract

Human are social creatures created with emotions and feelings. It is difficult for human not to use emotions in everyday life. Therefore, regulating emotions is necessary and the role of counselors in training emotional regulation in adolescents is also needed at the Family Learning Center (PUSPAGA) Sleman. The purpose of this study is to describe adolescent emotions, to identify how counselors train adolescent emotional regulation, to find out emotional changes in adolescents after counseling, and to find out the role of counselors in training adolescent emotional regulation at the Family Learning Center Sleman.  This research applied qualitative research approach with data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The subjects of this study were four people consisting of two counselors of PUSPAGA, a teenager, and the Head of PUSPAGA.  This study results indicate that: first, the emotional description of adolescents at the Family Learning Center (PUSPAGA) initially shows negative emotions such as sadness, anxiety, fear, and so on. Second, the counselors play a role in training emotional regulation skills in adolescents by applying breathing relaxation and imagery relaxation methods. Third, the changes in adolescent emotions at the Family Learning Center (PUSPAGA) after counseling are identified. It is shown that the adolescents are able to manage their emotions to be more positive, such as being happier, more cheerful, less anxious, and less afraid. Fourth, the roles of counselors at the Family Learning Center (PUSPAGA) in training adolescent emotional regulation shown are conducting assessments, conducting counseling processes, and monitoring.
EFEKTIVITAS PROGRAM E-PEKEN DALAM MEMBERDAYAKAN UMKM KOTA SURABAYA Dindaputri, Zalwa Navy; Pertiwi, Vidya Imanuari
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 2, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1645

Abstract

Peken Surabaya adalah online marketplace untuk memfasilitasi UMKM Kota Surabaya agar dapat memasarkan produknya secara online di peken.surabaya.go.id. Melalui aplikasi E-Peken, diharapkan dapat ditingkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya berusaha untuk memfasilitasi transaksi antara pembeli, pedagang kelontong, koperasi, dan UMKM di Kota Pahlawan. Dilansir dalam laman artikel surabaya.go.id mengenai capaian dari transaksi jual beli online melalui e-peken Surabaya pada awal tahun 2022 telah mencapai Rp 35 miliar. Namun masih ditemukan beberapa permasalahan terkait penggiat UMKM dalam mengakses e-peken.Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dan mendeskripsikan Keefektifan dari Program E-Peken bagi UMKM Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Kota Surabaya dan memiliki fokus penelitian dengan menggunakan 5 (lima) indikator untuk pengukuran efektivitas program oleh Campbell J.P (1989), yaitu: Keberhasilan Program, Keberhasilan Sasaran, Kepuasan Terhadap Program, Tingkat Input dan Output, dan Pencapaian Tujuan. Pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program E-PEKEN bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Surabaya belum efektif. Hal ini dikarenakan hanya keberhasilan sasaran yang telah efektif. Sedangkan, indikator lainnya masih belum efektif dikarenakan masih banyak kendala – kendala atau faktor penghambat yang membuat indikator ini menjadi belum optimal.
IMPLEMENTASI PROGRAM PERBAIKAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DALAM MENGATASI PERMUKIMAN KUMUH Navijanto, Rizaldy Ananda Putra; Arif, Lukman
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 2, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1729

Abstract

Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, Sebagai kota besar Surabaya terkenal sebagai kota metropolitan, dimana setiap tahunnya pasti terjadi peningkatan kepadatan penduduk. Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin tinggi maka masalah yang terjadi semakin kompleks. Adanya kepadatan penduduk yang tinggi dan padat dibeberapa wilayah mendekati pusat kota menyebabkan terciptanya permukiman yang kumuh. Penyebab munculnya perumahan dan permukiman kumuh di surabaya ialah pertumbuhan penduduk, mobilitas penduduk, urbanisasi, dan masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melakukan program perbaikan rumah tidak layak huni. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi program perbaikan rumah tidak layak huni dalam mengatasi permukiman kumuh di Kelurahan Asemrowo. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Berfokus pada: (1) Kesesuaian program dengan kelompok sasaran; (2) Kesesuaian program dengan organisasi pelaksana; dan (3) Kesesuaian kelompok sasaran dengan organisasi pelaksana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program perbaikan rumah tidak layak huni sudah berjalan dengan cukup baik karena dari setiap indikator memiliki kesesuaian meskipun masih terdapat beberapa hambatan.
IDENTIFIKASI SIKAP UNCONDITIONAL POSITIVE REGARD KONSELOR DALAM CERITA RAKYAT KE’ LESAP Yunus, Fahmi
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 2, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1905

Abstract

This research will describe the story of Ke' Lesap, the Hero of Madura Island's Independence. From this story, we will analyze and explain in detail the personal portrait of Ke' Lesap, the Hero of Madura Island Independence, as well as the representation of the attitude of unconditional positive regard in the Madurese folklore Ke' Lesap for the development of the moderate personality of the counselor. The Ke' Lesap folklore is the story of a young warrior from Madura who fought for the Madurese people from misery and poverty. The glory of a Ke' Lesap who helps others unconditionally, especially those who are helped are Madurese people from ordinary circles. This attitude is a reflection of the unconditional positive regard attitude.  The research method used is a qualitative descriptive method with the type/design of this research using library research/literature study, namely research whose area of study is libraries or literature. The data collection techniques used in this research are listening, reading, listening and note-taking techniques, as this type of research is literature/library study which is a data collection technique using written sources or reading books. The results of the research show that there are ten types of Ke' Lesap personality which are characteristics of an unconditional positive regard attitude, namely friendly and open, sincere, sympathetic, respectful of others, helpful, firm in reminding, respecting diversity, brave, having a high sense of brotherhood. , and never give up.