cover
Contact Name
Ali Audah
Contact Email
jurnaltsaqofi@gmail.com
Phone
+62819842880
Journal Mail Official
jurnaltsaqofi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ngoro-Kandangan KM 3 PA Rejoagung, Ngoro, Kab. Jombang, Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Published by STAI At-Tahdzib
ISSN : 26865270     EISSN : 26865289     DOI : https://doi.org/10.61181/6rmdka23
Core Subject : Science, Education,
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam adalah jurnal akademik yang berfokus pada pendidikan dan manajemen dalam konteks Islam. Jurnal ini berfungsi sebagai platform untuk para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi penelitian, temuan, dan gagasan inovatif yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Diterbitkan secara berkala dua kali (bulan Juni Dan Desember) dalam setahun oleh LP3M STAI At-Tahdzib Jombang sejak Juni 2019. Ruang Lingkup Ats-Tsaqofi: (1) Pendidikan Islam: Artikel dalam jurnal ini mencakup berbagai aspek pendidikan Islam, termasuk metode pengajaran, kurikulum, pengembangan guru, dan teknologi pendidikan dalam perspektif Islam; (2) Manajemen Islam: Fokus pada praktik manajemen dalam institusi pendidikan Islam, termasuk kepemimpinan, perencanaan strategis, pengelolaan sumber daya manusia, dan manajemen keuangan; (3) Inovasi dan Pengembangan: Penelitian yang berkaitan dengan inovasi dalam pendidikan Islam dan pengembangan institusi pendidikan Islam; (4) Kajian Teoritis dan Empiris: Jurnal ini mempublikasikan kajian teoritis dan penelitian empiris yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan praktik pendidikan dan manajemen Islam. Tujuan Ats-Tsaqofi: (1) Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam: Mempromosikan penelitian dan praktik terbaik dalam pendidikan Islam untuk meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai lembaga; (2) Pengembangan Manajemen Pendidikan: Menyediakan wawasan dan strategi untuk pengembangan manajemen yang efektif di institusi pendidikan Islam; (3) Fasilitasi Pertukaran Pengetahuan: Menjadi wadah bagi pertukaran pengetahuan dan ide antara akademisi dan praktisi di bidang pendidikan dan manajemen Islam.
Articles 73 Documents
Pertumbuhan dan Perkembangan Fiqh Lughoh Abidin, Hasan; Luthfi, Ibnu Mas'ud
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 4 No 2 (2022): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ats-tsaqofi.v4i2.180

Abstract

Fiqh al-lughah is one of the important materials in learning any language, because by studying it a learner can understand the origin of the language, its history and development. The discussion of fiqh al-lughah, in fact, has been widely studied by previous linguists and compiled in one essay, only a very few of them have studied it as a fan of its own knowledge and using a special theme. In addition, some linguists say that ilm al-lughah and philology were originally part of fiqh al-lughah, but with the development of the times and science linguists studied it as a separate study. Through the above background, the author is interested in studying more about fiqh al-lughah specifically and purposefully, with the title: Fiqh Al-Lughah Nasy'atuhu wa Tathawwuruhu. The author's study in this paper is about: Understanding of Fiqh Al-Lughah and Its Purpose, Differences between Fiqh Al-Lughah and Ilm Al-Lughah, Fiqh Al-Lughah in the Earlier Arabic Book and Fiqh Al-Lughah Today and Its Renewal. As for the results of writing this paper through a literature review that the author obtained, namely that: Fiqh Al-Lughah is one of the disciplines that examines the origin of language, its history and development from ancient times to the present in depth and detail, the difference between Fiqh Al-Lughah and Ilm Al-Lughah is that Fiqh Al-Lughah discusses language from the external side while Ilm Al-Lughah from its internal side, as for the fiqh method of Al-Lughah in the earlier books of Language, it started in a natural way not established by someone or someone else, while the discussion at this time was carried out with careful and in-depth study by linguists.
Implementasi Metode Muhafadhoh Nadhom Dalam Pembelajaran Qowa’id Nahwiyah Di Pondok Pesantren At-Tahdzib Ngoro Jombang Sutrisno, Sutrisno
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 1 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ats-tsaqofi.v1i1.192

Abstract

Implementasi Metode Muhafdhoh adalah suatu cara dimana seorang guru menyuruh murid untuk berusaha meresapkan ilmu atau materi yang berbentuk bait-bait kedalampikiran agar selalu ingat. Dalam bahasa arab tata bahasa biasa disebut Qowa’id Nahwiyah merupakan bahasa Semitik dan tata bahasanya banyak kesamaan dengan tata bahasaSemitik lain. Berdasarkan Konteks Penelitian di atas, maka permasalahan yang timbul adalah (1) Bagaimana Implementasi Metode Muhafadhoh Nadhom dalam Pembelajaran Qowa’idNahwiyah di Pondok Pesantren At-Tahdzib. (2) Apa Problematika Penerapan Metode Muhafadhoh Nadhom dalam Pembelajaran Qowa’id Nahwiyah di Pondok PesantrenAt-Tahdzib (3) Apa saja yang diambil dalam penanganan masalah ini. Menurut jenisnya penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview, dokumentasi dan analisis datanya adalah deskriptif kualitatif. Problematika Metode Muhafadhoh Qowa’id Nahwiyah dikarenakan beberapa faktorbaik intern atau ekstern, intern seperti kurang adanya tekad yang kuat dan optimis, malas, kurang diulang-ulang, kurang lancer dalam membaca tulisan arab, sering menunda-nunda dan tidak bias mengatur waktu dengan baik. Ekstern seperti tidak ada guru pembimbing, kurang adanya perhatian dan motivasi, lingkungan kurang mendukung, terpengaruh oleh teman, banyak lafadz-lafadz yang mirip dan sulit untuk dihafalkan
Analisis Kalam Insya’ Thalabi Dan Makna-Maknanya Dalam Syair Labid Bin Rabi’ah Al-‘Amiriy Akbar, Dhoyfun
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 1 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ats-tsaqofi.v1i1.193

Abstract

Puisi Arab merupakan kebanggaan orang Arab pada masa jahili. mereka berlomba-lomba untuk menciptakan puisi yang sebagai kebanggaan mereka. Labid bin Robi’ah adalah seorang penyair yang hidup pada dua masa yaitu masa Jahili dan Islam. karya-karyanya sangat banyak,diantaranya adalah Diwan Labid bin Robi’ah yaitu kumpulan puisi terbaik di masa Jahili. Penelitian ini bertujuan ntuk menganalisis bentuk dan makna kalam insya’ thalabi dalam syair Labid bin Robi’ah. Dalam penelitian ini digunakan metode diskriptif kualitatif (untuk memberikan gambaran dan penjelasan tentang penelitian ini) serta metode analisis (sebagai alat untuk mengkaji lebih dalam pada penelitian ini). Hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa kalam insya’ thalabi dalam syair Labid bin Robi’ah yaitu amar (perintah) terdiri 12 bait, nahi (larangan) terdiri 6 bait, istifham (pertanyaan) terdiri 24 bait, tamanni (harapan) 7 bait, nida’ (panggilan) 4 bait. Adapun dilihat dari egi bentuknya, syair Labid bin Robi’ah terdapat berbagai bentuk kalam insya’ thalabi yang meliputi amar (perintah), nahi (larangan), istifham (pertanyaan), tamanni (harapan), dan nida’ (panggilan). Adapun dari segi makna kalam insya’ thalabi mempunyai makna haqiqi yaitu makna asli sedangkan makna idhafi diantaranya adalah ta’jiz (melemahkan), iltimas (ungkapan pada orang yang sebaya), tahdid (ancaman), irsyad (petunjuk), dan taqrir (penegasan).
Konsep Pendidikan Karakter Anak Usia Madrasah Ibtidaiyah Dalam Tafsir Fî Zhilâlil Qur`An Karya Sayyid Quthb Choirul Anam
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 1 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis materi, tujuan, dan metode pendidikan karakter yang dapat ditanamkan kepada anak usia MI yang terdapat dalam tafsir Fî Zhilâlil Qur`an karya Sayyid Quthbdalam QS. Al-An’am ayat 151-153 dan QS. Luqman ayat 12-19 sesuai ajaran Islam. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan sehingga menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif karena penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Sumber penelitian ini adalah tafsir Fî Zhilâlil Qur`an karya Sayyid Quthbkhususnya QS. Al-An’am ayat 151-153 dan QS. Luqman ayat 12-19. Hasil penelitian materi karakter yang terdapat dalam QS. Al-An’am adalah Religius(Tauhid, Cinta kepada Kedua Orang Tua), Peduli Sosial (Zakat, Memelihara Anak Yatim), dan Jujur (Jujur dalam Perniagaan, Jujur dan Adil kepada Kerabat). Sedangkan materi pendidikan karakter yang terdapat dalam QS. Luqman adalah Religius (Tauhid, Syukur, Mendirikan Shalat, Cinta Kepada Orang Tua), Toleransi, Cinta Damai, dan Rasa Ingin Tahu. Tujuan yang terdapat dalam QS. Al-An’am adalah Agar Manusia Tidak MenyekutukanAllah, Agar Seorang Anak Mencintai Orang Tuanya, Agar Manusia Menjaga Hubungan dengan Sesama, Agar Manusia Bisa Membedakan antara yang Halal dan Haram, dan Agar Manusia Memelihara Anak Yatim. Sedangkan tujuan yang terdapat dalam QS. Luqman adalah Agar Manusia tidak Menyekutukan Allah, Agar Manusia Bersyukur, Agar Manusia Mendirikan Shalat, dan Agar Seorang Anak Berbakti kepada Kedua Orang Tuanya, Agar Manusia Mengamalkan Ilmunya, danAgar Manusia tidak Sombong. Metode yang terdapat dalam QS. Al-An’am adalah metode Pendidikan Karakter dengan Keteladanan, Menjaga Ukhuwah Islamiyah, Reward and Punishment, Pengulangan, dan Bersikap Adil. Sedangkan metode yang terdapat dalam QS. Luqman adalah Metode Penanaman Karakter dengan Keteladanan, Pengulangan, dan Kasih Sayang/Lemah Lembut.
Pengamatan Lingkungan Internal Dan Eksternal Lembaga Pendidikan Islam M. Munir; Muhammad Zamroji
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 1 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) adalah seluruh elemen yang terdapat di luar organisasi yang mempunyai potensi untuk mempengaruhi LPI. Lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dari LPI, yang keberadaannya akan turut memiliki andil besar bagi keberlangsungan hidup LPI tersebut. Dengan demikian, sebuah LPI, sebagai sub bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, mutlak memiliki kesadaran akan lingkungannya. Mereka harus menyadari dan mampu menganalisis factor faktor di sekitarnya yang dapat ikut membantu atau sebaliknya menghambat keberlangsungan hidupnya. Jenis lingkungan yang perlu dianalisis LPI ada dua: internal dan eksternal.Internal environtment dibentuk oleh seluruh kelompok internal sekolah, seperti tim manajemen puncak (kepala sekolah dan ketua yayasan), manajemen tingkat menengah (seperti kepala bidang, staf pengajar, staf administrasi seperti sekretaris, staf domestik seperti bagian pelayanan, dapur serta cleaning service), dan peserta didik. Lingkungan eksternal terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro (micro environtment) akan terdiri dari individu individu atau organisasi organisasi yang memiliki dampak potensial langsung terhadap sekolah, yaitu: kompetitor, pelanggan, suplier, intermediaris dan publik lainnya. Sedangkan lingkungan makro ( macro environtment) terdiri atas sejumlah kekuatan yang memiliki dampak tidak hanya pada sekolah, tetapi juga seluruh factor faktor yang berada di dalam lingkungan mikro, meliputi: demografi, ekonomi, politik, hukum, sosio-kultural, ekologi dan teknologi.
Pengaruh Pendidikan Terhadap Jiwa Keagamaan Yazidul Busthomi; Syamsul A’dlom
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 1 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of education in influencing one's religious attitudes and soul is enormous. It is shown in everyday life that looks real. Because basically a human being was born with the basic potential, and then the potential is developed with education. The importance of education in influencing one's religious life can be likened to someone who without education will be the same as an animal will be even more ugly than the animal. The environment is also an education as well as society. Because it affects attitude and personality. Attitude and personality can be combined with the term soul. Moreover education has a great influence on the religious soul that arises on a person. Because the religious soul of a person is greatest influenced by the factor of education. The development of a person's psyche is a form of reasonableness and must occur within a person. Therefore education is a necessity in directing the process of psychological development. Moreover in Islamic educational institutions, it will affect the formation of his religious soul. This religious soul needs to be implanted in children from an early age. Religious education is a form of value education, therefore the maximum and absence of religious education depends on factors that can motivate to understand the value of religion. The more the atmosphere of religious education to make it so that the development of religious soul will be able to grow optimally. This religious soul will grow together with the ambience of the surrounding environment. When the religious soul has grown it will form a religious attitude manifested in everyday life.
Kepemimpinan Kolektivistik Audah, Ali
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 1 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ats-tsaqofi.v1i1.197

Abstract

Kepemimpinan kolektivistik menunjuk pada suatu aliran kepemimpinan yang mengambil perspektif “kita” dalam kepemimpinan. Artikel ini mengkaji lima aliran kepemimpinan kolektif, yaitu kepemimpinan tim, kepemimpinan jaringan, kepemimpinan bersama, kepemimpinan rumit dan kepemimpinan kolektif. Hasil kajian menunjukkan masing-masing aliran memiliki kekuatan dan kelemahan, baik secara umum, dalam sain maupun dalam praktik, serta memiliki implikasi praktis. Artikel ini akan membantu pimpinan organisasi untuk mengenali konteks yang cocok dengan penerapan masing-masing pendekatan kepemimpinan kolektif.
Reformasi Pendidikan Islam dan Implikasinya Prespektif Pemikiran Pendidikan Filsuf Islam Zainal Arifin; Moh. Hasyim Afandi
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 2 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study wants to describe the concept of educational thought according to some Islamic education figures, in relation to efforts to reform Islamic education and its implications in Islamic education today. The results of this study include: The aim of Islamic education must lead to purification of the soul to go to taqarub to Allah Almighty who will ultimately get the happiness of the world and the hereafter. Teacher / Educator Modeling is a necessity in education, because students are more easily influenced by imitation and emulation and noble values ​​that they witness, than can be influenced by advice, teaching. (Spiritual, paedagogie, professional, social, personality and innovative competencies). Students are likened to people who have not been educated in Islamic creed like paper that is still pure white, has not been tarnished in any way. If this paper is written something, then the paper has a mark that is not easily removed. This view is closer to the theory of Tabula Rasa John Locke (empiricism).
Development Of Adobe Flash Learning Media In Increasing The Quality Of The 8th Grade Madrasah Tsanawiyah Darul Faizin Iis Makhisoh
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 2 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speaking is one of the main components in language learning. Speaking is the most important element in the four Arabic language skills, speaking skills are a barometer of the success of Arabic language teaching, so that the success of a language teaching is seen from the ability of students to speak, if students speak fluently in accordance with their desires, then a teaching is successful. Among the main objectives in learning Arabic for non native speakers is to improve the ability of students to be able to pronounce the language well and be able to communicate with native Arabic speakers well and spontaneity. From the observations of researchers and interviews with Arabic language teachers, that some students in the eighth grade Madrasah Tsanawiyah Darul Faizin Assalafiyah Catak Gayam Mojowarno Jombang are unable to dialogue using Arabic on Arabic subjects, they have difficulty in making correct sentences, and when they dialogue using Arabic, then they speak not fluently. One reason is the lack of vocabulary they mastered, and also there is no media that can make them speak Arabic. Furthermore, based on the facts of the problem above, the formulation of this research is to develop Flash-based media or better known as Adobe Flash, and measure the extent to which the effectiveness of the application of the media in improving the speaking skills of eighth grade students of Madrasah Tsanawiyah Darul Faizin Assalafiyah Catak Gayam Mojowarno Jombang in the academic year 2019/2020in semester one. The approach used in this study is research and development (R&D) using the "t" test formula. The sample design used was "One group pretest and post test design" in one class of 25 students. The results showed that the application of Adobe Flash Media was proven to be effective in improving the speaking skills of eighth grade students of Madrasah Tsanawiyah Darul Faizin Assalafiyah Catak Gayam Mojowarno Jombang. This can be seen from the increase in the value of the pre-test and post-test results, in the pre-test the average value was 62.2%, and in the post-test it increased to an average of 84.16%.
Guidance Management Counseling in Students' Moral Education in MAN Jombang Academic Year 2019/2020 Moh. Ifan Fahmi
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 2 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the tasks, strategies, and role of guidance and counseling teachers in MAN Jombang, as well as what factors are obstacles and supporters of the implementation of guidance and counseling programs in the moral education of students at MAN Jombang. This research is a case study research using qualitative methods that are descriptive. The object of his research is everything related to the guidance and counseling teacher at MAN Jombang. Our data sources can be from school principals, vice principals, homeroom teachers, field study teachers, counseling guidance teachers, and from students. Data collection techniques using interview and observation techniques. The data analysis technique uses qualitative descriptive analysis techniques. As for testing the validity of our data, we use triangulation techniques. The results of this study explain that (1) The task of guidance and counseling teachers in the moral education of students in MAN Jombang, is to help students become human beings who believe, devote to God Almighty, and direct students to behave in society, lead students to know the talents, interests, and direction of future career trends, and solve all problems faced by students. (2) The strategy of implementing guidance and counseling in the moral education of students in MAN Jombang, can not be separated from the 4 important components that support each other, namely: basic services, responsive services, individual planning, and system support. (3) The role of guidance and counseling in the moral education of students in MAN Jombang, is very important for students to provide assistance, and direction to students, so that they can become useful human beings for the homeland and the nation. (4) Factors inhibiting the implementation of guidance and counseling programs in the moral education of students in MAN Jombang, can come from teachers, homeroom teachers, parents and students, (5) Factors supporting the implementation of guidance and counseling programs in the moral education of students in MAN Jombang, namely school principals, field studies teachers, homeroom teachers, parents, case handlers and adequate infrastructure, all of which are mutually reinforcing factors.