cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
jemb@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Metuk No.8 Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB)
ISSN : 30267153     EISSN : 30309026     DOI : https://doi.org/10.62017/jemb.v1i6
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) adalah Jurnal manajemen dan bisnis menyediakan forum bagi Mahasiswa dan Dosen untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan penelitian kuantitatif. Memuat artikel dibidang ekonomi khususnya ilmu manajemen, yang meliputi manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasional, manajemen sumber daya manusia dan kewirausahaan. Diterbitkan 6 kali setahun : September, November, Januari, Maret, Mei, dan Juli. Oleh Publikasi Inspirasi Indoensia. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah anda. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 674 Documents
PERBEDAAN PENYELESAIAN SENGKETA PADA PERUSAHAAN ASURANSI: INDONESIA DAN SINGAPURA Ajeng Qurrota A’yun
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i1.6803

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbedaan sistem penyelesaian sengketa pada perusahaan asuransi antara Indonesia dan Singapura, dua negara ASEAN dengan karakteristik hukum dan ekonomi yang berbeda. Jenis penelitian ini menggunakan metode komparatif dengan pendekatan kualitatif, studi ini menganalisis kerangka hukum, mekanisme penyelesaian sengketa, peran lembaga pengawas, dan efektivitas sistem di kedua negara. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam pendekatan penyelesaian sengketa asuransi. Indonesia menerapkan sistem yang lebih terstruktur dengan regulasi spesifik dan lembaga khusus seperti BMAI, sementara Singapura mengadopsi pendekatan yang lebih fleksibel dan terintegrasi melalui FIDReC. Perbedaan juga terlihat dalam batasan waktu penyelesaian dan nilai klaim yang dapat ditangani. Meskipun demikian, kedua negara menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan mekanisme penyelesaian sengketa alternatif yang efektif. Singapura cenderung menunjukkan tingkat kepuasan konsumen yang lebih tinggi, sementara Indonesia menunjukkan perbaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fleksibilitas sistem di Indonesia, pengembangan spesialisasi yang lebih mendalam di Singapura, serta kerjasama bilateral dalam pengembangan kapasitas dan edukasi konsumen. Di tingkat ASEAN, kedua negara dapat memimpin inisiatif untuk mengembangkan standar minimal bersama dalam penyelesaian sengketa asuransi.
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN MIE GACOAN DI WILAYAH CIREBON Riska Dwi Cahyani; Oryz Agnu Dian Wulandari
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan Mie Gacoan di wilayah Cirebon. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya minat masyarakat terhadap Mie Gacoan yang menawarkan harga terjangkau dan cita rasa khas, namun masih ditemukan ketidaksesuaian antara harapan konsumen dengan kualitas produk yang diterima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah harga dan kualitas produk, sedangkan variabel dependennya adalah kepuasan pelanggan. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS versi 29 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa penetapan harga yang tepat serta peningkatan kualitas produk merupakan faktor penting dalam menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini dapat menjadi masukan strategis bagi manajemen Mie Gacoan di wilayah Cirebon.
ANALISIS LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT NUN JILBAB CABANG MUNJUL BANDUNG Siti Sarah; Aji Maulana; Imas Siti Patimah; Naima Meisya; Nur Azizah Aura Adha; Regina Alodia Antika
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6872

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Nun Jilbab Cabang Munjul Bandung. Lingkungan kerja dipandang sebagai faktor penting yang memengaruhi kenyamanan, motivasi, serta produktivitas karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terbuka, kuesioner terbuka, dan observasi lapangan. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria masa kerja minimal enam bulan serta keterlibatan aktif dalam kegiatan operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja fisik, seperti kenyamanan suhu ruangan, kondisi fasilitas kerja, dan tata ruang, berperan dalam menjaga fokus serta ketahanan kerja karyawan. Sementara itu, lingkungan kerja non-fisik yang meliputi komunikasi, hubungan antar karyawan, dukungan pimpinan, serta suasana kerja memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap peningkatan kinerja. Lingkungan kerja yang kondusif mampu meningkatkan motivasi, kenyamanan psikologis, dan kualitas kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mengelola dan mengoptimalkan aspek lingkungan kerja fisik maupun non-fisik secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kinerja karyawan dan pencapaian tujuan organisasi.
PERAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DALAM PENINGKATAN KOMPETISI SUMBER DAYA MANUSIA Anggita Maghfiroh; Fadya Dwi Aglika; Ghaitsa Azahra Ramadhani; Shilva Olivia Stiadi
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6873

Abstract

  Fungsi strategis manajemen sumber daya manusia (MSDM) adalah pelatihan dan pengembangan. Fungsi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, kemampuan dan daya saing sumber daya manusia di era transformasi digital. Dengan menganalisis literatur dari berbagai penelitian sebelumnya, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran pelatihan dan pengembangan dalam meningkatkan kompetensi SDM. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, jurnal nasional dan internasional digunakan untuk melakukan riview literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan yang dirancang secara sistematis dan berbasis kompetensi dapat meningkatkan keterampilan teknis, pengetahuan, dan keinginan kerja karyawan. Selain itu, kesiapan seseorang untuk mengatasi perubahan, seperti perencanaan karier kemampuan kepemimpinan yang lebih bak, dan inovasi, dipengaruhi oleh pengembangan SDM. Namun demikian, program pelatihan dan pengembangan masih dipengaruhi oleh elemen internal dan eksternal. Faktor-faktor ini termasuk dukungan manajemen, relevansi materi, persepsi karyawan, dan keterbatasan fasilitas. Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian ini, pelatihan dan pengembangan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi perusahaan yang ingin mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA MAKNA KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN Indyra Fareza; Iriene Nabiel Rahayu; Najwa Diani Pajriyanti; Nelvi Santika; Refa Shabiha Restuningtias
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam makna kepuasan kerja dan motivasi kerja dalam meningkatkan produktivitas karyawan melalui pendekatan kualitatif. Produktivitas karyawan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan organisasi dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Namun, produktivitas tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis, melainkan juga oleh faktor psikologis yang melekat pada diri karyawan, khususnya kepuasan dan motivasi kerja.   Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah karyawan yang telah bekerja minimal satu tahun pada organisasi yang diteliti. Pendekatan kualitatif dipilih untuk menggali pengalaman subjektif, persepsi, serta interpretasi karyawan mengenai kepuasan kerja dan motivasi kerja yang mereka rasakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dimaknai karyawan sebagai perasaan nyaman, aman, dan dihargai dalam lingkungan kerja. Faktor-faktor seperti hubungan kerja yang harmonis, lingkungan kerja yang kondusif, sistem penghargaan yang adil, serta kesempatan pengembangan diri menjadi sumber utama kepuasan kerja. Sementara itu, motivasi kerja dimaknai sebagai dorongan internal untuk berkembang, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Motivasi kerja diperkuat oleh adanya pengakuan, kepercayaan dari pimpinan, serta peluang untuk meningkatkan kompetensi
Tinjauan Pustaka: Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Aulia Rahmadanti; Mairoza; Cindy Sri Wahyuni; Riska Nurazila; Rahayu Lestari; Rezeki Putri Utami; Vadly Dwijka Jafesia; Novita Eka Rahmadhani; Silvi Rahmadani; Divia Zal Rizky; Intan Mulia Sari; Tiara Rosa Maharani; Defina Maharani; Rinda Andini Thamrin; Perawati
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6879

Abstract

Penerapan Good Corporate Governance (GCG) menjadi perhatian penting di Indonesia sejak krisis keuangan Asia 1997–1998 yang mengungkap lemahnya tata kelola perusahaan, khususnya pada sektor perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau penerapan Good Corporate Governance serta menganalisis pengaruhnya terhadap kinerja keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku referensi, laporan tahunan, dan publikasi resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan GCG melalui mekanisme dewan direksi, dewan komisaris, komisaris independen, dan komite audit secara umum berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perbankan yang diukur menggunakan rasio profitabilitas, seperti Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang efektif mampu meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan serta mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan.
Peran Perencanaan Sumber Daya Manusia Dalam Pekerjaan Dan Perekrutan Alisa Ramadani; Alya Fitria; Nabila Mutiara Putri; Rana Lesnawati
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6881

Abstract

Era globalisasi dan revolusi industri 5.0 menuntut organisasi untuk mengelola sumber daya manusia secara strategis guna menghadapi persaingan ketat dan kemajuan teknologi yang pesat, di mana talenta berkualitas menjadi kunci utama keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis perencanaan Sumber Daya Manusia (PSDM) dalam proses analisis pekerjaan dan rekrutmen, dengan fokus merumuskan langkah- langkah berbasis jabatan untuk memperoleh talenta tepat serta mengevaluasi PSDM secara efisien sesuai visi serta misi organisasi. Menggunakan metode deskriptif analitis kualitatif berbasis studi literatur dari jurnal, artikel, dan buku, penelitian ini membahas PSDM sebagai fondasi manajemen SDM yang memengaruhi kinerja karyawan melalui motivasi dan kompetensi, analisis pekerjaan untuk memetakan tugas serta kualifikasi, strategi rekrutmen internal-eksternal via platform digital, serta peran perencana SDM dalam seleksi objektif dan manajemen talent pool. Faktor internal seperti sikap karyawan dan keragaman, serta eksternal berupa perubahan demografis, regulasi, dan tekanan ekonomi, turut diantisipasi untuk mengurangi turnover serta kesenjangan keterampilan. Hasil menegaskan bahwa PSDM yang matang dengan didasari analisis jabatan mendalam serta memastikan penyelarasan strategi bisnis dengan kemampuan individu, optimalisasi alokasi sumber daya, pengembangan talenta proaktif, dan pertumbuhan berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan organisasi untuk mengintegrasikan PSDM sebagai prioritas utama demi produktivitas tinggi dan daya saing global.
Peran Bahasa Indonesia dalam Akuntansi: Penataan Istilah Akuntansi untuk Kemudahan Pemahaman dan Transparansi Informasi Hesniati; Ramadhani Adinda Salsabilla; Riska Aryanti; Meilan Sri Despitra; Hafidatul Husna; Nheza Aulia Putri; Rahma Gustina Putri; Putri Ernisa; Alya Sari; Hariyani Ningsih; Cindy Aulia Putri; Ghinanda Nasywa; Lia Trinanda; Suci Syafitry; Airin Triyana; Miftahul Jannah; Perawati
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6890

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peranan penting dalam penyajian informasi akuntansi, terutama dalam pengaturan istilah akuntansi agar dapat dipahami secara jelas dan transparan oleh pengguna laporan keuangan. Banyak istilah akuntansi yang bersumber dari bahasa asing dan bersifat teknis, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan penafsiran apabila tidak disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran bahasa Indonesia dalam penataan istilah akuntansi serta implikasinya terhadap pemahaman dan transparansi informasi keuangan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis buku, standar akuntansi, dan artikel jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang baku, konsisten, dan kontekstual mampu meningkatkan keterbacaan laporan keuangan, mempermudah pemahaman pengguna non-akuntan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas informasi keuangan. Namun demikian, penyesuaian istilah akuntansi tetap harus menjaga ketepatan makna teknis agar selaras dengan standar yang berlaku.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA IMPROVEMENT DALAM MANAJEMEN BISNIS Anis Martika; Mustika Nur Aeni; Mozza Herlia Nanda; Silva Oktavia; Syahda Elita Early
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6900

Abstract

Dalam persaingan bisnis yang semakin dinamis, perusahaan dituntut untuk terus beradaptasi melalui penerapan improvement atau perbaikan berkelanjutan. Improvement berperan penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, mendorong inovasi produk, mengoptimalkan proses kerja, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana improvement dapat meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan dengan mengacu pada studi literatur yang membahas konsep Total Quality Management (TQM), Lean Management, Six Sigma, dan Kaizen. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan improvement secara sistematis mampu membentuk budaya organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif. Penerapan improvement juga membantu perusahaan menekan biaya, mempercepat inovasi, serta meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Selain itu, kepemimpinan yang visioner serta komunikasi internal yang efektif menjadi faktor penting dalam keberhasilan program improvement. Dengan demikian, improvement merupakan strategi jangka panjang yang berperan dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan meningkatkan daya saing di era transformasi digital.
Dinamika Komunikasi: Peran Bahasa Daerah dalam Interaksi Antarmahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau Wahyu Guslistiawan; Kania Fauziah; Nurul Azmi; Armina Khoiriyah; Zahwa Aulia; Indah Afriliani; Hifny Nashif; Tisya Khairunnisa; Emilza Syawitri; Khairnadila Putri Apandi; Farhan Azhar Marshal; Aldo Fuadi Heriyana; M. Ikbal; Perawati
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6905

Abstract

Keberagaman latar belakang bahasa dan budaya mahasiswa memengaruhi dinamika komunikasi di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola dan konteks penggunaan bahasa daerah dalam interaksi antarmahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), mengkaji fungsi bahasa daerah dalam membangun hubungan sosial, serta memahami persepsi mahasiswa terhadap implikasi penggunaan bahasa daerah terhadap rasa inklusivitas dan eksklusivitas di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap 15 mahasiswa aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa daerah lebih dominan digunakan dalam konteks informal, seperti di kantin dan kegiatan organisasi kemahasiswaan, karena mampu menciptakan keakraban, kedekatan emosional, serta memperkuat identitas budaya. Namun, penggunaan bahasa daerah secara berlebihan berpotensi menimbulkan jarak sosial bagi mahasiswa dengan latar belakang bahasa yang berbeda. Oleh karena itu, penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dipandang penting untuk menjaga komunikasi yang inklusif dan efektif di lingkungan kampus multikultural.