cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30323843     EISSN : 30321875     DOI : https://doi.org/10.57235
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation dengan nomor ISSN terdaftar 3032-3843 (Cetak - Print) dan 3032-1875 (Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: 1. Humaniora, Sosial, Budaya, 2. Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran 3. Akuntansi, Manajement, Ekonomi, Bisnis, dll 4. Transportasi HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Februari dan Agustus
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
Pengaruh Experiential Marketing, Emotional Branding dan Brand Image Terhadap Customer Loyality (Studi Kasus pada Konsumen Lion Air di Kabupaten Bantul, Yogyakarta) Zulfikar, Zulfikar; Tamara, Amelia Puspa
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6872

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mempertahankan loyalitas pelanggan dalam industri penerbangan berbiaya rendah, khususnya pada maskapai Lion Air yang memiliki jumlah penumpang cukup tinggi namun sering mendapat kritik terkait pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Experiential Marketing, Emotional Branding dan Brand Image terhadap Customer Loyality pada konsumen Lion Air di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden yang pernah menggunakan maskapai Lion Air. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria responden yang telah melakukan penerbangan minimal 2 kali. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Experiential Marketing dan Emotional Branding berpengaruh signifikan terhadap Customer Loyality, sedangkan Brand Image tidak berpengaruh terhadap Customer Loyality. Namun secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Customer Loyality, terbukti p-value 0,000 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,826 menunjukkan bahwa kontribusi Experiential Marketing, Emotional Branding dan Brand Image terhadap Customer Loyality adalah sebesar 69%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengalaman pelanggan, ikatan emosional dan citra merek memiliki peran penting dalam membentuk loyalitas konsumen terhadap maskapai Lion Air.
Pengaruh Media Pembelajaran Tangga Pintar Satuan Panjang Terhadap Hasil Belajar Matematika pada Hitungan Materi Satuan Panjang Kelas 3 SDN Cintawana Andriyani, Meri; Sunanih, Sunanih; Nugraha, Mohammad Fahmi
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6628

Abstract

Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Pembelajaran Tangga Pintar Satuan Panjang Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Hitungan Materi Satuan Panjang Kelas III SDN Cintawana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode pembelajaran yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas III SDN Cintawana yang berjumlah 24 siswa. Sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling yang menghasilkan 12 siswa kelas eksperimen dan 12 siswa kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dengan soal essay. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran tangga pintar terhadap hasil belajar dalam materi satuan panjang di kelas III SDN Cintawana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa di kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal tersebut terlihat dari perbedaan hasil nilai rata-rata pretest kelas eksperimen yaitu 44,17 dan kelas kontrol 50,00, untuk nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yaitu 78,33 dan kelas kontrol 75,00. Uji normalitas dan homogenitas menunjukan data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh bahwa penggunaan media Tangga Pintar Satuan Panjang berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Upaya Peningkatan Pengawasan dan Pelayanan Fasilitas Pengguna Jasa Bandar Udara oleh Unit Airport Operation Landside & Terminal Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Permatasari, Dwi Indah; Prakosawati, Elisabeth Endang
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.5972

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan peningkatan pengawasan dan pelayanan fasilitas pengguna jasa di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Semakin meningkatnya pergerakan penumpang maka semakin besar pula kebutuhan akan ketersediaan fasilitas pelayanan di bandar udara, ini menyebabkan pihak bandara harus menyediakan berbagai fasilitas yang baik untuk penumpang dengan tujuan memberikan kenyamanan kepada penumpang selama berada di bandar udara. Unit yang bertanggung jawab atas pengawasan dan pelayanan fasilitas adalah unit Airport Operation Landside and Terminal (AOLT). Temuan di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa fasilitas yang rusak, seperti urinoir toilet bocor, drainase toilet tersumbat, baggage conveyor belt sering penuh, kursi yang disediakan di ruang tunggu masih kurang pada saat jam sibuk. Hal tersebut tentunya akan mengganggu kenyamanan penumpang selaku pengguna jasa. Sehingga pertanyaanya bagaimana upaya peningkatan pengawasan dan pelayanan fasilitas di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder berasal dari Standar Oprasional Prosedur (SOP) dan foto-foto yang berkaitan dengan permasalahan yang  diteliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data serta menarik   kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus – September 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit Airport Operation Landside and Terminal (AOLT) telah mengupayakan pengawasan dan pelayanan dengan baik mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM 41 Tahun 2023 tentang Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandar Udara, dimulai dari pengawasan dan pengecekan fasilitas secara berkala dan sistematis, dengan memanfaatkan system mobile untuk memonitoring di area terminal terutama pada area drop–off penumpang (curbside), Check-In Counter, Area Trolley, FIDS, Ruang Tunggu, Gate Keberangkatan, Toilet, Jembatan Penghubung, Smooking Room dan Baggage Claim Area. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa keseluruhan fasilitas berfungsi dengan baik saat operasional berlangsung. Hambatan dalam pengawasan dan pelayanan yaitu kerusakan fasilitas dan keterbatasan personil. Keterbatasan personil menjadi faktor utama yang menghambat efektivitas pengawasan, namun petugas telah menerapkan strategi pengawasan yang fleksibel dan efisien.
Optimalisasi Sistem Pengawasan Unit Apron Movement Control Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Keamanan di Area Airside Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta Timur Wulandari, Aliffia Dilla; Laksana, Andityo Pujo
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6672

Abstract

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, yang terletak di Jakarta, merupakan salah satu Bandar Udara yang melayani penerbangan domestik dengan jumlah penumpang mencapai 1.803.873 pada tahun 2023. Seiring meningkatnya aktivitas penerbangan, pengawasan di area sisi udara menjadi sangat penting guna mencegah berbagai potensi gangguan keselamatan seperti keberadaan Foreign Object Debris (FOD) dan pelanggaran lalu lintas kendaraan di apron. Penelitian ini dilakukan di Unit Apron Movement Control Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan sebagai data primer adalah hasil wawancara, hasil observasi dan dokumentasi. Sedangkan data sekundernya yaitu sumber data tidak langsung seperti foto dokumen dan jurnal-jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengawasan keamanan telah diterapkan melalui SOP dan fasilitas pendukung seperti CCTV dan mobil patroli. Namun, efektivitasnya masih belum optimal. Patroli rutin yang seharusnya dilakukan setiap dua jam tidak dapat terlaksana sepenuhnya karena keterbatasan jumlah personel yang hanya berjumlah tujuh orang. Selain itu CCTV berperan penting dalam mendukung pengawasan, tetapi masih terdapat kamera dengan visual buram dan beberapa area sisi udara yang belum tercakup.
Pengaruh Fasilitas Ruang Tunggu Domestik Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Supadio Pontianak Kalimantan Barat Tinambunan, Leonard Parlindungan; Yudianto, Kifni
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas ruang tunggu domestik terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Setiap bandar udara memiliki kesiapan fasilitas ruang tunggu yang mana merupakan salah satu ruangan yang selalu dikunjungi penumpang sebelum memasuki pesawat. Dalam hal ini fasilitas ruang tunggu nantinya akan secara langsung mempengaruhi kepuasan penumpang. Fasilitas tersebut seperti tempat duduk, pendingin ruangan, ATM, smoking roam, toilet, nursery room, fasilitas disabilitas, internet/WiFi, charging station, televisi, penerangan ruangan serta fasilitas restoran dan toko oleh-oleh. Kepuasan penumpang merupakan perasaan senang atau kecewa setelah mereka menggunakan fasilitas tersebut. Penumpang akan merasa puas jika fasilitas yang ada memadai sesuai kebutuhan mereka dan penumpang puas jika mereka merasa nyaman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan menyediakan data yang dapat diukur dan dianalisis secara statistik. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang ditujukan kepada penumpang yang pernah melakukan penerbangan di Bandar Udara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana, uji t dan koefisien determinasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan April - Mei 2025. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan SPSS v.25 menunjukan nilai t-hitung sebesar 26,982 t-tabel 1,661 dan skor sig. 0,000 0,05. Maka dapat dinyatakan Ha diterima, sehingga dapat diartikan bahwa Fasilitas Ruang Tunggu Domestik berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Penumpang Bandar Udara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi yang menunjukan sejauh mana pengaruh Fasilitas Ruang Tunggu Domestik terhadap Kepuasan Penumpang yakni 0,883. Ini berarti Fasilitas Ruang Tunggu Domestik memberikan kontribusi pengaruh sebesar 88,3% terhadap Kepuasan Penumpang. Sisanya 12,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Penggunaan Web Check-In Terhadap Kepuasan Penumpang Maskapai Citilink di Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang Anggraini, Rika Suhra; Frisnawati, Elnia
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6984

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan web check-in terhadap kepuasan penumpang Citilink di Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang, dengan fokus pada efektivitas layanan digital dalam meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan pengalaman penumpang dibandingkan check-in konvensional, serta besarnya pengaruh yang ditimbulkannya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling dari populasi rata-rata 4.035 pengguna web check-in Citilink pada Agustus–September 2024. Instrumen berupa kuesioner dengan skala Likert yang diuji validitas dan reliabilitasnya (nilai Cronbach’s Alpha variabel X = 0.951 dan variabel Y = 0.964, menunjukkan reliabel). Hasil uji validitas menunjukkan semua item valid. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 4.882 + 0,850X+e, dengan nilai t hitung 15.731 t tabel 1.984, yang berarti berpengaruh signifikan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0.716 menunjukkan bahwa penggunaan web check-in memengaruhi kepuasan penumpang sebesar 71,6%, sedangkan sisanya 28,4% dipengaruhi faktor lain. Mayoritas responden berusia 18–30 tahun (76%), bekerja sebagai wiraswasta (43%), dan sebagian besar menggunakan web check-in 1–2 kali. Responden menilai layanan web check-in Citilink mudah, cepat, andal, lengkap, dan aman, sehingga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan penumpang. Penelitian merekomendasikan agar Citilink meningkatkan kualitas sistem, memperluas sosialisasi, dan mengoptimalkan fitur digital untuk mendukung kepuasan pelanggan.
Analisis Prosedur Pelayanan Joumpa di Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang Monika, Adesti; Istiyani, Yuniar
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6631

Abstract

JOUMPA merupakan layanan VIP yang dikelola oleh PT. Gapura Angkasa, yang menawarkan layanan meet and greet, transfer, fast track, akses ke lounge, dan pengantaran bagasi untuk memberikan kebutuhan penumpang yang mengutamakan kenyamanan, kemudahan dan efisiensi selama di bandar udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pelayanan JOUMPA dan kendala serta solusi di Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan melalui observasi langsung ke Bandar Udara, wawancara dilakukan dengan narasumber pelayanan JOUMPA dan leader pag bag handling, dan dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan foto dan arsip terkait prosedur pelayanan JOUMPA. Data yang didapat selanjutnya akan dianalisis dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk validitas penelitian, hasil penelitian akan dilakukan uji keabsahan data dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pelayanan JOUMPA di Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang berjalan baik sesuai ketentuan, dan terbagi menjadi dua layanan, yaitu layanan meet and greet dan layanan transfer. Layanan ini bertujuan memberikan efisiensi dalam perjalanan penumpang dari dan menuju pesawat tanpa antrian panjang, mencakup dari penumpang itu datang ke bandar udara, pendampingan selama di bandar udara, hingga pengantaran ke pintu pesawat atau juga pengantaran ke penjemputan terakhir atau drop zone. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala seperti kurangnya jumlah petugas, keterlambatan penumpang, kendala komunikasi antar pihak, permintaan penumpang. Solusi yang dilakukan antara lain penambahan petugas khusus JOUMPA, peningkatan komunikasi dan koordinasi, serta memberikan pelayanan yang terbaik untuk memenuhi permintaan penumpang sesuai ketersediaan.
Persepsi Petugas Apron Movement Control (AMC) Terhadap Motivasi Kerja Atas Sistem Reward di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Nabila, Widi Hudani; Tamara, Amelia Puspa
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi petugas AMC terhadap motivasi kerja atas sistem reward yang di terapkan di Bandra Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima dan untuk mengetahui apa saja usulan perbaikan untuk sistem reward yang sudah ada agar meningkatkan motivasi kerja. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data, Kesimpulan dan Verifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang di lakukan dalam penelitian ini adalah wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa petugas AMC mempersepsikan sistem reward yang saat ini di terapkan di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima belum optimal dalam memotivasi petugas AMC, karena dinilai tidak adil dalam pemberian reward non finansial, frekuensinya jarang dan hanya terbatas pada momen tertentu, serta jenis reward berupa bonus dalam bentuk uang di anggap kurang memotivasi jangka panjang tanpa di ikuti dengan apresiasi atau pengakuan. Petugas AMC mempunyai usulan perbaikan untuk sistem reward agar meningkatkan motivasi kerjanya ialah dengan meningkatkan frekuensi reward, mengurangi dominasi punishment, meningkatkan variasi penerapan reward, serta memastikan keadilan dan keseimbangan perlakuan antar unit termasuk pemberian reward pada saat petugas bekerja lembur.
Analisis Pengaruh Tingkat Pemahaman Dalam Penggunaan Aplikasi Lion Parcel Terhadap Kepuasan Konsumen Widuraningtyas, Siwi; Nieamah, Kartika Fajar
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6707

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital mendorong perusahan pengiriman barang untuk menyediakan aplikasi berbasis smartphone untuk memudahkan konsumen mendapat berbagai pelayanan serta informasi melalui aplikasi tersebut. Lion Parcel ialah salah satu perusahaan pengiriman yang menyediakan aplikasi kepada konsumennya. Namun, berlandaskan ulasan dari Google Play Store serta penelitian sebelumnya terdapat keluhan dari konsumen mengalami kesulitan dalam memahami fitur-fitur aplikasi tersebut yang berpotensi mempengaruhi kepuasan mereka. Penelitian berikut bermaksud untuk mengetahui pengaruh serta seberapa besar presentase pengaruh tingkat pemahaman dalam penggunaan aplikasi Lion Parcel terhadap kepuasan konsumen. Penelitian berikut menerapkan pendekatan kuantitatif serta dilaksanakan kepada para pengguna aplikasi Lion Parcel di wilayah Kota Yogyakarta. Data dari penelitian berikut diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Data yang sudah terkumpul kemudian diolah serta diuji menerapkan analisis regresi linier sederhana, uji t, serta koefisien determinasi dengan program SPSS. Temuan penelitian mengindikasi bahwasanya tingkat pemahaman dalam penggunaan apliaksi Lion Parcel berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen. Besarnya pengaruh tingkat pemahaman dalam penggunaan aplikasi Lion Parcel ialah 76,9% serta 23,1%  dipengaruhi oleh faktor lain ataupun variabel lain.
Analisis Situation Awareness pada Aktivitas Kerja Petugas AMC di Bandar Udara Internasional Komodo Labuan Bajo Soleha, Halifatun; Ulfa, Rosiana
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v2i2.6362

Abstract

Situation Awareness merupakan sebuah persepsi atau tanggapan petugas AMC untuk dapat memahami kondisi atau keadaan pada wilayah airside bandar udara. Situation Awareness sangat penting karena dapat berpengaruh pada kinerja petugas AMC dan keberhasilan mereka dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab terhadap keamanan dan keselamatan saat kegiatan operasional penerbangan berlangsung. Petugas AMC harus bisa mencegah potensi bahaya yang akan terjadi sedini mungkin. Maka memerlukan kemampuan kesadaran yang tinggi dan respons cepat untuk dilakukan penencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana petugas AMC melakukan proses penerapan Situation Awareness, kendala yang dihadapi, solusi serta upaya untuk meningkatkan Situation Awareness di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Menguji keabsahan data menggunaan teknik triangulasi. Penelitian ini dilakukan pada periode Angustus – September 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Situation Awareness di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo telah dilaksanakan dengan baik, yang mencakup deteksi awal, pengumpulan data, penilaian risiko, tindakan cepat, serta evaluasi. Meskipun telah sesuai SOP, masih terdapat kelemahan seperti dalam pendeteksian gangguan dini dan komunikasi antar unit. Upaya peningkatan dilakukan melalui patroli rutin, optimalisasi CCTV, koordinasi dengan unit terkait, sosialisasi, serta pelatihan berbasis situasi nyata guna memperkuat kemampuan pengamatan dan pengambilan keputusan. Kendala utama meliputi keterbatasan sistem pengawasan, komunikasi yang kurang efektif, kekurangan personel dan kurangnya pemahaman terhadap SOP bagi personel junior. Solusi yang diusulkan adalah perbaikan CCTV jarak jauh dapat efektif, peningkatan komunikasi antar unit terkait, penambahan personel dan pelaksanaan pelatihan rutin.