cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Editorial Address
PT. Amirul Bangun Bangsa - Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Jawa Timur Telp : 0858-0680-8392 email : penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa
ISSN : -     EISSN : 30484251     DOI : https://doi.org/10.59837/jpnmb
Jurnal Penelitian Multidisplin Bangsa published every month (12 times a year), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 500 Documents
Analisis Pendekatan Supervisi Pendidikan Berbasis Pendidikan Modern di Sekolah Menengah Atas Hijriah Hijriah; Syahadatul Afida; Jusmawati Jusmawati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.832

Abstract

Supervisi pendidikan memegang peranan krusial sebagai instrumen dalam mendorong peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran, khususnya di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menghadapi berbagai tantangan kompleks dalam menghasilkan lulusan yang siap bersaing dan mampu beradaptasi di tengah dinamika pendidikan masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan berbagai model pendekatan supervisi, meliputi pendekatan direktif, non-direktif, serta kolaboratif, dalam bingkai konsep pendidikan modern di jenjang SMA. Adapun metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, yakni dengan menelaah dan menganalisis berbagai sumber literatur primer maupun sekunder, seperti buku teks dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil kajian mengungkapkan bahwa masing-masing pendekatan supervisi memiliki fungsi dan peran yang berbeda-beda: pendekatan direktif dinilai paling sesuai untuk guru yang baru memulai karier mengajar dan masih memerlukan bimbingan teknis secara langsung; pendekatan non-direktif lebih tepat diterapkan pada guru yang telah memiliki pengalaman dan kematangan profesional yang tinggi; sedangkan pendekatan kolaboratif terbukti paling relevan dalam menghadapi kompleksitas dan dinamika pembelajaran di SMA pada era pendidikan modern saat ini. Di samping itu, teknik supervisi secara personal seperti observasi di dalam kelas, serta metode supervisi berbasis kelompok seperti diskusi antar guru, workshop, dan rapat koordinasi, terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kapasitas profesional guru. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi akademik yang terprogram dan sistematis memberikan dampak positif yang nyata terhadap mutu pembelajaran, dengan kontribusi sebesar 57,2% pada salah satu studi kasus yang relevan dengan konteks SMA. Implikasi dari penelitian ini menegaskan perlunya pergeseran paradigma dalam pelaksanaan supervisi, dari model yang semata-mata bersifat administratif menuju pendekatan yang lebih manusiawi, fleksibel, dan kolaboratif, selaras dengan tuntutan implementasi Kurikulum Merdeka serta perkembangan digitalisasi pendidikan di tingkat SMA.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Aborsi Pada Siswa Putri Edita Revine Siahaan; Juniah Juniah; Winda Wahyu Ningsih; Fitri Yanti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.836

Abstract

Aborsi masalah kesehatan reproduksi yang kompleks khususnya remaja putri. Kurangnya pengetahuan yang benar mengenai aborsi berpotensi mendorong pengambilan keputusan yang salah dan meningkatkan risiko terjadinya praktik aborsi tidak aman yang dapat membahayakan kesehatan bahkan mengancam keselamatan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat pengetahuan siswa putri tentang aborsi di SMKN 1 Candipuro, Lampung Selatan, sebagai upaya awal dalam memahami kebutuhan edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 66 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup berisi 20 pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 59 siswa (89,4%), sedangkan 5 siswa (7,6%) memiliki pengetahuan cukup, dan hanya 2 siswa (3,0%) yang berada pada kategori pengetahuan kurang. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian besar siswa memiliki pengetahuan baik, masih terdapat kelompok kecil yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga peran guru, orang tua, serta tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan informasi yang akurat mengenai aborsi menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman dan risiko praktik aborsi tidak aman.
Analisis Sentimen Pengguna Aplikasi Investasi Saham Ajaib, IPOT, dan Stockbit Menggunakan Machine Learning Muhammad Vikri Mustafa; Dodi Candra Kurniawan; Amanda Putri Cheryl; Faris Widhiarta; Muhammad Arifin
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.840

Abstract

Kajian ini dirancang untuk memetakan dan membandingkan opini pengguna pada tiga platform investasi saham berbasis mobile di Indonesia, yakni Ajaib, IPOT (Indo Premier Online Technology), dan Stockbit, sekaligus mengukur efektivitas sejumlah algoritma machine learning dalam mengotomasi proses klasifikasi sentimen. Rancangan penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif komparatif. Sebanyak 15.000 ulasan dikumpulkan secara proporsional—5.000 ulasan per platform—melalui teknik web scraping pada Google Play Store dengan pendekatan purposive sampling. Data mentah kemudian diolah melalui serangkaian tahap pra-pengolahan meliputi normalisasi teks, penghapusan noise, penanganan nilai kosong, serta pembobotan fitur berbasis TF-IDF Vectorizer. Sentimen ulasan ditetapkan sebagai variabel respons, sedangkan jenis algoritma klasifikasi berperan sebagai variabel prediktor. Empat algoritma diuji secara komparatif, yaitu Logistic Regression, Naive Bayes, Support Vector Machine (SGD), dan Random Forest. Logistic Regression mencatat kinerja tertinggi dengan akurasi 87,30%, mengungguli Naive Bayes (86,77%), SVM-SGD (86,23%), dan Random Forest (85,67%). Pendekatan N-gram turut mengungkap keluhan dominan yang khas pada tiap platform: hambatan verifikasi identitas dan perubahan antarmuka di Ajaib, gangguan konektivitas di IPOT, serta kendala sinkronisasi akun sekuritas di Stockbit. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan potensi machine learning sebagai fondasi sistem pemantauan sentimen pengguna yang otomatis dan berbasis data secara real-time.
Peran Sosial Media Sebagai Alat Komunikasi Marketing Bagi Sebuah Perusahaan Properti di Cilap Residence Mochamad Luthfan Khazimi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial sebagai alat komunikasi pemasaran di Cilap Residence, sebuah perusahaan properti di Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemanfaatan media sosial secara optimal oleh perusahaan properti, khususnya di Sukabumi, yang sebagian besar masih menggunakannya sebatas media informasi dan promosi sederhana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi media sosial Instagram dan TikTok, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial yang konsisten selama enam bulan mampu meningkatkan jangkauan dan interaksi audiens. Analisis menggunakan pendekatan AIDA (Awareness, Interest, Desire, Action) menunjukkan bahwa media sosial berperan dalam membangun brand awareness, meningkatkan keterlibatan audiens, serta mendorong keputusan pembelian. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas media sosial dipengaruhi oleh konsistensi pengelolaan, kualitas konten, dan respons perusahaan terhadap audiens.
Q.S Al-Hujurat:12 Sebagai Landasan Normatif Dalam Membangun Etika Komunikasi Digital Andi Faiz Burhani; Anjung Kusumawati Wati; Irham Irham; Muhammad Pajar; Siti Rahma
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.842

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai etika komunikasi yang terkandung dalam QS. Al-Hujurat ayat 12 dan relevansinya terhadap perilaku remaja di media sosial. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode library research, artikel ini menganalisis tiga larangan fundamental dalam ayat tersebut yaitu Su’uzan (berprasangka buruk), tajassus (mencari-cari kesalahan orang lain), dan ghibah (menggunjing) dalam perspektif tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, Tafsir Ibnu Katsir, dan Tafsir Al-Maraghi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga larangan ini memiliki korespondensi yang signifikan dengan fenomena penyimpangan etika digital yang marak di kalangan remaja Indonesia, mencakup cyberbullying, hate speech, penyebaran hoaks, body shaming, dan doxing. Novelty penelitian ini terletak pada konstruksi model etika komunikasi Qur'ani yang bersifat operasional dan aplikatif untuk konteks media sosial kontemporer, bukan sekadar pendekatan normatif. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan literasi digital berbasis nilai keislaman yang dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan karakter remaja. Penelitian ini menegaskan bahwa Al-Qur'an, khususnya QS. Al-Hujurat ayat 12, memuat prinsip-prinsip etika komunikasi yang melampaui konteks historis dan tetap relevan dalam menghadapi tantangan digital era modern.
Pengaruh Filsafat Pancasila Terhadap Pembentukan Identitas Generasi Muda Ermaisah Ermaisah; Anwar Sidik
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh filsafat Pancasila terhadap pembentukan identitas generasi muda Indonesia di era globalisasi dan digitalisasi. Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa memiliki peran fundamental dalam membentuk arah kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, derasnya arus budaya global melalui media sosial, hiburan, dan teknologi menimbulkan dilema identitas bagi generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di sekolah menengah atas dan organisasi kepemudaan, melibatkan siswa, mahasiswa, guru, serta pembina organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman generasi muda terhadap Pancasila masih bersifat normatif dan formal, terbatas pada hafalan sila-sila tanpa penghayatan filosofis yang mendalam. Identitas generasi muda terbentuk dari kombinasi nilai lokal dan global, sehingga internalisasi nilai Pancasila belum sepenuhnya kuat. Faktor penghambat utama adalah pendekatan pendidikan yang terlalu formal dan kurang kontekstual, serta dominasi budaya populer global. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi pendidikan yang lebih kreatif dan relevan, seperti pemanfaatan media sosial, pengaitan nilai Pancasila dengan isu aktual, serta penguatan peran keluarga, sekolah, dan organisasi kepemudaan. Dengan demikian, filsafat Pancasila tetap relevan sebagai dasar pembentukan identitas generasi muda, namun membutuhkan revitalisasi agar mampu menjawab tantangan zaman.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Modal Sosial dalam Akses Informasi Pendidikan di Kalangan Mahasiswa Raodah Tul Syahwani; Fauziah Fauziah; Yestika Ruku; Etti Herawati; Faras Maghfira Bakar; Susi Susanti; Said Hanafi; Mardiyanti Mardiyanti; Arma Barek Wotan; Rizka Rizka; Dyan Paramitha Darmayanti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial Instagram sebagai modal sosial dalam akses informasi pendidikan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah dua belas orang mahasiswa aktif di Kota Makassar yang menggunakan Instagram sebagai media memperoleh informasi pendidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif untuk memahami pengalaman dan pandangan informan terkait penggunaan Instagram dalam memperoleh informasi pendidikan serta memperluas jaringan sosial digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan mahasiswa untuk memperoleh berbagai informasi pendidikan, seperti beasiswa, seminar, webinar, lomba, kegiatan organisasi, dan informasi akademik lainnya melalui fitur follow, story, explore, komentar, dan direct message (DM). Selain sebagai media informasi, Instagram juga berperan sebagai modal sosial yang membantu mahasiswa membangun relasi, memperluas jaringan sosial, dan memperoleh akses informasi pendidikan secara lebih cepat dan luas. Namun, penggunaan Instagram sebagai sumber informasi pendidikan juga memiliki beberapa kendala, seperti banyaknya informasi yang tersebar, munculnya informasi hoaks atau tidak jelas, serta hambatan teknis dalam mengakses informasi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan literasi digital dan sikap selektif dalam memanfaatkan Instagram sebagai sumber informasi pendidikan di era digital.
Peran Peer Group dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Academic Resilience Mahasiswa Windy Bara Tau; Ardianti Dwi Andini; Mutmainnah Rusli; Irwansyah Irwansyah; Asrini Asrini; Muhammad Nurhidayat; Jumriana Jumriana; Siti Nur Khalisa; Risdayanti Risdayanti; Ribka Paseno; Elfrida Febriani Sastri; Dyan Paramitha Darmayanti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran peer group dalam meningkatkan motivasi belajar dan academic resilience mahasiswa serta memahami dinamika kelompok pertemanan dalam kehidupan akademik di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah 14 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang memiliki kelompok pertemanan tetap dan aktif dalam interaksi akademik di kampus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan “bahwa peer group memiliki peran penting dalam kehidupan akademik mahasiswa. Kelompok pertemanan terbentuk melalui proses interaksi sosial yang berlangsung secara alami berdasarkan kedekatan emosional, intensitas komunikasi, pengalaman bersama, serta kesamaan tujuan selama menjalani perkuliahan. Peer group berfungsi sebagai sumber motivasi belajar melalui kebiasaan saling membantu, berbagi informasi akademik, belajar bersama, serta memberikan dukungan emosional antaranggota kelompok. Selain itu, peer group juga berperan dalam memperkuat academic resilience mahasiswa melalui dukungan sosial, kerja sama, dan kebiasaan saling mengingatkan ketika menghadapi” tekanan akademik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dinamika kelompok pertemanan tidak selalu memberikan pengaruh positif. Aktivitas nongkrong yang berlebihan, suasana pertemanan yang terlalu santai, serta kebiasaan menunda tugas dapat menurunkan fokus belajar dan kedisiplinan akademik mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan dalam memilih lingkungan pertemanan yang suportif, menjaga keseimbangan antara aktivitas sosial dan akademik, serta tetap memiliki tujuan akademik yang jelas. Dengan demikian, peer group menjadi salah satu faktor sosial yang berpengaruh dalam membentuk motivasi belajar dan academic resilience mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Manajemen Program Insentif Bulanan Guru Al-Qur’an (IBUQU) dalam Mendukung Dakwah Pendidikan di LAZNAS Nurul Hayat Gresik Athiyyah Salma Salsabila; Anita Nur Hafidloh
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.854

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengelolaan Program Insentif Bulanan Guru Al-Qur’an (IBUQU) di LAZNAS Nurul Hayat Gresik dalam mendukung dakwah pendidikan, berdasarkan fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan), serta dampaknya terhadap keberlanjutan dakwah guru Al-Qur’an. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah pengelola program IBUQU, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program IBUQU telah berjalan cukup baik dan terstruktur sesuai fungsi manajemen. Perencanaan memiliki sasaran jelas, pengorganisasian menunjukkan pembagian tugas sistematis, pelaksanaan memberikan dukungan finansial kepada guru Al-Qur’an, dan pengawasan dilakukan melalui sistem monitoring berbasis laporan absensi. Program ini berdampak positif pada aspek ekonomi, sosial, dan spiritual guru Al-Qur’an, terutama dalam meningkatkan motivasi dan menjaga keberlanjutan aktivitas dakwah pendidikan. Walaupun demikian, program ini dihadapkan dengan kendala seperti keterbatasan anggaran, sistem pencairan insentif yang belum optimal, serta pengawasan yang bersifat administratif. Oleh karena itu, penguatan penguatan pada aspek evaluasi program dan pengembangan strategi pendanaan untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program sangat diperlukan.
Kreativitas dan Inovasi sebagai Strategi Penguatan Manajemen Kewirausahaan di Sekolah Andi Ratu Ayuashari Anwar; Wahira Wahira
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.863

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menelaah kontribusi kreativitas dan inovasi sebagai strategi pengembangan manajemen kewirausahaan di lingkungan sekolah serta pengaruhnya terhadap peningkatan kompetensi wirausaha peserta didik. Metode yang diterapkan adalah kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, buku teks, dan hasil riset terdahulu yang relevan dengan kreativitas, inovasi, dan pengelolaan kewirausahaan sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah dokumentasi dan penelusuran sumber ilmiah, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif mencakup tahapan pemilahan data, pemaparan data, dan penyimpulan. Variabel inti dalam kajian ini meliputi kreativitas, inovasi, dan pengelolaan kewirausahaan sekolah. Temuan kajian mengungkapkan bahwa kreativitas dan inovasi memegang peranan krusial dalam membentuk ekosistem sekolah yang kondusif bagi pengembangan jiwa wirausaha, mempertajam kemampuan berpikir kreatif peserta didik, membangun iklim sekolah yang inovatif, serta mendorong terwujudnya program pembelajaran berbasis kewirausahaan yang lebih optimal. Di samping itu, kepala sekolah berperan sebagai agen inovasi dan motor penggerak dalam menanamkan budaya wirausaha melalui kebijakan dan program sekolah yang bersifat kreatif. Simpulan kajian ini menegaskan bahwa penerapan kreativitas dan inovasi secara konsisten dan berkesinambungan mampu memperkokoh pengelolaan kewirausahaan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan yang responsif terhadap dinamika zaman.