cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Editorial Address
PT. Amirul Bangun Bangsa - Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Jawa Timur Telp : 0858-0680-8392 email : penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa
ISSN : -     EISSN : 30484251     DOI : https://doi.org/10.59837/jpnmb
Jurnal Penelitian Multidisplin Bangsa published every month (12 times a year), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 500 Documents
Hubungan Pola Konsumsi Karbohidrat Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Kediri III Kabupaten Tabanan Putu Jasmine Jacinda Pramita; Gusti Ayu Dewi Kusumayanti; I Komang Agusjaya Mataram
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.891

Abstract

Pola konsumsi karbohidrat yang buruk dan aktivitas fisik yang rendah merupakan faktor risiko utama ketidakstabilan glikemik pada penderita Diabetes Mellitus (DM) tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi karbohidrat (jenis, jumlah, frekuensi) dan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada penderita DM tipe II di Puskesmas Kediri III, Kabupaten Tabanan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional terhadap 45 sampel yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui formulir FFQ dan kuesioner GPAQ, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Mayoritas sampel mengonsumsi jenis karbohidrat yang beragam (57,8%), namun memiliki jumlah konsumsi berlebih (71,1%) dan frekuensi sering (42,2%). Sebagian besar sampel (51,1%) melakukan aktivitas fisik kategori sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi karbohidrat (p < 0,05) dan aktivitas fisik (p < 0,05) dengan kadar glukosa darah pada penderita DM tipe II. Ada hubungan antara pola konsumsi karbohidrat dan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah. Penderita DM tipe II disarankan untuk mengatur pola makan, terutama dalam pemilihan jenis dan jumlah karbohidrat, serta meningkatkan aktivitas fisik secara teratur untuk menjaga kestabilan kadar glukosa darah. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian kadar glukosa darah pada penderita DM tipe II dapat ditingkatkan melalui edukasi gizi yang berfokus pada pengaturan jenis, jumlah, dan frekuensi konsumsi karbohidrat serta peningkatan aktivitas fisik secara teratur sebagai bagian dari upaya pencegahan komplikasi diabetes.
Mutu Organoleptik Serta Kandungan Gizi Kue Semprit Berdasarkan Rasio Tepung Mocaf Dan Tepung Kacang Hijau Made Sri Nindia Saharani Wiyasa; Ni Putu Agustini; I Gusti Putu Sudita Puryana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.893

Abstract

Kue semprit adalah salah satu jenis cookies yang dalam penelitian ini dibuat dengan menggunakan tepung mocaf dan tepung kacang hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu oragnoleptik serta kandungan gizi kue semprit berdasarkan rasio tepung mocaf dan tepung kacang hijau. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental yang percobaanya dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 5 perlakuan yaitu rasio tepung mocaf dan tepung kacang hijau, 90% : 10%, 85% : 15%, 80% : 20%, 75% : 25%, 70% : 30% dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh perlakuan rasio tepung mocaf dan tepung kacang hijau terhadap tingkat kesukaan pada warna, aroma, tekstur, rasa, penerimaan secara keseluruhan, mutu warna dan mutu tekstur pada kue semprit. Perlakuan dengan rasio tepung mocaf 70% : tepung kacang hijau 30% (P5) dinyatakan sebagai perlakuan terbaik dengan nilai rata-rata kadar protein 7,69 dan kadar serat 8,16. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa kue semprit berbahan tepung mocaf dan tepung kacang hijau berpotensi dikembangkan sebagai makanan selingan bergizi yang mendukung pemanfaatan pangan local serta menggurangi ketergantungan terhadap tepung terigu.
Pengaruh Lama Pengolahan dengan Air Fryer terhadap Mutu Organoleptik, Kadar Protein dan Kapasitas Antioksidan pada Tempe Bacem Ni Putu Putri Kusuma Dewi; Badrut Tamam; I Komang Agusjaya Mataram
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.896

Abstract

Tempe merupakan pangan tradisional Indonesia yang kaya protein dan senyawa antioksidan. Tempe dapat diolah menjadi tempe bacem dengan cita rasa khas yang dipengaruhi oleh proses pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengolahan dengan air fryer terhadap mutu organoleptik, kadar protein, dan kapasitas antioksidan pada tempe bacem. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari lima perlakuan waktu pengolahan, yaitu 12 menit (P1), 15 menit (P2), 18 menit (P3), 21 menit (P4), dan 24 menit (P5) pada suhu 180°C dengan tiga kali ulangan. Uji organoleptik dilakukan oleh 30 panelis semi terlatih meliputi uji hedonik terhadap warna, rasa, aroma, tekstur, dan penerimaan keseluruhan serta uji mutu hedonik terhadap warna dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengolahan memberikan pengaruh nyata terhadap mutu organoleptik dan kadar protein, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kapasitas antioksidan. Kadar protein tempe bacem berkisar antara 13,9101%bb hingga 19,8944%bb, sedangkan kapasitas antioksidan berkisar antara 836,50 mg GAE/L hingga 879,80 mg GAE/L. Perlakuan terbaik diperoleh pada P5 berdasarkan tingkat penerimaan panelis dan hasil analisis objektif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa lama pengolahan menggunakan air fryer berpengaruh terhadap mutu organoleptik dan kadar protein, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kapasitas antioksidan tempe bacem. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengolahan tempe bacem menggunakan air fryer selama 24 menit pada suhu 180°C dapat dijadikan alternatif pengolahan untuk menghasilkan produk dengan tingkat penerimaan yang baik serta mempertahankan kandungan protein dan kapasitas antioksidan, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai acuan bagi masyarakat maupun pengembangan produk pangan berbasis tempe.
Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro dan Serat Serta Status Gizi dengan Hipertensi di Puskesmas Kediri III Kabupaten Tabanan Ni Kadek Herliana Putri Wahyudana; Gusti Ayu Dewi Kusumayanti; Ni Made Yuni Gumala
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.898

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia dan dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala. Kejadian hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah asupan zat gizi mikro, asupan serat, dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi mikro, asupan serat, serta status gizi dengan hipertensi di Puskesmas Kediri III Kabupaten Tabanan. Rancangan penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 45 sampel yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data asupan zat gizi mikro dan serat dikumpulkan menggunakan metode food recall 2x24 jam, status gizi diukur menggunakan RLPP, serta tekanan darah diukur untuk menentukan status hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium (p = 0,001), kalsium (p = 0,003), kalium (p = 0,009), dan magnesium (p = 0,030) dengan hipertensi, sedangkan asupan serat (p = 0,754) dan status gizi berdasarkan RLPP (p = 0,384) tidak berhubungan dengan hipertensi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan asupan zat gizi mikro melalui penerapan pola makan sehat seperti diet DASH dapat menjadi salah satu strategi nonfarmakologis dalam membantu pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan kepada masyarakat untuk mengontrol asupan natrium dan meningkatkan konsumsi makanan sumber mineral guna membantu menjaga tekanan darah tetap normal serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.
Pengaruh Pemberian Edukasi Tentang Anemia Terhadap Tingkat Konsumsi Zat Besi (Fe) Asam Folat Vitamin B12 dan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Sukawati I Dewa Ayu Mas Ari Sinta; I Gusti Agung Ari Widarti; I Komang Agusjaya Mataram
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.900

Abstract

Masalah kesehatan berupa anemia di kalangan remaja putri erat kaitannya dengan minimnya asupan zat besi (Fe), vitamin B12, dan asam folat. Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi dampak edukasi anemia terhadap kadar hemoglobin serta tingkat konsumsi ketiga nutrisi tersebut. Melalui pendekatan pra-eksperimental dengan model one group pretest-posttest, riset ini melibatkan 55 remaja putri yang terindikasi anemia (Hb <12 g/dL). Data asupan nutrisi dikumpulkan lewat wawancara berbasis kuesioner SQ-FFQ, sedangkan data hemoglobin diperoleh dari Puskesmas I Sukawati (sebelum intervensi) dan pengukuran langsung (setelah intervensi). Berdasarkan uji paired sample t-test, intervensi edukasi terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan konsumsi zat besi (p=0,016), asam folat (p=0,018), dan vitamin B12 (p=0,027). Kendati demikian, kadar hemoglobin tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (p=0,159). Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi efektif memperbaiki pola konsumsi zat gizi mikro, namun belum cukup untuk menaikkan kadar hemoglobin dalam durasi dua minggu. Hal ini mengimplikasikan bahwa edukasi tentang anemia dapat dijadikan strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan konsumsi zat besi, asam folat, dan vitamin B12 pada remaja putri, sehingga perlu diterapkan secara berkelanjutan dan dikombinasikan dengan intervensi lain guna mendukung peningkatan kadar hemoglobin serta pencegahan anemia. Studi berikutnya disarankan melibatkan kelompok kontrol, mengintensifkan frekuensi edukasi, serta memisahkan waktu pelaksanaan pretest dan posttest.
Pemanfaatan Cisco Packet Tracer Sebagai Media Pembelajaran Jaringan Komputer Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dasar UMKM Digital Tamsir Ariyadi; Holipah Mardotilah; Lutfiah Anggraini; Sari Yulia; Sonia Febrianti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.904

Abstract

Cisco Packet Tracer merupakan media simulasi jaringan yang memungkinkan visualisasi topologi, konfigurasi perangkat secara aman, dan praktik berulang tanpa perangkat fisik. Dalam konteks UMKM digital, penguasaan dasar routing, switching, pengalamatan IP, segmentasi jaringan, dan keamanan sederhana menjadi semakin penting untuk mendukung konektivitas usaha kecil. Artikel ini menelaah pemanfaatan Cisco Packet Tracer dalam pembelajaran jaringan komputer melalui kajian literatur sistematis terhadap artikel jurnal Indonesia periode 2021–2026 yang membahas hasil belajar, efektivitas media, simulasi jaringan, dan rancangan jaringan praktis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Cisco Packet Tracer membantu peserta didik memahami konsep jaringan yang abstrak melalui simulasi visual, mendukung pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah pada materi routing, switching, VLAN, DHCP, dan LAN, serta meningkatkan kesiapan peserta didik menghadapi lingkungan digital. Temuan tersebut menegaskan bahwa Packet Tracer tidak hanya berfungsi sebagai alat praktikum, tetapi juga sebagai sarana yang menjembatani teori jaringan dengan kebutuhan implementasi pada lingkungan UMKM digital, sehingga relevan untuk memperkuat kompetensi dasar jaringan dan literasi digital peserta didik.
Pengaruh Variasi Dosis Biji Pepaya (Carica papaya Linnaeus) sebagai Koagulan Alami Terhadap Penurunan Tingkat Kekeruhan Air Sungai Nur Rafannisa Rusdayanti; Syarifudin Syarifudin; Abdul Khair
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.910

Abstract

Kekeruhan merupakan salah satu parameter fisik dalam penilaian kualitas air bersih karena berkaitan dengan keberadaan partikel tersuspensi yang dapat mengganggu estetika air dan berpotensi membawa mikroorganisme patogen. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengolahan air yang efektif dan ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan koagulan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis serbuk biji pepaya (Carica papaya Linnaeus) sebagai koagulan alami terhadap penurunan tingkat kekeruhan air Sungai serta menentukan dosis yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan desain posttest only with control group. Sampel air diambil dari sungai menggunakan metode grab sampling dan diberi perlakuan koagulasi–flokulasi dengan variasi dosis 0 mg/L, 300 mg/L, 600 mg/L, dan 900 mg/L, masing-masing enam kali pengulangan dengan waktu kontak 60 menit. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi dosis serbuk biji pepaya berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kekeruhan air sungai (p < 0,001). Dosis 900 mg/L merupakan dosis paling efektif dengan nilai rata-rata kekeruhan akhir sebesar 51,67 NTU, namun hasil tersebut belum memenuhi baku mutu kekeruhan air bersih (< 3 NTU). Serbuk biji pepaya berpotensi sebagai koagulan alami, namun penggunaannya perlu dikombinasikan dengan proses pengolahan lanjutan agar kualitas air memenuhi standar kesehatan.
Strategi Diplomasi Digital Indonesia Melalui Twitter Dalam Meningkatkan Citra Internasional (2022-2023) Indah Cinta Aulia; Ushwatul Jannah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.911

Abstract

Transformasi teknologi digital telah mempengaruhi berbagai dimensi hubungan internasional, termasuk cara menjalankan aktivitas diplomatik di era modern. Perubahan tersebut mendorong munculnya praktik diplomasi digital, yaitu penggunaan aplikasi digital sebagai sarana komunikasi dalam menyampaikan kepentingan negara kepada masyarakat global. Penelitian ini menganalisis strategi Indonesia dalam memanfaatkan twitter untuk memperkuat citra internasional pada periode 2022-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan dengan pendekatan deskriptif dan memanfaatkan Teknik analisis konten terhadap akun resmi pemerintah, termasuk Kementerian luar negeri republik Indonesia serta perwakilan diplomatik Indonesia luar negeri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi diplomasi digital Indonesia diwujudkan melalui beberapa pendekatan, antara lain penyebaran narasi positif terkait kebijakan luar negeri, promosi budaya dan pariwisata, serta respons yang cepat terhadap isu-isu global. Selain itu, penggunaan bahasa yang komunikatif, penyajian visual yang menarik, serta interaksi aktif dengan audiens internasional berkontribusi dalam meningkatkan tingkat keterlibatan (engagement) dalam membentuk persepsi positif terhadap Indonesia. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti kurangnya konsistensi dalam penyampaian pesan, perbedaan segmentasi audiens, serta tingginya persaingan informasi di ruang digital global. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi strategi komunikasi digital yang lebih terintegrasi, konsisten, dan adaptif agar diplomasi digital Indonesia dapat berjalan lebih efektif dalam membangun citra internasional yang positif.
Resiliensi Energi Indonesia di Tengah Krisis Selat Hormuz: Peran Biodiesel Sawit dan Hilirisasi Nikel sebagai Instrumen Pertahanan Geoekonomi Tahun 2026 Fadilah Yasmin Nur Ummi Siddik; Ushwatul Jannah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.913

Abstract

Krisis geopolitik di Selat Hormuz tahun 2026 yang melibatkan eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah memicu lonjakan harga minyak mentah dunia yang mengancam stabilitas fiskal Indonesia. Sebagai jalur distribusi 20% pasokan minyak global, gangguan navigasi di wilayah ini meningkatkan volatilitas harga energi secara drastis, tercermin dalam tren bullish harga minyak West Texas Intermediate (WTI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi resiliensi energi Indonesia melalui optimalisasi kekayaan sumber daya alam domestik sebagai instrumen pertahanan ekonomi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar $1 per barrel berimplikasi pada pembengkakan beban subsidi APBN hingga Rp6,8 triliun. Pemerintah mengimplementasikan kebijakan biodiesel sawit (B50) yang mampu menggantikan solar impor secara fisik dan diproyeksikan menghemat devisa negara hingga Rp 48 triliun untuk memitigasi resiko terssebut. Kebijakan hilirisasi nikel memberikan kontribusi finansial melalui peningkatan pendapatan negara yang digunakan sebagai subsidi silang untuk menambal beban energi secara beriringan. Sinergi antara kedaulatan sumber daya hayati dan mineral ini bertindak sebagai perisai fiskal yang memungkinkan Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih stabil dibandingkan negara – negara lain yang tidak memiliki komoditas serupa di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Analisis Clustering Penjualan Barang Elektronik Bekas Menggunakan Algoritma K-Means pada Toko Eldorado Kudus Ilham Dwi Pranoto; Rafly Channan Assegaf; Ahmad Afifuddin; Muhammad Arifin
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.914

Abstract

Pengelolaan data penjualan memiliki peran penting dalam mendukung pengambilan keputusan pada usaha penjualan barang elektronik bekas, khususnya dalam pengendalian persediaan dan penyusunan strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan produk berdasarkan tingkat penjualannya dengan menerapkan algoritma K-Means Clustering pada data penjualan Toko Eldorado Kudus. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tahapan Knowledge Discovery in Databases (KDD) yang meliputi pembersihan data, transformasi data, proses data mining, dan evaluasi hasil. Data yang dianalisis merupakan data primer berupa penjualan 50 produk elektronik bekas dengan variabel stok awal, stok keluar, dan stok akhir yang diperoleh melalui dokumentasi penjualan. Setelah melalui proses pembersihan dan normalisasi, data dikelompokkan menjadi dua cluster menggunakan algoritma K-Means. Hasil analisis menunjukkan bahwa algoritma mampu memisahkan produk berdasarkan karakteristik tingkat penjualannya, yaitu kelompok produk dengan tingkat penjualan tinggi dan kelompok produk dengan tingkat penjualan rendah. Sebanyak 14,3% produk termasuk kategori terjual laris, sedangkan 85,7% berada pada kategori terjual tidak laris. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma K-Means dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung dalam mengevaluasi pola penjualan, mengoptimalkan pengelolaan stok, serta membantu penyusunan strategi penjualan yang lebih efektif di Toko Eldorado Kudus.