cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Editorial Address
PT. Amirul Bangun Bangsa - Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Jawa Timur Telp : 0858-0680-8392 email : penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa
ISSN : -     EISSN : 30484251     DOI : https://doi.org/10.59837/jpnmb
Jurnal Penelitian Multidisplin Bangsa published every month (12 times a year), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 500 Documents
Hubungan Tingkat Konsumsi Energi, Zat Gizi Makro dan Status Gizi dengan Prestasi Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Bangli Ni Wayan Wida Pradnyamitha; I Komang Agusjaya Mataram; I Wayan Ambartana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.958

Abstract

Prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah status gizi yang berkaitan dengan tingkat konsumsi energi dan zat gizi makro. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan tingkat konsumsi energi, zat gizi makro, dan status gizi dengan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Bangli. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 78 siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan metode food recall 1 × 24 jam selama dua hari tidak berturut-turut, pengukuran antropometri berdasarkan IMT/U, dan pencatatan nilai rapor. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat konsumsi energi kategori defisit (61,5%), tingkat konsumsi protein kategori adekuat (73,1%), tingkat konsumsi lemak kategori defisit (55,1%), dan tingkat konsumsi karbohidrat kategori adekuat (73,1%). Sebagian besar siswa memiliki status gizi normal (70,5%) dan prestasi belajar kategori baik (64,1%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara konsumsi energi (r = 0,362), protein (r = 0,751), lemak (r = 0,362), dan karbohidrat (r = 0,585) dengan status gizi, serta hubungan antara status gizi dan prestasi belajar (r = 0,227). Pemenuhan kebutuhan energi dan zat gizi makro yang optimal berperan dalam mempertahankan status gizi yang baik sehingga mendukung prestasi belajar siswa. Sekolah disarankan meningkatkan edukasi gizi melalui UKS, penyuluhan gizi, dan penyediaan kantin sehat.
Kadar Hemoglobin Siswi SMK Bali Dewata Berdasarkan Tingkat Pengetahuan dan Pola Konsumsi Inhibitor Zat Besi Ni Putu Nindya Aprilia Dewi; Ida Ayu Eka Padmiari; Ni Nengah Ariati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.962

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas. Faktor yang diduga berhubungan dengan kadar hemoglobin antara lain tingkat pengetahuan dan pola konsumsi inhibitor zat besi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kadar hemoglobin berdasarkan tingkat pengetahuan serta pola konsumsi inhibitor zat besi pada siswi di SMK Bali Dewata Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 65 siswi dipilih menggunakan teknik propotional random sampling. Data yang dikumpulkan meliputi kadar hemoglobin, tingkat pengetahuan, serta jenis dan frekuensi konsumsi inhibitor zat besi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 90,8% siswi tidak mengalami anemia dan 9,2% mengalami anemia. Sebanyak 67,7% siswi memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan 32,3% kategori kurang. Berdasarkan jenis konsumsi inhibitor zat besi, 76,9% siswi termasuk kategori banyak dan 23,1% kategori sedikit. Berdasarkan frekuensi konsumsi inhibitor zat besi, sebagian besar siswi termasuk kategori sering mengonsumsi inhibitor zat besi ≥4 kali/minggu. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin berdasarkan tingkat pengetahuan, jenis konsumsi inhibitor zat besi, maupun frekuensi konsumsi inhibitor zat besi (p>0,05).
Status Stunting Berdasarkan Dukungan Keluarga dan Riwayat Pemberian ASI pada Anak Usia 6-36 Bulan di Desa Abang Karangasem Ni Nengah Dita Dwivandesi; I Gusti Agung Ari Widarti; I Komang Agusjaya Mataram
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.965

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis ditandai dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur kurang dari -2 SD. Stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya riwayat pemberian ASI dan dukungan keluarga. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam keberhasilan praktik menyusui, yang pada akhirnya berdampak pada status gizi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan riwayat pemberian ASI dengan status stunting pada anak usia 6–36 bulan di Desa Abang, Karangasem. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Data disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dan tabel silang, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan Riwayat ASI (p < 0,002), serta terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI dengan status stunting (p < 0,001). Anak yang tidak mendapatkan dukungan keluarga yang baik dan memiliki riwayat pemberian ASI yang tidak sesuai cenderung lebih berisiko mengalami stunting. Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan keluarga dan riwayat pemberian ASI memiliki peranan penting terhadap kejadian stunting pada anak usia 6–36 bulan. Diharapkan keluarga dapat mendukung pemberian ASI secara optimal sebagai upaya pencegahan stunting pada anak
Kajian Literatur: Sebaran, Karakteristik, dan Dampak Mikroplastik terhadap Ekosistem Terestrial di Indonesia Khairunisa Khairunisa; Lies Wuryanita Adriyani; Nuzulul Anggi Rizki
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.966

Abstract

Pencemaran mikroplastik telah menjadi isu lingkungan yang semakin mendapat perhatian karena tidak hanya mencemari ekosistem perairan tapi juga ekosistem terestrial. Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah sebaran, karakteristik, dan dampak mikroplastik terhadap ekosistem terestrial di Indonesia. Penelitian menggunakan metode literature review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar dan ScienceDirect menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan mikroplastik dan ekosistem terestrial. Sebanyak 30 artikel diidentifikasi, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh 16 artikel yang memenuhi tahap penyaringan, dan 8 artikel dipilih sebagai bahan analisis. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui analisis hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mikroplastik telah ditemukan pada tanah pertanian, kompos, air tanah, lindi tempat pembuangan akhir (TPA), bahan pangan, satwa liar, dan manusia. Bentuk mikroplastik yang dominan adalah fragmen dan serat (fiber), sedangkan jenis polimer yang paling banyak ditemukan adalah polyethylene, polypropylene, dan polyethylene terephthalate. Keberadaan mikroplastik berdampak terhadap penurunan kualitas tanah, gangguan pertumbuhan tanaman, penurunan fungsi ekologis organisme terestrial, serta berpotensi berpindah melalui rantai pangan hingga meningkatkan risiko paparan pada manusia yang dapat menyebabkan gangguan kemampuan berpikir, mengingat, dan mengambil keputusan.
Hubungan Tingkat Konsumsi Zat Gizi Makro dan Status Gizi dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di SMA Negeri 4 Singaraja Putu Anggytha Putricahyani; Ni Made Dewantari; I Wayan Juniarsana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i3.968

Abstract

Salah satu persoalan kesehatan reproduksi yang kerap dialami oleh remaja putri ialah gangguan pada siklus menstruasi yang dapat dipengaruhi oleh tingkat asupan zat gizi makro serta kondisi status gizi individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi zat gizi makro dan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional pada 88 sampel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data mengenai konsumsi zat gizi diperoleh melalui metode recall 24 jam sebanyak dua kali, status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U), sedangkan data terkait gangguan siklus menstruasi dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis hubungan antara tingkat konsumsi zat gizi makro dan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai keterkaitan asupan zat gizi makro dan status gizi terhadap gangguan siklus menstruasi pada remaja putri sebagai dasar dalam upaya pencegahan dan pengelolaan masalah kesehatan reproduksi remaja
Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Sebelum dan Sesudah Edukasi Kanker Menggunakan Media Video di SMA Negeri 4 Singaraja Ni Putu Tiara Handayani; Ni Made Yuni Gumala; I Made Suarjana
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.969

Abstract

Kanker ialah penyakit tidak menular yang berperan sebagai salah satu faktor kematian kedua di dunia serta dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, termasuk pola makan tidak sehat. Dalam konteks pencegahan kanker, edukasi penting dilakukan untuk menanamkan kebiasaan konsumsi yang sehat sejak dini. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan faktor risiko kanker. Riset ini mempunyai tujuan guna menyelidiki perbedaan pengetahuan dan sikap remaja putri sebelum serta selepas diberikan edukasi kanker memakai media video. Jenis riset ini yaitu pre-experimental melalui desain one group pretest-posttest. Sampel riset sejumlah 69 remaja putri di SMA Negeri 4 Singaraja yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data pengetahuan serta sikap didapatkan menggunakan kuesioner, kemudian dilakukan analisis memakai uji Wilcoxon. Hasil riset memperlihatkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 74,84 menjadi 90,03 dengan nilai p = 0,000. Rerata skor sikap remaja putri mengalami peningkatan dari 79,84 menjadi 90,78 dengan nilai p = 0,000. Penelitian memperlihatkan ditemukan perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap sebelum serta selepas edukasi. Media video mampu dipakai selaku alternatif media edukasi kesehatan di lingkungan sekolah sebagai upaya pencegahan kanker sejak dini. Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan metode edukasi secara langsung atau tatap muka agar proses penyampaian materi dan interaksi dapat dilakukan secara lebih optimal.
Hubungan Penerapan Pengaturan Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus di Puskesmas II Denpasar Barat Melia Febrianti Valentina; Ni Komang Wiardani; Hertog Nursanyoto
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i2.972

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Pengendalian kadar glukosa darah dipengaruhi oleh penerapan pengaturan makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan pengaturan makan dan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada pasien rawat jalan diabetes melitus di Puskesmas II Denpasar Barat. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 42 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pengaturan makan dikumpulkan menggunakan formulir SQ-FFQ dan form jadwal makan, sedangkan aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner GPAQ. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik rendah (66,7%) dan kadar glukosa darah terkendali (81%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara pengaturan makan dengan kadar glukosa darah (p>0,05). Namun, terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah (p=0,026; rs=-0,343). Disimpulkan bahwa aktivitas fisik berhubungan dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus, sedangkan pengaturan makan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Peningkatan aktivitas fisik secara teratur diperlukan untuk membantu pengendalian glukosa darah.
Perbedaan Penerapan Food Hygiene Sanitasi Sebelum dan Sesudah Edukasi di Instalasi Gizi RSUD Tabanan Bali Ni Putu Erika Setiadewi; Ni Nengah Ariati; Ni Putu Agustini
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i3.980

Abstract

Hygiene dan sanitasi makanan diperlukan dalam kegiatan penyelenggaraan makanan khususnya untuk kegiatan pengolahan sampai dengan penyajian makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penerapan food hygiene sanitasi sebelum dan sesudah edukasi di instalasi gizi RSUD Tabanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan menggunakan desain one-group pretest-posttest. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 35 sampel yang dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi penjamah makanan di RSUD Tabanan, pria/wanita usia 20–60 tahun, mampu berkomunikasi, membaca, dan menulis dengan baik, serta bersedia mengikuti edukasi. Data yang dikumpulkan meliputi pengetahuan, sikap, dan praktik. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Wilcoxon (α=0,05). Disarankan supaya pemberian edukasi hygiene sanitasi makanan dilakukan secara berkesinambungan agar penjamah makanan memiliki pengetahuan yang baik yang dapat memengaruhi sikap dan praktik.
Efektivitas Edukasi Gizi Melalui Media Buku Saku Digital terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita Tentang Gizi Seimbang di Desa Tunjuk Tabanan Ni Luh Putu Setia Ananda Putri; Ni Nengah Ariati; Hertog Nursanyoto
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i3.988

Abstract

Edukasi gizi menjadi upaya guna menambah wawasan dan membentuk sikap ibu balita mengenai gizi seimbang. Pemanfaatan media digital, seperti buku saku digital, mampu menjadi pilihan penyampaian informasi yang menarik, praktis, dan mudah dijangkau masyarakat. Riset ini bertujuan guna menyelidiki efektivitas edukasi gizi melalui buku saku digital terhadap pengetahuan dan sikap ibu balita mengenai gizi seimbang di Desa Tunjuk, Tabanan. Riset memakai desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel sejumlah 21 ibu balita dengan kriteria inklusi sebagai penduduk Desa Tunjuk, hadir saat pengumpulan data, dan bersedia mengikuti edukasi. Analisis data memakai analisis deskriptif, tes normalitas, serta tes Wilcoxon. Ibu balita disarankan terus menambah pengetahuan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi Model Ginalatrik Terhadap Nafsu Makan dan Tingkat Konsumsi pada Balita di Desa Batubulan Kangin Putu Karina Sinta Wijaya; I Wayan Juniarsana; Ni Made Yuni Gumala
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i3.991

Abstract

Masalah gizi pada balita seperti stunting, gizi kurang, dan berat badan tidak naik dua kali berturut-turut (2T) masih menjadi perhatian karena dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Rendahnya nafsu makan menyebabkan tingkat konsumsi zat gizi balita menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Model Ginalatrik terhadap nafsu makan dan tingkat konsumsi pada balita di Desa Batubulan Kangin. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest dan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 21 balita. Intervensi berupa edukasi gizi, pijat Tuina, dan latihan psikomotorik dilakukan selama satu bulan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner nafsu makan dan food recall 1x24 jam, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nafsu makan balita setelah diberikan intervensi dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -3,633 dan nilai p=0,001 (p<0,005) yang berarti terdapat pengaruh signifikan implementasi Model Ginalatrik terhadap nafsu makan balita. Tingkat konsumsi energi, protein, lemak, dan karbohidrat juga mengalami peningkatan dengan hasil uji statistik menunjukkan nilai p=0,001 (p<0,005) sehingga terdapat pengaruh signifikan implementasi Model Ginalatrik terhadap tingkat konsumsi balita. Dapat disimpulkan bahwa implementasi Model Ginalatrik berpengaruh terhadap peningkatan nafsu makan dan tingkat konsumsi pada balita sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi dalam upaya perbaikan status gizi balita.