Jurnal Pengabdian Masyarakat
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS): bna journal aims to publish articles on the results of community service from academics, researchers and practitioners in various fields of science including education, engineering, agriculture, health, social humanities, information technology, and management. Focus and Scope of Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) are: Training for community empowerment (Pelatihan untuk Pemberdayaan Masyarakat) Small & Medium-Sized Enterprises /SMES (UMKM) Empowerment of Border Area Communities (Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan) Public Health Community Service Activities by Students (Pengabdian Masyarakat oleh Siswa/Mahasiswa) Education for Sustainable Development (Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan) Design Appropriate Technology for Communities (Rancangan Teknologi Tepat Guna Bagi Masyarakat)
Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2024)"
:
25 Documents
clear
Bimbingan Belajar Operasi Bilangan Pecahan Untuk Meningkatkan Minat Dan Motivasi Belajar Matematik
Tambunan, Hardi;
Luna Theresia Tamhunan
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.218
Minat dan motivasi belajar matematika berperan penting terhadap hasil belajar siswa. Tujuan pengabdian pada masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar matematika. PkM ini dilaksanakan di kelas 7 Sekolah Menengah Pertama YAPIM Birubiru, Deli Serdang, Sumatera Utara. Jumlah peserta bimbingan belajar sebanyak 75 orang. PkM ini laksanakan sebanyak 10 kali pertemuan yang dimulai tanggal 9 sampai 30 September 2023. Teknik pelaksanaan PkM adalah (1) memberikan modul yang meliputi ringkasan materi operasi bilangan pecahan (2) pretest (3) bimbingan belajar, meliputi (a) menjelaskan, (b) penugasan, (c) kuis, (5) memberikan kuesioner yang mencakup minat dan motivasi terhadap matematika, dan (6) melaksanakan posttes. Berdasarkan hasil angket dan posttest sesudah pelaksanaan PkM, maka hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa minat dan motivasi belajar siswa meningkat menjadi kategori tinggi, dan kemampuan siswa dalam operasi pecahan meningkat menjadi kategori tinggi.
Pengelolaan Keuangan pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Daerah Tridadi dan Sidomoyo
Rohman, Alfiyan Nur;
Wulandari, Ika
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.222
Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupkan usaha yang memilki perana besar dlam pembangunan ekonomi dalam suatu negara. UMKM menghasilakan suatu produk atau jasa. Produk yang dihasilkan bervariasi sehingga konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan yang diperlukan. Disamping itu memliki peranan penting dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat umum yang belum memiliki pekerjaan. Lapangan pekrjaan yang diberikan dapat dijangakau oleh masyarakat yanga awam hingga yang berpengalaman dalam berdagang suatu produk. Kegiatan pengabdian masyarakat pada usaha Bakso Malang Maenyos yang berada di Jl. Parasamya, Beran Lor, Kalurahan Tridadi, Kecamatan Sleman dan Kedai Mie Ayam Pak Surat yang berada Area Sawah, Kalurahan Sidomoyo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman. Penyebab terjadi masalah karena kurangnya pemahaman tentang pencatatan keuangan sederhana akuntansi. Berdasarkan pokok masalah tersebut dilakukan pelatihan pengelolaan dengan melakukan pencatatan sederhana.Metode yang digunakan adalah metode wawancara dan mengidentifikasi masalah yang ada pada usaha mitra sampai dengan dapat melakukan pencatatan . keberhasilan kegiatan dianggap ketika mitra lebih memahami perbedaan dalam melakukan pencatatan sebelum dan sesudah dilaksanakan pelatihan. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan, pihak mitra dapat melakukan pencatatan sederhana dalam melakukan transaksi mulai dari nominal yang kecil baik secara harian maupun mingguan. Diharapkan mitra dapat melakuakn pencatatan secra berkesinambungan dan jangka panjang.
Peningkatan Kualitas Mekanisme Pengupahan Melalui Pelatihan bagi Pelaku UMKM By Maninda Beauty dan Jasmine Laundry
Sari, Ervita Puspita;
Martinus Budiantara
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.223
Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan praktek pengupahan yang adil dan berkelanjutan di kalangan pelaku UMKM, khususnya By Maninda Beauty dan Jasmine Laundry. Kami melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memahami mekanisme pengupahan saat ini. Kami menemukan bahwa mekanisme pengupahan pada pelaku UMKM salon dan laundry terdiri dari pemberian pekerjaan, akad, pelaksanaan pekerjaan dan pemberian upah. Sistem pengupahan by Maninda Beauty dan Jasmine Laundry menggunakan sistem upah premi, yang mana bahwa upah yang diterima karyawan bukan upah pokok saja, tetapi dalam sistem upah premi yaitu disediakan upah tambahan atau premi bagi karyawan yang mampu bekerja lebih baik. Pemberian upah dilakukan ketika pekerjaan telah selesai dengan pembayaran sesuai kesepakatan diawal sebelum proses pengerjaan. Upah yang diberikan hanya upah hasil kerja mereka, tidak ada upah sebagai pengganti transportasi atau tunjangan lainnya.tersebut menggunakan sistem upah premi, di mana karyawan menerima upah pokok dan premi tambahan berdasarkan kinerja mereka. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan dan pendampingan dimana tim berusaha membantu UMKM ini untuk mengembangkan dan menerapkan mekanisme pengupahan yang lebih adil dan berkelanjutan, yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan karyawan, tetapi juga produktivitas dan keberlanjutan bisnis mereka. Artikel ini berharap dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi UMKM lainnya dalam mengelola pengupahan karyawan.
Penguatan Kosakata Bahasa Inggris Keislaman Pada Siswa MA HI Melalui Lirik Lagu Religi Berbahasa Inggris
Qamariah, Zaitun;
Widiastuty, Hesty;
Sundari, Ayu;
Hasanah, Rizki;
Fatma
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.224
Bahasa Inggris memegang peran krusial dalam konteks pendidikan modern, namun integrasi antara kosakata Bahasa Inggris dengan nilai-nilai keislaman dalam pendidikan Islam seringkali menjadi tantangan. Artikel ini mengeksplorasi pemanfaatan lirik lagu religi berbahasa Inggris sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris sekaligus mempertahankan nilai-nilai keislaman di lingkungan pendidikan Islam. Metode pembelajaran yang digunakan adalah pendampingan belajar dengan penekanan pada praktik, menggunakan platform interaktif Kahoot! Hasil pengabdian mengajar ini dilakukan di MA Hidayatul Insan Palangka Raya menunjukkan peningkatan minat belajar dan penguasaan kosakata Bahasa Inggris, terutama yang terkait dengan nilai-nilai keislaman, serta meningkatnya keterampilan mendengar dan berbicara dalam Bahasa Inggris melalui musik. Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, memotivasi peserta didik untuk lebih aktif dalam pembelajaran.
Edukasi Strategi Pemasaran UMKM (Prayogi Helmet dan Jasuke Molorz Di Daerah Istimewa Yogyakarta)
Matopani, Shoby;
Airawaty, Diana
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.229
Pengabdian ini membahas pendekatan edukatif dan pelatihan dalam pengembangan strategi pemasaran melalui platform Instagram. Program dimulai dengan memberikan pemahaman umum tentang strategi pemasaran, diikuti dengan pembelajaran praktis tentang cara membuat dan mengoptimalkan akun Instagram. Materi pelatihan mencakup strategi penggunaan hashtag, caption yang efektif, dan alat pengukuran kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi edukasi dan pelatihan praktis dapat membekali peserta dengan keterampilan untuk memanfaatkan Instagram sebagai alat pemasaran yang efektif.
Fokus Grup Diskusi Metode Efektif Pencegahan Gizi Buruk Pada Bayi dan Balita di Kota Makassar
Hasanuddin, Asni;
Alwi, Muh Khidri;
Ricvan Dana Nindrea;
La Ode Asrianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.237
Gizi buruk merupakan salah satu penyebab tidak langsung kematian pada balita, karena kurangnya asupan makanan yang dikonsumsi dan atau adanya penyakit penyerta. Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan bahwa terdapat 10,2% balita gizi kurang (wasting) dan 3,5% diantaranya gizi buruk (severe wasting). Kondisi ini menunjukkan masalah gizi buruk dan gizi kurang di Indonesia menurut kriteria WHO masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan kategori tinggi. (Hasanuddin et al., n.d.)Pengabdian ini penting dilakukan sebab balita gizi buruk sangat rentan terkena penyakit infeksi dan seringkali gizi buruk disebabkan oleh penyakit infeksi, sehingga harus dilakukan penanganan secara cepat, tepat, dan terintegrasi antara rawat inap dan rawat jalan, dengan mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat. Metode pengabdian yang dilakukan adalah fokus grup diskusi dengan mengundang 3 narasumber dari akademisi serta kader posyandu dan tokoh masyarakat untuk merumuskan solusi yang efektif agar angka gizi buruk menjadi zero di wilayah Kota Makassar. Adapun hasil diskusi adalah mencegah gizi buruk dengan meningkatkan sumber pendapatan keluarga dengan membentuk UMKM berupa home industri, memberikan makanan tambahan pada bayi dan balita, memberikan Pendidikan pra nikah bagi pasangan agar membentuk kebiasaan yang baik pada saat hamil dan memenuhi asupan gizi seimbang. Kesimpulan dari FGD agar pemerintah tanggap terhadap keluhan kader posyandu yang menharapkan agar PMT Kembali diadakan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Pemasaran Pada Usaha Kerupuk “Damai” Dusun Bonggan Kel. Blotongan Kota Salatiga
Mada Adi Wibowo;
Pandi Afandi;
Aan Istiyanto;
Dina Ayu Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.238
SMEs or home traders are another term or term for productive economic businesses owned by individuals or business entities. MSMEs or home traders usually earn income that can be said to be the least compared to entrepreneurs in the medium and large categories. This is due to the small scope of sales and a lack of sales facilities and even the required capital. This implementation is supported by the Community Empowerment Practice Lecture (KPPM) organized by LP2M and STIE "AMA" Salatiga. On this occasion we will carry out a Community Empowerment Practical Lecture (KPPM) in Bonggan Hamlet, Blotongan Village in Salatiga City. Especially at one of the Home Traders who produces Rambak Crackers and Eggplant Crackers. This activity will take place from February 1, 2023 to February 23, 2023. The service activities are: a) Making product variations in terms of shape and taste and product packaging in the form of clip packaging. b) Install a business nameplate located in front of Mr. Ispan's house and c) Determine the location point via Google Maps, to help consumers find the cracker business.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Melalui Games Edukasi tentang Rokok Pada Siswa SMPN 01 Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe tahun 2023
Rosmini;
Ruslan Majid;
Hartati Bahar
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.240
Cigarettes contain tobacco leaves which are very harmful to health. Currently, cigarettes are found in all circles, including adolescents. This service aims to increase the knowledge of SMPN 01 Lalonggasumeeto students of Konawe Regency about smoking through an educational game created, namely the MANGKOK game. Students who are willing to be respondents are 46 students. The service process is carried out by giving serial numbers to respondents then every time a game will be called 7 respondents who will be asked questions. Education was given when the respondents were in the game arena when each respondent finished answering the questions. Knowledge was measured using pretest and posttest questionnaires and processed using the Epi Info application. The results of the Paired Sample T-Test test showed that there was an increase in knowledge after being given the MANGKOK game to adolescents at SMPN 01 Lalonggasumeeto with a p-value (0.000) < alpha (0.05). From the question and answer session, students were hesitant in answering the questions given. Although there was an increase in knowledge, but for the types of questions about the types of cigarettes, their effects, and how to prevent them, there were still some students who were wrong in answering. This service was carried out for 21 days.
Penyuluhan dan Pengobatan Infeksi Scabies Menuju Indonesia Bebas Skabies 2030 di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Bangil Provinsi Jawa Timur
Purbowati, Rini;
Diana Tri Ratnasari;
Kartika Ishartadiati;
Masfufatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.244
Penyakit skabies masih merupakan masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. World Health Organization (WHO) memasukan penyakit ini kedalam kelompok Neglected Tropical Disease (NTD’s) atau penyakit kulit tropis terabaikan dan masuk kedalam program WHO untuk mengakhiri penyakit ini 2021-2030. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia prevalensi skabies di Indonesia sebesar 5,60- 12,95 % dan penyakit ini menduduki urutan ketiga dari 12 penyakit kulit tersering di Indonesia. Lingkungan yang padat penguhi dengan hygiene perorangan yang jelek, lingkungan yang tidak saniter, perilaku yang tidak mendukung kesehatan merupakan faktor dominan penyebab tingginya infeksi skabies di rumah tahanan. Bentuk partisipasi akademisi sebagai upaya preventif dapat berupa Kegiatan Pengmas dengan judul “Penyuluhan dan Pengobatan Infeksi Skabies Menuju Indonesia Bebas Skabies 2030 di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Bangil Provinsi Jawa Timur”. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terkait skabies serta Pemeriksaan dan pengobatan terhadap seluruh penghuni rumah tahanan negara kelas II B Bangil Provinsi Jawa Timur. Kegiatan dilaksanakan pada tgl. 21 Oktober 2023 mulai pukul 08.00 WIB – 11.00 WIB. Penyuluhan tentang cara pakai obat diberikan kepada kepala kamar dan pengobatan diberikan kepada seluruh penghuni dan petugas total 580 orang dan diberikan secara serentak.
Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Implementasi Pembelajaran Terdiferensi
suryanto, Hadi;
Ghofur, Abd.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i1.248
Pengabdian kepada masyarakat ini betujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam imlementasi pembelajaran terdiferensiasi, kegiatan dilakukan di SMP Negeri 1 Tarokan Kabupaten Kediri, dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang. Metode pelaksanaan pengabdian adalah kegiatan lokakarya dengan pengumpulan data melalui tes dan wawancara. Hasil kegiatan pengabdian ini dapat memberikan pengatahuan yang cukup tentang implementasi pembelajaran terdiferensiasi, selain itu memberikan pengalaman kepada guru dalam membuat rencana kegiatan pembelajaran terdiferensiasi untuk diterapkan dalam satuan pendidikan masing-masing.