cover
Contact Name
Muhammad Arif
Contact Email
muhammad.arif@utu.ac.id
Phone
+6285255553040
Journal Mail Official
jpterpadu@utu.ac.id
Editorial Address
Jl. Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh 23681, Indonesia
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Perikanan Terpadu
Published by Universitas Teuku Umar
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Perikanan Terpadu (JPTerpadu) contains the results of studies/research covering the fields of Technology of Capture Fisheries, Fisheries Product Technology and Fisheries Socioeconomics.
Articles 76 Documents
Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven Dengan Suhu Yang Berbeda Ridho Orilda; Bustami Ibrahim; Uju Uju
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 2, No 2 (2021): JURNAL PERIKANAN TERPADU VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v2i2.5201

Abstract

Rumput laut kering adalah salah satu komoditas perairan yang dapat diolah menjadi bahan pangan dan kosmetik. Proses pengeringan rumput laut pada umumnya menggunakan panas matahari dimana proses tersebut membutuhkan waktu yang lama. Teknik pengeringan rumput laut dengan oven pada umumnya sudah banyak dilakukan dengan menggunakan suhu 50 dan 60°C. Penelitian ini bertujuan untuk mengeringkan rumput laut segar dengan berbagai suhu pengeringan, melihat karakteristik warna rumput laut serta aktivitas air setelah dilakukan pengeringan serta menghitung laju pengeringan terbaik pada pengeringan oven dari rumput laut Eucheuma cottonii. Metode penelitian ini diawali dengan proses pencucian rumput laut yang kemudian dilakukan dengan pembersihan sampel dan dilanjutkan proses pemotongan secara acak. Tahapan selanjutnya dilakukan dengan proses pengeringan yang dilakukan hingga 6 jam dengan suhu yang berbeda. Rumput laut yang sudang dikeringkan kemudian menentukan karakterisitik terbaik. Pengeringan dengan menggunakan suhu yang berbeda memiliki hasil penurunan bobot yang berbeda. Hasil terbaik dari penelitian ini adalah pengeringan oven menggunakan suhu 70°C yang mampu menurunkan kadar air sangat cepat dengan nilai kadar air sebesar 10,69%, nilai Aw 0,2905. Penurunan bobot pada penelitian ini memiliki hasil yang sama yaitu mencapai pengeringan konstan pada waktu ke- 285 – 360 menit.
Penerapan Sanitasi Hygiene Pada Pengolahan Bakso Udang Di KUB Rizki Sabena Kabupaten Aceh Singkil Sundari, Elim Anjaria; Ukhty, Nabila
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v3i1.4978

Abstract

KUB. Rizki Sabena merupakan salah satu unit pengolahan ikan yang terletak di Kabupaten Aceh Singkil. Salah satu produk hasil olahannya yaitu bakso udang. Pada proses produksi bakso udang, sistem jaminan mutu merupakan salah satu faktor penting dalam menghasilkan produk yang aman dan berkualitas. Upaya yang dapat dilakukan dalam menjamin mutu produk yaitu dengan melakukan penerapkan sanitasi dan hygiene pada proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sanitasi dan hygiene pada pengolahan bakso udang di KUB. Rizki Sabena Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini terdiri dari dua tahapan yaitu survei lokasi dan pengambilan data. Data yang dikumpulkan berupa data primer. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara, partisipasi aktif dan observasi langsung dengan menggunakan tabel checklist meliputi personal hygiene dan perilaku penjamah, sanitasi dan hygiene bahan baku, sanitasi dan hygiene air dan es, sanitasi dan hygiene perlengkapan dan peralatan, sanitasi dan hygiene ruang pengolahan, sanitasi dan hygiene produk akhir serta sanitasi dan hygiene limbah. Hasil Penerapan sanitasi hygiene bakso udang di KUB. Rizki Sabena belum diterapkan sempurna. Komponen yang belum diterapkan diantaranya, penjamah tidak memakai hairnet dan alas kaki, pengecekan suhu pada bahan baku belum dilaksanakan, alat produksi berbahan dasar kayu masih digunakan, penggunaan disinfektan belum diterapkan, serta fasilitas pendingin ruangan dan pencegah hama belum tersedia.
Peranan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis Dalam Mempertahankan Mutu Ikan Di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga Arif, Muhammad; Siregar, Maika Khairiyah; Fuadi, Afdhal; Rahayu, Rosi; Rahmawati, Rahmawati; Akbardiansyah, Akbardiansyah; Insani, Sri Ayu
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v3i2.7029

Abstract

Ikan merupakan hasil tangkapan harus segera ditangani untuk menghambat penurunan mutu dan penurunan harga jualnya. Namun demikian, nelayan sebagai pelaku utamanya tidak mempertimbangkan apakah upaya yang dilakukan tersebut layak secara teknis atau ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penanganan ikan di TPI Higienis di PPN Sibolga dan mengetahui fasilitas dan peralatan pendukung yang terdapat di TPI Higienis di PPN Sibolga dalam mempertahankan mutu ikan. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses penanganan ikan di TPI Higienis di PPN Sibolga sudah baik karena sudah menggunakan konveyor dan dilengkapi dengan kanopi untuk menjaga mutu ikan tetap baik. Selanjutnya fasilitas TPI Higienis di PPN Sibolga sudah lengkap untuk menerapkan standar yang tinggi dalam pengelolaan hasil perikanan dan pengelolaan lingkungan pelabuhan
Peran Lembaga Keuangan Dalam Mendorong Pertumbuhan Usaha Mikro Dan Kecil Di Sektor Perikanan Aceh Yasrizal Yasrizal; Yayuk Eko Wahyuningsih; Harmaini Harmaini; Said Madani
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 4 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v4i1.8045

Abstract

Penelitian ini mengulas peran krusial lembaga keuangan dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil (UMK) di sektor perikanan di wilayah Aceh, Indonesia. Perikanan memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan menciptakan lapangan kerja di wilayah pesisir. Namun, UMK di sektor perikanan menghadapi tantangan, seperti akses terbatas ke sumber daya finansial, manajemen keuangan yang kurang efektif, dan rendahnya akses ke layanan keuangan formal. Lembaga keuangan memiliki peran strategis dalam memberikan akses yang mudah terhadap sumber daya finansial, seperti kredit dan modal kerja, untuk membantu UMK meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk perikanan.  Analisis regresi linier menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pembiayaan dari lembaga keuangan dengan pertumbuhan UMK di sektor perikanan di berbagai wilayah di Aceh. Kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan UMK di sektor perikanan. Upaya lebih lanjut, termasuk stimulus ekonomi berfokus pada sektor perikanan dan dukungan keuangan untuk kewirausahaan, akan membantu meningkatkan akses pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di wilayah tersebut
Pola Pemasaran Ikan Air Tawar Di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Fariski, Aldi; Zuriat, Zuriat; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 4 Nomor 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v4i2.8544

Abstract

Ikan air tawar merupakan salah satu produk perikanan budidaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki pemasaran ikan air tawar disamping produk ikan air laut. Pemasaran ikan air tawar di Kabupaten Aceh Barat terpusat pada pasar Ujong Baroh. Aktifitas pemasaran tidak lepas dari keterlibatan lembaga pemasaran didalamnya terdiri dari pedagang pengecer agar produk hasil perikanan dapat sampai pada konsumen akhir secara optimal. Sistem pemasaran ikan air tawar Pasar Ikan Ujong Baroh dipasarkan dari para pembudidaya jumlah pembudidaya ikan yg di pasar di pasar ujung baroh adalah 40 memiliki jumlah kolam 835, Dengan jumlah produksi tahun 2022 ikan lele 57.280 kg dan ikan nila 52.590 kg. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penawaran dan permintaan ikan air tawar serta mengetahui jalur pemasaran ikan air tawar di PPI Ujong Baroh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey pedagang ikan air tawar. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pedagang tetap ikan air tawar berjumlah 9 orang. Jenis ikan air tawar yang dominan yaitu ikan nila dan ikan lele dangan harga ikan nila Rp. 35.000/kg dan harga ikan lele Rp. 27.000/kg. Pola pemasaran yang terjadi dimulai dari nelayan kemudian pedagang pengumpul dari masing-masing daerah, selanjutnya dibawa ke PPI Ujong Baroh dititipkan kepada pedagang agen yang memiliki lapak jualan. Selanjutnya pedagang agen menjual ikan air tawar ke Pedagang Pengecer yang datang langsung ke Pasar Ujong Baroh untuk kemudian dijual diberbagai pasar pasar di Aceh Barat dan sekitarnya maupun langsung kepada konsumen akhir.
KARAKTERISTIK PENANGKAPAN IKAN KARANG YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATANIKAN UJONG BAROH KABUPATEN ACEH BARAT Muhammad Rizal; Jaliadi Jaliadi
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Terpadu
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v1i1.598

Abstract

Aceh Barat yang memiliki panjang garis pantai 50,55 km dengan luas perairan lautnya 80,88 km2 dengan berbagai variasi ekosisistem memiliki hasil tangkapan ikan laut yang beragam. Mengingat masih kurangnya informasi mengenai jenis Ikan Karang yang didaratkan pada Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Ujong Baroh Kabupaten Aceh Barat, maka perlu dilakukan suatu penelitian mengenai karakteristik penangkapan ikan karang yang didaratkan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Baroh Kabupaten Aceh Barat.1).Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis ikan karang yang didaratkan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Baroh Kabupaten Aceh Barat.2).  Mengetahui jenis alat yang dominan digunakan nelayan Aceh Barat. 3). Fishing groun ikan karang ditangkap nelayan Aceh Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober s.d November 2011 di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Baroh Kabupaten Aceh Barat. Teknik pengambilan data secara porposive sampling dimana data tersebut diperoleh dari wawancara dengan responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Jenis ikan karang hasil tangkapan nelayan sebanyak 12 famili. Jenis ikan yang paling banyak berasal dari famili Lutjanidae sebanyak 12 spesies dan Serranidae sebanyak 6 spesies. Jenis alat tangkap yang dominan digunakan adalah pancing longline sebanyak 60%. Jarak penangkapan ikan karang berkisar 25 mil dengan kedalaman 50-60 meter. Sebanyak 10% nelan aceh barat melakukan penangkapan ikan karang di perairan Aceh Barat. Kata kunci: Ikan karang, PPI Ujong Baroh, Aceh Barat
PENGARUH PENGGUNAAN EMULSIFIER DAN KECEPATAN PENGADUKAN YANG BERBEDA TERHADAP PEMBUATAN ES KRIM Anhar Rozi
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Perikanan Terpadu
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v1i2.795

Abstract

Es krim merupakan sejenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan tepung es krim atau campuran susu, lemak hewani atau nabati, gula dan dengan atau tanpa stabilizer. Proses pembuatan es krim tersebut terbentuk sistem emulsi beku, sehingga mutu es krim yang dihasilkan akan sangat dipengaruhi oleh cara pengolahan dan bahan termasuk stabilizer yang digunakan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melihat pengaruh emulsifier dan kecepatan pengadukan yang berbeda terhadap kualitas es krim.Metode pengujian kualitas es krim meliputi pengujian sensori dengan menggunakan score sheet dan analisis fisika. Perlakuan yang digunakan yaitu penggunaan emulsifier yang berbeda (gum arab, guar gum, agar, gelatin, karagenan, dan alginat) sedangkan perlakuan pengadukan dengan menggunakan mixer (kecepatan 1 dan 3). Hasil pengujian sensori menunjukkan bahwa karagenanmendapatkan nilai terbaik (penampakan: 7,40; tekstur: 7,27; rasa: 7,07; aroma: 6,87; warna: 7,40) dan kecepatan 1 merupakan perlakuan terbaik.Analisis fisika terhadap es krim bahwa karagenan merupakan bahan pengeulsi terbaik dengan nilai viskositas 153,6cP, waktu leleh 7,20 menit dan stabilitas emulsi 100%. Kata kunci: emulsifier, es krim,formulasi, stabilizer,
STUDI PEMANFAATAN FASILITAS TEMPAT PENDARATAN IKAN KECAMATAN MEKAR SARI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Muhammad Agam Thahir
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Perikanan Terpadu
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v1i2.802

Abstract

Penelitian ini dilakukan di tempat pendaratan ikan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, yang bertujuan untuk mengetahui jenis, kapasitas dan tingkat pemanfaatan fasilitas tempat pendaratan ikan dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis fasilitas yang ada di tempat pendaratan ikan berupa dermaga, kolam pelabuhan, dolphin, pelantar, gudang pengolahan ikan, rumah, dan gudang penyimpanan alat tangkap. Kapasitas dan tingkat pemanfaatan dermaga berkisar antara 9,47-13,37 unit dan 7,48-31,66%. Dalam kolam pelabuhan dengan kapasitas 0,7 m dan tingkat pemanfaatan 140%. Sedangkan untuk pelantar memiliki kapasitas antara 56,26-126,34 kg dengan tingkat pemanfaatan 11,9-31,66%. Kata kunci : Pelantar, Kapasitas, Tingkat Pemanfaatan Fasilitas. 
Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya Zuriat Zuriat; Sanawiyah Sanawiyah; Teuku Amarullah; Afdhal Fuadi
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 2, No 2 (2021): JURNAL PERIKANAN TERPADU VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v2i2.5202

Abstract

Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Mai  2018 yang berlokasi di dua kecamatan, yaitu di Kecamatan Beutong dan Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Metode pengambailan data dilakukan secara sensus dengan sasaran responden pembudidaya ikan untuk pengambilan data primer. Anlalisis finansial diperoleh melalui kajian terhadap data primer pembudidaya ikan dengan nilai finansial B/C ratio sebesar 2,25, perhitungan pendapatan menggunakan rumus π = TR – TC. Hasil yang diperoleh nilai sebesar Rp 2.087.234/panen alokasi biaya terbesar dikeluarkan petani untuk masing-masing usaha terdapat pada biaya pakan yaitu Rp 33.632.181,81 (77,72%) dan Rp.15.354.046.89 (46,46%) dari total biaya yang dikeluarkan petani ikan. Keuntungan yang diterima petani ikan untuk masing-masing usaha yaitu sebesar  Rp 4.241.255,56/periode produksi untuk usaha budidaya ikan nila dan ikan Mas dalam kolam dan Rp 3.708.062,35/periode produksi. Faktor yang pempengaruhi pendapatan usaha ikan nila dan ikan mas adalah benih ikan,  pupuk, dan pakan.
Kajian Potensi Dan Peluang Usaha Budidaya Perikanan Berbasis Pemasaran Di Kabupaten Aceh Selatan Yuliana, Sabar; Zuriat, Zuriat
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v3i1.5586

Abstract

Potensi usaha perikanan di Kecamatan Kluet Selatan memiliki luas lahan budidaya 26,87 Ha sedangkan Bakongan 17,00 Ha dengan potensi usaha budidaya di Kluet Selatan 414,00 Ha dan potensi Kecamatan Bakongan 200.00 Ha. Penelitian ini fokus pada potensi dan peluang usaha budidaya perikanan dan pemasaran usaha perikanan Budidaya di Kecamatan Kluet Selatan dan Kecamatan Bakongan Kabupaten Aceh Selatan. Tujauan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat potensi dan peluang usaha budidaya perikanan di Kecamatan Kluet Selatan dan Kecamatan Bakongan di Kabupaten Aceh Selatan. Metode penelitian ini di lakukan dengan cara survey terhadap sampel kepada pemilik usaha budidaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usaha perikanan budidaya Kecamatan Kluet Selatan dan Bakongan dengan jumlah pembudidaya di Kluet Selatan sebanyak 83 dengan jumlah kolam 289 dan di Kecamatan Bakongan sebanyak 21 orang dengan jumlah kolam sebanyak 21 dengan luas area budidaya tambak di Kluet Selatan seluas 20,60 Ha terpal 6,27 Ha dan di Kecamatan bakongan luas area tambak seluas 12,00 Ha bioflok dengan luas 5,00 Ha. Jumlah roduksi yang di Kluet Selatan 36 Ton dan Bakongan mencapai 31 Ton